image gfriend
Login / Sign Up

Ketika Harapan dan Ancaman Berdampingan di Pesisir Wangel

Siswanto

Image

Menyaksikan surutnya air laut di Pantai Trikora menambah keasikan saat berwisata di kawasan pantai ini karena bisa melihat terumbu karang atau pun rumput laut yang ada disetiap bebatuan. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Di bawah terik siang anak-anak lelaki berusia belasan tahun perang spirtus. Cairan jenis etanol itu digunakan sebagai bahan bakar bak mesiu yang kemudian diletuskan melalui bumbung seperti meriam.

Suaranya memecahkan keheningan kampung Nagari Adat Wangel nan damai. Meski seolah memekakan telinga, suara-suara itu justru yang dinantikan warga desa setiap tahunnya.

Ledakan-ledakan spirtus dari dalam tabung sepanjang satu meter dari susunan kaleng susu bekas itu menjadi tradisi sekaligus pertanda bahwa hari raya akan segera tiba.

baca juga:

Tak jauh dari sana, Petu Yansen (56) menjemur rumput laut (seaweed) hasil panen di pesisir Desa Wangel, Kecamatan Pulau-Pulau Aru, Kepulauan Aru, Maluku, akhir pekan lalu.

Yansen yang dibantu keempat anaknya, yakni Ika, Oan, Esy, dan Empy mulai membudidayakan rumput laut sejak dua bulan terakhir bersama lima warga lainnya.

Petani rumput laut sebenarnya bukan pekerjaan utama Yansen. Sehari-harinya, penduduk asli Dobo itu menggantungkan hidup kepada nyiur-nyiur yang tumbuh subur di Desa Wangel. Pohon kelapa atau nyiur itu selalu menghasilkan kopra yang bermutu tinggi sepanjang tahun.

Alih-alih Yansen istirahat sejenak dari kopra mengingat harga jual rumput laut yang sudah dikeringkan bisa mencapai 15-20 ribu rupiah per kilogram, artinya lebih tinggi jika dibanding kopra dengan harga jual Rp3.500 per kilo kering.

Rata-rata Yansen bisa mengantongi sekitar 4,5-6 juta setiap bulan dari hasil penjualan rumput laut kering tersebut.

Rumput laut kering dijual kepada pedagang berdarah Tiongkok yang membuka lapak di Dobo. Rumput laut kering itu kemudian akan didistrubusikan ke Surabaya sebagai bahan baku makanan instan dan produk lainnya.

Bicara soal rumput laut yang tumbuh subur di pesisir pantai, selain bernilai ekonomis, kelompok vegetasi yang dikenal sebagai alga/ganggang itu juga dapat berfungsi sebagai penahan ombak dan arus bawah air pantai.

Selain itu, alga yang biasa diolah menjadi bahan utama agar-agar itu juga sebagai tempat berlindung dan mencari makan untuk anak-anak ikan serta kepiting karang.

Adapun tantangan dan risiko yang harus dihadapi Yansen dan keempat anaknya hanyalah jika ada angin barat dan pantai dengan lalulintas perahu atau kapal motor lainnya. Akan tetapi Yansen sudah belajar dari dua hal itu sehingga ia lebih tahu kapan, bagaimana serta di mana tempat yang cocok untuk mendulang keuntungan dari alam.

Tak jauh dari tempat Yansen membudidayakan rumput laut, beberapa warga dari kota terus menambang pasir pantai sebagai bahan bangunan.

Praktik penambangan pasir itu sudah ada sejak tahun 1997. Titus (56), warga desa Wangel bersaksi bahwa daratan dan pantai semakin habis. Air laut mulai mendekat permukiman warga di sepanjang garis pantai Desa Wangel.

Tanggul desa penahan ombak sudah dibangun, namun hancur karena abrasi pantai. Beberapa pohon nyiur sebagai sabuk pantai alami pun tumbang di sana-sini setelah terkikis air laut dan semakin hilangnya daratan pantai akibat tambang pasir.

Titus dan warga lain seakan hanya bisa pasrah ketika laut terus menggerogoti daratan. Tak ada harapan lain selain menanti waktunya tiba atas perubahan alam seperti yang sudah terjadi dari tahun ke tahun.

Kepulauan Aru memang tak memiliki sumber pasir yang bisa ditambang karena bukan daerah yang memiliki potensi vulkanik. Oleh karena itu, banyak warga yang lebih memilih menggunakan pasir pantai, kendati kekuatannya tidak sebaik pasir hasil aktivitas vulkanik.

Bupati Kabupaten Kepulauan Aru, Johan Gonga, sudah mengingatkan kepada warga agar tidak menambang pasir pantai karena hal itu bisa merusak lingkungan dan mendatangkan ancaman bencana alam. Bupati yang juga merupakan seorang dokter itu juga meminta agar warganya turut serta menjaga lingkungan untuk keberlangsungan generasi penerus bangsa.

"Jangan ambil pasir di pantai. Jangan karena kepentingan sesaat, lalu kita jadi serakah dan merusak alam. Ingat anak cucu kita bisa jadi korban ke depannya. Kita bisa cegah. Kita orang ini punya risiko bencana. Kita orang harus bisa jaga kita punya lingkungan. Jika lingkungan kita bisa jaga, maka kita akan dilindungi alam," kata Johan.

Pak Yansen dan para penambang pasir adalah contoh manusia yang memanfaatkan alam sebagai mata pencaharian mereka. Namun dua hal tersebut sangat bertolak belakang satu sama lain.

Bilamana selain membudidaya, Yansen beserta lima warga desa Wangel lainnya juga sekaligus turut menjaga lingkungan dengan usaha yang dilakukan, maka berbeda dengan para penambang pasir.

Mereka akan terus mengambil apa yang diberikan oleh alam tanpa tahu kapan semua itu akan serta-merta menghabisi apa yang ada di Nagari Adat Wangel nan penuh kedamaian.

Harapan dan ancaman adalah dua hal yang berbeda namun terlihat dekat berdampingan di pesisir Wangel. Sebagai bahan renungan, apa yang menjadi baik untuk ke depannya teruslah kita jaga demi keutuhan alam, sebagaimana dengan "Kita Jaga Alam, Alam Jaga Kita." []

Editor: Siswanto

berita terkait

Image

Sea Games

Voli Pantai

Kalahkan Thailand, Voli Pantai Indonesia Sumbang Medali Emas

Image

Gaya Hidup

Dijamin Seru, ini 4 Wisata Ayunan Gantung di Yogyakarta yang Menantang Adrenalin

Image

Olahraga

5 Fakta Menarik Eks Bintang Chelsea Didier Drogba, Sukses Hentikan Perang dengan Sepak Bola

Image

Sea Games

Jadi Tuan Rumah SEA Games 2019, Intip Pulau dan Pantai Indah Filipina

Image

News

Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Maluku

Image

News

Pilkada 2020

Polisi Jamin Keamanan Seluruh Tahapan Pemilu di Maluku Utara

Image

Sea Games

Voli Pantai

Tim Voli Pantai Diharap Cepat Adapatasi Demi Medali Emas

Image

News

Lerai Keribuatan di Arena Sabung Ayam, Anggota Polsek Taliabu Tewas Dibacok

Image

News

Yonif 136/TS Konsen Beri Pelayanan Kesehatan Pasca Gempa Maluku

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Pidato Pembukaan Mukernas 2 Rabithah Alawiyah, Wapres: Tanggung Jawab Keumatan dan Kebangsaan

Kita juga menjaga umat dari mengkonsumsi meminum (dan makanan) yang tidak halal.

Image
News

Resahkan Warga, Petugas Damkar Evakuasi Sarang Tawon di Enam Lokasi di Jaktim

Evakuasi sarang tawon berdiameter sekitar 30 centimeter berada di pelavon rumah. Prosesnya berjalan sekitar pukul 19.50 WIB.

Image
News

Kebakaran di Mal Lokasari, Api Berasal dari Gedung Bekas Diskotek Milles

Untuk asal api berasal dari bekas Diskotek Miles yang saat ini sedang direnovasi.

Image
News

Banjir Bandang di Kertasari, Polisi: Sejumlah Motor Terbawa Arus dan Tidak Ada Korban

Tadi ada motor tergelincir saat kejadian. Tetapi mereka berhasil dievakuasi dan dibantu warga yang ada di sana.

Image
News

Wacana ASN Libur Jumat, Menpan RB: Kami Masih Ingin Mengoptimalkan 5 Hari Kerja

Itu 'kan hanya wacana yang dilempar seseorang 'kan? Namanya melempar wacana, ya, sah-sah saja.

Image
News

Wartawan Dilarang Meliput di Tanggul Pelabuhan yang Jebol, Kementerian PUPR: Masalah Keamanan

Beberapa pewarta dari stasiun televisi hanya bisa mengambil gambar dari luar pembatas saja.

Image
News

Akibat Banjir di Banjaran Bandung, Akses Jalan Raya Terputus

Banjir itu menyebabkan kendaraan roda dua dan roda empat tidak bisa melintasi, akibatnya akses jalan tertutup.

Image
News

Tanah Longsor di Rohul Riau, Tim SAR Temukan Dua Korban Meninggal Dunia

Tanah longsor yang saat itu diperkirakan terjadi begitu cepat membuat ayah dan anak itu tidak sempat menyelamatkan diri.

Image
News

Mekeng Sebagai Negarawan, KPK Minta Penuhi Panggilan Penyidik

Belum ada rencana pemanggilan paksa, KPK minta Mekeng penuhi panggilan penyidik untuk diperiksa.

Image
News
Pilkada 2020

Hari Pertama Pendaftaran Bakal Calon Kepala Daerah, Gibran Memilih Santai Sambil Jajan Es Teh

Pendaftaran sendiri dibuka mulai 6 Desember hingga 12 Desember.

trending topics

jamkrindo umkm

terpopuler

  1. Peselancar Filipina Tinggalkan Pertandingan Demi Selamatkan Peselancar Indonesia

  2. Emas Pertama Setelah 8 Tahun dari Nomor Tunggal Putri

  3. Demokrat Tantang Erick Thohir Larang Direksi dan Komisaris BUMN Main Moge dan Harley

  4. Cantik dan Modis, 10 Gaya Istri Airlangga Hartarto Memakai Kebaya

  5. Tidak Diunggulkan, Ganda Campuran Malah Sabet Emas dan Perunggu

  6. Soal Dirut Garuda, Pengamat: Jangan Sampai untuk Menyingkirkan dan Diganti dengan Kroni Menteri

  7. Dewas 'Pecat' Helmi Yahya dari TVRI, Jansen: Nyelundupkan Harley Juga Kah? Aneh!

  8. 20 Ribu Ton Beras Bulog Hendak Dimusnahkan, Tengku Zulkarnain: Mana yang Kemarin Ributin Lem Aibon?

  9. Terjadi Penembakan di SMA AS, Kisah Seorang Siswi Muslim Lindungi 100 Temannya di Masjid

  10. Mou Tak Malu Jabat Tangan Semua Pemain MU

fokus

Kursus Calon Pengantin
Puasa Plastik
Stop kekerasan

kolom

Image
Muhtar S. Syihabuddin

Menimbang Pencapresan Airlangga

Image
Siswanto Rusdi

Arah Bisnis Pelayaran Nasional

Image
Achsanul Qosasi

Beban Berat BUMN Perbankan

Image
Ujang Komarudin

Ujian Besar Partai Golkar

Wawancara

Image
Sea Games

Milos Sakovic

"Polo Air Indonesia Butuh Liga dan Banyak Turnamen"

Image
Gaya Hidup

Pertama Kali Akting Bareng, Giorgino Abraham Langsung Nyaman dengan Sophia Latjuba

Image
Video

Joshua Rahmat, CEO Muda yang Menggawangi Mytours

Sosok

Image
News

Selundupkan Harley Davidson, 5 Fakta Eks Dirut Garuda Ari Askhara yang Dipecat Erick Thohir

Image
News

Cantik dan Modis, 10 Gaya Istri Airlangga Hartarto Memakai Kebaya

Image
News

Jarang Tersorot, 8 Potret Hangat Menko PMK Muhadjir Effendy bersama Keluarga