Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up
Image

Muhtar S. Syihabuddin

Peneliti Senior RM Politika

Menimbang Pencapresan Airlangga

Munas Golkar

Image

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menyampaikan pidato saat penutupan Musyawarah Nasional (Munas) partai berlogo pohon beringin itu di Jakarta, Kamis (5/12/2019). Munas Partai Golkar 2019 ini memutuskan Airlangga Hartarto kembali terpilih secara aklamasi sebagai ketua umum untuk periode 2019-2024. | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

AKURAT.CO, Kesuksesan Munas Golkar 2019 menjadi jembatan emas bagi Airlangga Hartarto menuju posisi lebih tinggi. Jembatan emas ini setali tiga uang dengan pentingnya stabilitas politik nasional yang nota bene dipengaruhi oleh stabilitas Golkar.

Golkar adalah partai besar dan senior dengan rekam jejak kader yang tersebar di setiap lini kehidupan berbangsa dan bernegara. Sebagai partai yang pernah berkuasa puluhan tahun selama orde baru sekaligus menjadi papan atas pasca reformasi bergulir.

Prestasi Golkar pasca reformasi belum bisa mengulang sejarah. Tercatat sebagai pemenang pemilu 2004 tapi tidak berhasil mengantarkan kadernya ke puncak rumpun eksekutif. Kalaupun waktu itu JK terpilih sebagai wapres bukan sebagai yang dicalonkan oleh Partai Golkar.

baca juga:

Karenanya menjadi sangat rasional ketika Abu Rizal Bakrie menimbang pencapresan Airlangga di tengah keberhasilan Munas Golkar. Airlangga terbilang berhasil melepaskan diri dari jerat perpecahan pasca pelaksanaan munas.

Adakah Akbar Tanjung yang mengingatkannya untuk mendahulukan pondasi elektoral. Bagi alumni senior HMI ini, tanpa pondasi elektoral, pencapresan bakal membentur ruang hampa. Jangan sampai setiap kali pemilu terjebak pada kerapuhan bangunan partai yang pada gilirannya akan sulit membangun pondasi elektoral.

Reminder Akbar Tanjung sangat terasa mengerem hingar bingar aklamasi. Itu harus tetap dikembalikan pada rel konsolidasi dan jangan sampai terlalu dini mencapreskan Airlangga. Akbar menegaskan sasaran antara paling menentukan dalam proses pencapresan kader Golkar.

Pada sisi lain bursa capres 2024 bertabur bintang. Dari sosok sukses pemimpin daerah sampai mantan capres yang belakangan sudah kawin silang dengan PDIP. Prabowo-Puan bakal kuat dan mantap menjadi kontestan 2024.

Akbar menyadari sejarah Golkar adalah berkuasa dalam setiap rumpun tata negara. Yang tersisa tinggal meraih posisi pertama dalam eksekutif yang sudah digenggam Golkar puluhan tahun.

Lima tahun nanti jadi menarik dan inspiratif bagi insan politik tanah air, mengingat kemunculannya dalam pohon beringin menyimpan banyak pesan, terutama gaya diplomasi jelang Munas Golkar

Airlangga menjadi ketua umum dalam guyuran hujan suara, yang bagi sebagian pengamat tidak terlalu mengejutkan. Pasalnya babak pencalonan pucuk beringin selalu berpihak pada dirinya.

Kompetitor yang digadang-gadang bakal menghambat bisa diantisipasi tepat dan terarah. Dengan memanfaatkan setiap jengkal peran Golkar dalam dinamika politik nasional, plus mengelola konflik internal partai

Puncaknya kala Bamsoet menghentikan diri maju sebagai caketum Golkar. Lewat drama mendebarkan, mengingat sebelumnya tersiar persaingan begitu seru. Meski Bamsoet menjadi Ketua MPR dengan faktor dominan Airlangga, tapi dia tetap saja bergerilya.

Gaya politik Airlangga yang menarik ulur lawan politiknya menjadi point penting menopang dirinya di pucuk pohon beringin. Tarikan pertama dia berikan dengan mendukung total rivalnya dalam bursa Ketua MPR RI.

Tarikan tersebut bagi sementara pengamat dianggap berisiko, mengingat politik tidak sekedar janji. Dia adalah proses dinamis tidak bertepi yang memungkinkan pihak lawan untuk berbalik arah.

Risiko yang ditanggung terasa dalam proses pencalonan Bamspet. Ruang publik merekam manuver tajam dengan mengemas misi menyelematkan partai sebagai amanah kader daerah.

Tapi Airlangga tidak menelikungnya dengan cara konfrontasi. Terdapat momen negosiasi alot melibatkan steak holdet Golkar pada sisi yang ekstrim, karena tidak mudah meyakinkannya di tengah derasnya dukungan pada Bamsoet. Juga menggunakan narasi besar yang nobe bene melibatkan para petinggi negeri ini, termasuk Jokowi.

Susah untuk mengatakan Munas Golkar tidak berdampak pada tatanan pilitik. Beberapa Munas menyisakan bongkahan besar yang membidani partai baru. Alumnus Golkar ini melahirkan partai yang sukses menarik simpati publik. Fenomena NasDem dan Gerindra sudah cukup menjadi bukti bahwa bongkahan itu terbuang sia-sia.

Jangan ada lagi bongkahan sia-sia, lebih baik tetap bersatu dalam konsolidasi partai sehingga bisa meraih sukses seperti 2004. Konsolidasi partai solid pada gilirannya akan memuluskan jalan Airlangga ke istana negara. Beban berat, tapi tetap harus dipikul. 

Editor: Ainurrahman

berita terkait

Image

News

Pilwalkot Pasuruan, Gus Ipul-Mas Adi Dapat Nomor Urut 1

Image

Ekonomi

Perluas Penyaluran KUR UMKM, Pemerintah Gandeng Platform Digital

Image

Ekonomi

Pemerintah Sinergi Dengan Akademisi Dalam Penanganan COVID-19

Image

News

Pilkada 2020

Rawat Demokrasi, BSNPG Minta Semua Pihak Optimis dengan Kesuksesan Pilkada

Image

News

Jelang Musda, Begini Kekuatan Politik Kandidat Ketua DPD Golkar Kota Bekasi

Image

News

DPR RI

DPR: Hingga Kini, Situasi Selama Tahapan Pilkada Masih Terkendali

Image

News

Kerjasama Tim, Inkonsistensi Kebijakan dan Covid-19

Image

News

Dilema Mayoritas-Minoritas dalam Islam

Image

News

Forum Staf DPR RI Fraksi Partai Golkar Salurkan Sembako Covid

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Tubuh Penuh Tato, Guru TK di Prancis Terancam Dikeluarkan

Sylvain, seorang guru Taman Kanak-kanak (TK) dari Essonne, Prancis, terancam kehilangan pekerjaan, gara-gara tato di sekujur tubuh dan wajah

Image
News

Arya Sandhiyudha Terpilih Jadi Komisioner KIP DKI Jakarta 

Satu dari lima kandidat ini adalah adalah pengamat politik internasional Arya Sandhiyudha

Image
News

Alhamdulilah, 1.015 Pasien Positif Covid-19 di Kota Bandung Sembuh

Sembuh, dari total kasus kumulatif COVID-19 hingga kini sudah mencapai 1.152 kasus.

Image
News

Baru Menjabat, PM Jepang Ajak Korea Selatan Kerja Sama Melawan Korea Utara

Hubungan antara Jepang dan Korea Selatan memburuk selama setahun terakhir

Image
News

Pidato di Majelis Umum PBB, Nicolas Maduro Meminta Negara-negara Bersatu Menentang Sanksi AS

Kuba dan Nikaragua adalah dua dari sedikit sekutu Maduro yang tersisa di Amerika Latin

Image
News

Kasus Hoaks Obat Covid-19, Hadi Pranoto Kembali Minta Tunda Pemeriksaan

Permintaan tunda pemeriksaan sudah berkali-kali diajukan

Image
News

Tegas, PBNU Kembali Minta Pemerintah Tunda Pilkada 2020

Eman menyebut selayaknya pemerintah memprioritaskan untuk menuntaskan krisis kesehatan terlebih dahulu.

Image
News

RSUD Kembangan Dapat Bantuan Alat Pembuat Cairan Disinfektan

Alat ini dapat mudah digunakan karena hanya memerlukan air kran 280 ml dengan campuran garam 0,3 gram

Image
News
Wabah Corona

Menteri Kesehatan Inggris: 6.000 Orang Terkena COVID-19 per Hari

Menteri Kesehatan Matt Hancock menyebut, meski angka itu sudah tinggi tetapi masih jauh lebih rendah dari puncak.

Image
News

Pekan Depan Polda Metro Periksa Kejiwaan Tersangka Mutilasi

Sebelum menjalankan tes kejiwaan terhadap kedua tersangka ini, polisi akan melengkapi berkas perkara tersebut

terpopuler

  1. Penjual Roti ini Dibikin Kesal Pembeli, Pesan 12 Boks Ternyata Maksudnya Beda

  2. Diejek Gendut oleh Suaminya, Setelah Kurus Wanita Ini Ajukan Cerai

  3. Curhat Istri Yang Suaminya Dikubur dengan Protokol Covid-19: Suami Saya Hanya Diare

  4. Pilkada Serentak Tetap Digelar, Emil Salim: Sasaran Empuk bagi 'Peluru' COVID-19

  5. Defisit APBN Tembus Rp500,5 Triliun, Rizal Ramli: Lho Kemana Aja Tuh Uang? Payah Amat Sih!

  6. Dipindah ke RSPAD, Begini Kondisi Ketua KPU Arief Budiman

  7. Anies Baswedan Udah Bikin 4 Ribu Sumur Resapan, DPRD DKI: Buat Lebih Banyak Lagi!

  8. Amalan Nabi Yusuf yang Membuat Para Wanita Tergila-gila

  9. Tak Becus Urus Covid-19 DKI, Arief Poyuono Tuding Anies Baswedan Biang Kerok Resesi

  10. 5 Potret Transformasi Almira Tunggadewi Yudhoyono, Putri AHY yang Beranjak Remaja

fokus

Akurat Solusi : Roadmap IHT
Webinar Akurat: Resesi Ekonomi
Tokopedia Dorong Digitalisasi UMKM dan Inklusi Keuangan

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Kerjasama Tim, Inkonsistensi Kebijakan dan Covid-19

Image
Khalifah Al Kays Yusuf dan Tim Riset ALSA

Dampak Kebijakan PSBB Terhadap Hak Pekerja

Image
Dr. Arli Aditya Parikesit

Pandemi COVID-19 dan Bencana Ekologis Planet Bumi

Image
Dr. Abd. Muid N., MA

Dilema Mayoritas-Minoritas dalam Islam

Wawancara

Image
Iptek

Saat Dominasi Kontraktor Besar Masih Kejam

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Ngomongin Hobi Sampai Harga Outfit Fahri Hamzah | Akurat Talk (1/2)

Sosok

Image
News

5 Gaya Kasual Najwa Shihab saat Jadi Host, Kece Abis!

Image
News

5 Potret Harmonis Tantowi Yahya dan Istri, Tetap Kompak di Usia Pernikahan Ke-31 Tahun

Image
News

5 Potret Mentan Syahrul Yasin Limpo Jalankan Tugas, Ikut Bajak Sawah hingga Tanam Bawang