image
Login / Sign Up

Mendagri Tekankan Pentingnya Strategi Pencegahan Karhutla

Muslimin

Image

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian saat rapat perdana dengan Komite I DPD RI di Kompleks Parlemen MPR/DPR-DPD, Senayan, Jakarta, Senin (18/11/2019). Rapat ini membahas masalah utama yakni hubungan antara pemerintah pusat dan daerah.Terutama permasalahan stabilitas keamanan sangat dipengaruhi faktor politik dan pemerintahan. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian menekankan pentingnya pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Hal itu disampaikannya saat menghadiri Rapat Koordinasi Gabungan Tingkat Kementerian/Lembaga tentang Peningkatan Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan di Jakarta, Jumat (6/12/2019).

“Strategi penangannya saya kira yang paling utama adalah mencegahnya jangan sampai terbakar, jadi kita tahu ada tiga tahap (yaitu) pencegahan, kemudian pemandaman, terakhir pemulihan. Nah, di sini kunci utamanya adalah strateginya pencegahan,” kata Tito dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Jumat (6/12/2019).

baca juga:

Menurut mantan Kapolri itu, pencegahan dapat dilakukan secara soft maupun hard dengan kolaborasi maupun sinergi antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.

“Sehingga pencegahan ini bisa dilakukan dengan cara soft dan dengan cara hard. Cara-cara soft, saya kira dengan cara meminta kepada masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan tanah adat yang dua hektar itu. Nah, ini mungkin perlu kita untuk ditinjau kembali, tapi juga harus dibantu masyarakatnya untuk bisa membuka lahan tanpa membakar. Ini memerlukan aspek perubahan regulasi dan perlu ada bantuan dari Pemerintah agar mereka bisa membuka lahan tanpa cara membakar, nah ini memerlukan (kerjasama) dari Pemda dan Pusat,” terangnya.

Oleh karena itu, Tito menilai Pemda perlu menganggarkan aspek pencegahan Karhutla dalam APBD yang dibuat melalui pos khusus maupun dalam pos anggaran yang tak spesifik, seperti pencegahan bencana.

“Perlu ada anggaran khusus untuk itu, nah kita melihat semacam kekosongan di sana, ada Pemerintah yang peduli ada juga yang tidak peduli, ada juga yang menganggarkan, ada juga yang tidak menganggarkan. Apalagi ada aturan yang mengatakan bahwa bisa mengeluarkan uang kaitan dengan kebakaran hanya dalam keadaan darurat ketika terjadi sudah terjadi kebakaran. Nah itu membuat ruang gerak dari Pemda menjadi lebih sempit. Tapi sebetulnya tidak juga, sebetulnya bisa dianggarkan untuk kegiatan-kegiatan dengan nomenklatur yang lain, tidak spesifik dalam rangka untuk pemberantasan kebakaran, tapi dalam rangka pencegahan bencana, dan lain-lain,” jelasnya.

Tito juga akan memberikan penekanan terhadap APBD yang diajukan Pemda, terutama bagi Daerah yang memiliki kerawanan kebakaran lahan dan hutan agar memiliki pos anggaran tersendiri untuk pencegahan.

“Oleh karena itulah sekarang ini kan lagi musimnya Pemda mengajukan APBD kemudian lagi membicarakan dengan DPRD, nanti kami akan kembali menekankan kepada Pemda, terutama daerah yang rawan kebakaran untuk menganggarkan dana dalam rangka pencegahan kebakaran, dengan tujuan salah satunya di adalah untuk membantu masyarakat membuka lahan tanpa membakar,” tuturnya.

Selain itu, ia juga menilai perlu ada sistem deteksi dini yang cepat di tingkat Pemda agar kebakaran bisa diatasi dengan cepat dan tak meluas. Sistem deteksi dini ini dinilainya perlu ada anggaran di tingkat Pemda, tak hanya di tingkat Polda saja.

“Nah kemudian yang kedua, kalau sudah terbakar harus ada sistem deteksi dini yang cepat, tadi yang disampaikan oleh Pak Gubernur di Polda Riau ada, di Polda Kalbar ada, untuk mendeteksi di titik-titik api, begitu ada cepat bergerak, nah ini memang harus diefektifkan betul. Cuma yang saya lihat ‘kok sayangnya ada di Polda? harusnya ada di Pemda, dianggarkan untuk membuat dan memperkuat sistem itu, nanti kita akan membuat edaran juga untuk itu, untuk teman-teman Provinsi, Kabupaten/Kota, ini akan penting. Karena kalau sudah ada titik api cepat dipadamkan selesai tidak akan membesar, kalau didiamkan membesar akan sulit sekali,” tandasnya.

Pentingnya aspek pencegahan ditekankan oleh Mendagri mengingat sebagian besar kebakaran yang terjadi pada tahun 2019 adalah faktor kesengajaan oknum tertentu untuk membakar dan membuka lahan dengan cara yang tak bertanggung jawab.

“Bahwa sebagian besar kebakaran yang terjadi 2019 ini karena dibakar, bukan karena spontan seperti kasus di Australia, itu terjadinya karena panas spontan karena banyaknya pepohonan dan batu bara yang ada di bawah. Jadi, kita lihat di Indonesia dari daerah-daerah yang terbakar itu, lebih banyak karena faktor dibakar daripada faktor natural, mungkin ada juga yang karena iseng tadi, rokok dibuang, tapi persentasenya jauh lebih kecil. Lebih besar karena dibakar. Oleh karena itu kalau sudah dibakar, terbakar meluas sudah sulit sekali mengatasinya,” tukasnya.[]

Editor: Melly Kartika Adelia

berita terkait

Image

News

Mendagri Minta Enam Komponen Ini Kompak Bekerjasama dalam Mensukseskan Pilkada 2020

Image

News

Jelang Pilkada, Mendagri Keluarkan Surat Larangan Kepala Daerah Mutasi Pejabat

Image

News

Mendagri Mengaku Telah Siapkan Langkah Strategis Hadapi Gangguan Keamanan Pilkada Papua

Image

News

Mendagri Serahkan DP4 Pilkada 2020 ke KPU RI

Image

News

Kenakan Seragam TNI, 6 Potret Kivlan Zen saat Jalani Sidang Kepemilikan Senjata Api Ilegal

Image

News

Mendagri: Status DKI Jakarta Harus Diubah

Image

News

Ibu Kota Negara Dipindah, Mendagri Ingin Status DKI Jakarta Diubah

Image

News

Mendagri Sampaikan Usulan RUU untuk Prolegnas 2020-2024

Image

News

BPBD: Enam Kecamatan di Pekanbaru Rawan Kebakaran Hutan Selama Musim Kemarau 2020

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Cerita Yanny Wahid Usai Santap Siang Bersama Prabowo dan Menhan Malaysia

Rupanya, Yenny Wahid sudah lama berkawan dengan Menhan Malaysia.

Image
News
Wabah Corona

Penampakan Kota Wuhan setelah Virus Corona, Bak Kota Mati tapi Rumah Sakit Penuh Sesak

Sejak Kamis (23/1), pemerintah China resmi mengisolasi sumber kota virus 2019-nCov, Wuhan.

Image
News

Moeldoko Meminta Semua Pihak Tidak Berhalusinasi Soal Jiwasraya

Nggak ada hubungan sama KSP. Jangan mengaitkan sesuatu yang membangun persepsi membangun halusinasi-halusinasi

Image
News

Elit Berkarya Dukung KPK Usut Keterliban Priyo dan Vasco Terkait Korupsi Proyek Kemenag

Apabila Sekjen kami terlibat, salah satu ketua kami disebut namanya, agar segera diperiksa dan diberikan status

Image
News

Kepastian Hukum Disebut Sebagai Salah Satu Cara dalam Meningkatkan Investasi

"Wujud nyata langkah tersebut adalah dengan memberikan kepastian hukum, keamanan serta fasilitas yang lengkap"

Image
News

60 Ribu PJU Tenaga Surya Sasar Pedesaan di 24 Kabupaten dan Kota di Jateng

Sebanyak 60 ribu unit lampu penerangan jalan umum (PJU) tenaga surya akan dipasang di 24 kabupaten/kota Jateng

Image
News

Yenny Wahid Jadi Komisaris Garuda, Dedek Prayudi: Jabatan Adalah Amanah, Semoga Dapat Membawa Kebaikan

Uki berharap Yenny Wahid dapat membawa kebaikan untuk Garuda yang menurutnya sedang dirundung masalah multidimensional.

Image
News

Ferdinand: Jangan Korbankan Monas Karena Kecerobohan Pemprov

Ferdinand berpendapat jika revitalisasi tersebut harus segera dihentikan, karena dinilai melanggar aturan.

Image
News

Lafal Surah Al-Fil, Arab Latin dan Terjemahannya

Surah Al-Fil merupakan surah yang ke 105 dari 114 surah yang ada di dalam Al-Qur'an.

Image
News
Wabah Corona

Ngeri! Seperti 'Zombie', Korban Virus Corona Berjatuhan di Jalanan Kota China

Seorang pasien yang tengah mengantre dokumen tiba-tiba hilang kesadaran dan pingsan.

terpopuler

  1. Jansen: Saya Akan Berhenti Bicara Kasus Harun Masiku Asal Perkara Kivlan Dihentikan

  2. Utusan AS untuk Iran: Pengganti Soleimani Hadapi Nasib Sama Jika Bunuh Warga Amerika

  3. Ferdinand: Kalau Kivlan Tidak Bersalah, Hakim Pasti Bebaskan, Kalau Salah ya Mesti Dihukum

  4. Ayah Pelajar yang Bunuh Begal: Saya Berterimakasih Atas Putusan Hakim, Saya Terima dengan Ikhlas

  5. Kerajaan Sunda Empire, Legislator: Saya Minta untuk Menghentikan Ini Semua

  6. Polisi Menduga Pembunuh Pelajar Miliki Prilaku Seks Menyimpang

  7. Makna di Balik Tumbuhnya Uban dalam Pandangan Islam

  8. VIDEO: Minamino Bikin Karier Pemain Wolves Tamat, Niat Merebut Bola Malah Dapat Angin

  9. Shesar Tumbang, Indonesia Tempatkan Satu Wakil di Semifinal

  10. Komisi X Sayangkan Terbitnya Peraturan Presiden Nomor 82 Justru Bikin Gaduh

fokus

Menyambut Shio Tikus Logam
Toleransi vs intoleransi
Problematika Kota

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Negeri Darurat Korupsi

Image
Zainul A. Sukrin

Negara Sengketa

Image
Ujang Komarudin

Dicari Pimpinan KPK Bernyali Tinggi

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Politik Dinasti Jokowi dalam Pilkada 2020

Wawancara

Image
Video

VIDEO Jejak Sepotong Roti Jakarta

Image
Sea Games

Milos Sakovic

"Polo Air Indonesia Butuh Liga dan Banyak Turnamen"

Image
Gaya Hidup

Pertama Kali Akting Bareng, Giorgino Abraham Langsung Nyaman dengan Sophia Latjuba

Sosok

Image
Iptek

Di Davos, Johnny Plate Paparkan Strategi Komprehensif Dukung Ekosistem Digital

Image
Gaya Hidup

Najwa Shibab Bawa Perpusnas Rangkul Generasi Muda Cinta Literasi

Image
News

Pilih Jadi Seniman daripada Politisi, 5 Fakta Menarik Putri Bungsu Gus Dur Inayah Wahid