Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Usai Ledakan Detonator, Aktivitas Kejaksaan Negeri Kota Pare-pare Kembali Normal

Siswanto

Usai Ledakan Detonator, Aktivitas Kejaksaan Negeri Kota Pare-pare Kembali Normal

Kejaksaan Tinggi Negeri Kota Pare-pare | Antara Foto

AKURAT.CO, Aktivitas kantor Kejaksaaan Negeri  Kota Pare-pare, Provinsi Sulawesi Selatan, kembali normal pasca peristiwa ledakan sisa detonator yang pernah dimusnahkan di halaman belakang kantor setempat.

"Sudah berkantor seperti biasalah, semua aktivitas juga seperti biasa, biarkan petugas Brimob yang melaksanakan tugasnya," ujar Kepala Kantor Kejari Pare-pare Amis Syamsuddin kepada wartawan, hari ini.

Ia menerangkan ledakan yang terjadi kemarin sore, adalah sisa barang bukti hasil tangkapan beberapa waktu dari pelaku kejahatan menggunakan detonator atau alat bahan peledak untuk membom ikan di laut setelah divonis penjara.

baca juga:

"Itu kan (lokasi ledakan) tempat pemusnahan barang bukti yang ditanam disitu (disemen). Nah, kemudian pas dibersihkan sampah, dibakar dekat situ di lokasi ledakan," tuturnya.

Saat ditanya berapa jumlah detonator yang di musnahkan kala itu di halaman kantor kejari, dan apakah akan di angkat semua atau tidak, kata Amir, menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian.

"Biarkan pihak kepolisian dulu yang melakukan penyisiran, kalau kesimpulannya itu, seperti apa kita tunggu saja nanti," katanya.

Hingga saat ini sejumlah anggota kepolisian dan Brimob Polda Sulawesi Selatan masih berjaga di area ledakan dan menunggu tim penjinak bom melakukan investigasi.

Sebelumnya, Komandan Satuan Brigade Mobile Brimob Polda Sulawesi Selatan Komisaris Besar Muhammad Anis Prasetya melakukan peninjauan di lokasi ledakan serta menghimbau masyarakat agar menjauhi lokasi ledakan untuk mengantisipasi ledakan susulan.

"Kecuali petugas, saya harap kita jauhi dulu lokasi ledakan untuk mengantisipasi ledakan susulan apalagi ini sudah malam petugas pun tetap jaga diri," kata dia.

Guna mengantisipasi hal tersebut,  Brimob Polda Sulawesi Selatan menurunkan langsung dua unit tim penjinak bom  ke lokasi ledakan untuk melakukan identifikasi yang dilakukan hari ini.

"Kita sudah datangkan dua unit Jibom, nanti besok akan bekerja, malam ini kita jaga dulu, besok kita liat TKP-nya karena ini sudah malam jadi rawan," kata dia.

Dansat Brimob Kombes Muhammad Anis Prasetya datang ke lokasi ledakan didampingi Kaden Gegana Polda Sulawesi Selatan Kompol Haruna dan tim Labfor Polda Sulawesi Selatan.

Sementara itu, Kepala Bagian Ops Polres Parepare Kompol Darwis menuturkan sebanyak 15 personel kepolisian Polres Pare-pare disiagakan untuk berjaga di kantor kejari tersebut.

"Ini untuk menjaga dulu malam ini, status Qou atau dengan kata lain menjaga keaslian TKP," kata Darwis.

Kepala Seksi Intel Kejari Pare-pare Amiruddin  mengatakan ledakan tersebut bisa saja dari detonator yang di musnahkan beberapa waktu lalu, namun penyebab pastinya belum bisa disebutkan karena belum diketahui pemicunya apa dan masih diselidiki polisi.

"Kalau ilmunya ke sana kami tidak tahu pemicu ledakannya, kami tidak tahu itu," kata Amiruddin.

Meski demikian, ia menyebutkan, dari data Pidana Umum  Kejari Pare-pare, ada 400 lebih detonator yang sudah dimusnahkan kala itu.

"Sesuai data, ada sekitar 400 lebih (detonator) dan juga ada pada tahun sebelumnya itu, tahun 2017 (dimusnahkan). Tadi, kebetulan saya tidak di lokasi (saat ledakan) karena lagi sidang. Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa," tuturnya. []

Editor: Siswanto

Sumber: Antara

berita terkait

Image

News

Diduga Korupsi Dana Bank, Dewi Susiani Jadi Buronan Kejati NTT

Image

Hiburan

Kasus Sudah P21, Catherine Wilson Resmi Jadi Tahanan Kejaksaan Negeri Depok

Image

News

HUT ke-75, ini Pesan Irjen Anang Revandoko Kepada Prajurit Brimob

Image

News

Sebanyak 500 Personel Brimob Siap Amankan Pilkada 2020 di Papua Barat

Image

News

HUT ke-75, Brimob Berkomitmen Terus Jaga Kedaulatan Bangsa

Image

News

Bantu Amankan Pilkada 2020, 1000 Lebih Personel Brimob Siap Dikerahkan

Image

News

Kejagung Siap Usut Dugaan Korupsi Sejumlah Pengadaan di Kementan

Image

News

Bareskrim Kantongi Keterangan Tersangka Kasus Kebakaran Gedung Kejagung

Image

News

Detik-detik Pemusnahan Barang Bukti Hasil Penyitaan Kejari Jakut

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Provinsi Banten Peringkat Atas Pencegahan Korupsi

Pemprov Banten terus menunjukkan komitmennya dalam penertiban dan pengamana aset daerah

Image
News

Buntut Kerumunan Petamburan, Pemprov DKI Evaluasi SKPD

Andono dikabarkan didepak lantaran menyediakan berbagai fasilitas pada hajatan Habib Rizieq Shihab.

Image
News

Jelang Muktamar IX, Plt Ketum PPP Minta Kader Solid

Suharso Monoarfa meminta seluruh kader partai berlambang Kabah itu solid jelang pelaksanaan Muktamar.

Image
News

KPK Periksa Mantan Kepala BPO DIY Soal Kasus Pembangunan Stadion Mandala Krida

Edy Wahyudi menegaskan bahwa dirinya telah menjalankan kewenangannya sejalan dengan aturan berlaku.

Image
News

Dua Bulan, Polres Tangsel Tangkap Enam Pengedar Narkoba

Jajaran Polres Tangsel berhasil menangkap enam pengedar narkotika jenis sabu, ganja hingga pil ekstasi dengan jumlah besar.

Image
News

Refly Harun: Bukan Pangdam Jaya, Gubernur yang Berwenang Turunkan Baliho

Menurut Refly, kalau ada pihak yang menganggap pencopotan baliho merupakan wewenang Pangdam Jaya, itu keliru.

Image
News

Viral Mobil Pick Up Terjun ke Jurang, Penumpang Lompat Selamatkan Diri

Mobil pick up dengan kecepatan tinggi melewati jalan yang dalam kondisi licin tergelincir hingga akhirnya terguling ke ke jurang.

Image
News

Waduh, Limbah Mikroplastik Sudah Sampai Puncak Gunung Everest

Peneliti mendapati bahwa mikroplastik ternyata berada di area di ketinggian mulai dari 5.300 meter hingga 8.440 meter.

Image
News

Praka Marten, Personel Militer yang Bunuh Istrinya di Medan Divonis 20 Tahun Penjara

Pengadilan Militer Tinggi I Medan memvonis 20 tahun penjara terdakwa Praka Marten Priadinata Chandra yang bertugas di Korem 023/KS

Image
News

Ombudsman Jakarta Sebut Polisi dan TNI Juga Bersalah Dalam Kasus Kerumunan di Petamburan

Ombudsman perwakilan Jakarta Raya menyebut Polisi dan Kodam Jaya ikut bersalah dalam peristiwa kerumunan.

terpopuler

  1. Habib Rizieq Bakal Dipanggil Paksa Polisi, Kuasa Hukum: Belum Ada Informasinya

  2. Kocak! Ikut Gaya Anies Baswedan, Warganet Malah Pamer Baca Buku Rekening

  3. Ketua FPI Tangsel: Semoga Airin Kembali ke Jalan yang Benar

  4. Soal Fenomena Mendewakan Keturunan Nabi, PP Muhammadiyah Tegaskan Tak Ajarkan Simbolisasi

  5. Tak Disangka, 7 Pesepakbola Dunia Ini Wajahnya Mirip

  6. Rizieq Shihab Tolak Swab Test, Kepala Dinas Kesehatan: Saya Tidak Tahu

  7. 5 Fakta Mengejutkan Mualafnya Virgoun, Berawal dari Kalah Taruhan

  8. Sebagian Paru-parunya Pernah Diangkat, Paus Fransiskus Sebut Paham Rasanya jadi Pasien Corona

  9. Milen Cyrus Ditangkap Polisi, Ashanty Langsung Rembuk Keluarga

  10. KPK Diminta Turun Tangan Usut Dugaan Korupsi Pengadaan Hewan Ternak Kementan

fokus

Lawan Covid-19
Webinar Akurat: Peran Strategis IJK
Akurat Solusi : Roadmap IHT

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Fenomena HRS

Image
Achsanul Qosasi

Pelajaran Demokrasi dari Biden dan Trump

Image
Faizuddin Ahmad

Mendongeng Berperan Meningkatkan Kecerdasan Anak

Image
UJANG KOMARUDIN

Polemik UU Omnibus Law Cipta Kerja

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Missies.id dan Strategi Survive Berbisnis untuk Cewek Milenial

Image
Iptek

Saat Dominasi Kontraktor Besar Masih Kejam

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Sosok

Image
Ekonomi

5 Fakta Menarik Supriyanto, Mantan HRD Bergelar Master yang Jadi Tukang Balon

Image
News

5 Fakta Aris Kukuh Prasetyo, Turunkan Jumlah Anak Putus Sekolah hingga Raih Nominasi Internasional

Image
News

7 Potret Seru Sandiaga Uno dan Istri di Mesir, Kunjungi Piramida hingga Naik Balon Udara