Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Jokowi Tolak Wacana Presiden 3 Periode, Syamsuddin Haris: Para Politisi Camkanlah!

Ratu Amanda Distania

Jokowi Tolak Wacana Presiden 3 Periode, Syamsuddin Haris: Para Politisi Camkanlah!

Peneliti LIPI, Syamsuddin Haris | Twitter/sy_haris

AKURAT.CO, Peneliti senior Pusat Penelitian Politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Syamsuddin Haris menanggapi penolakan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo terhadap usulan jabatan presiden menjadi tiga periode.

"Presiden @jokowi harus waspada dengan para menteri, pejabat, elite partai, dan lingkaran dalam istana yang tidak hanya pandai cari muka, tapi juga berorientasi ABS, asal bapak senang," tulis @sy_haris di Twitter dikutip AKURAT.CO, Selasa (3/12/2019).

Dalam kicauan itu, Syamsuddin mengutip ucapan Jokowi saat tak setuju dengan usulan amendemen UUD 1945 dengan mengubah masa jabatan presiden menjadi tiga periode.

baca juga:

"Presiden @jokowi: "Posisi saya jelas, saya tak setuju dgn usul masa jabatan Presiden diperpanjang jadi tiga periode. Usulan itu justru hendak menjerumuskan saya. Hendak menampar muka saya...Saya kira lebih baik tidak usah ada amendemen konstitusi.." Para politisi camkanlah," sindir Syamsuddin.

Ia pun memberikan apresiasi kepada Joko widodo, namun tetap membahas soal Komisi Pemberantasan Korupsi yang sat ini masih diambang dan belum ada putusan.

"Kita apresiasi sikap Pak @jokowi yang tolak masa jabatan Presiden tiga periode dan juga Pilpres oleh MPR. Tapi kita konsisten menolak pelumpuhan @KPK_RI yang turut disetujui Presiden. RI yang berdaya saing tidak akan pernah menjadi kenyataan jika pejabat, politisi dan birokrasi kita korup," kata dia.

Sebelumnya, Jokowi mengatakan pihak-pihak yang mengusulkan amendemen UUD 1945 dengan mengubah masa jabatan presiden menjadi tiga periode hanya ingin mencari muka.

"Ada yang ngomong presiden dipilih tiga periode. (Mereka yang usul) itu, satu ingin menampar muka saya, kedua ingin mencari muka, ketiga ingin menjerumuskan, itu saja," kata Presiden Joko Widodo dalam acara diskusi dengan wartawan istana kepresidenan di Istana Merdeka Jakarta, hari ini.

Usulan perubahan masa jabatan presiden menjadi tiga periode muncul setelah adanya rekomendasi MPR periode 2014-2019 mengamendemen UUD 1945. Namun awalnya rekomendasi tersebut hanya sebatas soal Garis Besar Haluan Negara.[]

Editor: Arief Munandar

berita terkait

Image

News

Presiden Beri Grasi ke Annas Maamun, Syamsuddin Haris: Tidak Layak untuk Pencuri Uang Rakyat

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Anggota Dewan Pengawas KPK Syamsudin Haris Positif Covid-19

Semoga lekas sembuh

Image
News

Begini Perkembangan Kasus Istri Bunuh Suami di Mampang

Penyusunan berkas perkara menjadi tahap akhir setelah sehari sebelumnya dilaksanakan rekonstruksi atau reka ulang kejadian perkara.

Image
News

Ketimbang Jokowi, Rustam: Harus Diakui Anies Baswedan Banyak Pengalaman di Ranah Civil Society

Kelemahan utama Presiden Joko Widodo (Jokowi) ialah kurang melibatkan peran civil society (CSO/NGO) dalam perumusan kebijakan negara.

Image
News

Mekanisme Baru, Begini Cara Pendataan Peserta KJP Plus dan KJMU

Sekolah akan mengumumkan nama-nama yang berhak menerima KJP Plus.

Image
News

Viryan Aziz: Ketua KPU Sulsel dan Arief Budiman Sempat Satu Mobil

Kemungkinan terjadi penularan

Image
News

Sebelum Terkonfirmasi Positif Corona, Ketua KPU RI Sempat Berkunjung ke Depok dan Makassar

Arief Budiman menjalani isolasi mandiri usai dinyatakan positif Covid-19.

Image
News
DPR RI

Puan Pastikan Pembahasan RUU Ciptaker Dibahas Transparan, Cermat dan Hati-hati

Puan menjamin pembahasan RUU Ciptaker dilakukan dengan menyerap aspirasi masyarakat.

Image
News

Ketua KPU Arief Budiman Positif Covid-19, Perludem Desak Pilkada Serentak Ditunda

Penundaan pelaksanaan pilkada di sebagian daerah, atau bahkan di seluruh daerah pemilihan, sangat dimungkinkan secara hukum.

Image
News

Calon Kepala Daerah Harus Tanggung Jawab Protokol Kesehatan

Para calon kepala daerah yang ikut berkompetisi harus menerima sanksi kalau langgar protokol kesehatan pencegah Covid-19.

Image
News

Tengku: Ahok, Maksud Ente Kadrun Siapa?

Tengku mengkritik pernyataan Komisaris Utama PT Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok yang menyinggung tentang kadrun.

terpopuler

  1. WHO Prediksi Kehidupan Kembali Normal seperti Sebelum COVID-19 di Tahun 2022

  2. Beli Celana Dalam Dinar Candy Rp50 Juta, Bobby Stuntrider Langsung Pamer

  3. Beda Kota Beda Penyebutannya, Ini Lho Nama Lain Odading dari Berbagai Daerah

  4. Khotbah Tentang Yahudi, Imam Masjidil Haram Mekkah Tuai Kontroversi

  5. Pernah Putus karena Beda Agama, Deretan Cowok yang Sempat Dekat dengan Febby Rastanty

  6. Babe Haikal: Kita Semua Harus Terima Kasih kepada Pak Ahok

  7. Ilmuwan China Klaim COVID-19 Buatan Manusia, Fadli Zon: Menarik untuk Dikaji Mendalam

  8. Perkantoran di DKI Ramai-ramai Langgar PSBB Anies Baswedan

  9. Jadi Lokasi Mutilasi Rinaldi, Aparteman Pasar Baru Mansion Sewakan Kamar Lewat Aplikasi RedDoorz

  10. Minta Anggaran Rp115,4 Miliar Buat Beli Tanaman Saat Corona, Pemprov DKI: Ini Urgent!

fokus

Akurat Solusi : Roadmap IHT
Webinar Akurat: Resesi Ekonomi
Tokopedia Dorong Digitalisasi UMKM dan Inklusi Keuangan

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Berdaya Karena Corona

Image
DR. ABDUL MUID N., MA

Membangun Kembali Kejayaan Islam

Image
Ilham Bintang

Catatan Ringan tentang Dubes RI untuk Singapura

Image
Achsanul Qosasih

Ragam Soal Dalam Staf Ahli Direksi BUMN

Wawancara

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Ngomongin Hobi Sampai Harga Outfit Fahri Hamzah | Akurat Talk (1/2)

Image
Video

VIDEO Garuda Pastikan Penerbangan Aman Dengan Protokol Kesehatan

Sosok

Image
Ekonomi

5 Pebisnis Wanita Paling Berpengaruh di Asia, Dua dari Indonesia!

Image
News

Warganet Beberkan Foto Masa Muda Presiden Jokowi dan Iriana, Manglingi

Image
News

5 Fakta Karier Alwi Shahab, Wartawan dan Sejarawan yang Kini Tutup Usia