image
Login / Sign Up

Dirajam hingga Ditembak 17 Kali, 5 Kisah Napi yang Tetap Hidup Meski Sudah Dieksekusi Mati

Citra Puspitaningrum

Image

Dalam beberapa kasus, ada sejumlah narapidana yang berhasil selamat usai dieksekusi mati | Listverse

AKURAT.CO, Vonis Hukuman Mati masih diberlakukan di sejumlah negara untuk beragam dakwaan. Hukuman ini pun dimaksudkan agar jejak narapidana tersebut tak diikuti orang-orang lainnya.

Umumnya, eksekusi mati dilaksanakan dengan cepat agar tidak menyiksa tahanan. Beragam cara pun dilakukan, mulai dari gantung, pancung, tembak, hingga suntik. Ajaibnya, ternyata ada sejumlah orang yang tetap bertahan hidup meski sudah dieksekusi mati.

Dihimpun AKURAT.CO dari berbagai sumber, ini 5 narapidana yang berhasil selamat usai dieksekusi mati.

baca juga:

1. Tak mempan disuntik mati

Listverse

Doyle Le Hamm merupakan terpidana mati asal Amerika Serikat atas kasus pembunuhan seorang karyawan hotel pada 1987. Pada 22 Februari 2018, ia dijadwalkan dieksekusi mati. Karena pernah menjalani pengobatan kanker, lengannya tak lagi bisa disuntik obat yang akan mengakhiri hidupnya, tetapi bisa dialihkan ke bagian kaki.

Begitu tiba waktunya, tim eksekusi gagal menemukan pembuluh vena yang tepat di kaki Hamm. Namun, mereka tetap nekat menyuntiknya. Hamm pun disuntik berulang kali, awalnya di lengan dan ternyata gagal, kemudian disuntikkan ke bagian pangkal paha. Bahkan, jarum itu sampai menumbuk dagingnya, sampai-sampai Hamm berharap mereka segera berhasil karena tak tahan rasa sakitnya. Parahnya, kandung kemihnya ikut tertusuk jarum suntik dalam insiden ini.

Akhirnya, menjelang tengah malam, eksekusi dibatalkan karena surat eksekusinya akan segera berakhir. Tak tinggal diam, Hamm pun menggugat hak sipilnya dengan tuduhan penyiksaan. Lewat pemeriksaan medis, ditemukan sejumlah luka suntikan dan memar di badan bagian bawahnya. Ia pun mengalami kencing darah usai insiden tersebut. Hingga saat ini, belum ada perintah untuk mengeksekusi Hamm untuk kedua kalinya.

2. Dibebaskan usai dirajam

Listverse

Menurut Lembaga Pengamat HAM Suriah, ISIS pernah memvonis hukuman rajam terhadap seorang wanita di Raqqa pada Januari 2015. Wanita itu dituduh berzina dan harus dilempari batu sampai mati. Eksekusi pun dijalankan hingga mereka yakin wanita itu sudah meninggal.

Tak disangka wanita tersebut mampu bangkit dan berdiri tegak. Cepat-cepat ia kabur dari sana dan seorang pria bersiap menembaknya. Namun, hakim syariah menghentikan si penembak itu. Menurutnya, mereka telah menjalankan hukuman dan Tuhan mentakdirkannya tetap hidup. Hakim pun membiarkannya pergi dengan alasan Tuhan memberinya kesempatan untuk bertobat.

3. Digantung sehari semalam

Listverse

Kisah ini tertulis pada catatan sejarah abad ke-16 karya Robert Plot. Pada 1264 di Staffordshire, Inggris, seorang wanita bernama Inetta de Balsham dihukum mati karena menyembunyikan gembong pencuri. Ia pun digantung pukul 09.00. Tak disangka Inetta mampu bertahan hidup hingga matahari terbit keesokan harinya. Nyawanya pun selamat dan mendapat pengampunan.

Menurut Robert Plot, diduga batang tenggorokan Inetta mengalami osifikasi, pengerasan seperti dalam pembentukan jaringan tulang. Akibatnya, saluran napasnya tak tersumbat dan nyawanya selamat. Kejadian yang sama juga pernah dialami seorang narapidana di Swiss.

4. Ditembak 17 kali

Listverse

Eksekusi mati di tangan regu tembak masih dijalankan di beberapa negara hingga saat ini, termasuk Indonesia. Namun, ternyata cara ini tak menjamin kematian tanpa siksaan.

Amerigo Dumini merupakan pria kelahiran Amerika Serikat yang bergabung dengan tentara Italia. Pada Perang Dunia II, ia ditugaskan di Derna, Libya. Saat pasukan Italia ditarik dari Derna pada 1941, ia tetap di sana untuk menjalankan misi spionase dan sabotase. Namun, ia ditangkap pasukan Inggris dan dijatuhi Hukuman Mati usai ketahuan sebagai mata-mata. Anehnya, meski regu tembak sudah menembaknya 17 kali, nyawanya tetap selamat. Dumini pun cepat-cepat melarikan diri dan pulang ke Italia. Pada akhirnya, ia dijatuhi hukuman penjara seumur hidup karena membunuh Giacomo Matteotti saat Perang Dunia II. Dumini baru dibebaskan pada 1956.

5. Bangkit dari kubur

Listverse

Konstantin Fektistov tumbuh besar di Voronezh, Rusia, yang saat itu dikuasai Nazi selama Perang Dunia II. Saat umurnya 16 tahun, ia menjadi mata-mata, tetapi tertangkap Nazi. Ia pun dihukum mati dengan ditembak kepalanya. Peluru menembus dagu dan lehernya, tetapi ajaibnya nyawanya selamat. Meski begitu, ia tetap pura-pura mati dan Nazi menguburnya. Begitu mereka pergi, Fektistov cepat-cepat merangkak keluar dari kubur, lalu lari ke wilayah Uni Soviet.

Kasus-kasus di atas terbilang jarang terjadi. Meski begitu, hal ini membuktikan hidup dan mati seseorang ada di tangan Tuhan.[]

Editor: Ghendhiz A.

berita terkait

Image

News

Anas Nashikin: Debat Vs Erick Thohir Gak Level

Image

Ekonomi

Kepala BRG: Rencana Cetak Sawah Sama Dengan Program Restorasi Gambut

Image

Ekonomi

Ramai Hoax Soal Kondisi Perbankan, BTN Jamin Likuiditasnya Aman

Image

News

Kapolri: Kalau Polisinya Kena Narkoba, Hukum Mati

Image

News

Polisi Tangkap 12 'Penjahat Kambuhan' di Padang

Image

News

Berulah Lagi Setelah Bebas, 12 Napi Asimilasi Kembali Diringkus Polres Kota Padang

Image

News

FOTO Militer Rusia Unjuk Gigi Saat Parade Hari Kemenangan

Image

News

5 Fakta Menarik Organisasi Setan Nazi ONA, Agungkan Adolf Hitler hingga Jadi Inspirasi Bocah Lakukan Teror!

Image

News

Terinspirasi ISIS, Tentara AS Ini Rencanakan Serangan ke Unitnya Sendiri

komentar

Image

1 komentar

Image
normalita vinska

yawlohhh kuasa allah dehh itu mhh gk ada yang tau

terkini

Image
News

Pemprov DKI dan Pemerintah Pusat Bikin Perusahaan Patungan Jaklingko Indonesia, ini Sederet Manfaatnya

Pembayaran makin mudah.

Image
News

Polri Selidiki Dugaan Suap Kepada Brigjen Prasetijo Utomo

Yang berwenang keluarkan surat jalan Kabareskrim.

Image
News
Wabah Corona

Ilmuwan Belanda Sebut Antibodi Virus Corona Bisa Bunuh Pasien

"Satu hal yang pasti: kita tidak bisa memasang semua taruhan kita pada antibodi."

Image
News

Transjakarta Siap Bayar Tunggakan Lembur Karyawan, ini Syaratnya

Karyawan harus mengajukan gugatan ke Pengadilan Hubungan Industrial

Image
News

Klaster Baru COVID-19 di Secapa TNI AD Harus Jadi Pembelajaran

Selain Jawa Barat, provinsi lainnya yang memiliki jumlah kasus tertinggi adalah Jawa Timur.

Image
News

Kasus Ganja 6,68 Kg Dikendalikan Napi dalam Lapas Mataram, Kok Bisa?

Kalapas Mataran Susanni mengakui kecolongan terkait kasus narkoba jenis ganja 6,68 kg.

Image
News

Dokter Reisa Ajak Kita Dukung Tiga Jurus Tiga Lawan COVID-19

Kedua, menggunakan masker dengan benar dan disiplin ketika berada di luar rumah atau di ruang publik.

Image
News
Wabah Corona

Bertambah 258 Orang, Kasus Covid-19 Jakarta Capai 15.173

Total kasus positif COVID-19 di Jakarta menjadi sebanyak 15.173 kasus.

Image
News

Bangga Alat Kesehatan Buatan Indonesia

Pertama, inovasi produk diagnostik non PCR, yaitu inovasi rapid diagnostic test untuk deteksi antibodi IgG/IgM.

Image
News

Bantuan Rp124 T untuk Koperasi dan UMKM Penunjang Adaptasi Bisnis pada Masa Pandemi

Pemerintah terus mendampingi para pelaku usaha untuk memenuhi dan mengikuti standar WHO.

terpopuler

  1. Selain Meminta Maaf, Hana Hanifah Mengaku Terlibat Prostitusi Karena Iming-iming Keuntungan

  2. Pakar Etika Sebut Moral Kehidupan Akan Hancur Jika Gugatan Evi Novida Dikabulkan

  3. IPW Sebut Surat Jalan Buronan Djoko Tjandra Dikeluarkan Bareksrim Polri

  4. Artis Terlibat Prostitusi Seperti Hana Hanifah, Rata-rata dari Keluarga Menengah ke Bawah

  5. Denny Siregar Bandingkan RI dengan Singapura yang Resesi, Netizen: Lockdown Enggak Lockdown RI Bangkrut!

  6. Sindir Hana Hanifah, Netizen: Sangat Menginspirasi, Masih Muda Bisa Menghasilkan Uang Rp20 Juta Semalam

  7. Mie Instan Kylie Jenner Bikin Heboh, Warganet Sindir Dinda Hauw

  8. 5 Meme Kocak Atalanta ini Bikin Tidur Neymar Tak Nyenyak

  9. WHO Sebut Umat Manusia Tidak Bisa Kembali ke Kehidupan Normal Sebelum COVID-19

  10. Ternyata Ini Alasan Utama Mengapa Lowongan Pekerjaan di Pertamina Selalu Diburu

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Mahfut Hanafi

Penaklukan Hagia Sophia, Strategi Politik atau Kebangkitan Islam?

Image
Zamaahsari A. Ramzah

Mendongkrak Partisipasi di Tengah Covid-19

Image
Erizky Bagus Zuhair

Konotasi 'Menjemput Rejeki' dan Heboh Kasus Hana Hanifah

Image
Afriadi, S.Fil.I., M.IKom

Asmara, Maut dan Kehendak

Wawancara

Image
Ekonomi

Eksklusif Restrukturisasi, Babak Baru Pertamina Melangkah ke Kancah Dunia

Image
News

DPR RI

Interview Ketua Komisi X Soal Kisruh PPDB: Kemendikbud dan Dinas Pendidikan Provinsi Kurang Sosialisasi

Image
Olahraga

Shin Tae-Yong

Ini Petikan Lengkap Wawancara Shin Tae-Yong yang Dipersoalkan PSSI

Sosok

Image
News

Penuh Kasih Sayang, 5 Momen BTP Momong Yosafat Abimanyu Purnama

Image
Ekonomi

Pamer Cincin Bareng Reza Rahadian, 4 Sumber Kekayaan Prilly Latuconsina Ini Bikin Melongo!

Image
News

Wabah Corona

Jangan Sepelekan Penggunaan Masker, Ini 3 Alasan Penyebaran COVID-19 Semakin Luas