image jamkrindo umkm
Login / Sign Up

5 Fakta Menarik tentang Yogyakarta, Tergolong Miskin namun Warganya Bahagia

Citra Puspitaningrum

Image

Kolase foto Yogyakarta | Instagram/imam_hi

AKURAT.CO, Tak bisa dimungkiri Yogyakarta punya banyak "keistimewaan". Provinsi bernama lengkap Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) ini dikenal sebagai salah satu destinasi wisata paling populer di Indonesia dan tujuan para mahasiswa menuntut ilmu.

Tak heran wilayah ini menyandang banyak julukan, mulai dari Kota Pelajar, Kota Budaya, bahkan Kota Kenangan.

DIY juga kini sedang menjadi sorotan. Dikenal mampu mempertahankan sisi tradisionalnya, provinsi ini kini mulai memodernisasi "wajahnya".

baca juga:

Ditandai dengan dibukanya bandara internasional yang baru, berbagai proyek besar pun bakal menyusulnya. Pertumbuhan ekonominya juga tercatat melesat.

Namun, DIY tercatat sebagai salah satu provinsi termiskin di Tanah Air dengan upah terendah. Uniknya, di balik tingginya kemiskinan, warganya tetap Bahagia dan berumur panjang.

Dihimpun AKURAT.CO dari berbagai sumber, ini 5 fakta menarik "keistimewaan" Yogyakarta.

1. Akan ada berbagai proyek besar

Instagram/imam_hi


Berbagai proyek besar sudah direncanakan di Kota Pelajar ini, menyusul mulai beroperasinya bandara internasional baru. Dalam 2 tahun ke depan, akan ada pengembangan "aerocity" dan "aerotropolis".

Aerocity merupakan rencana pembangunan kawasan bisnis dan wisata di sekitar Bandara Internasional Yogyakarta seluas 86 hektar. Sementara itu, aerotropolis merupakan pengembangan kota baru yang tak jauh dari lokasi bandara dengan perkiraan lahan 1.000 hektar dan kawasan penyangga 6 ribu hektar.

Tak heran nantinya Yogyakarta akan punya jalur kereta api baru hingga pembangunan jalan tol.

2. Pertumbuhan ekonomi meningkat

Instagram/imam_hi


Dalam pertemuan tahunan Bank Indonesia (BI) pada Kamis (5/12), disebutkan perekonomian DIY mengalami peningkatan. Jika pertumbuhan ekonomi pada 2018 tercatat sebesar 6,2 persen, hingga akhir 2019 pertumbuhannya berada pada kisaran 6,3-6,7 persen.

Ternyata peningkatan ini didongkrak oleh sektor domestik, terutama investasi pembangunan dan konstruksi proyek strategis nasional. Bandara baru pun berdampak besar pada pembangunan DIY. Itu sebabnya proyek aerocity dan aerotropolis diharapkan mampu semakin menggerakkan ekonomi Kota Budaya ini.

3. Tingginya angka kemiskinan

Instagram/imam_hi


Geliat proyek besar dan meningkatnya pertumbuhan ekonomi DIY rupanya berbanding terbalik dengan tingkat kesejahteraannya. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2019, indeks kemiskinan DIY mencapai 11,7.

Padahal indeks kemiskinan nasional berada pada angka 9,41. Artinya, angka kemiskinan di DIY jauh lebih tinggi dari angka kemiskinan nasional.

Tak heran provinsi ini berada di peringkat ke-12 sebagai daerah dengan kemiskinan tertinggi di Indonesia. Parahnya lagi, wilayah ini merupakan wilayah termiskin di Pulau Jawa.

4. Upah buruh terendah

Instagram/imam_hi


Selain punya angka kemiskinan di bawah rata-rata, Upah Minimum Provinsi (UMP) di DIY juga memegang rekor terendah di Indonesia. Pada 2019, besaran UMP-nya mencapai Rp1.704.608.

Jumlah tersebut lebih rendah Rp38 ribu dari Jawa Tengah, Rp64 ribu dari Jawa Timur, dan Rp106 ribu dari Jawa Barat.

Padahal, menurut survei Aliansi Buruh Yogyakarta (ABY), jumlah rasional agar buruh dan keluarganya bisa hidup layak berada di kisaran Rp2,3 juta hingga Rp2,6 juta.

5. Tetapi warganya hidup Bahagia

Instagram/imam_hi


Meski angka kemiskinan tinggi dan upahnya rendah, masyarakat DIY tergolong orang yang "nerimo", terbukti dari indeks kebahagiaannya.

Menurut data BPS, Yogyakarta menduduki peringkat ke-8 sebagai provinsi paling Bahagia se-Indonesia. Selain itu, angka harap hidupnya tertinggi di Tanah Air, yaitu 74 tahun. Padahal, angka harapan hidup nasional berada di usia 71 tahun.

Ternyata cara pandang masyarakat Yogyakartalah yang membuat mereka Bahagia dan panjang umur di tengah kekurangan materi. Mereka dikenal lebih mengutamakan kebersamaan, keharmonisan, dan mengesampingkan pentingnya materi.

Meski data menyebutkan masyarakat Yogyakarta relatif sudah Bahagia, bukan berarti mereka tidak perlu sejahtera.

Sudah selayaknya pembangunan di daerah ini difokuskan untuk mengurangi angka kemiskinannya.

Semoga berbagai proyek besar, seperti aerocity dan aerotropolis, yang sudah direncanakan mampu membahagiakan sekaligus menyejahterakan warga Yogyakarta.[] 

Editor: Sugeng Wahyudi

berita terkait

Image

News

Susur Sungai Sempor

Jadi Polemik, Tersangka Kasus Susur Sungai Memang Ingin Digundul dan Pakai Baju Tahanan

Image

News

Susur Sungai Sempor

Anak dan Istri Tersangka Kasus Susur Sungai Alami Bullying, Takut Ketemu Orang sampai Diungsikan

Image

News

Bantahan Wali Kota Yogyakarta Soal Jatah Setengah Persen, Rp150 Juta, dan Keterlibatan Istrinya

Image

News

Wakil Ketua Komisi X Tolak Wacana Penghapusan Ekskul Pramuka di Sekolah

Image

News

Susur Sungai Sempor

Duo Penyelamat Siswa SMPN 1 Turi yang Hanyut Terima Penghargaan

Image

News

Susur Sungai Sempor

Kegiatan Susur Sungai yang Tewaskan 10 Siswi Baru Diusulkan H-1 via Grup WA

Image

News

Susur Sungai Sempor

Pengakuan Pembina Pramuka Tersangka Susur Sungai, Ada yang Tinggalkan Siswa untuk Transfer Uang

Image

News

Susur Sungai Sempor

Jadi Tersangka, Pembina Pramuka SMPN 1 Turi Dapat Bantuan Hukum

Image

News

Susur Sungai Sempor

Polisi Tetapkan Dua Tersangka Baru Kasus Siswa SMPN 1 Turi yang Hanyut Saat Susur Sungai

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Gelar Konsultasi dan Pengobatan Gratis, Satgas Yonif R 300 Wujudkan Papua Sehat

"Berbagai keluhan kesehatan itu sering terjadi di wilayah Papua khususnya Distrik Waris,"

Image
News

Polisi Tangkap Jebolan The Voice Indonesia Akibat Aniaya Ibu Kandungnya

"Menurut keterangan para saksi, memang kejadian ini sudah sering dan dilakukan terus oleh pelaku terhadap ibu kandungnya,"

Image
News

Persiapkan Diri, Ini 7 Golongan Manusia yang Akan Selamat dari Siksa Kubur

Siksa kubur merupakan suatu hal yang harus kita yakini kebenarannya sebagai kaum yang beriman

Image
News

Kapolda Sumut: Tak Ada Tempat Bagi Penjahat

tidak ada toleransi (zero tolerance) untuk kejahatan narkoba, toto gelap, begal, pencurian dengan pemberatan, dan pencurian

Image
News

Kasad Pimpin Rapim TNI AD Tahun 2020 di Mabesad

Rapim TNI AD tahun ini diikuti oleh 834 orang,

Image
News

MA: Larangan Foto dan Rekam saat Sidang Demi Lancarnya Persidangan

"Sidang itu sakral, tidak boleh mengganggu jalannya persidangan,"

Image
News

KPK Geledah Rumah Adik Ipar dan Ibu Mertua Buronan Nurhadi di Jawa Timur

dari hasil penggeledahan di kediaman mertua Nurhadi tersebut, KPK mengamankan sejumlah dokumen dan bukti elektronik.

Image
News

Polisi Selidiki Mayat Laki-Laki di Hotel Tokyo Banjarmasin

"Korban ditemukan sudah meninggal dunia saat berada di kamar nomor 334 Hotel Tokyo,"

Image
News

Polri Akan Tindak Tegas Anggota Yang Tidak Jaga Netralitas di Pilkada 2020

"Pak Kapolri pernah bilang netralitas adalah sebuah dan menjadi kewajiban anggota polri

Image
News

Dapat Ikut Pilkada 2020, Mabes Polri Klaim Mantan Pati Polri Tak Dapat Intervensi Kepolisian Lagi

mantan perwira tinggi (Pati) Polri dapat mengikuti dan menjadi kandidat dalam Pilkada Serentak 2020.

terpopuler

  1. Bantah Terima Rp7,5 M, Rano Karno: Seluruh Lalu Lintas Keuangan Diatur oleh Agus Uban

  2. Rumah Langganan Terendam Air, Deretan Artis Ungkapkan Kekecewaan Hadapi Banjir Jakarta

  3. Chef Rendy Berikan Tips Bikin Nasi Goreng yang Lezat di Rumah

  4. Jakarta Dikepung Banjir, Tengku Zulkarnain: Baru di Era Anies, Gubernurnya Dibully Habis-habisan

  5. Jokowi: Ini Sudah Menjalar ke Banyak Negara, Tiongkok, Korsel,  Jepang, Iran, Italia, Semua Keputusan Harus Hati-hati

  6. 5 Artis yang Pernah Boyong Pegawainya Berangkat Umrah

  7. Selidiki Kerusakan Lingkungan yang Dilakukan Anies, Komrah Kerahkan Ahli Kumpulkan Sampel di Monas

  8. Anies Baswedan Turunkan Jabatan Kelik dari Kepala Dinas Jadi Anggota TGUPP

  9. Sepucuk Surat untuk Anies Baswedan dan Bank DKI dari Ahli Waris The Tjin Kok

  10. Begal Kembali Beraksi di Cempaka Putih, Kali ini Korbannya Pegawai Pemprov DKI

fokus

Hutan Kecil Terarium
Target SDGs
Catatan 100 hari Jokowi-Ma'ruf Amin

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Memimpin Tanpa Menyalahkan

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Banjir Jakarta Menghanyutkan Elektabilitas Anies Baswedan?

Image
Achmad Fachrudin

Politik Dinasti, Oligarki dan Anomali Demokrasi

Image
Ujang Komarudin

Agama dan Pancasila

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Literasi

Kala Buku, Akses dan Minat Baca Orang Indonesia Belum Sinkron

Image
Gaya Hidup

Literasi

Kepala Perpusnas: Budaya Baca Bangsa Indonesia Tidak Rendah

Image
Gaya Hidup

Literasi

Rakornas Perpusnas, Penguatan Budaya Literasi Wajib untuk SDM Indonesia Unggul

Sosok

Image
News

5 Fakta Penting Maruli Simanjuntak, Komandan Paspampres Menantu Luhut Pandjaitan

Image
News

5 Fakta Karier Rian Ernest, Politisi Muda PSI yang Maju di Pilkada Batam 2020

Image
News

Tewas Saat Luncurkan Roket Buatannya, Ini 6 Fakta Menarik Penganut Bumi Datar Mike 'Mad' Hughes