Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Komisi II Berbeda Pendapat dengan Bawaslu Soal Sentra Gakkumdu

Oktaviani

Komisi II Berbeda Pendapat dengan Bawaslu Soal Sentra Gakkumdu

Wakil Ketua Komisi II DPR RI Arwani Thomafi dalam Diskusi Dialektika Demokrasi di Kompleks Parlemen MPR/DPR-DPD, Senayan, Jakarta, Kamis (14/11/2019). Diskusi tersebut membahas tema 'Akankah Pemilihan Kepala Daerah Dikembalikan ke DPRD?'. Diskusi tersebut membahas tema 'Akankah Pemilihan Kepala Daerah Dikembalikan ke DPRD?'. Selain itu diskusi tersebut juga membahas pelaksanaan pilkada yang memakan biaya tinggi dan tidak efisien. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) tengah mengkaji sistem penegakan hukum pidana pemilu yang baru untuk Pemilu 2024. Salah satunya rencana penghapusan Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) yang terdiri dari Bawaslu, Kejaksaan Agung, dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

Anggota Komisi II DPR F-PPP Arwani Thomafi mengatakan, mestinya hal-hal yang menjadi titik penting untuk membongkar pelanggaran pada Pemilu jangan sampai dihilangkan. Padahal lembaga seperti Gamkkumdu harus lebih dimaksimalkan.

"Seharusnya hal-hal yang menjadi titik penting di dalam selama ini kita mampu membongkar atau melihat secara detail pelanggarannya. Jadi justru jangan sampai kita hilangkan," kata Thomafi di kawasan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Sabtu (7/12/2019).

Meski begitu, pihaknya segera meminta penjelasan lebih lanjut terkait rencana penghapusan Sentra Penegakkan hukum dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP).

"Kemarin kita sudah rapat bersama. Memang ada yang mengatakan justru dengan adanya Gakkumdu itu ada meja-meja birokrasi yang terlalu panjang, mungkin itu menjadi pertimbangan," ungkapnya.

"Mungkin minggu depan ya nanti pasti akan dibahas dalam rapat," pungkasnya.

Perlu diketahui, Abhan menjelaskan usulan itu muncul dari pengalaman Bawaslu pada Pemilu 2019. Banyak kasus yang sudah diputus Bawaslu untuk masuk jalur pidana, tetapi berhenti di Gakkumdu karena unsur kejaksaan dan kepolisian merasa enggan melanjutkan.

Contoh pelanggaran Pemilu 2019 yang berhenti di tangan Gakkumdu adalah kasus iklan Paslon 01 Jokowi-Ma'ruf di media cetak.

Saat itu Bawaslu menetapkan kampanye Paslon 01 melanggar peraturan karena dilakukan di luar masa kampanye di media massa. Namun kasus itu dihentikan setelah unsur kepolisian dan kejaksaan Gakkumdu berbeda pendapat dengan Bawaslu.

"Ada cukup banyak, ada yang sudah kita mati-matian pengumpulan alat bukti, tapi di penyidik enggak bisa berlanjut. Ada cukup banyak," kata Abhan. []

baca juga:

Editor: Ainurrahman

berita terkait

Image

News

5 Fakta Penting Orient P Riwu Kore, Bupati Sabu Raijua Terpilih yang Diduga WNA

Image

News

Hamdan Zoelva: Bawaslu Berhak Mendiskualifikasi Paslon yang Terbukti Lakukan Pelanggaran TSM

Image

News

FOTO Mendagri, Bawaslu dan KPU Rapat Kerja dengan Komisi II

Image

News

Didiskualifikasi, Eva Dwiana dan Deddy Amarullah Gugat Bawaslu Lampung

Image

News

Yusril: Putusan Bawaslu dan KPU Bandar Lampung Sudah Berkekuatan Hukum

Image

News

Bawaslu Malut Siap Beri Keterangan di Sidang MK Terkait Gugatan Paslon

Image

News

Bappilu Minta Bawaslu NTB Jangan Ragu Diskualifikasi Paslon Curang

Image

News

Anggota Bawaslu Rahmat Bagja Positif Covid-19

Image

News

Bawaslu Catat 84 Kasus Pelanggaran Pilkada Tangsel, Satu Pelanggar Masuk Bui

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Oknum PNS Bakar Kantor Bupati Kabupaten Bireuen Aceh Gegara Sakit Hati

Fadilah mengatakan peristiwa kebakaran itu terjadi sekitar pukul 09.30 WIB.

Image
News

Polisi Tangkap Dua Pengedar Sabu di Palembang

Penangkapan dua kurir narkoba berkat laporan masyarakat.

Image
News

Penyelewengan Dana Investasi, Kejagung Periksa Direksi BPJS Ketenagakerjaan

Saksi yang diperiksa adalah AN selaku Direktur Pengembangan Investasi BPJS TK

Image
News

Ribuan Guru di Solo Terima Vaksin Covid-19

Sebanyak 3.200 tenaga pendidik atau guru di Kota Surakarta menerima vaksinasi Covid-19 secara serentak

Image
News

Jangan Panik, Corona B117 Belum Masuk Sumatera Utara

Aris mengimbau agar masyarakat Sumut tetap menerapkan 5M.

Image
News

Cirebon Panen Raya di 3 Kecamatan, Kementan Optimis Ketahanan Pangan Terjaga

Sebanyak 3 kecamatan melakukan panen raya, yaitu Kecamatan Lemahabang, Sedong Kidul dan Susukanlebak

Image
News

Pandemi Covid-19 Tingkatkan Angka Kemiskinan

Angka kemiskinan di Pamekasan bertambah 6,98 ribu jiwa dibanding tahun sebelumnya.

Image
News

Gagal Perbesar Penis, Koki di Thailand ini Bunuh Diri

Disebutkan juga bagaimana setelah operasi, penis Nai justru membengkak, dan bentuknya tidak sesuai dengan apa yang diidamkannya

Image
News

Pemkab Gresik Vaksinasi Covid-19 ke Sopir Angkutan Umum

Sopir angkutan umum dijadikan sebagai salah satu sasaran vaksinasi Covid-19 karena sehari-hari mereka berinteraksi langsung dengan warga.

Image
News

5 Orang ini Dinobatkan Jadi Ibu Tertua di Dunia, Lansia 74 Tahun Lahirkan Bayi Kembar

Meski berusia di atas 70 tahun, wanita-wanita ini mampu melahirkan anaknya dengan selamat

terpopuler

  1. Sudah 2 Tahun Masuk Penjara Karena Narkoba, Begini Kondisi Terkini Zul Vokalis Zivilia

  2. Yakin Moeldoko Lepas Jabatannya, Denny Siregar: Dia Punya Harga Diri Kok

  3. Pemerintah Ingin Impor Beras 1 Juta Ton, Anggota DPR: Jangan Terus Sandiwara!

  4. Sering Dakwah Di Tahanan, Retno Kaget Zul Zivilia Dipanggil Guru Oleh Para Napi

  5. Ditinggal Suami Karena Zul Zivilia Masuk Penjara, Ini Sumber Uang Retno Paradinah

  6. Masyarakat yang Tolak Vaksin COVID-19 Terancam Dihentikan Pemberian Bantuan Sosialnya

  7. Mantan Ketum GMKI Dorong Presiden Copot Moeldoko Buntut Manuver Politiknya

  8. 5 Fakta Menarik Nadya Arifta, Wanita yang Diduga Kekasih Baru Kaesang Pangarep

  9. Murah dan Terkenal, ini 6 Mobil MPV Paling Rekomendasi Harga Cuma Rp70 Juta

  10. 7 Pesona Joanina Rachma, Putri KSP Moeldoko yang Baru Menikah

fokus

Info PUPR
Mendorong Pemerataan Ekonomi Secara Digital
Kaleidoskop 2020
Lawan Covid-19

kolom

Image
Ali Zulfugaroghlu, Elnur Elturk

Genosida Khojaly: Kejahatan Terhadap Kemanusiaan

Image
Ujang Komarudin

Takut Mengkritik

Image
Roosdinal Salim

Mimpi atau Realistis Mencapai 20.000 Kampung Iklim di 2024?

Image
Poetra Adi Soerjo

Pemuda Sumbawa Akui Pemikiran Prof Din Syamsuddin Radikal

Wawancara

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Duh! Laki-laki Sering Jadi Tersangka Toxic di Hubungan, Padahal Mah… | Akurat Talk (3/3)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Hubungan yang Tidak Sehat Bisa 'Disembuhkan' | Akurat Talk (2/3)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Toxic Relationship: Ini Salah Aku atau Dia? | Akurat Talk (1/3)

Sosok

Image
News

7 Potret Meilia Lau, Ibunda Felicia Tissue yang Memesona

Image
News

7 Pesona Joanina Rachma, Putri KSP Moeldoko yang Baru Menikah

Image
News

5 Fakta Anas Urbaningrum, Jabat Ketum Partai Demokrat hingga Terjerat Korupsi