image
Login / Sign Up

Soal 3 WNI yang Disandera Abu Sayyaf, DPR Minta Pemerintah Siapkan Pasukan

Faqih Fathurrahman

Image

Prajurit TNI saat mengikuti upacara HUT ke-74 TNI di Taxi Way Echo Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (5/10/2019). Upacara ini dipimpin oleh Presiden Joko Widodo selaku Inspektur Upacara. Selain itu, HUT TNI ini menampilkan sejumlah atraksi, mulai dari atraksi pesawat tempur, parade prajurit, demonstrasi keterampilan, serta parade alutsista berbagai kendaraan tempur. HUT TNI ini juga dihadiri oleh berbagai tamu undangan seperti mantan presiden, wakil presiden, mantan panglima TNI, pejabat negara, serta berbagai tokoh masyarakat. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Di samping cara-cara diplomasi, TNI juga diminta berperan aktif dalam upaya pembebasan tiga Warga Negara Indonesia (WNI) yang hingga kini masih disandera oleh kelompok Abu Sayyaf di Filipina bagian selatan.

Anggota Komisi I DPR RI, Dave Laksono, mengungkapkan bahwa Pemerintah Indonesia harus tetap mendepankan jalur diplomasi untuk membebaskan ketiga WNI tersebut. Namun, lanjut Dave, seiring upaya diplomasi itu, Pemerintah Indonesia juga harus tetap menyiapkan pasukan sebagai rencana cadangan.

"Ya pastinya, yang pertama tadi kan diplomasi, secara bersamaan juga prajurit TNI harus turun ke lokasi untuk melihat kemungkinan-kemungkinan yang terjadi," ungkapnya saat dihubungi AKURAT.CO, Jakarta, Jumat (6/12/2019).

baca juga:

Dave menilai, bukan hal sulit bagi Indonesia untuk menerjunkan pasukan pembebasan. Sebab, menurut Dave, sebelumnya Indonesia juga pernah mengirimkan pasukan untuk membebaskan WNI yang disandera oleh teroris.

"Itu sudah pernah kita lakukan hal tersebut. Mengirim pasukan tentara untuk melakukan pembebasan. Bukan hal yang baru lah," ujarnya.

Namun, Dave menegaskan, pengiriman pasukan itu jangan sampai melanggar aturan hukum internasional. Dave berharap, pembebasan WNI berjalan lancar dan sesuai dengan hukum internasional yang berlaku.

"Tentunya kita ingin mereka segera dibebaskanlah, dengan cara hukum internasional. Jangan sampai kita melakukan, mengirim pasukan, takutnya nanti merupakan pelanggaran, jadi harus sesuai dengan aturan," katanya.

Sebelumnya, kelompok Abu Sayyaf menculik tiga nelayan asal Indonesia dari perairan dekat Lahad Datu, Sabah, Malaysia, dan membawa mereka ke Filipina. Mereka meminta uang tebusan sebesar 30 juta peso atau setara Rp8,3 miliar untuk pembebasan mereka. Ketiga WNI itu diketahui telah disandera sejak September 2019 lalu.

Tiga WNI yang diculik itu diidentifikasi sebagai Samiun Maneu (27), Maharuydin Lunani (48) dan Muhammad Farhan (27). Lunani dan Farhan merupakan ayah dan anak.

Ketiganya diculik dari kapal mereka di perairan Tambisan, Lahad Datu, Sabah, pada September 2019 lalu. Dilaporkan bahwa ketiga WNI dibawa ke gugusan Kepulauan Tawi-Tawi di Filipina bagian selatan dan kemudian ke Jolo, yang diketahui merupakan markas Abu Sayyaf.[]

Editor: Deni Muhtarudin

berita terkait

Image

News

Gerindra Sebut Konstruksi Gugatan Mahasiswa Soal Wagub DKI Lemah

Image

News

Pertanyakan Alasan Helmy Yahya Dipecat, Komisi I DPR Akan Panggil Dewas TVRI

Image

News

Komisi III DPR: Legislatif Tak Berhak Tentukan Status Sebuah Kasus

Image

News

NasDem: Pemerintah Harus Hati-hati dan Dengarkan Aspirasi Masyarakat Soal RUU Umnibus Law

Image

News

Tolak Omnibus Law, Serikat Buruh Bakal Geruduk Gedung DPR Pekan Depan

Image

News

Pekan Depan, Komisi I DPR Akan Panggil Pihak Terkait Pemecatan Helmy Yahya dari Dirut TVRI

Image

News

Ini Kata Legislator DPRD Sumbar Soal Maraknya Praktik Prostitusi di Padang

Image

News

Agar Lolos, Anggota DPRD Jabar Diduga Palsukan Tanggal Lahir

Image

News

Ayatollah Ali Khamenei Sebut Trump Badut yang Pura-pura Mendukung Iran

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Wali Kota Depok Jadi Imam Salat Jenazah Korban Kecelakaan Maut Subang

Salat jenazah dilaksanakan di Masjid Ashobariyah, Kelurahan Bojong Pondok Terong, Kecamatan Cipayung, Kota Depok, Minggu (19/1/2020).

Image
News

Kisah Muslimah Australia Tempuh 4 Jam Perjalanan dengan 5 Truk Bawa Makanan untuk Petugas Pemadam Kebakaran

Wanita Muslim ini langsung memasak sarapan untuk 150 petugas pemadam kebakaran.

Image
News

PKS Nilai Sistem Demokrasi di Indonesia Banyak Kelemahan

Sistem proporsional terbuka menyuburkan politik uang.

Image
News

Rekamannya Kritik Presiden Bocor, PM Ukraina Masih Dimaafkan

Posisi PM menguat pekan ini setelah rekaman seorang pria membahas presiden yang dianggap kurangnya pengetahuan ekonomi.

Image
News

Pemprov DKI Bakal Bangun Panggung Upacara Bendera di Kawasan MonasĀ 

Bakal gaduh lagi.

Image
News

Erdogan: Uni Eropa Hadapi Ancaman Teror jika Pemerintahan Tripoli Jatuh

Erdogan yang marah segera memperingatkan bahwa Turki tidak akan ragu memberi pelajaran pada pasukan Tentara Nasional Libya (LNA)

Image
News

Polres Jaktim Gali Motif Siswi SMPN 147 Terjun Bebas dari Gedung Sekolah

Diduga akibat dibully.

Image
News

Jayapaura Kembali Diguncang Gempa

Episenter gempa kedua terletak di koordinat 2,82 LS dan 139,53 BT dengan lokasi di darat.

Image
News

Banjir Rendam Kawasan Cikini, Anak Buah Anies Kompak Salahkan Kontraktor Revitalisasi TIMĀ 

Kontraktor tak melakukan perhitungan matang saat membangun tiang pancang.

Image
News

Dana Milik 5,2 Juta Nasabah Jiwasraya Jadi Fokus DPR untuk Diselamatkan

Penyelamatan dana nasabah jadu prioritas.

terpopuler

  1. Capai Rp20,4 Kuadriliun, Ini 10 Alat Militer Termahal di Dunia

  2. Pamer Perut Hamil hingga Makeup-an, 7 Potret Seru Bae Suzy di Balik Layar

  3. Jakarta Banjir Lagi, Warga: Toa di Mana Dirimu?, Pemprov DKI: Laporan Diproses

  4. Bukti Cinta Sejati, 7 Potret Kebersamaan Ekki Soekarno dan Soraya Haque dalam Suka dan Duka

  5. Polisi: Dia Disuruh Datang Khusus untuk Bikin Ribut dengan Petugas

  6. Mulai 25 Januari Tarif Pelayanan Jasa Penumpang Bandara Ahmad Yani Naik

  7. Menkumham Masuk Tim Hukum PDIP, Rachland: Partai Banteng Bukan Kaleng-kaleng

  8. Banjir di Kebon Jeruk, Warga: Sejak Subuh Kami Sibuk Pindahkan Barang

  9. Video Detik-detik Truk Kontainer Terguling di Rest Area Cipularang KM 97

  10. Rachland: Ibu Megawati Perintah Saja Petugas Partainya Menghardik KPK Lewat Dewas

fokus

Problematika Kota
Masa Depan Buruh
Waspada Hoaks

kolom

Image
Ujang Komarudin

Dicari Pimpinan KPK Bernyali Tinggi

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Politik Dinasti Jokowi dalam Pilkada 2020

Image
Harmaini Sitorus

Menimbang Tes DNA dalam Penetapan Hak Waris

Image
Abdul Aziz SR

Kerusakan Moral dalam Politik

Wawancara

Image
Video

VIDEO Jejak Sepotong Roti Jakarta

Image
Sea Games

Milos Sakovic

"Polo Air Indonesia Butuh Liga dan Banyak Turnamen"

Image
Gaya Hidup

Pertama Kali Akting Bareng, Giorgino Abraham Langsung Nyaman dengan Sophia Latjuba

Sosok

Image
Ekonomi

Dirikan Startup di Usia 21 Tahun hingga Raih Women in Tech, 10 Fakta Menarik Alamanda Shantika

Image
Hiburan

Lama Tak Terdengar Kabarnya, 'Dukun Cilik' Ponari Akan Segera Menikah

Image
News

Didukung Amien Rais Jadi Caketum PAN, 5 Fakta Sepak Terjang Karier Mulfachri Harahap