image
Login / Sign Up

RUU Kewarganegaraan Baru yang 'Anti Muslim' di India Bakal Disahkan, Warga Protes

Citra Puspitaningrum

Image

Para demonstran membakar orang-orangan Narendra Modi dalam unjuk rasa menentang RUU Amendemen Kewarganegaraan | South China Morning Post

AKURAT.CO, Pemerintahan Perdana Menteri India Narendra Modi kembali berupaya memperkuat kedudukan Hindu di negaranya. Pasalnya, parlemen India segera mengesahkan rancangan undang-undang (RUU) agar migran muslim dari negara tetangga tak bisa memperoleh kewarganegaraan India. Padahal, langkah ini bertentangan dengan konstitusi sekuler negara tersebut.

Dilansir dari South China Morning Post, RUU Amandemen Kewarganegaraan ini diajukan di Parlemen pada Senin (9/10) dan langsung terdaftar untuk pembahasan pada hari itu juga. Dalam RUU tersebut, pemeluk Hindu, Sikh, Buddha, Jainisme, Parsi, dan Kristen yang bermigrasi secara ilegal dari Afganistan, Bangladesh, dan Pakistan ke India tetap bisa mendapatkan kewarganegaraan India. Namun, pemeluk Islam tak disebutkan dalam RUU itu yang artinya migran muslim tak bisa memperoleh status kewarganegaraan India.

Jika berhasil disahkan, langkah ini mengancam pondasi sekuler dan konstitusinya yang menjamin kesetaraan semua agama di negara berpenduduk terbesar kedua di dunia itu. Tak ayal RUU ini memicu terjadinya unjuk rasa dan ketakutan di seluruh India.

"RUU Amandemen Kewarganegaraan akan jadi permulaan berubahnya sifat bangsa. Pemerintah seperti mengatakan India adalah penjaga seluruh umat Hindu. Entah orang-orang sadar atau sangat ketakutan. Tak ada yang mau menghadapi situasi seperti ini," komentar Anas Tanwir, pengacara yang mengelola Serikat Kebebasan Sipil India.

Tagar "#CitizenshipAmendmentBill2019" (RUUAmandemenKewarganegaraan2019) pun jadi tren di Twitter India. Hingga Senin (9/12) sore, lebih dari 28 ribu orang sudah mentwit tagar tersebut. Sebagian mendukung langkah pemerintah, sebagian lagi memprotesnya. Para aktivis pun menggelar unjuk rasa di berbagai kota, seperti Hyderabad, Lucknow, Mysore, Pune, Bangalore, dan New Delhi.

Sementara itu, pemerintah berdalih perubahan RUU tersebut bertujuan untuk melindungi minoritas yang melarikan diri dari persekusi negara tetangga yang mayoritas muslim. Menurut Menteri Dalam Negeri Amit Shah, kaum muslim tak terancam persekusi di Afganistan, Pakistan, dan Bangladesh. Jadi, mereka tak memerlukan kewarganegaraan India.

"Kalau seseorang datang ke negara ini untuk mencari nafkah atau melanggar hukum dan ketertiban, maka mereka adalah pengganggu," tandasnya.[]

baca juga:

Editor: Ahada Ramadhana

berita terkait

Image

News

FOTO Demo Tolak UU Kewarganegaraan Masih Berlanjut di India

Image

News

Puluhan Ribu Orang Mogok Kerja di India Tolak Kebijakan Modi

Image

News

Serangan di Kampus Elite India, 23 Orang Terluka

Image

News

Protes UU Kewarganegaraan Makin Ricuh, Rumah Warga Muslim India Diserang Polisi

Image

News

1.000 Anggota Komunitas LGBT India Turut Tolak Amendemen UU Kewarganegaraan

Image

News

Tangan Mahasiswa Muslim India Diamputasi Akibat Unjuk Rasa Tolak UU Warganegara

Image

News

Kecam Amendemen Kewarganegaraan India, Mahathir: Orang-orang Tewas karena UU ini

Image

News

Warga Muslim Terancam Didiskriminasi di India, Fadli Zon Dorong Pemerintah Indonesia Ikut Bersuara

Image

News

Polemik Citizenship Amendment Bill, Fadli Zon Sayangkan India Berpotensi Diskriminatif Terhadap Kelompok Muslim

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

"Jakarta Imlekan" Jadi Hiburan Tersendiri Bagi Warga Saat Jam Pulang Kerja

"Semarak Perayaan Jakarta Imlekan" hadir di sejumlah ruang publik di Kota Jakarta

Image
News

Polisi Menduga Pembunuh Pelajar Miliki Prilaku Seks Menyimpang

tersangka YA (32), kerap melakukan panggilan telepon melalui video call dengan memperlihatkan alat kelaminnya

Image
News

Firli Imbau Masyarakat Laporkan Keberadaan Harun Masiku

Saya juga imbau kepada seluruh masyarakat yang tahu tentang keberadaan saudara tersangka (Harun Masiku) untuk memberitahukan

Image
News

Moeldoko: "Satgas 115" Belum Dibubarkan

Sementara ini akan tetap dijalankan dengan berbagai perbaikan, selama ini ada evaluasinya

Image
News

Djarat Dinilai Tepat Bawa PAN Jadi "Partner" Jokowi di Luar Pemerintah

Jokowi saat ini butuh masukan dan saran, terutama dari partai politik di luar pendukungnya

Image
News

Kikis Benih Radikalisme dengan Tingkatkan Wawasan Kebangsaan dan Kearifan Lokal

mahasiswa sebagai kaum intelektual muda dan agen perubahan sudah seharusnya membawa perubahan yang baik bagi bangsa Indonesia

Image
News

Ayat dan Hadis yang Menjadi Dalil Pengharaman Narkoba

Narkoba yang merupakan akronim dari narkotika, psikotropika dan bahan adiktif lainnya menjadi kekhawatiran tersendiri bagi masa depan bangsa

Image
News

Makna di Balik Tumbuhnya Uban dalam Pandangan Islam

Di dalam riwayat lain Rasulullah saw bersabda, "Berubahnya rambut seorang muslim merupakan cahaya baginya." (HR. Tirmidzi)

Image
News

Doa yang Diajarkan Rasul Agar Mampu Ikhlas dalam Segala Amal

Ibnu Qayyim menggambarakan ikhlas sebagai ruh atau nyawa sementara amal perbuatan yang baik adalah jasadnya.

Image
News

Tinjau Persiapan PON 2020 Papua, Menko PMK: Progresnya Bagus

Secara umum progresnya bagus sesuai dengan jadwal yang ditetapkan oleh PB PON maupun dari pemerintah pusat

terpopuler

  1. Dari Cleaning Service hingga Jadi Artis Terkenal, 5 Fakta Perjalanan Karier Dede Sunandar

  2. Dibuka Lowongan Kerja untuk Tinggal di Irlandia Gratis, Ini Syaratnya

  3. Kronologi Penganiayaan Nenek di Pasar Jogja dan Pengakuan Pelaku yang Tersulut Emosinya

  4. Dengan Wajah Babak Belur, Donald "Cowboy" Cerrone Masih Sempatkan Diri Berpesta

  5. Dari Call Center hingga Jadi Wadirut Garuda, 5 Fakta Perjalanan Karier Dony Oskaria

  6. Tren Selebritas Hijrah Meningkat, ini 4 Kelompok Pengajian Artis Terpopuler di Indonesia

  7. Capai Rp3,1 M! Ini 10 Senjata Api Paling Mahal di Dunia

  8. Mawar Eva de Jongh Akui Nyaman dengan Bryan Domani, Resmi Pacaran?

  9. Andi Arief: Harusnya Saya Dapat Ucapan Terimakasih dari PDIP, Bukan Bayar Buzzer untuk Serang Balik

  10. Bawa Barang Bukti Ganja, Anggota Polres Jakbar Nyaris Dibegal di Lampung

fokus

Menyambut Shio Tikus Logam
Toleransi vs intoleransi
Problematika Kota

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Negeri Darurat Korupsi

Image
Zainul A. Sukrin

Negara Sengketa

Image
Ujang Komarudin

Dicari Pimpinan KPK Bernyali Tinggi

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Politik Dinasti Jokowi dalam Pilkada 2020

Wawancara

Image
Video

VIDEO Jejak Sepotong Roti Jakarta

Image
Sea Games

Milos Sakovic

"Polo Air Indonesia Butuh Liga dan Banyak Turnamen"

Image
Gaya Hidup

Pertama Kali Akting Bareng, Giorgino Abraham Langsung Nyaman dengan Sophia Latjuba

Sosok

Image
Iptek

Di Davos, Johnny Plate Paparkan Strategi Komprehensif Dukung Ekosistem Digital

Image
Gaya Hidup

Najwa Shibab Bawa Perpusnas Rangkul Generasi Muda Cinta Literasi

Image
News

Pilih Jadi Seniman daripada Politisi, 5 Fakta Menarik Putri Bungsu Gus Dur Inayah Wahid