image BI
Login / Sign Up

Indonesia Butuh Kebijakan Inovatif untuk Percepatan Penggelaran Infrastruktur Digital

Deni Muhtarudin

Image

Petugas PLN mengganti kabel jaringan listrik di kawasan Jalan Dewi Sartika, Jakarta, Selasa (2/7/2019). Semarawutnya jaringan tiang kabel listrik di Indonesia sangatlah rumit. Hal tersebut diperparah dengan lebih banyaknya kabel fiber optik dari provider internet yang memasang asal-asalan. Selain itu pemasangan tiang listrik di lokasi yang kurang tepat, sehingga memakan bahu jalan. | AKURAT.CO/Abdul Aziz Prastowo

AKURAT.CO, Pemerintah Pusat ataupun Pemerintah Daerah seharusnya memposisikan infrastruktur digital sebagai infrastruktur kritikal yang sama pentingnya seperti jembatan, pelabuhan, jalan raya dan listrik.

Ketua Umum Masyarakat Telematika Indonesia (MASTEL), Kristiono, mengungkapkan bahwa industri telekomunikasi adalah infrastruktur ekonomi digital. Jaringan telekomunikasi nasional adalah dasar terbentuknya internet yang menjangkau dan melayani seluruh masyarakat Indonesia.

"Dengan internet ini, masyarakat melakukan aktivitas ekonomi. Maka sudah sepatutnya, Pemerintah Pusat ataupun Pemerintah Daerah memposisikan infrastruktur digital ini sebagai infrastruktur kritikal yang sama pentingnya seperti jembatan, pelabuhan, jalan raya dan listrik, bahkan dengan prioritas lebih tinggi, karena merupakan prasyarat dalam membangun ekonomi digital," ungkapnya dalam keterangan resmi, Jakarta, Sabtu (14/12/2019).

baca juga:

Kristiono mengatakan, salah satu diantara isu yang menjadi sorotan MASTEL adalah percepatan penggelaran jaringan telekomunikasi di seluruh wilayah Indonesia. Menurutnya, sebagaimana diatur dalam aturan perundangan tentang telekomunikasi, untuk wilayah yang layak komersial, penggelaran jaringan dan akses komunikasi/internet diserahkan kepada swasta/BUMN.

"Sedangkan untuk wilayah pedesaan atau daerah terpencil, dilakukan dengan program USO (Universal Service Obligation). Maka, agar seluruh warga negara segera terjangkau layanan akses internet yang memadai, diperlukan harmonisasi antara penggelaran jaringan telko oleh para operator dengan penggelaran jaringan di wilayah USO agar tidak terjadi overlapping yang dapat merugikan," katanya.

Kristiono mengakui bahwa memang saat ini Pemerintah melalui Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kemenkominfo melakukan pembangunan infrastruktur telekomunikasi.

Namun apa yang dilakukan oleh BAKTI hanya sebagian kecil pembangunan infrastruktur telekomunikasi di Indonesia. Dari 514 kabupaten kota di Indonesia, pembangunan yang dilakukan oleh BAKTI hanya 57 kabupaten/kota saja.

"Selain itu dana yang dimiliki oleh BAKTI juga kecil. Mereka hanya mendapatkan sumbangan dari dana USO operator telekomunikasi. Memang Palapa Ring sudah jadi. Namun yang dibangun BAKTI tersebut baru backbone," ujarnya.

Untuk memberikan layanan telekomunikasi yang bisa dinikmati oleh masyarakat selain backbone, lanjut Kristiono, Pemerintah juga harus menyediakan backhaul dan last mile. Agar operator mau membangun backhaul dan last mile di daerah USO, menurut Kristiono, Pemerintah harus memberikan dukungan penuh. Pembangunan backhaul dan last mile di daerah USO sudah menjadi tanggung jawab Pemerintah karena operator sudah menyetor dana USO.

"Jika operator harus ditugaskan kembali maka Pemerintah harus memberikan insentif. Seperti memberikan hak eksklusif kepada salah satu operator daerah tersebut. Sebab di daerah USO tidak ada kompetisi. Jika dikompetisikan tak ada operator yang mau," ungkapnya.

Selain itu, menurut Kristiono, untuk daerah USO, Pemerintah dapat memberikan insentif berupa subsidi kepada masyarakat dengan menutupi biaya selisih antara biaya operasional operator dengan pendapatan di daerah tersebut. Sehingga yang disubsidi oleh Pemerintah itu adalah layanan telekomunikasi masyarakat di daerah USO, bukan operator penyedia backbone tertentu.

Selanjutnya agar tugas BAKTI efektif dan efesien, Kristiono meminta agar Pemerintah melakukan harmonisasi tugas antara BAKTI dan operator telekomunikasi. Saat ini harmonisasi antara BAKTI dan operator belum pernah terjadi. Ini dapat dilihat dari BAKTI yang memiliki satelit untuk backbone.

"Pembelian satelit oleh BAKTI harusnya diharmonisasi dengan operator. Tujuannya agar BAKTI tidak berkompetisi dengan operator. BAKTI seharusnya menjadi regulator bukan malah berkompetisi dengan operator telekomunikasi. BAKTI bukan penyelenggara layanan telekomunikasi dan mereka tak patut memiliki lisensi," ujarnya.

Kristiono menegaskan bahwa logika ini harusnya dipahami karena memang tidak patut seorang konduktor orkestra turut menjadi pemain musik.

Agar pembangunan sarana dan prasarana telekomunikasi lebih cepat dan efisien, Kristiono meminta agar Pemerintah dapat melakukan harmonisasi dan mengembalikan aturan mengenai pembangunan daerah USO tidak hanya dengan menyetorkan dana sebesar 1.25 persen dari gross revenue kepada Pemerintah. Seharusnya pembangunan layanan telekomunikasi itu dilakukan oleh operator.

Kristiono menjelaskan, dalam UU Nomor 36 Tahun 1999 tentang Telekomunikasi khususnya Pasal 16 sangat jelas disebutkan bahwa operator telekomunikasi harus membangun di daerah USO.

Pembangunan sarana dan prasaran telekomunikasi di daerah USO merupakan kewajiban operator penyelenggara jaringan telekomunikasi. Operator telekomunikasi diberi kebebasan untuk memilih kontribusi dengan membangun serta menyediakan sarana dan prasarana atau kompensasi lainnya.

"Bukan malah saat ini operator ‘malas’ membangun dan hanya membayar 1,25 persen dari gross revenue saja. dengan merasa telah membayar operator tidak memiliki kewajiban membangun jaringan telekomunikasi. Hal itu tidak sejalan dengan semangat dari UU Telekomunikasi," katanya.[]

Editor: Ainurrahman

berita terkait

Image

News

Imlek 2571

Ribuan Tunawisma Berburu Angpao di Wihara Dharma Bakti Petak Sembilan

Image

News

Imlek 2571

Rayakan Tahun Baru Imlek 2020, 6 Ribu Warga Tionghoa Datangi Wihara Dharma Bakti Petak Sembilan

Image

News

Bamsoet Gelar Baksos untuk Korban Banjir di Cililitan

Image

News

Imlek 2571

Tahun Baru Imlek, Ribuan Warga Tionghoa Khusyuk Beribadah di Wihara Dharma Bakti Pecinan

Image

Iptek

Kasus Ilham Bintang, Kominfo dan BRTI Evaluasi SOP Operator Seluler

Image

Iptek

Milenial Diminta Ambil Bagian dalam Industri Digital

Image

Hiburan

FOTO Raline Shah Akan Bantu Dirikan Asrama untuk Pelajar di Papua

Image

News

Malang Melintang di Dunia Teknologi, 5 Fakta Dirut Baru Telkomsel Setyanto Hantoro

Image

News

Ketua Umum IIPG Berharap Bantuan yang Diberikan Bermanfaat Bagi Korban Banjir di Bogor

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Sandiaga: Sinyal 2024 dari Jokowi untuk Merangkul Semua Elemen

"Apa yang disampaikan Pak Presiden itu merangkul ya, menurut saya,"

Image
News

Ceria dan Akrab, Anak Perbatasan Belajar di Rumah Pintar Satgas Yonif 713/ST

"Mereka penuh keceriaan dan kepolosan, namun memiliki tekad dalam diri untuk belajar lebih giat menuntut ilmu,"

Image
News

Pemprov Jambi Imbau Masyarakat Tidak Panik Terkait Isu Virus Corona

Pemprov Jambi mengimbau kepada masyarakat agar tidak panik tanggapi isu virus corona yang ramai dibicarakan di media sosial

Image
News

Pemprov DKI: Revitalisasi Monas untuk Kembalikan Fungsinya

"Kita lihat, kami akan tata kembali supaya kawasan yang sebelumnya mungkin belum tertata dan rapih, akan kami rapihkan,"

Image
News

Pemerintah Pusat Bantu Rp65 Miliar untuk Penanganan Banjir Samarinda

"Untuk tahun 2020 ini ada Rp65 miliar di antaranya untuk normalisasi Bendungan Benanga Lempake Samarinda,"

Image
News

Pemeriksaan Medis Wajib Bagi Pekerja Asal China di Papua Barat

"Ini sebagai langkah antisipasi. Belum ditemukan kasus corona di Papua Barat,"

Image
News

Diminta Tunda Oleh DPRD, Kontraktor Tetap Kebut Revitalisasi Monas

"Ya penjelasan sejauh ini, dari dinas terkait itu (diarahkan untuk) tetap berjalan sampai dengan selesai,"

Image
News

Biografi Sunan Muria, Wali Penerus Dakwah Islam Lewat Jalur Seni

Adapun asal usul nama Sunan Muria karena beliau tumbuh dan bermukim di bukit Puncak Colo, Gunung Muria, sebelah utara Kota Kudus.

Image
News

Ajaran Merawat Bumi Ala Sunan Muria, sampai Temukan Ramuan Kesuburan Perempuan

Sunan Muria memiliki keahlian memainkan gamelan dan wayang yang diperoleh dari ayahnya, Sunan Kalijaga.

Image
News

Satgas Kizi TNI Gelar Pengobatan Gratis di Afrika Tengah

"Kami menerjunkan beberapa personel, terdiri dari dua dokter dan enam personel kesehatan, serta dibantu tenaga medis setempat,"

terpopuler

  1. Pria Yang Masturbasi di Dalam Mobil Xenia Ditangkap Polisi

  2. Ramai Konspirasi Virus Corona, Mbah Mijan: Enggak Sekalian Guys, Virus Corona adalah Kutukan Nyai Blorong

  3. Kontras! 10 Potret Sebelum vs Sesudah Wuhan Terpapar Virus Corona, Kini Mirip Zombie Land

  4. Tanggapi Pernyataan Jokowi, Anies: Kita Lagi Ngurusin Jakarta

  5. Maraknya Virus Corona, Seorang Kru Lion Air Rute Manado-Guangzhou di Isolasi Demi Keamanan

  6. Banjir Jakarta, Bamsoet: Sudah Cukup Semua Retorika, saatnya Pemimpin Tunjukkan Aksi Nyata

  7. Anies: Perpindahan Ibu Kota Jadikan Jakarta Kota Perekonomian dan Pariwisata

  8. Ferdinand Sindir Fahira Soal Revitalisasi Monas Sesuai Keppres: Pemprov DKI Belum Pernah Ajukan Izin ke Setneg

  9. Praktisi Hukum Sebut Para Pendiri Sunda Empire Bisa Dijerat Pidana

  10. Soal Pemakaman, Pihak Keluarga Ternyata Masih Tunggu Keputusan Anak Pertama Johny Indo

fokus

Menyambut Shio Tikus Logam
Toleransi vs intoleransi
Problematika Kota

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Negeri Darurat Korupsi

Image
Zainul A. Sukrin

Negara Sengketa

Image
Ujang Komarudin

Dicari Pimpinan KPK Bernyali Tinggi

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Politik Dinasti Jokowi dalam Pilkada 2020

Wawancara

Image
Video

VIDEO Jejak Sepotong Roti Jakarta

Image
Sea Games

Milos Sakovic

"Polo Air Indonesia Butuh Liga dan Banyak Turnamen"

Image
Gaya Hidup

Pertama Kali Akting Bareng, Giorgino Abraham Langsung Nyaman dengan Sophia Latjuba

Sosok

Image
Iptek

Di Davos, Johnny Plate Paparkan Strategi Komprehensif Dukung Ekosistem Digital

Image
Gaya Hidup

Najwa Shibab Bawa Perpusnas Rangkul Generasi Muda Cinta Literasi

Image
News

Pilih Jadi Seniman daripada Politisi, 5 Fakta Menarik Putri Bungsu Gus Dur Inayah Wahid