image
Login / Sign Up

Penipuan dan Penggelapan Berkedok Investasi Travel yang Diduga Dilakukan Founder Wandernesia.id

Yudi Permana

Image

Ilustrasi - Investasi Bodong | AKURAT.CO/Ryan

AKURAT.CO, Penipuan dan penggelapan berkedok investasi bodong yang dilakukan perusahaan travel bernama Wandernesia Indonesia Tourist Travel (Instagrame Wandernesia.id) merasa kesal ditipu oleh temannya sendiri. 

M. Fardiansyah sebagai korban melaporkan Putra Dwianto Kendyatmika ke Polda Metro Jaya terkait dugaan kasus penipuan dan atau penggelapan tersebut. 

M. Fardiansyah menjelaskan kasus dugaan penipuan itu berawal pada saat terlapor dalam hal ini terduga pelaku penipuan, Putra Dwianto Kendyatmika, menjalankan usaha travel dan membutuhkan dana besar dari investor untuk mengembangkan bisnisnya. 

baca juga:

Kemudian dia (terduga pelaku) menawarkan kepada korban yang merupakan teman komunitas futsalnya untuk berinvestasi sebesar Rp 42 juta dengan keuntungan Rp 8 juta hanya dalam jangka waktu kurang dari 2 bulan.                 

Dengan iming-iming keuntungan besar dengan waktu pengembalian tidak terlalu lama, akhirnya pria yang akrab disapa Didit ini mau mencoba berinvestasi awal dengan jumlah uang sebesar Rp 42 juta, dan dijanjikan keuntungan sebesar Rp 8 juta.               

Kemudian belum genap sebulan, terduga pelaku penipuan kembali menawarkan korban untuk berinvestasi dengan keuntungan yang lebih besar, dengan melakukan investasi sebesar Rp 140 juta, dan akan diberikan keuntungan yang lebih besar.            

Pada awalnya Didit menolak karena belum mendapatkan hasil pengembalian dan keuntungan dari investasi yang pertama. Namun dengan iming-iming keuntungan sebesar Rp 35 juta dalam jangka waktu 2 bulan, dan meyakinkan korban dengan menyebutkan akan menjaminkan usaha restoran burger “byurgerjkt” di Cipete, Jakarta selatan, yang diakui miliknya apabila dia ingkar janji.             

Akhirnya Didit tertarik dengan syarat nanti kembalikan investasi yang pertama sesuai tepat waktu. Kemudian Didit melakukan investasi sebesar Rp140 juta. 

"Saya transfer Rp 50 juta, Rp 50 juta dan Rp 40 juta (total Rp 140 juta) dari m-banking saya” kata Didit di Jakarta, Rabu (20/11/2019).                   

Pada saat jatuh tempo tanggal 28 Juni 2019, terduga pelaku mengembalikan uang beserta keuntungannya yang pertama sebesar Rp 50,5 juta kepada Didit. Sehingga Didit yakin bahwa investasi yang dijanjikan Putra Dwianto Kendyatmika sesuai ekspetasi.              

Namun belum selesai pengembalian investasi yang kedua sebesar Rp 140 juta tersebut, Putra kembali menawarkan investasi kembali untuk yang ketiga kalinya sebesar Rp 57,2 juta dengan dijanjikan keuntungan sebesar Rp 10,6 juta dalam jangka waktu hanya 1 bulan.    

Dengan penuh keyakinan bahwa semua investasi yang dijanjikan Putra Dwianto Kendyatmika, bisa menguntungkan dengan cepat, akhirnya Didit kembali menyetorkan dananya kepada Putra Dwianto Kendyatmika sebesar Rp. 57,2 juta melalui m-banking.                

"Saya percaya menginvestasi untuk yang kedua dan ketiga kalinya ke Putra, karena investasi yang pertama uang saya dikembalikan beserta keuntungan sebesar Rp 50,5 juta dalam jangka waktu hanya 42 hari, padahal saya baru sadar bisa jadi itu uang saya juga yang Rp 140 juta saya sudah transfer ke Putra” tuturnya.       

Namun ia melanjutkan, setelah beberapa bulan tidak ada kejelasan dan pengembalian dari Putra Dwianto Kendyatmika, terkait pengembalian uang beserta keuntungannya. Kemudian Didit mengirimkan somasi kepada Putra Dwianto Kendyatmika sebagai Founder Wandernesia.id bersama kekasihnya Askadarini yang juga merupakan co-founder instagram Wandernesia.id.      

Karena tak kunjung ada pengembalian hingga waktu yang dijanjikan, akhirnya Didit melaporkan ke polisi dengan nomor laporan: LP/7379/XI/2019/PMJ/Dit Reskrimum, tertanggal 15 November 2019. 

"Saya telah melaporkan tindak pidana penipuan dan atau penggelapan, dan diduga melanggar pasal 378 KUHP dan atau Pasal 372 KUHP," ujar Didit.

Didit sebagai korban mengalami kerugian materil sebesar Rp 197.200.00,- Dan jumlah tersebut belum termasuk dengan keuntungan yang dijanjikan oleh terduga pelaku. Namun ia hanya mengharapkan uang yang telah di investasikan bisa dikembalikan. 

Selain itu dikatakan dia, setelah ia mencari informasi seputar perusahaan yang dijalankan Putra Dwianto Kendyatmika. Berdasarkan informasi yang diterima, ada beberapa temannya yang juga mengalami hal serupa, berupa dugaan penipuan yang dilakukan Putra Dwianto Kendyatmika, dengan nilai investasi yang bervariasi, yakni Rp 30 juta, Rp 200 juta, hingga ada yang mencapai Rp 600 juta.     

"Saya ingin kasus ini diungkap ke publik agar para korban bisa bersuara dan juga ikut melaporkan ke polisi. Dan tidak ada lagi orang lain yang menjadi korban penipuan dan atau penggelapan yang diduga dilakukan Putra," ucap Didit.                    

Lebih lanjut ia menduga, permasalahan yang dialami seperti investasi bodong dengan modus perusahaan travel yang memberangkatkan orang untuk berlibur ke sejumlah pulau di Indonesia. Usaha tersebut menjanjikan dari segi keuntungan. Dan untuk meyakinkan para korban, terduga pelaku Putra memiliki akun Instagram dengan nama Wandernesia.id Indonesia Tourist Travel.         

Alasan Didit yang juga sebagai pengusaha ini percaya menginvestasikan uangnya hingga mencapai ratusan juta, karena sudah menjalin hubungan pertemanan sejak 1 tahun yang lalu dan satu komunitas futsal. Kemudian terduga meyakinkan korban dengan memiliki usaha tetap yaitu restoran burger “byurgerjkt” di daerah Cipete, Jakarta Selatan, yang bekerjasama dengan perusahaan travel yang didirikan secara perorangan oleh Putra.                   

"Saya sudah berusaha mencari Putra Dwianto Kendyatmika kemana-mana setelah tidak bisa lagi dihubungi melalui telepon. Itu saya lakukan sebelum melaporkan ke polisi," tuturnya.             

Dalam laporan ke Polda Metro Jaya, Didit didampingi kuasa hukum, yakni Wahyudi Jarmanto untuk meyakinkan petugas SPKT menerima laporannya.  

Wahyudi meminta polisi untuk memproses laporannya dengan melakukan penyelidikan. Karena saat ini penipuan berkedok investasi sudah sering terjadi dengan iming-iming keuntungan yang diperoleh sangat besar.                       

"Mengingat hal ini menyangkut dengan kerjasama bisnis pariwisata yang akhir-akhir ini sangat menjadi trend di khalayak masyarakat," kata Wahyudi di kawasan Bendungan Hilir, Jakarta, Rabu (20/11/2019).    

"Maka dengan adanya laporan polisi tersebut mewakili klien saya sebagai korban dari pihak yang bekerja sama, agar pihak kepolisian segara memproses atas laporan dugaan penipuan dan penggelapan tersebut," tambah dia. 

Polisi harus bisa mengungkap kasus ini, agar kejadian serupa terkait penipuan investasi tidak terulang kembali yang dialami sejumlah masyarakat. "Dan kiranya kedepan tidak ada korban-korban selanjutnya yang dilakukan perusahaan travel," sambungnya. []

Editor: Ainurrahman

berita terkait

Image

News

Polda Metro Bantah Sebar Selebaran DPO Persekusi Anggota Banser

Image

News

Markas Baru Polres Metro Tangerang Kota Bakal Berdiri di Lahan 300 Hektare

Image

Hiburan

Kuasa Hukum Sebut Galih Ginanjar Tak Mengerti Soal Dakwaan JPU

Image

News

Diduga Gelapkan Uang, Developer dan Kontraktor T Plaza Apartemen Dilaporkan ke Polda

Image

News

Tak Kunjung Diberangkatkan, Puluhan Calon Jemaah Haji Datangi PT. Bengkel Rohani di Bekasi

Image

News

Pelamar CPNS Diminta Waspada Penipuan via WA

Image

News

Polisi Koordinasi dengan Bea Cukai Usut Penyelundupan Harley Davidson di Pesawat Garuda

Image

News

FOTO Nelayan Dadap Gelar Aksi Menuntut Bebaskan Kedua Rekannya

Image

News

Melawan dan Rebut Senjata Polisi, Pengendar Sabu Tewas Ditembak

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Begal Turis di Kota Tua Resmi Masuk DPO

Adapun para pelaku merupakan teman sepermainan tersangka di lingkungan kawasan Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara

Image
News

Polresta Banjarmasin Perketat Pengamanan Jelang Natal dan Tahun Baru

Tak hanya itu, operasi lilin intan juga akan digelar demi memberi rasa nyaman kepada warga yang merayakan Natal

Image
News

Seorang Wanita Pembunuh Bayi di Karawang Berhasil Ditangkap Polisi

Berdasarkan pemeriksaan wanita ini mengaku telah membunuh bayinya sendiri

Image
News

Pencurian Listrik Diduga Masih Marak Terjadi di Wilayah UP3 Kudus

Hal ini bisa menyebabkan travo rusak

Image
News

Jelang Memasuki Tahun 2020, Talkactive.id Siap Berikan Kejutan

Sehingga, tahun 2020 sudah jelas “brand positioning” yang akan dihadirkan ke khalayak banyak.

Image
News

Kejati Sultra Tangkap DPO Korupsi Pembangunan Kantor KPU Bombana

Tersangka dinilai kooperatif mau datang ke Kantor Kejari Gowa

Image
News

BNNP Jambi Gagalkan Penyelundupan 5 Kilogram Sabu

Penangkapan berawal dari laporan masyarakat

Image
News

Polres Sorong Amankan 3 Wanita Pelaku Video Sholat Sambil Disko

Ketiga wanita tersebut langsung menjalani proses hukum atas perbuatan mereka

Image
News

IDI: Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama di Jakarta Harus Terakreditasi

Sekitar 18 FKTP baru terakreditasi, ratusan masih belum di Jakarta Pusat saja.

Image
News

Oknum Pegawai BPN Sulbar Kembalikan Uang Rp14 Juta Hasil Pungli

Hasil pungli dikumpulkan sejak 2016 silam

trending topics

jamkrindo umkm

terpopuler

  1. Dua Anak Kecil Penjual Kue Berteduh di Halaman Rumah Orang, Budiman: Mereka Mimpi Burukku Malam Ini

  2. 5 Potret Terkini Mantan Bintang Inter Adriano, Foto Telanjang Dada Pamer Piala

  3. Transformasi Marcus Rashford yang Bikin Terkejut, Dulu Kurus dan Sering Sakit sekarang Berotot

  4. Peluang Marcus/Kevin Ke Semi Final Di Ujung Tanduk

  5. OTT Bupati Bandung Barat, KPK Diminta Usut Pejabat lain yang Ikut Terlibat

  6. Dikunjungi PKS, Pendeta Henriette: Jujur, Kami Sempat Surprise

  7. Tunduk Di Babak Kedua, Marcus/Kevin Akui Lawan Lebih Baik

  8. Ganjar Sebut Jateng Siap Jadi Provinsi Pertama Terapkan Penghapusan UN

  9. Dirut Dicopot, Garuda Beri Awak Kabin Fasilitas Penginapan untuk Penerbangan Jarak Jauh

  10. Tak Lagi Satu Keyakinan, Sunan Kalijaga Tetap Bimbing Salmafina

fokus

Stop Pelecehan Seksual
Kursus Calon Pengantin
Puasa Plastik

kolom

Image
Ujang Komarudin

Sikap Abu-abu Partai Demokrat

Image
Achsanul Qosasi

Haruskah TVRI Kembali Mati Suri?

Image
Achmad Fachrudin

Revitalisasi Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat

Image
Hervin Saputra

Ego Tuan Rumah dan Reputasi SEA Games yang Kian Meragukan

Wawancara

Image
Sea Games

Milos Sakovic

"Polo Air Indonesia Butuh Liga dan Banyak Turnamen"

Image
Gaya Hidup

Pertama Kali Akting Bareng, Giorgino Abraham Langsung Nyaman dengan Sophia Latjuba

Image
Video

Joshua Rahmat, CEO Muda yang Menggawangi Mytours

Sosok

Image
Ekonomi

Kekayaan Capai Rp435 T! Ini 7 Fakta Menarik Bos Brand Uniqlo, Tadashi Yanai

Image
News

10 Potret Istri KSAU Yuyu Sutisna, Tampil Cantik dengan Hijabnya

Image
News

8 Gaya Santai Adian Napitupulu di Berbagai Kegiatan, Dinas hingga Bertemu Jokowi