image jamkrindo umkm
Login / Sign Up

Mahfud MD: Saat ini Partai di Indonesia Menjadi Tertuduh Maraknya Korupsi

Kosim Rahman

Image

Menko Polhukam, Mahfud MD memberikan sambutan saat pemberian bantuan kompensasi kepada keluarga korban terorisme di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Jumat, (13/12/2019). Pemerintah menyalurkan bantuan kompensasi kepada empat korban tindak pidana terorisme yang terjadi di Tol Kanci-Pejagan, korban di Cirebon dan satu orang korban penyerangan terorisme di Pasar Blimbing, Lamongan yang terjadi tahun 2018. | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

AKURAT.CO, Saat ini, Partai politik (Parpol) dinilai oleh masyarakat menjadi penyebab maraknya Korupsi di Indonesia.

Menko Polhukam, Mahfud MD, mengungkapkan bahwa belakangan banyak Parpol menjadi tertuduh dalam sejumlah kasus Korupsi.

"Saat ini Partai di Indonesia sedang menjadi tertuduh maraknya Korupsi dan pelanggaran hukum karena (berbagai kasus anggota) DPR," ungkapnya di acara pembukaan Mukernas ke-V PPP, Jakarta, Sabtu (14/10/2019).

baca juga:

Hal itu, menurut Mahfud, dikarenakan jika ada Anggota DPR terjerat kasus Korupsi, maka Partai tempatnya bernaung pun terkena imbasnya, bahkan hingga dianggap sebagai perusak kehidupan bernegara.

Mahfud menilai, maraknya kasus Korupsi disebabkan banyak Parpol yang tidak profesional dalam pengelolaannya. Hal itu pun menjadi salah satu faktor terbentuknya pemerintahan yang tidak bersih.

"Oleh karena itu, kita melihat pendapat masyarakat awam, misalnya dalam dialog interaksi ketika ditanya, mereka berpendapat lebih baik tidak punya DPR dan Parpol," ujarnya.

Namun, Mahfud mengatakan, berbeda dengan masyarakat yang lebih terdidik. Menurut Mahfud, mereka berpandangan bahwa lebih baik ada Parpol ketimbang tidak ada sama sekali, meskipun kondisi yang tercipta masih jauh dari kata sempurna.

Mahfud menambahkan, jika di dalam suatu negara tidak ada Parpol, maka tidak ada yang bisa mengontrol jalannya pemerintahan. Sehingga, jika pemerintah berbuat salah pun tidak ada yang berani mengkritisi.

"Di negara lain yang tidak punya Partai yang pakai sistem pemerintahan monarki absolute atau demokrasi absolute, tidak ada yang mengontrol. Berbuat apa pun dan berbuat salah pun, tidak ada yang berani mengatakan," katanya.[]

Editor: Deni Muhtarudin

berita terkait

Image

News

Menko Polhukam Usul ke Jokowi Penegakkan Hukum Tak Terganggu Pertimbangan Politik

Image

News

Sandiaga: Daripada Saling Berantem Soal Formula E, Mending Jakarta Buat Balapan Gokart Listrik

Image

News

Tersandung Kasus Korupsi, Benjamin Netanyahu Terancam Bui Lebih dari 10 Tahun

Image

News

ICW Sebut Penindakan Kasus Korupsi pada 2019 Turun Drastis

Image

News

ICW Sebut Sepanjang 2019 Penindakan Korupsi Berlawanan dengan Pernyataan Jokowi

Image

News

Demokrat NTT Dukung AHY Jadi Ketum di Kongres 2020

Image

News

Polemik Omnibus Law, Mahfud Persilakan Masyarakat Beri Masukan ke DPR

Image

News

Mahfud MD: Kesalahan Ketik dalam RUU Omnibus Law Diperbaiki di DPR

Image

News

Rumah Ketua PA 212 Dilempari Batu, Novel: Saya Rasa Perbuatan Itu Diduga Kuat Dilakukan Komunis!

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Bikin Terenyuh, Kisah Seorang Ayah di Suriah yang Ajari Putrinya Tertawa saat Bom Meledak

Image
News

Serangan Hama Belalang di Afrika Meluas Sampai Sudan Selatan

Organisasi Pangan dan Pertanian PBB mengatakan sekitar 2.000 serangga dewasa telah memasuki Sudan Selatan melalui Uganda.

Image
News

Ujian Tak Mudah Bagi Pancasila

Meskipun ringkas, Pancasila berusaha mewadahi berbagai keragaman: agama, kesukuan, golongan dan aliran pemikiran.

Image
News

Viral, Puluhan Pengendara Motor Terjebak Macet Dalam Taman Makam Menteng Pulo

Warganet heran melihat video yang memperlihatkan pengendara motor terjebak macet di dalam makam.

Image
News

Kebakaran Mobil Tewaskan Tiga Anak di Australia

Empat orang, termasuk tiga anak, tewas setelah sebuah mobil diduga dibakar di kota Brisbane, Australia

Image
News

Menko Polhukam Usul ke Jokowi Penegakkan Hukum Tak Terganggu Pertimbangan Politik

Hukum ya hukum yang penting transparan kepada masyarakat.

Image
News

Puluhan Karyawan di PT JFE Steel Galvanizing Indonesia Keracunan Massal

11 dari 35 pegawai yang keracunan masih manjelani perawatan.

Image
News

Menkopolhukam Pastikan Pemerintah Bakal Usut Pelanggaran Berat HAM di Paniai

Saat kasus Paniai masih diselidiki Komnas HAM.

Image
News

Takut Keahlian Bermusiknya Hilang, Wanita London Jalani Operasi Otak Sambil Main Biola

Seorang wanita asal London memainkan biola sambil menjalani operasi otak

Image
News

68 Siswi di India Dipaksa Lepas Celana Dalam untuk Buktikan Mereka Tidak Sedang Menstruasi

Perempuan menstruasi di sekolah itu tak diizinkan memasuki kuil dan dapur, bersosialisasi dengan siswa lain, serta tidur di dalam asrama.

terpopuler

  1. Kewarganegaraannya Dicabut, Mantan Anggota ISIS Shamima Begum: Rasanya Dunia Runtuh

  2. Kelompok Hindu India Yakin Virus Corona adalah Hukuman untuk Kaum Non-Vegan

  3. BCL Pesan Liang Lahat Semi Private Rp260 Juta Tuk Makam Ashraf Sinclair

  4. Konsumennya Didominasi Pelaut, Ini 5 Fakta Menarik Merek Kopi Kapal Api

  5. 20 Tahun Berkarier hingga Jadi Direktur Freeport, 5 Fakta Penting Claus Wamafma

  6. Soal Bayar SPP Pakai Gopay, Said Didu: Pak Nadiem yang Terhormat, Sekedar Mengingatkan Uang yang Bapak Kelola Saat Ini Uang Rakyat

  7. Noah Menangis Histeris Saat Pelayat Panjatkan Doa Tuk Mendiang Ashraf Sinclair

  8. Penuh Kontroversi hingga Bernilai Rp54 T! Ini 7 Fakta Menarik Merek Fitness CrossFit

  9. Anggota DPRD: Ini Tidak Dapat Dibiarkan, Ini Bentuk Pelecehan Institusi Legislatif

  10. Dua Pasangan Calon Lawan Gibran Maju Lewat Jalur Non Partai

fokus

Hutan Kecil Terarium
Target SDGs
Catatan 100 hari Jokowi-Ma'ruf Amin

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Ujian Tak Mudah Bagi Pancasila

Image
Girindra Sandino

Tujuh Analisa dan Persoalan Urgen Pilkada 2020

Image
Abdul Aziz SR

Menanti Kebangkitan PPP

Image
Achmad Fachrudin

Paska Penolakan Pemulangan Mantan ISIS

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Bintangi Get Married Series, Prilly Latuconsina Ragu Tak Bisa Seperti Nirina Zubir

Image
Gaya Hidup

Literasi

Rakerpus Perpusnas: Penguatan Indeks Literasi untuk SDM Indonesia Unggul

Image
Video

VIDEO Jejak Sepotong Roti Jakarta

Sosok

Image
News

Pakai Hoodie hingga Sneakers, 8 Gaya Santai Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar saat Dinas

Image
News

Ceritakan Kisah Perjalanan Psikologi di Mako Brimob, 5 Fakta Menarik Buku 'Panggil Saya BTP'

Image
News

20 Tahun Berkarier hingga Jadi Direktur Freeport, 5 Fakta Penting Claus Wamafma