Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Mahar Politik Puluhan Miliar, Syamsuddin: Kalau Mau Murah, Kepala Daerah Diangkat Mendagri, Tapi Apa Kata Dunia

Siswanto

Mahar Politik Puluhan Miliar, Syamsuddin: Kalau Mau Murah, Kepala Daerah Diangkat Mendagri, Tapi Apa Kata Dunia

Peneliti Senior LIPI Syamsuddin Haris di Diskusi Populi Center dengan tema 'Mengapa Anggota DPR Malas?', Menteng, Jakarta, Sabtu (24/11) | AKURAT.CO/Khalishah Salsabila

AKURAT.CO, Pakar politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Syamsuddin Haris mengomentari alasan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian ingin mengevaluasi  pemilihan kepala daerah, antara lain karena setiap kepala daerah harus mengeluarkan biaya puluhan miliar rupiah untuk biaya politik dan hal ini berkorelasi dengan perilaku korup dikemudian hari.

"Demokrasi memang mahal pak. Biaya pilkada bisa dikurangi jika sistem dibenahi, ambang batas pencalonan parpol dihapus sehingga tidak perlu mahar politik. Kalau mau murah kepala daerah diangkat mendagri. Tapi apa kata dunia. Pilkada oleh DPRD belum tentu jadi solusi," kata Syamsuddin melalui akun Twitter @sy_haris.

Sebelumnya, Tito menjelaskan alasannya ingin mengevaluasi pemilihan kepala daerah seara langsung.

baca juga:

Menurut Tito untuk maju ke pilkada, kandidat harus mengeluarkan biaya yang besar.

"Ini dari empirik saja, untuk keluar jadi calon kepala daerah, mau jadi bupati, kalau nggak punya Rp30 miliar, nggak berani. Nah kemudian wali kota lebih tinggi lagi, gubernur lebih tinggi lagi," ujar Tito.

Tito mengatakan itu belum termasuk biaya teknisnya.

"Sementara kalau lihat pemasukan dari gaji dari lain ternyata Rp200 juta masuk x 12 x 5 tahun, itu Rp12 miliar, mana mau dia tekor, keluarnya 30 miliar. Kalau dia mau tekor, saya mohon maaf sekali, itu berarti betul-betul mengabdi untuk nusa bangsa gitu. Tapi apakah ada? 1001 mungkin ada, mungkin juga nggak," kata Tito.

Itu sebabnya, jika ada kepala daerah yang mengatakan tidak mengeluarkan uang untuk maju ke pilkada, Tito ingin sekali bertemu tokoh seperti itu.

"Kalau ada yang menyatakan nggak bayar nol persen, saya pengin ketemu orangnya," kata Tito.

Dari fakta-fakta itu, menurut Tito, bukan hal luar biasa ketika KPK melakukan operasi tangkap tangan terhadap kepala daerah.

"Kenapa? Karena sistem itu membuat dia (kepala daerah) ingin balik modal sehingga ya tinggal menggunakan teknik-teknik intelijen, teknis investigasi, menarget kepala daerah sangat mudah sekali ya, pasti akan korupsi," kata Tito.

"Jadi kita sudah menciptakan sistem yang membuat kepala daerah itu tetap korupsi. Kalau nggak ada ya, yang memang tidak melakukan itu, kita sangat bersyukur," Tito menambahkan. []

Editor: Siswanto

berita terkait

Image

News

Pimpinan DPR Imbau Paslon Pilkada 2020 Tak Terprovokasi Isu yang Potensi Gaduh

Image

News

Satpol PP Tangsel Kewalahan Bersihkan APK Paslon

Image

News

Soal Potensi Maladministrasi Penyaluran APD ke TPS, Ini Tanggapan KPU

Image

News

Bawaslu Bali Harapkan Saksi TPS Ikuti Tes Cepat

Image

News

Payakumbuh Deklarasikan Pilkada 2020 yang Damai, Aman, dan Sehat

Image

News

Junimart Girsang: Kandidat Abai Prokes, Sanksi Pidana Menanti

Image

News

Cegah Politik Uang, Bawaslu Bandarlampung Lakukan Patroli

Image

News

Jelang Hari Pemilihan, KPU Purbalingga Intensifkan Sosialisasi Pilkada 2020

Image

News

Jelang Pilkada 2020, Disdukcapil Pesaman Barat Pacu Perekaman e-KTP

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Luhut Izin ke Luar Negeri, SYL Ditunjuk Sebagai Menteri KKP Ad Interim

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dimandatkan sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Ad Interim per 2 Desember 2020.

Image
News

Mardani: Pembubaran 10 LNS Harus Sesuai Reformasi Birokrasi

Mardani Ali Sera mengapresiasi keputusan Presiden Joko Widodo yang membubarkan 10 lembaga nonstruktural.

Image
News

Pasien COVID-19 yang Sembuh di Sulawesi Tenggara Bertambah 90 Orang

Pasien sembuh hari ini di Sulewasi Tengara tercatat lebih banyak dari kasus positif baru daerah itu

Image
News

Kasus COVID-19 di Sulawesi Utara Melebihi Angka 7 Ribu

Kota Manado kembali menjadi daerah dengan penularan terbanyak, yakni bertambah 27 kasus

Image
News

Kasus Suap Wahyu Setiawan, KPK Diminta Usut Dugaan Suap oleh Gubernur Papua Barat

Wahyu juga diduga menerima suap atau gratifikasi dari Gubernur Papua Barat terkait proses seleksi anggota KPUD.

Image
News

Sebanyak 231 Sekolah di Gorontalo Dinyatakan Layak Gelar Belajar Tatap Muka

Gorontalo telah melakukan verifikasi sesuai dengan surat edaran bersama empat menteri

Image
News

Siswa SDN di Lebak Belajar Tatap Muka Secara Berkelompok

SDN Lebak melaksanakan pembelajaran berkelompok tatap muka dengan memperketat protokol kesehatan

Image
News

BMKG: Wilayah Jawa Timur Berpotensi Hujan Lebat

Selama tiga hari ke depan sebagian wilayah di Jawa Timur berpotensi terjadi hujan lebat disertai angin kencang

Image
News

KPK Diminta Usut Kasus Dugaan TPPU Mustafa Kamal Pasha

Selain itu, dia pun meminta KPK untuk memeriksa istri dari Mustafa Kamal Pasha, Ikhfina Fahmawati.

Image
News

Kasus COVID-19 di Magetan Bertambah 22 Kasus

Jumlah pasien positif di Magetan meningkat signifikan menjadi 662 orang

terpopuler

  1. Jadi Ibu Sambung, 7 Potret Kehangatan Nathalie Holscher dan Anak-anak Sule

  2. Persiapan Personel TNI Jelang Pemeriksaan Rizieq Shihab

  3. Dua Nama Ini Dinilai Jadi Kandidat Kuat Menteri Kelautan dan Perikanan Baru

  4. CEO Dorna: Terima Kasih Jokowi karena Coba Kembalikan MotoGP ke Indonesia

  5. Kelapa Dua Penyumbang Terbanyak Kasus Covid-19 di Kabupaten Tangerang

  6. Kisah Biawak yang Menjadi Saksi Kenabian Rasulullah

  7. 5 Meme Kocak Kekalahan Madrid di Liga Champions, Siap ke Liga Malam Jumat?

  8. 12 Ayat Al-Qur’an Tentang Kepastian Rezeki Allah untuk Hamba-Nya

  9. 6 Zodiak Ini Ditakdirkan Pandai Bisnis dan Jadi Pengusaha Sukses

  10. Ramalan Zodiak Tentang Asmara Hari Rabu 2 Desember 2020, Cancer Perjuangkan Kekasihmu!

fokus

Lawan Covid-19
Webinar Akurat: Peran Strategis IJK
Akurat Solusi : Roadmap IHT

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Memangkas Birokrasi

Image
Achsanul Qosasi

Utang Pemerintah dan Kehati-hatian

Image
UJANG KOMARUDIN

Fenomena HRS

Image
Achsanul Qosasi

Pelajaran Demokrasi dari Biden dan Trump

Wawancara

Image
News

Ini Dia Jurus Jitu Ahmed Zaki dalam Penanganan Covid-19 di Tangerang

Image
Video

Lawan Covid

VIDEO Bkleen Hadirkan Solusi Fogging Ramah Lingkungan | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Lawan Covid

VIDEO Perangi Pandemi Bersama Bkleen, Antimicrobial Solution Yang Praktis dan Mudah | Akurat Talk (1/2)

Sosok

Image
News

5 Fakta Penting KH Miftachul Akhyar, Ketum MUI Baru Gantikan Ma'ruf Amin

Image
News

Mengenal Kapolsek Sawah Besar Kompol Eliantoro Jalmaf

Image
News

3 Kali Gantikan Posisi Menteri yang Kosong, Ini Kiprah Politik Luhut Binsar Panjaitan