image
Login / Sign Up

Empat Parpol Sepakat Tak Mencalonkan Eks Narapidana Korupsi di Pilkada 2020

Yudi Permana

Image

Ilustrasi Pemilu 2019 | AKURAT.CO/Lukman Hakim Naba

AKURAT.CO, Empat partai politik menyatakan setuju untuk tidak mencalonkan mantan narapidana korupsi sebagai calon kepala daerah pada Pilkada 2020 mendatang.

Keempat partai tersebut antara lain PDI Perjuangan, PKB, Golkar dan PKS. Ha itu diotegaska perwakilan empat partai ini usai mendengarkan pemaparan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengenai hasil kajian skema ideal pendanaan partai politik di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (11/12/2019).                   

Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Lodewijk Paulus mengapresiasi putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait eks koruptor yang diperbolehkan maju kembali sebagai calon kepala daerah pada pilkada tahun depan, setelah lima tahun bebas menjalani hukuman penjara.         

baca juga:

Lodewijk mengatakan, dirinya telah mendapat perintah dari Ketua Umum Airlangga Hartanto untuk menciptakan Golkar bebas dari korupsi.

"Kami hormati keputusan dari MK. Kami juga harus menghormati hak asasi setiap warga negara. Dan tentunya kami juga harus menghormati kebijakan Partai Golkar, yaitu gerakan Golkar Bersih," kata Lodewick di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (11/12/2019).                                

Sementara itu Sekjen PKB, Hasanuddin Wahid mengaku partainya sejak pemilihan legislatif (pileg) 2019 lalu, sudah tidak mencalonkan kadernya yang bermasalah hukum seperti melakukan tindak pidana korupsi.                         

"Cek saja tahun 2019 kemarin itu partai mana yang mencalonkan mantan eks koruptor? Dan sekali lagi disitu tidak ada PKB. Kalau di Pileg saja tidak ada, apalagi di Pilkada," ujar Hassanudin di tempat yang sama.

Sedangkan, Bendahara Umum PKS, Mahfudz Abdurrahman mengatakan partainya tidak akan mencalonkan atau memberikan dukungan kepada calon kepala daerah yang diduga terlibat korupsi.

Selanjutnya, Wakil Bendahara Umum bidang internal PDIP, Rudianto Tjen mengklaim tidak akan pernah mencalonkan kadernya yang menjadi narapidana korupsi untuk maju dalam perhelatan kontestasi politik dalam demokrasi seperti pilkada 2020. 

"Tegas ya. Saya pikir kami sudah lakukan seleksi dan akan kami umumkan semuanya," ucap Rudianto. 

Diketahui, Mahkamah Konstitusi (MK) dalam putusannya bahwa syarat pencalonan kepala daerah bagi mantan narapidana korupsi pada Pilkada, setelah lima tahun bebas dari masa tahanan penjara.

Hal tersebut berdasarkan putusan sidang gugatan uji materi Pasal 7 ayat (2) huruf g Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016. Permohonan Uji materi tersebut diajukanoleh Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) dan Indonesia Corruption Watch (ICW).

Didalam Pasal 7 ayat (2) huruf g itu sebelumnya menjelaskan; tidak pernah sebagai terpidana berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap atau bagi mantan terpidana telah secara terbuka dan jujur mengemukakan kepada publik bahwa yang bersangkutan mantan terpidana.

"Mengadili, dalam provisi mengabulkan permohonan provisi para pemohon untuk seluruhnya. Dalam pokok permohonan, mengabulkan permohonan para pemohon untuk sebagian," kata Ketua Majelis Hakim MK Anwar Usman dalam persidangan di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (11/12/2019). []

Editor: Dedi Ermansyah

berita terkait

Image

News

Serap Aspirasi Rakyat, Azis Syamsuddin Temui Aktivis

Image

News

Soal Keberadaan Harun Masiku, Demokrat: Menkumham Pantas Diberhentikan

Image

News

Ketua KPU: Anggaran Pilkada Serentak 2020 Sebesar Rp9,9 Triliun

Image

News

Pilkada 2020

Pencoblosan Ditetapkan 23 September, Ini Tanggal Penting Tahapan Pilkada 2020

Image

News

Ditjen Imigrasi Klaim Keterlambatan Informasi Tibanya Harun Akibat Proses Data Perlintasan

Image

News

KPK Tak Tampak Bisa Dipercaya, Menkumham Lebih Berpihak Pada Partai Daripada Keadilan, Goenawan Mohamad: Bisakah NKRI Bersih?

Image

News

Mustasyar PBNU Dukung Machfud Arifin Maju Pilkada Surabaya

Image

News

Dirjen Imigrasi Akui Harun Masiku Sudah di Indonesia Sejak 7 Januari, Saiful Mujani: Pejabat Publik Bohong

Image

News

Kritik BW Soal yang Digoreng Koruptor, Ini Jawaban Ketua KPK

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

5 Negara dengan Pendidikan Masa Depan Terbaik di Dunia 2019, Indonesia Peringkat Berapa?

Finlandia masih jadi nomor satu

Image
News

BMKG Prediksi Sebagian Wilayah DKI Jakarta Diguyur Hujan Kamis Siang

Dilansir dari laman resmi BMKG

Image
News

Penyalahgunaan Visa, Wartawan Asal Amerika Serikat Terancam Penjara Lima Tahun

visa yang dimiliki Jacobson untuk kunjungan bisnis dan kunjungan keluarga, namun faktanya melakukan kegiatan jurnalistik

Image
News

Gelar Razia, Puluhan Pengendara di Jayapura Dapat "Surat Cinta" dari Petugas

razia itu digelar guna meningkatkan kesadaran tertib berlalulintas

Image
News

Miliki Satu Paket Kokain, Warga Perancis Diadili di PN Denpasar

satu paket kokain seberat 22,57 gram netto

Image
News

Polisi Bekuk Suami Istri Pembobol Toko Telepon Seluler

tersangka suami istri berinisial MI (20) dan SR (22)

Image
News

Gempa Berkekuatan 2.5 Magnitudo Guncang Timur Ambor

Pusat gempa berada di darat 9 Km Timur Ambon

Image
News

PKB: Tanpa Gus Dur Tidak Ada Barongsai dan Naga Turun ke Jalan

tanpa Gus Dur tidak akan ada perayaan Imlek dan Capgomeh secara terbuka serta tidak ada kemeriahan barongsai dan naga turun ke jalan

Image
News

PKB Sebut Imlek Merupakan Kado Gus Dur Bagi Kebhinekaan Bangsa

Imlek adalah kado Gus Dur dan PKB kepada kebhinekaan bangsa Indonesia

Image
News

Mendagri: Status DKI Jakarta Harus Diubah

Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta dimasukkan dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Tahun 2020-2024

terpopuler

  1. Capai Rp1,3 Kuadriliun, Ini 7 Bangunan Termahal di Dunia yang Pernah Dibuat

  2. Pembunuh Berantai Thailand Tertangkap, Polisi Temukan 298 Kerangka Wanita di Kolam Kebun

  3. Geram BPJS Stop Kontrak Kerjasama dengan Rumah Sakit, Ketua DPR Minta Komisi IX Panggil Menteri PMK

  4. Fadli Zon Bikin Polling Jelang 100 Hari Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf, 84 Persen Responden Sebut Ekonomi Masyarakat Memburuk

  5. Harga Emas Terjun Payung Setelah Capai Nilai Tertinggi

  6. Bule ini Bilang Bubur Ayam Sarapan Terenak di Dunia, Warganet Indonesia Malah Ribut

  7. Dikritik Gegara Gunduli Monas, Anies Baswedan: Itu Ramai di Twitter Saja

  8. Oknum Brimob Lepas Tembakan di Tempat Wisata, Mabes Polri: Polisi Harus Beri Tauladan

  9. Usia Pernikahan 30 Tahun, ini 10 Potret Romantis Tantowi Yahya dan Dewi Handayani

  10. Pembunuh Sadis Pelajar Astrid Aprilia Terungkap, Ternyata Supir Angkot Langganannya

fokus

Menyambut Shio Tikus Logam
Toleransi vs intoleransi
Problematika Kota

kolom

Image
Zainul A. Sukrin

Negara Sengketa

Image
Ujang Komarudin

Dicari Pimpinan KPK Bernyali Tinggi

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Politik Dinasti Jokowi dalam Pilkada 2020

Image
Harmaini Sitorus

Menimbang Tes DNA dalam Penetapan Hak Waris

Wawancara

Image
Video

VIDEO Jejak Sepotong Roti Jakarta

Image
Sea Games

Milos Sakovic

"Polo Air Indonesia Butuh Liga dan Banyak Turnamen"

Image
Gaya Hidup

Pertama Kali Akting Bareng, Giorgino Abraham Langsung Nyaman dengan Sophia Latjuba

Sosok

Image
Ekonomi

Jadi Orang Terkaya Jepang hingga Bantu Jokowi Susun Ibu Kota Baru, ini 6 Fakta Menarik Masayoshi Son

Image
News

Usia Pernikahan 30 Tahun, ini 10 Potret Romantis Tantowi Yahya dan Dewi Handayani

Image
News

Kerap Habiskan Waktu Bersama, 10 Potret Dirut Baru Garuda Irfan Setiaputra bareng Keluarga