image BI
Login / Sign Up

Selain Kurangi Unsur Pidana, Bawaslu Minta Revisi UU Pemilu Perkuat Sanksi Administratif

Aricho Hutagalung

Image

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Arief Budiman dengan Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, Abhan di kantor KPU RI, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Minggu (5/5/2019). | AKURAT.CO/Oktaviani

AKURAT.CO, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI mendukung revisi Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu agar bisa memperkuat penggunaan sanksi administratif dalam perkara pemilu dibandingkan penggunaan sanksi pidana.

Ketua Bawaslu RI Abhan mengatakan bahwa Revisi UU Pemilu harus ditinjau ulang yakni mengurangi pidana dan memperbanyak sanksi administratif yang tegas.

"Saya kira harus ditinjau ulang, sebenarnya lebih bagus tidak terlalu banyak pidana, lebih ke sanksi administratif tetapi sanksinya tegas, yaitu diskualifikasi," kata Abhan di Jakarta, Kamis (5/12/2019).

baca juga:

Bawaslu menilai penguatan sanksi administratif akan lebih efektif untuk menangani perkara pemilu, hal itu karena penggunaan pasal pidana dianggap sebaliknya, tidak efektif maupun aplikatif.

"Misalnya mahar politik dan sebagainya ini perlu dipertegas rumusannya, agar nanti diberikan kewenangan Bawaslu untuk menilai dan memberikan sanksi administratif, karena kalau pidana prosesnya panjang ke penyidik polisi dan jaksa penuntut umum," kata dia.

Pasal-pasal yang mengatur sanksi pidana dalam Undang-Undang Pemilu saat ini sebagian besar malah mengancam posisi penyelenggara.

"Dari sekitar 70-an pasal dalam Undang-Undang Nomor 7 itu sebagian besar malah mengancam pada posisi penyelenggara. Penyelenggara misalnya tidak menempelkan salinan C1 di kelurahan, dipidana," ujarnya.

Selain soal penguatan sanksi administratif, Abhan juga menyebutkan lembaga tersebut membutuhkan penyidik sendiri seperti yang dimiliki KPK untuk meningkatkan efektivitas penindakan pelanggaran pemilu.

"Itu tentu yang kami harapkan memang, kewenangan penuntutan ada di Bawaslu, punya penyidik dan penuntut sendiri seperti seperti zaman KPK sebelum undang-undang hasil revisi. Jadi perintah sprindiknya dari Bawaslu seperti KPK," ujarnya.

SDM penyidik dan penuntutnya, menurut Abhan, didapat seperti yang pernah dilakukan KPK saat awal terbentuk dulu, yakni dengan perbantuan dari kepolisian.[]

Editor: Ainurrahman

Sumber: ANTARA

berita terkait

Image

News

Andi Arief: Jangan-jangan Sekarang Harun Sudah Aman di Luar Negeri karena Sistem Error

Image

News

Ketua Dewas KPK Bungkam Ditanya Soal Sprinlidik Kasus PAW

Image

News

Ditanya Soal Penyidik KPK yang 'Ditahan' di PTIK, Firli Bungkam

Image

News

FOTO Pimpinan dan Dewan Penasehat KPK Rapat Dengar Pendapat di Komisi III

Image

News

Demokrat: Tangkap Harun, Jangan Terkesan dari Partai Penguasa Lalu KPK Lumpuh

Image

News

Bela Harun Masiku, Ferdinand: Sungguh Hasto Sedang Membangun Opini untuk Melindungi Tersangka Suap

Image

News

PDIP Bela Harun Masiku, Jansen: Saat Masih di Demokrat Harun Bukan Siapa-Siapa, di PDIP Jadi Kader Spesial

Image

News

Desak Jokowi Copot Yasonna, Saidiman: Saya Yakin Bapak Tahu Ada yang Janggal Pada Kasus itu, Berhentikan Sajalah Dia

Image

News

Diperiksa KPK, Evi: Saya Jelaskan Sesuai Kapasitas

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Bikin Heboh karena Sambut Turis China di Bandara, 5 Fakta Penting Gubernur Sumbar Irwan Prayitno

Ia pernah diancam dibunuh

Image
News

Minta Semua Pihak Tak Mudah Sebar Informasi Soal Virus Corona, Pelajar Indonesia di Wuhan: Kasihan Emak Bapak Kami Jadi Panik

Yuliannova sendiri mengaku, hingga saat ini dirinya belum pernah melihat satu orangpun yang tiba-tiba jatuh di jalanan akibat Virus Corona

Image
News

Ketua DPRD Panggil Pemprov DKI Jakarta Minta Penjelasan Terkait Revitalisasi Monas

Memotong pohon tuh ada aturannya loh.

Image
News

Pernah Merasakan Tuduhan Sama Kasus Bank Century, SBY: Tak Perlu Ada Gerakan 'Turunkan Jokowi'

Kasus Jiwasraya harus dibongkar.

Image
News
Wabah Corona

Kemenlu Upayakan Pengiriman Bantuan Logistik untuk WNI

243 WNI ada di Provinsi Hubei.

Image
News

WNI Kombatan ISIS Masih Punya Hak Kewarganegaraan

Namun di sisi lain jadi virus penyebar paham terorisme.

Image
News

Tak Ada Indikasi Tembakan Musuh, Pesawat Militer AS Jatuh di Wilayah Kekuasaan Taliban

"... Tidak ada indikasi kecelakaan itu disebabkan oleh tembakan musuh," kata Kolonel Sonny Leggett.

Image
News

KPK Periksa Sejumlah Pejabat KPU Terkait Kasus Suap Caleg PDIP Harun Masiku

Mereka dipanggil untuk diperiksa sebagai saksi guna penyidikan tersangka SAE.

Image
News

Kisah Licypriya Kangujam, Aktivis Cilik India yang Tak Terima Disamakan dengan Greta Thunberg

Ia mengklaim aksinya dilakukan lebih dulu dari Greta Thunberg

Image
News

Menko Polhukam Sebut Kombatan ISIS di Suriah Kebanyakan Perempuan

Kalau dulu biasanya laki-laki dewasa ekstrimis radikal. Kalau sekarang perempuan.

terpopuler

  1. Mbah Mijan: Insting Saya Mengatakan Virus Corona Sulit Berkembang di Iklim Indonesia

  2. Emosi Saat Sidang Kasus Ikan Asin, Hakim Sebut Fairuz A Rafiq Trouble Maker

  3. Tengku: Saya Sangat Tidak Suka Jika Ibu, Saudara, Anak Perempuan, atau Isteri Saya Satu-satunya Dihina

  4. Jokowi: Saya Ini Orang Pabrik, Jadi Melihat dan Masuk ke Sebuah Ruangan Itu Kelihatan Ada Manajemennya Apa Tidak

  5. Untuk Pertama Kali, Israel Izinkan Warganya Beribadah Umrah dan Haji ke Arab Saudi

  6. Jika Trump Umumkan Rencana Damai Timur Tengah, Palestina Ancam Mundur dari Kesepakatan Oslo

  7. Usai Diperiksa KPK, Sekjen Kementerian PUPR Sebut Semua Proyek Sudah ada Aturannya

  8. Mulut Penuh Tak Mau Berhenti, Seorang Wanita Tewas saat Lomba Makan Kue

  9. Jika Bebas dari Kasus 'Ikan Asin', Ini Nazar Pablo Benua-Rey Utami

  10. Polri Duga Ada Penyebaran Berita Bohong pada Kasus Sunda Empire

fokus

Universal Health Coverage
Menyambut Shio Tikus Logam
Toleransi vs intoleransi

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Nilai Strategis Kampus Merdeka dan Magang

Image
Abdul Aziz SR

Pemerintah, Untuk Apa dan Siapa?

Image
Achmad Fachrudin

Babak Baru Suksesi Wagub DKI

Image
UJANG KOMARUDIN

Negeri Darurat Korupsi

Wawancara

Image
Video

VIDEO Jejak Sepotong Roti Jakarta

Image
Sea Games

Milos Sakovic

"Polo Air Indonesia Butuh Liga dan Banyak Turnamen"

Image
Gaya Hidup

Pertama Kali Akting Bareng, Giorgino Abraham Langsung Nyaman dengan Sophia Latjuba

Sosok

Image
News

Bikin Heboh karena Sambut Turis China di Bandara, 5 Fakta Penting Gubernur Sumbar Irwan Prayitno

Image
News

Terjerat Kasus Penipuan hingga Batal Jadi Dirut Transjakarta, 5 Fakta Penting Donny Saragih

Image
Iptek

Di Davos, Johnny Plate Paparkan Strategi Komprehensif Dukung Ekosistem Digital