image jamkrindo umkm
Login / Sign Up

Dukung Inpres Jokowi, Menteri Diminta Tak Seenaknya Buat Regulasi Baru

Siswanto

Image

Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Mardani H. Maming | Dokumentasi Hipmi

AKURAT.CO, Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Mardani H. Maming mendukung langkah Presiden Joko Widodo menandatangani Instruksi Presiden  Nomor 7 Tahun 2019 tentang Percepatan Kemudahan Berusaha.

Meski demikian, Maming meminta agar tak ada lagi kementerian yang seenaknya membuat regulasi-regulasi baru yang menghambat kecepatan tumbuhnya dunia usaha.

“Kami tentunya di HIPMI senang sekali dengan Inpres ini. Kami akan bantu pemerintah sosialisasikan,” ujar Maming dalam keterangan tertulis, hari ini.

baca juga:

Seperti diketahui, Presiden menyebutkan alasan penerbitan Inpres ini dalam rangka percepatan kemudahan berusaha guna mendorong peningkatan investasi, peningkatan pertumbuhan ekonomi, dan penyediaan lapangan kerja. Inpres ini ditujukan kepada para Menteri Kabinet Indonesia Maju; Sekretaris Kabinet; Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia; Jaksa Agung Republik Indonesia; dan para Kepala Lembaga Pemerintah Non Kementerian.

Kepada Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal, Presiden Jokowi menginstruksikan untuk mengkoordinasikan langkah-langkah perbaikan yang diperlukan dalam rangka peningkatan peringkat "Ease of Doing Business;" melakukan evaluasi pelaksanaan perizinan berusaha.

Kepala BKPM juga diminta memberikan fasilitas investasi yang dilakukan dan diberikan oleh kementerian atau lembaga; menyampaikan rekomendasi hasil evaluasi sebagaimana dimaksud kepada menteri atau kepala lembaga; dan memfasilitasi dan memberikan layanan kepada pelaku usaha dalam pengurusan perizinan berusaha dan pemberian fasilitas investasi.

Maming mengimbau agar semua kementerian dan lembaga legowo sebagian kewenangannya diambil oleh Presiden dan diserahkan kepada BKPM.

“Kementerian dan lembaga harus legowo, sebab ini Instruksi Presiden. Dan Presiden tidak asal memberi Instruksi. Tentu ada alasan yang jelas. Selama dengan berserakannya perizinan dimana-mana malah membuat investor dan dunia usaha kesulitan memulai usahanya. Kita makin kalah cepat dari negara-negara lain,” ujar Maming.

Maming mengingatkan agar setelah Inpres ini terbit, kementerian lain tak ada lagi seenaknya mengeluarkan regulasi-regulasi baru bermunculan.

“Yang akhirnya ujungnya manifestasi baru dari perizinan di berbagai kementerian. Jangan ada lagi ‘kreatifitas-kreatifitas’ di kementerian dan lembaga yang membuat pengusaha menjadi tersandra ulang dengan ketidakpastian. Sudahlah, praktik-praktik begitu sudah ketinggalan zaman,” kata Maming.

Sebagaimana diketahui, kepada menteri atau kepala Lembaga, Presiden Jokowi juga menginstruksikan untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan sesuai tugas, fungsi, dan kewenangan masing-masing untuk.

Mereka diminta mengidentifikasi dan mengkaji peraturan perundang-undangan yang dinilai menghambat kemudahan berusaha dan investasi di masing-masing kementerian atau lembaga.

Selanjutnya, mengurangi jumlah, penyederhanaan prosedur dan persyaratan, serta percepatan penerbitan perizinan berusaha, melalui perubahan atau pencabutan peraturan perundang-undangan yang mengatur mengenai perizinan berusaha di masing-masing kementerian atau lembaga.

Maming mengatakan Indonesia saat ini harus memperbaiki kemudahan berusahanya. Sebagaimana diketahui peringkat EODB Indonesia sempat membaik. Semula peringkat EODB Indonesia berada di peringkat 129 dari 190 negara. Kemudian, naik berada di peringkat ke-73 pada 2018. Lalu stagnan diposisi tersebut pada 2019. []

Editor: Siswanto

berita terkait

Image

News

Rapat di Semarang, Tito Tekankan Lagi Dana Desa Ditransfer Langsung ke Rekening Desa

Image

Olahraga

Piala Dunia FIBA 2023

Jelang Piala Dunia Basket, Jokowi Minta Bentuk Timnas yang Tangguh

Image

News

Jokowi Ingin Indonesia Mampu Lampaui Negara Tetangga

Image

News

Kaesang Diprotes Gegara Kritik Cara Melamar Kerja: Jangan Lihat Lamaran, Tapi Lihat Skill Dong, Ngeremehin Banget Mas

Image

News

Lawyer Pengancam Penggal Jokowi: dengan Pembelaan dari Kami Nanti, Insyaallah Bisa Bebas

Image

News

Survei Indo Barometer, Rustam: Tafsiran Politiknya Sampai Hari Ini Elektabilitas Prabowo Bisa Tetap Tinggi Jika Nyapres, Sedangkan Anies Melorot

Image

Ekonomi

Teten Masduki Masuk 10 Besar Menteri Kinerja Memuaskan

Image

News

Sikap 'Netral' PAN, Pengamat: Itu Upaya Agar Dilamar, Tidak Melamar

Image

News

100 Hari Kinerja Jokowi, Indo Barometer Sebut 70 Persen Masyarakat Puas

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Wapres Ingin Sertifikasi Khatib, PBNU: Sah-sah Saja Asal Tak Mengekang

tetapi tidak bisa kalau sertifikasi itu dijadikan alat untuk membatasi atau mengekang dakwah

Image
News

Demokrat NTT Dukung AHY Jadi Ketum di Kongres 2020

kami sudah sepakat akan mendukung dan mengusung bapak AHY menjadi Ketua Umum Partai Demokrat dalam kongres nanti

Image
News

Diduga Terlibat Bentrokan di Jalan Pemuda, Polisi Tangkap Sepuluh Orang

Kami mengamankan sepuluh orang, dibawa dalam ambil untuk dimintai keterangan

Image
News

Kedatangannya ke UMY Disambut Demo, Ganjar Tetap Buka Dialog dengan Mahasiswa

Pembangunan Bendungan Bener di Purworejo yang dipermasalahkan warga turut mahasiswa tanyakan kepada Ganjar

Image
News

Kericuhan di Jalan Pemuda, Saksi Mata: Ada Letusan Senpi

Ada suara letusan senjata api beberapa kali

Image
News

Tuntut Pembentukan Pansus Jiwasraya, Sejumlah Massa Merangsek Masuk Gedung DPR

pihaknya menuntut pembentukan Pansus Jiwasraya Gate karena menduga dananya dipakai untuk kepentingan politik tertentu

Image
News

Komisaris PT. Pool Advista dan Dirut PT. Pinnacle Persada Diperiksa Kejagung Terkait Kasus Jiwasraya

Hari menjelaskan bahwa dari 12 saksi yang diperiksa, 5 orang saksi diantaranya merupakan pemeriksaan lanjutan

Image
News

Pria 46 Tahun Tewas Terduduk di Kamar Mandi

Saat itu ditemukanlah korban yang dalam keadaan sudah meninggal dalam keadaan duduk telungkup di dalam kamar mandi

Image
News

Pria Pemukul Kucing Ditetapkan Tersangka, Besok Langsung Disidang

Kepada penyidik, RH mengaku nekat memukul kucing lantaran kesal pot bunga miliknya dikotori

Image
News

Polda Metro Bongkar Home Industri Kosmetik Ilegal di Depok

Home industri ini sudah produksi sejak 2015 silam. Namun, produknya baru ramai digunakan oleh masyarakat sekitar tahun 2019 lalu

terpopuler

  1. Hendrawan: Di Indonesia, Perak Olimpiade Dianggap Gagal

  2. Pramono Anung: Jujur Ya, Anak Saya Tak Pernah Daftar Maju Calon Bupati, Tetapi Partai Memintanya

  3. Wow! Potret Cristiano Ronaldo yang Bikin Milanisti Gusar Ini di-Like 6 Juta Lebih

  4. 14 Tahun Berlalu, Begini Kabar Terbaru 5 Pemeran Utama Drama Princess Hours

  5. Rayakan Kebebasan, Kisah Perempuan Arab Saudi Merokok di Depan Publik

  6. Mendadak Banget, Ini 5 Fakta Meninggalnya Ashraf Sinclair

  7. Nama-nama Berhala yang Mengitari Ka'bah Sebelum Islam Datang

  8. Raul Lemos Tegaskan Tak Pernah Kunjungi dan Utus Orang ke PA Jakarta Selatan

  9. 5 Pemimpin Negara Paling Populer di Dunia Versi Gallup, Angela Merkel di Posisi Satu

  10. #RingkusAlfianTanjung Trending Topik, Muannas: Ternyata Berkali-kali Terjerat Proses Hukum Tidak Membuat Jera

fokus

Hutan Kecil Terarium
Target SDGs
Catatan 100 hari Jokowi-Ma'ruf Amin

kolom

Image
Girindra Sandino

Tujuh Analisa dan Persoalan Urgen Pilkada 2020

Image
Abdul Aziz SR

Menanti Kebangkitan PPP

Image
Achmad Fachrudin

Paska Penolakan Pemulangan Mantan ISIS

Image
Hasan Aoni

PETIR

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Bintangi Get Married Series, Prilly Latuconsina Ragu Tak Bisa Seperti Nirina Zubir

Image
Gaya Hidup

Literasi

Rakerpus Perpusnas: Penguatan Indeks Literasi untuk SDM Indonesia Unggul

Image
Video

VIDEO Jejak Sepotong Roti Jakarta

Sosok

Image
News

Ceritakan Kisah Perjalanan Psikologi di Mako Brimob, 5 Fakta Menarik Buku 'Panggil Saya BTP'

Image
News

20 Tahun Berkarier hingga Jadi Direktur Freeport, 5 Fakta Penting Claus Wamafma

Image
News

Angkat BTP Jadi Bos Pertamina hingga Pecat Dirut Garuda, 5 Kinerja Erick Thohir Ini Sukses Curi Perhatian