Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Menyorot Program Deradikalisasi BNPT, Pengamat: Belum Kuat, Masih Banyak Masyarakat Terpapar Paham Radikal

Oktaviani

Menyorot Program Deradikalisasi BNPT, Pengamat: Belum Kuat, Masih Banyak Masyarakat Terpapar Paham Radikal

Personel kepolisian dari Polsek Medan Baru, Polrestabes Medan membawa empat orang kerabat usai penggeledahan di rumah orangtua terduga pelaku bom bunuh diri yang diketahui bernama Rabbial Muslim Nasution alias Dedek, Rabu (13/11/2019). | AKURAT.CO/Muhlis

AKURAT.CO, Kasus terorisme di Indonesia seperti tak pernah habis. Padahal Pemerintah melalui Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) punya program deradikalisasi. Program ini untuk menyadarkan masyarakat yang terpapar paham radikal.

Menurur Pengamat Intelijen dan Terorisme Stanislaus Riyanta, banyaknya masyarakat yang terpapar paham radikal saat ini karena program deradikalisasi yang dibikin BNPT masih belum kuat.

Stanislaus menyebut ada dua program yang harus dilakukan. Pertama deradikalisasi yaitu mengubah seseorang yang mempunyai paham radikal menjadi tidak radikal. Program ini menurutnya, mesti dijalankan kepada orang yang sudah terpapar paham radikal.

Kemudian yang kedua, program kontra radikalisasi yaitu membangun benteng supaya orang tidak terpapar paham radikal.

"Program ini dijalankan untuk masyarakat luas yang diasumsikan belum atau tidak terpapar paham radikal," kata Stanislaus saat dihubungi AKURAT.CO, Rabu (20/11/2019).

Ia menyarankan, baiknya program kontra radikalisasi harus dijalankan dengan melibatkan banyak pihak seperti masyarakat, ormas keagamaan, lembaga pendidikan dan unsur lain. Sehingga tercipta satu kesadaran bahwa radikalisme dan terorisme adalah musuh bersama yang harus dicegah dan dilawan.

Selanjutnya, Stanislaus juga menyinggung pemetaan wilayah yang masuk zona merah. Hal itu sebagai langkah dasar dalam program kontra radikalisasi dan deradikalisasi, dan pemetaan ini perlu juga peran aktif masyarakat.

"Selama ini masyarakat cenderung diam dan akan terkaget-kaget ketika terjadi aksi teror. Bahkan ketika orang yang dikenalnya menjadi pelaku teror, masyarakat juga bakal kaget karena orang tersebut dianggap baik-baik saja,"  jelasnya.

Meski begitu, pemerintah juga perlu memberikan pemahaman kepada masyarakat agar dapat mengenali radikalisme dan terorisme sehingga masyarakat bisa melakukan deteksi dan mencegah dini radikalisme dilingkungannya masing-masing.

Hingga saat ini, Polri telah menangkap 71 terduga teroris pasca insiden bom bunuh diri di Mapolrestsbes Medan, Rabu (13/11/2019) lalu. Tiga dari 71 orang tersebut tewas, diantaranya ditembak Densus 88 Antiteror.

baca juga:

71 terduga teroris tersebut ditangkap di sejumlah wilayah di Indonesia. Jumlah terbanyak terjadi di Medan dengan rincian 30 teroris.

Sementara satu orang ditangkap di Pekanbaru, tiga orang ditangkap di Jabodetabek, dan lima orang ditangkap di Banten.

Kemudian, 11 orang diamankan di kawasan Jawa Tengah, 11 orang tangkap di Jawa Barat dan satu orang ditangkap di Kalimantan. Aceh 2 orang dan Jawa Timur dua orang serta Sulawesi Selatan satu orang.

Editor: Ainurrahman

berita terkait

Image

News

Peringatan IPW: Intel Jangan Kecolongan, Waspadai Aksi Teroris Jelang Akhir Tahun

Image

News

Kepala BNPT: Terorisme Harus Dibendung oleh Semua Pihak, Tak Hanya Pemerintah Saja

Image

News

Eks Kepala BNPT: Sistem Peradilan Kriminal Efektif Tangani Terorisme

Image

News

Analis: Klaim Presiden NFPB Soal Papua Bertentangan dengan Resolusi PBB

Image

News

Pengamat Sebut Ada Penumpang Gelap Tunggangi Demo UU Cipta Kerja, termasuk KAMI

Image

News

Kuliah Umum Bersama SKSG UI, Kepala BNPT Ungkap Ancaman Terorisme di Indonesia

Image

News

Disertasi Dosen UI Ungkap Penyebab Munculnya Kasus Residivisme Teroris di Indonesia

Image

News

Kasus Residivisme Teroris Muncul, Program Deradikalisasi BNPT Dipertanyakan

Image

News

Webinar Sekolah Kajian Stratejik UI Bahas Soal Pencegahan Residivisme Teroris

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Harapan Anis Matta dan Mardani untuk Kepengurusan MUI 2020-2025

Anis Matta memberikan ucapan selamat kepada Miftachul Akhyar karena terpilih menjadi Ketua Umum MUI.

Image
News

Berkas Perkara Syahganda dan Jumhur P21

Syahganda Nainggolan dan Jumhur Hidayat akan diserahkan ke Kejaksaan Agung atau penyerahan tahap II pada awal Desember.

Image
News

Kapolres Jakarta Barat Bakal Buat Kampung Tangguh di Cengkareng Timur

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Audie S. Latuheru bersama Dandim 0503/JB tengah memetakan wilayah yang banyak kasus Covid-19.

Image
News

Nakes yang Terpapar COVID-19 di Teluk Wondama Bertambah 12 Orang

Dua di antara 12 nakes yang terpapar COVID-19 di Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat adalah dokter

Image
News

Puluhan Ribu Personel Siap Amankan Pilkada Malang

Polres Malang menyiapkan puluhan ribu personel gabungan untuk amankan pelaksanaan pemungutan suara pada Pilkada Malang 2020

Image
News

Kasus Positif COVID-19 di Magetan Bertambah Jadi 619 Orang

Jumlah warga Magetan yang terinfeksi poistif COVID-19 bertambah sembilan orang

Image
News

Longsor di Tanjakan Hantap Kembali Putus Jalur Bandung-Cianjur

Tanjakan Hantap kembali tertutup longsor susulan sepanjang tujuh meter

Image
News

Naik ke Penyidikan, Polisi Akan Panggil Pihak yang Terlibat Kasus Habib Rizieq

Penyidik akan memanggil pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan acara di Petamburan untuk menentukan tersangka.

Image
News

Ngeluh Sakit Kepala dan Mual, Begini Kondisi Kesehatan Abu Bakar Ba'asyir

"Saat ini masih dalam perawatan dokter. Keluhan sakit kepala, nyeri kepala dan mual,

Image
News

Survei Indeks Pilkada Nasional, Muhamad-Saras Ungguli Dua Paslon Lainnya

Muhamad-Rahayu Saraswati Djojohadikusumo unggul 30,1 persen.

terpopuler

  1. Hina Jokowi di Media Sosial, Pria di Deli Serdang Ditangkap Polda Sumut

  2. Donald Trump Keliru Ucapkan Duka Cita Maradona untuk Madonna? Ini Faktanya

  3. Imbas Kasus Edhy Prabowo, Rustam Ibrahim Sebut Prabowo akan Kehilangan Kredibilitas

  4. Pemkab Musi Banyuasin Bentuk Satgas Pembebasan Lahan untuk Pembangunan Tol Betung-Jambi

  5. Buka Warung Makan di Teras Rumah Mewahnya, Muzdalifah: Rasa Bintang Lima Harga Kaki Lima

  6. Gajimu Kecil? Jangan Khawatir, Bisa Tetap Kaya Kok dengan 6 Langkah Ini

  7. Tak Ada Nama Tengku Zulkarnain dalam Struktur MUI 2020-2025, Begini Kata Denny Siregar

  8. Dokter: Rizieq Shihab Tidak Menerima Tamu, Termasuk Laskar FPI

  9. Mengenal Kapolsek Sawah Besar Kompol Eliantoro Jalmaf

  10. Mau Semprot Disinfektan Kediaman Rizieq Dihalangi Laskar, Digertak Dandim Langsung Ciut

fokus

Lawan Covid-19
Webinar Akurat: Peran Strategis IJK
Akurat Solusi : Roadmap IHT

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Utang Pemerintah dan Kehati-hatian

Image
UJANG KOMARUDIN

Fenomena HRS

Image
Achsanul Qosasi

Pelajaran Demokrasi dari Biden dan Trump

Image
Faizuddin Ahmad

Mendongeng Berperan Meningkatkan Kecerdasan Anak

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Missies.id dan Strategi Survive Berbisnis untuk Cewek Milenial

Image
Iptek

Saat Dominasi Kontraktor Besar Masih Kejam

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Sosok

Image
News

5 Fakta Penting KH Miftachul Akhyar, Ketum MUI Baru Gantikan Ma'ruf Amin

Image
News

Mengenal Kapolsek Sawah Besar Kompol Eliantoro Jalmaf

Image
News

3 Kali Gantikan Posisi Menteri yang Kosong, Ini Kiprah Politik Luhut Binsar Panjaitan