image BI
Login / Sign Up

MK Larang Eks Napi Maju Pilkada sebelum 5 Tahun Usai Jalani Hukuman

Aricho Hutagalung

Image

Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman (tengah) saat membacakan putusan hasil sidang gugatan Permohonan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2019 di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta Pusat, Kamis (27/6/2019). Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) membacakan putusan sidang perkara sengketa hasil Pilpres 2019. Kesimpulannya, Majelis Hakim MK menolak seluruh permohonan yang diajukan dalam gugatan Tim Kuasa Hukum Prabowo-Sandiaga.  | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Mahkamah Konstitusi menerima sebagian uji materi Undang-Undang nomor 10 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU Nomor 1 Tahun 2015 tentang penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota, khususnya Pasal 7 ayat (2) huruf g. 

Ketua Majelis Hakim MK, Anwar Usman mengatakan bahwa pihaknya mengabulkan sebagian dari gugatan yang diajukan Indonesia Corruption Watch (ICW) dan Perludem.

Adapun Pasal 7 ayat (2) huruf g berbunyi; tidak pernah sebagai terpidana berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap atau bagi mantan terpidana telah secara terbuka dan jujur mengemukakan kepada publik bahwa yang bersangkutan mantan terpidana. 

baca juga:

"Mengadili, dalam provisi mengabulkan permohonan provisi para pemohon untuk seluruhnya. Dalam pokok permohonan, mengabulkan permohonan para pemohon untuk sebagian," kata Anwar, di ruang persidangan MK, Jakarta, Rabu (11/12/2019).

Terkait dengan pengabulan yang sebagian itu, Anwar menegaskan dalam putusannya, Pasal 7 ayat (2) huruf g, bertentangan dengan Undang-undang Dasar 1945. 

"Dan tidak mempunyai hukum mengikat secara bersyarat, sepanjang tidak dimaknai telah melewati jangka waktu 5 tahun setelah mantan terpidana selesai menjalani pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang mempunyai kekuatan hukum yang tetap," ucap Anwar.

Sehingga, lanjutnya, Pasal 7 ayat (2) huruf g berubah bunyinya, yakni calon gubernur dan calon wakil gubernur, calon bupati dan calon wakil bupati, serta calon wali kota dan calon wakil wali kota sebagaimana dimaksud pada ayat 1 harus memenuhi persyaratan sebagai berikut.

"(g) pertama, tidak pernah sebagai terpidana berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana yang diancam dengan pidana penjara 5 tahun atau lebih kecuali terhadap pidana yang melakukan tindak pidana kealfaan dan tindak pidana politik dalam pengertian suatu perbuatan yang dinyatakan sebagai tindak pidana dalam hukum positif hanya karena pelakunya mempunyai pandangan politik yang berbeda dengan rezim yang berkuasa," tutur Usman. 

"Kedua, bagi mantan terpidana telah melewati jangka waktu 5 tahun setelah mantan terpidana selesai menjalani pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap dan secara jujur atau terbuka mengumumkan mengenai latar belakang jati dirinya sebagai mantan terpidana," tambahnya.

Anwar melanjutkan, dan ketiga, bukan sebagai pelaku kejahatan yang berulang-ulang. 

Kemudian dia kembali menegaskan, MK menolak permintaan ICW dan Perludem yang meminta masa jeda waktu sebanyak 10 tahun. MK hanya memberikan waktu 5 tahun bagi mantan Napi usai menjalankan pidana penjara, untuk bisa mencalonkan diri dalam Pilkada.

"Menolak permohonan pemohon untuk selain dan selebihnya," putus Anwar. []

Editor: Ainurrahman

berita terkait

Image

News

FOTO Presiden Jokowi Hadiri Sidang Pleno Laporan Tahunan MK

Image

Ekonomi

Kemenkop Gaet Hippindo Dongkrak Level Produk UMKM

Image

Ekonomi

Jurus Kemenkop dan OJK Bangun Ekosistem Keuangan UMKM

Image

News

Menko PMK Gelar RTM Bahas Wabah Virus Corona, Lima Menteri Hadir

Image

News

Hari Ini, Hujan Lebat Disertai Petir Diprakirakan Akan Mengguyur Wilayah Jaksel dan Jaktim

Image

News

Purnawirawan TNI Gugat ke MK Tolak Pengalihan Program Asabri ke BPJS

Image

Ekonomi

Menkop Teten Klaim Bakal Bangun Kemitraan Eksportir Furnitur dengan UKM

Image

News

Anggap Ada Ketidakadilan, Ahmad Syaikhu: Tunda Kenaikan Tarif Jalan Tol

Image

News

Ini Saran Atalia untuk Kemajuan Pelaku UMKM di Jawa Barat

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Kisah Licypriya Kangujam, Aktivis Cilik India yang Tak Terima Disamakan dengan Greta Thunberg

Ia mengklaim aksinya dilakukan lebih dulu dari Greta Thunberg

Image
News

Ilmuwan Hong Kong: Jumlah Korban Terjangkit Virus Corona di China Kemungkinan 30 Kali Lebih Tinggi

Pendapat bahwa jumlah yang terjangkit lebih tinggi dari jumlah resmi juga dikemukakan oleh tim peneliti dari Imperial College London.

Image
News

Komisi I DPR Sarankan Pemerintah Cabut Kebijakan Bebas Visa Warga China ke Indonesia

??????Menurut dia, dalam keadaan darurat seperti ini, Pemerintah memiliki kewajiban untuk melindungi warga negaranya.

Image
News

Usai Tes DNA, Mantan Raja Belgia Akui Punya Anak Hasil Perselingkuhan

Baroness Sybille de Selys Longchamps mengklaim perselingkuhan terjadi antara 1966-1984 ketika Albert II masih berstatus sebagai pangeran

Image
News

Update Hari Ini: Di Kota Wuhan 698 Orang Terjangkit Virus Corona, 76 Meninggal Dunia

Sedangkan di Provinsi Hubei, jumlah warga yang terinfeksi yaitu 1423 orang. Meninggal dunia 76 orang, dan yang telah dinyatakan sembuh 43

Image
News

Helikopter yang Tewaskan Kobe Bryant Sempat Terbang Melebihi Ketinggian demi Hindari Awan Tebal

Helikopter jenis Sikorsky S-76B itu jatuh ke lereng bukit di luar Kota Calabasas, sebelah barat Los Angeles, pada Minggu (25/1) pukul 09.45.

Image
News
Wabah Corona

Jerman Konfirmasi Kasus Pertama Virus Corona

Kementerian tidak memberikan rincian lebih lanjut tentang bagaimana pasien menjadi terinfeksi tetapi mengatakan dia dalam kondisi stabil.

Image
News

Kasus Suap KPU, KPK Periksa Arief Budiman dan Viryan Azis untuk Tersangka Saeful Bahri

Saat tiba di kantor komisi antirasuah, Arief menyatakan siap menjawab semua pertanyaan penyidik KPK.

Image
News

Gebrakan 2020, Kampung Budaya Polowijen Malang Siapkan 10 Event Festival Wisata Budaya

Tak sekadar berkunjung, tour guide akan memandu pelancong bersama-sama belajar nilai kesantunan dalam berwisata sekaligus belajar budaya

Image
News

SBY Minta Jokowi Dukung Pembentukan Pansus DPR untuk Kasus Jiwasraya

Menurutnya, kesempatan saat inilah jika ingin kasus besar ini dapat diungkap secara gamblang.

terpopuler

  1. Mbah Mijan: Insting Saya Mengatakan Virus Corona Sulit Berkembang di Iklim Indonesia

  2. Emosi Saat Sidang Kasus Ikan Asin, Hakim Sebut Fairuz A Rafiq Trouble Maker

  3. Tengku: Saya Sangat Tidak Suka Jika Ibu, Saudara, Anak Perempuan, atau Isteri Saya Satu-satunya Dihina

  4. Jokowi: Saya Ini Orang Pabrik, Jadi Melihat dan Masuk ke Sebuah Ruangan Itu Kelihatan Ada Manajemennya Apa Tidak

  5. Untuk Pertama Kali, Israel Izinkan Warganya Beribadah Umrah dan Haji ke Arab Saudi

  6. Jika Trump Umumkan Rencana Damai Timur Tengah, Palestina Ancam Mundur dari Kesepakatan Oslo

  7. Usai Diperiksa KPK, Sekjen Kementerian PUPR Sebut Semua Proyek Sudah ada Aturannya

  8. Mulut Penuh Tak Mau Berhenti, Seorang Wanita Tewas saat Lomba Makan Kue

  9. Jika Bebas dari Kasus 'Ikan Asin', Ini Nazar Pablo Benua-Rey Utami

  10. Polri Duga Ada Penyebaran Berita Bohong pada Kasus Sunda Empire

fokus

Universal Health Coverage
Menyambut Shio Tikus Logam
Toleransi vs intoleransi

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Nilai Strategis Kampus Merdeka dan Magang

Image
Abdul Aziz SR

Pemerintah, Untuk Apa dan Siapa?

Image
Achmad Fachrudin

Babak Baru Suksesi Wagub DKI

Image
UJANG KOMARUDIN

Negeri Darurat Korupsi

Wawancara

Image
Video

VIDEO Jejak Sepotong Roti Jakarta

Image
Sea Games

Milos Sakovic

"Polo Air Indonesia Butuh Liga dan Banyak Turnamen"

Image
Gaya Hidup

Pertama Kali Akting Bareng, Giorgino Abraham Langsung Nyaman dengan Sophia Latjuba

Sosok

Image
News

Terjerat Kasus Penipuan hingga Batal Jadi Dirut Transjakarta, 5 Fakta Penting Donny Saragih

Image
Iptek

Di Davos, Johnny Plate Paparkan Strategi Komprehensif Dukung Ekosistem Digital

Image
Gaya Hidup

Najwa Shibab Bawa Perpusnas Rangkul Generasi Muda Cinta Literasi