image BI
Login / Sign Up

Dulu, Betapa Primitifnya Lindungi Masyarakat dari Bencana Alam

Maidian Reviani

Image

Petugas berupaya mengevakuasi jenazah korban bencana gempa dan likuefaksi yang ditemukan di reruntuhan bangunan di Kelurahan Balaroa, Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (30/10/2019). Petugas Basarnas dan Pemadam Kebakaran Kota Palu berhasil mengevakuasi tujuh jenazah korban gempa dan likuefaksi. Dari ketujuh korban, dua diantaranya berhasil dikenali dan diambil oleh pihak keluarga sementara lima lainnya dimakamkan di pemakaman massal. | ANTARA FOTO/Mohamad Hamzah

AKURAT.CO, Kepala BNPB Doni Monardo menyematkan rompi Juragan pertama kepada tiga orang pada malam jelang peluncuran Keluarga Tangguh Bencana di Pasie Jantang, Aceh Besar, Aceh.

Penerima rompi Juragan tersebut, yaitu Kepala BMKG Dwikorita Karnawati, Bupati Aceh Besar Mawardi Ali dan Wali Nanggroe Aceh, yang diwakili oleh Teuku Kamaruzzaman.

Penyematan rompi menjadi simbol pencanangan penggiat atau juru keluarga tangguh bencana, disingkat Juragan. Para penerima rompi merepresentasikan pihak-pihak yang dapat berperan untuk mengantarkan keluarga di Indonesia menjadi keluarga tangguh bencana.

baca juga:

Doni menegaskan bahwa membumikan keluarga tangguh bencana atau katana merupakan tugas bersama. Penta helix, pemerintah, pakar-akademisi, dunia usaha, masyarakat dan media massa memiliki masing-masing peran untuk mengakselerasi terwujudnya keluarga tangguh.

"Urusan bencana tidak bisa dibebankan pada satu unsur saja karena bencana adalah urusan bersama," ujar Doni melalui pernyataan tertulis.

Doni menambahkan bahwa selama lima tahun ke depan, dia berharap program ini bisa menyentuh seluruh keluarga di Indonesia.

"Ke depan, program penanggulangan bencana juga akan menjadi kurikulum baru di dunia pendidikan di Indonesia sehingga nanti penanggulangan bencana bisa paralel dari keluarga dan bangku sekolah," kata Doni.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati berpesan Indonesia terus berproses dalam meningkatkan sistem peringatan dini gempa dan Tsunami.

"Dahulu kita hanya mempunyai dua sensor di wilayah Aceh dan setelah belajar dari peristiwa Tsunami Aceh, kita menambah menjadi 13 sensor," ujar Dwikorita.

Dwikorita mengilustrasikan saat itu BMKG hanya memiliki dua sensor untuk mendeteksi gempa di enam juta kilometer wilayah Indonesia. Kemudian, para petugas masih menggunakan alat yang sangat sederhana seperti penggaris dan jangkar untuk membuat perhitungan titik episenter gempa.

"Betapa primitifnya kita melindungi masyarakat," kata Dwikorita.

Empat tahun setelah peristiwa Tsunami Aceh 2004, BMKG berbenah untuk meningkatkan dan membangun sistem peringatan dini gempa dan Tsunami. Dwikorita menyampaikan bahwa sebanyak 170 sensor terpasang untuk memantau seluruh wilayah Indonesia.

Sehubungan dengan katana, Dwikorita berpesan untuk pentingnya membangun kesiapsiagaan bencana. Menurutnya gempa tidak hanya dipicu oleh pergerakan lempeng tetapi juga pergerakan sesar di darat.

"Katana penting bagaimana kita menyiapkan sebelum kejadian gempa, apa yang harus disiapkan. Cek bangunan rumah kita apakah cukup kuat," kata Dwikorita.

Dalam beberapa kajian paleotsunami, Dwikorita mengutip Profesor Ron Harris dari Universitas Brigham Young terkait jargon 20-20-20. Jargon tersebut sangat spesifik seperti untuk wilayah Pacitan, namun Dwikorita berpesan untuk keluarga tetap bersiaga. Apabila sudah terasa goncangan gempa selama 10 detik, ini pun bisa menjadi peringatan untuk segera mengevakuasi keluarga.

Dwikorita mencontohkan Tsunami milineal dengan karakter yang di luar perhitungan manusia. Belajar dari gempa dan Tsunami Palu, ia mengatakan bahwa dalam 2 menit Tsunami telah tiba.

Dalam acara Jelang Peluncuran Program Katana, BNPB menghadirkan dua keluarga yang memiliki pengalaman yang berbeda saat Tsunami Aceh 2004 menerjang negeri rencong ini. Yang membedakan dari pengalaman dua keluarga tersebut, satu keluarga tidak memiliki pengetahuan mengenai apa itu Tsunami, sedangkan keluarga lain telah memiliki pengetahuan dan memahami bagaimana merespon apabila terjadi gempa dan Tsunami.

Katana ini merupakan bagian dari Desa Tangguh Bencana dengan sasaran prioritas masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana. Program yang akan diimplementasikan pada tahun 2020 ini diharapkan mampu untuk meningkatkan keselamatan dan ketangguhan keluarga dalam menghadapi kemungkinan atau potensi bahaya.

Sementara itu, kunci Katana adalah keterlibatan multi pihak atau kemitraan lintas sektor. Katana bukan milik BNPB tetapi program bersama baik di pemerintahan maupun pemangku kepentingan lain. Komponen untuk membangun keluarga yang tangguh menyasar pada tahapan kesadaran risiko bencana, pengetahuan serta keberdayaan. Keberdayaan memiliki makna setiap individu maupun kita sebagai anggota keluarga mampu menyelamatkan diri sendiri, keluarga dan warga sekitar.

Hari ini, Minggu, 8 Desember 2019, program Katana secara resmi diluncurkan BNPB. Kepala BNPB meresmikan Katana di hadapan para multi pihak, pemerintah, dunia usaha, akademisi-pakar, masyarakat dan media massa. []

Editor: Siswanto

berita terkait

Image

News

Banjir Rendam Tujuh Desa di Tapanuli Tengah, Satu Orang Dikabarkan Hilang

Image

News

Gempa 7,7 Magnitudo Hantam Wilayah Karibia, Picu Peringatan Tsunami

Image

Olahraga

Olimpiade Tokyo 2020

Jepang Gelar Simulasi Hadapi Bencana untuk Warga Asing

Image

News

Soal Edaran Pelaksana Tugas Gubernur Aceh, Fachrul Razi: Sudah Ada Qanun Syariah

Image

News

KKP dan Perinus Berdamai Soal KJA Sabang, FNI: Proses Hukum Harus Jalan Terus

Image

News

Enam Kecamatan di Bandung Barat Masih Terendam Banjir

Image

News

Cina Kekurangan Stok, BNPB Kirim Bantuan 10 Ribu Masker Buat WNI Besok

Image

News

Usai Dipukuli Sampai Pusing, Wartawan LKBN Antara Diperiksa Polisi Aceh

Image

News

Kalimantan Timur Minim Ancaman Bencana, Doni: Ada Potensi Gempa Bumi, Tapi di Bawah Lima

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News
Wabah Corona

Tidak Pernah ke China, Pria Jepang Terjangkit Virus Corona

Total di Jepang sejauh ini menjadi enam kasus.

Image
News

Pemakzulan Trump: Tim Kuasa Hukum Akhiri Argumen di Tengah Mencuatnya Pengakuan Bolton

Penasihat Gedung Putih menyerukan para senator untuk "mengakhiri pemakzulan untuk selamanya"

Image
News

Wabah Virus Corona Meningkat: Otoritas AS Kebut Pengembangan Vaksin

Departemen Kesehatan Maryland melaporkan bahwa seorang penduduk negara bagian sedang diuji menggunakan vaksin ini

Image
News

Diancam Dipolisikan, Anies Stop Revitalisasi Monas

Pengerjaan diberhentikan sementara sampai waktu yang belum ditentukan.

Image
News

Dua Buah Arca Ditemukan di Lokasi Penggalian untuk Kotoran Sapi, di Sleman

Kedua arca tersebut saat ini sudah dibawa oleh petugas Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB)

Image
News
Wabah Corona

Ilmuwan Australia Ciptakan Virus Baru untuk Bantu Melawan Wabah Corona

Tercatat ada hampir 6.000 kasus yang terkonfirmasi dengan 132 jumlah kematian

Image
News

Ini Kronologis Security Pom Bensin Pos Pengumben Terbakar Dalam Gudang Genset

Korban awalnya ikut memadamkan api.

Image
News

Security Pom Bensin Pos Pengumben Terbakar di Ruangan Genset

Korban mengalami luka bakar cukup serius di sekujur tubuhnya.

Image
News

Donald Trump Presentasikan Rencana Perdamaian Timur Tengah, Caplok Yerusalem untuk Israel

Rencana perdamaian itu juga menyebut tidak ada warga Israel, maupun Palestina yang diusir dari rumah mereka

Image
News

Buntut Penggundulan Monas, Inspektorat Diminta Turun Tangan Gelar Audit

Pemprov DKI harus bisa menjelaskan secara gamblang kepada masyarakat.

terpopuler

  1. Sampai Berujung Penjara, ini 5 Artis Tanah Air yang Pernah Terlilit Utang

  2. Rachland: Kapolri Adalah Reserse Kawakan, Mestinya Tawarkan Bantuan Kepada KPK Mencari Harun Masiku

  3. Miliki Kekayaan Rp60 T hingga Klaim Prabowo Jadi Anggota, 5 Fakta Kerajaan King of The King di Tangerang

  4. Ilmuwan Hong Kong: Jumlah Korban Terjangkit Virus Corona di China Kemungkinan 30 Kali Lebih Tinggi

  5. Sarita Abdul Mukti Bayar Utang Rumah Hingga Rp30 Miliar, Faisal Harris Langsung Ngamuk

  6. Penyelidikan Jatuhnya Helikopter yang Tewaskan Kobe Bryant, Otoritas Sebut Tidak Ada Kotak Hitam

  7. Institusi Negara Banyak Diisi Perwira Polri Aktif, PB HMI: Ini Darurat Orde Baru

  8. Penelitian Baru Menemukan Stres dapat Membuat Rambut Jadi Beruban

  9. Nekat Lanjutkan Revitalisasi Monas, Anies Baswedan Bakal Dipolisikan

  10. Pernah Merasakan Tuduhan Sama Kasus Bank Century, SBY: Tak Perlu Ada Gerakan 'Turunkan Jokowi'

fokus

Universal Health Coverage
Menyambut Shio Tikus Logam
Toleransi vs intoleransi

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Nilai Strategis Kampus Merdeka dan Magang

Image
Abdul Aziz SR

Pemerintah, Untuk Apa dan Siapa?

Image
Achmad Fachrudin

Babak Baru Suksesi Wagub DKI

Image
UJANG KOMARUDIN

Negeri Darurat Korupsi

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Literasi

Rakerpus Perpusnas: Penguatan Indeks Literasi untuk SDM Indonesia Unggul

Image
Video

VIDEO Jejak Sepotong Roti Jakarta

Image
Sea Games

Milos Sakovic

"Polo Air Indonesia Butuh Liga dan Banyak Turnamen"

Sosok

Image
News

Hadiri Rapat hingga Tinjau Kapal Selam, 8 Potret Kompak Jokowi dan Prabowo Saat Kerja Bareng

Image
News

Bikin Heboh karena Sambut Turis China di Bandara, 5 Fakta Penting Gubernur Sumbar Irwan Prayitno

Image
News

Terjerat Kasus Penipuan hingga Batal Jadi Dirut Transjakarta, 5 Fakta Penting Donny Saragih