image
Login / Sign Up

UN Dihapus, Fahri Hamzah: Katanya Nggak Ada Visi Menteri?

Kosim Rahman

Image

Fahri Hamzah saat mengumumkan pengurus Partai Gelora | AKURAT.CO/Muslimin

AKURAT.CO, Wakil Ketua Umum Partai Gelora Indonesia, Fahri Hamzah, menanggapi pernyataan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim yang akan menghapus Ujian Nasional (UN) pada 2021.

Menurut Fahri, wacana Mendikbud itu bertentangan dengan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menyatakan, tidak ada visi menteri, yang ada hanya visi presiden.

"Bagaimana presiden yang sama mengambil dua keputusan yang berbeda? Katanya nggak ada visi menteri, yang ada hanya visi presiden. Nah presiden kan sama?" kata Fahri kepada wartawan, Jumat (13/12/2019).

baca juga:

Menurut mantan wakil ketua DPR ini, metode mengubah kebijakan negara tidak bisa seperti metode sopir bajaj yang bisa memutar arah seenaknya.

Mengubah kebijakan itu, lanjut dia, lebih mirip seperti metode pindah rel kereta api, dimana yang harus disiapkan adalah aturannya dulu.

"Rel adalah aturan. Perubahan aturan harus disampaikan kepada publik, gitu! Metode kereta api itu sebetulnya mengikuti logika ruang publik bahwa aturan lebih penting dari pejabat. Pejabatnya boleh berganti tapi aturannya tetap. Tapi di sektor pendidikan sering betul terjadi 'ganti menteri ganti kebijakan'. Dan orang-orang, termasuk Pak JK (Jusuf Kalla), tak paham," ujarnya.

Selain itu, Fahri mengingatkan, bahwa sejak awal menteri pendidikan baru dilantik, dirinya hanya punya satu nasihat, yakni fokus pada aplikasi, jangan ubah konsep.

"Konsep sih sudah ok, tapi aplikasi dan implementasi butuh dukungan teknologi. Ini tantangan. Saya membayangkan waktu itu dengan anggaran pendidikan terbesar Rp508 Triliun, Mendikbud akan mengembangkan aplikasi dan implementasi pendidikan yang massif. Bahkan lebih dari itu, dengan dana yang cukup negara akan modernisasi pendidikan sampai kampung-kampung," tutur dia.

Maka dari itu, Fahri mengatakan pada hari ke-54 pemerintahan ini, menteri pendidikan harus segera kembali pada apa alasan presiden memilihnya sebagai Mendikbud.

Nadiem, lanjut Fahri, disarankan untuk berkonsultasi dengan menteri pendidikan yang lama (Muhadjur Effendy), untuk bagaimana merancang sebuah rencana modernisasi.

"Seperti Gojek yang anda jadikan 'wabah' di kalangan pemilik kendaraan, jadikanlah inovasi dalam aplikasi dan implementasi pendidikan menjadi wabah modernisasi pendidikan di negeri yang terlalu luas ini. Lihat India, lihat China yang penduduknya lebih besar, mereka bisa. Memang tidak mudah, menteri (Nadiem) masih muda. Tapi dia juga diberi kesempatan oleh bangsa ini melalui presiden agar berkarya yang terbaik. Nah, lakukan yang terbaik," kata Fahri.

Diketahui, wacana penghapusan UN untuk pelajar tingkat SD, SMP, dan SMA sudah muncul sejak beberapa tahun silam. Lalu, wacana tersebut kini kembali muncul ketika Nadiem Makarim resmi menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.

Nadiem Makarim menegaskan bahwa UN pada 2020 merupakan yang terakhir. Dalam artian, pada 2021, UN  dihapus dan diganti dengan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter.

"Penyelenggaraan UN tahun 2021, akan diubah menjadi Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter, yang terdiri dari kemampuan bernalar menggunakan bahasa (literasi), kemampuan bernalar menggunakan matematika (numerasi), dan penguatan pendidikan karakter," ujar Nadiem di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (11/12/2019).[]

Editor: Deni Muhtarudin

berita terkait

Image

News

Fahri Hamzah: Mari Kita Dukung Kejagung Tuntaskan Kasus Jiwasraya

Image

News

Menteri PANRB Terima Naskah Soal SKD Dari Mendikbud

Image

News

Dilanda Kebakaran Hebat, Fahri Hamzah Ajak Semua Pihak Doakan Australia Diguyur Hujan Deras

Image

Iptek

Netflix Gelar Lomba Film Lokal, Mendikbud: Waktunya Pancasila Cool Lagi Bro!

Image

News

Sempat Kebanjiran, Sekolah di Jelambar Siap Sambut Semester Baru

Image

News

Anies Kerja Sendirian, Fahri: Partai Pengusung Bertanggung Jawab Atas Kekosongan Wakil Gubernur

Image

News

Anies Siap Debat Masalah Banjir, Fahri Hamzah: Kalau Gak Koordinasi ya Berantem Aja, Tapi Debat, Jangan Main Pecat

Image

News

Sependapat dengan Fahri Hamzah Terkait Banjir Jabodetabek, Politikus Demokrat: Pemerintah Nyata Lalai!

Image

News

Ada Unsur Kelalaian Pemerintah, Warga Berhak Tuntut Kerugian Materil Akibat Banjir

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Kemendagri Imbau Masyarakat Tak Terbujuk Rayu Penipuan Berkedok Ormas

Kemendagri imbau agar masyarakat tak mudah terbujuk rayu untuk menjadi kaya raya mendadak,

Image
News

Gerindra Sebut Konstruksi Gugatan Mahasiswa Soal Wagub DKI Lemah

Saya melihat kontruksi hukumnya (gugatan Wagub DKI) lemah,

Image
News

Pertanyakan Alasan Helmy Yahya Dipecat, Komisi I DPR Akan Panggil Dewas TVRI

Komisi I perlu memanggil Dewas TVRI untuk menjelaskan keputusannya tersebut

Image
News

DPR Minta Dewas TVRI Jelaskan Pemberian Sanksi Kepada Helmi Yahya

Saya rasa perlu didalami lebih jauh kenapa Dewas TVRI menjatuhkan 'talak' kepada Dirut

Image
News

Korban Kecelakaan di Subang Bertambang Menjadi Delapan Orang

Info sementara korban meninggal dunia ada delapan orang

Image
News

Survei Wahid Institute: Trend Intoleransi dan Radikalisme di Indonesia Meningkat

Trend intoleransi dan radikalisme di Indonesia cenderung meningkat dari waktu ke waktu,

Image
News
Pilkada 2020

Bawaslu Ingin Terapkan SIPS di Pilkada Serentak 2020

Bawaslu RI berharap Sistem Informasi Penyelesaian Sengketa (SIPS) berlaku di Pilkada 2020

Image
News

Yasonna Minta Ditjen AHU Tingkatkan Kemudahan Berusaha

Ditjen AHU juga memiliki peran besar dalam mendukung penyusunan RUU Cipta Lapangan Kerja

Image
News

Gempa Bumi Berkekuatan 6,3 SR Terjadi Papua

Gempa dengan magnitudo 6,3 SR mengguncang Kabupaten Jayapura, Papua,

Image
News

Kedewasaan Demokrasi Indonesia Tampak Pada Proses Konsolidasi Partai Politik

Pernyataan Irsyad tersebut mengacu pada proses konsolidasi di internal Partai Golkar menjelang dan pasca Musyawarah Nasional

terpopuler

  1. Pamer Perut Hamil hingga Makeup-an, 7 Potret Seru Bae Suzy di Balik Layar

  2. Jakarta Banjir Lagi, Warga: Toa di Mana Dirimu?, Pemprov DKI: Laporan Diproses

  3. Bukti Cinta Sejati, 7 Potret Kebersamaan Ekki Soekarno dan Soraya Haque dalam Suka dan Duka

  4. Mulai 25 Januari Tarif Pelayanan Jasa Penumpang Bandara Ahmad Yani Naik

  5. Menkumham Masuk Tim Hukum PDIP, Rachland: Partai Banteng Bukan Kaleng-kaleng

  6. Polisi: Dia Disuruh Datang Khusus untuk Bikin Ribut dengan Petugas

  7. Banjir di Kebon Jeruk, Warga: Sejak Subuh Kami Sibuk Pindahkan Barang

  8. Video Detik-detik Truk Kontainer Terguling di Rest Area Cipularang KM 97

  9. Deretan Zodiak yang Konon Jago Bikin Pasangan Ketagihan di Ranjang

  10. Ferdinand: Jakarta Banjir? Gubernurnya Anies Lho, Gak Mungkin Ada Banjir

fokus

Problematika Kota
Masa Depan Buruh
Waspada Hoaks

kolom

Image
Ujang Komarudin

Dicari Pimpinan KPK Bernyali Tinggi

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Politik Dinasti Jokowi dalam Pilkada 2020

Image
Harmaini Sitorus

Menimbang Tes DNA dalam Penetapan Hak Waris

Image
Abdul Aziz SR

Kerusakan Moral dalam Politik

Wawancara

Image
Video

VIDEO Jejak Sepotong Roti Jakarta

Image
Sea Games

Milos Sakovic

"Polo Air Indonesia Butuh Liga dan Banyak Turnamen"

Image
Gaya Hidup

Pertama Kali Akting Bareng, Giorgino Abraham Langsung Nyaman dengan Sophia Latjuba

Sosok

Image
Ekonomi

Dirikan Startup di Usia 21 Tahun hingga Raih Women in Tech, 10 Fakta Menarik Alamanda Shantika

Image
Hiburan

Lama Tak Terdengar Kabarnya, 'Dukun Cilik' Ponari Akan Segera Menikah

Image
News

Didukung Amien Rais Jadi Caketum PAN, 5 Fakta Sepak Terjang Karier Mulfachri Harahap