Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Golkar: Pilkada Lewat DPRD Tak Melanggar Undang-Undang

Kosim Rahman

Golkar: Pilkada Lewat DPRD Tak Melanggar Undang-Undang

Ilustrasi Pilkada Serentak 2018 | Lukman Hakim Naba

AKURAT.CO, Politikus Partai Golkar Iqbal Wibisono menyebut pemilihan kepala daerah melalui DPRD tidak melanggar Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sehingga tidak masalah jika wakil rakyat yang menentukan kembali wali kota/bupati di daerah masing-masing.

"Pilkada langsung dilaksanakan setelah amendemen UUD 1945 meskipun sebenarnya dalam UUD NRI Tahun 1945 Pasal 18 Ayat (4) tidak tertulis secara gamblang pemilihan langsung," Iqbal Wibisono, di Semarang, Minggu (17/11/2019).

Bunyi Pasal 18 Ayat (4) UUD NRI Tahun 1945: "Gubernur, bupati, dan wali kota masing-masing sebagai kepala pemerintah daerah provinsi, kabupaten, dan kota dipilih secara demokratis."

baca juga:

Menyinggung kembali soal pemilihan kepala daerah melalui DPRD, Iqbal menyatakan bahwa itu semua bergantung pada niat para penyelenggara negara untuk memperbaiki sistem pilkada agar lebih efektif, profesional, dan proporsional, serta tidak memakan korban dan biaya yang lebih efisien.

Ketua Harian DPD I Partai Golkar Provinsi Jawa Tengah memandang perlu merevisi Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU No. 1/2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang No. 1/2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota menjadi Undang-Undang jika opsinya pemilihan lewat DPRD.

Alumnus Program Doktor (S-3) Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Diponegoro (Undip) ini mengemukakan bahwa pemilihan kepala daerah langsung oleh rakyat ada nilai positif maupun negatifnya. Hal ini bergantung pada cara pandang dari mana pilkada itu akan dilihat atau dikaji.

Dilihat dari penyelenggaraan, pilkada langsung memerlukan anggaran yang besar, mulai dari persiapan sampai pelaksanaan.

Kendati demikian, menurut Iqbal, besar kecil anggaran sebetulnya bukan menjadi masalah. Permasalahan yang lebih substantif adalah bagaimana setelah pilkada, rakyat merasakan kehidupan yang sejahtera adil dan makmur, bukan malah makin sengsara.

Jika dilihat dari sisi politis, kata politikus Partai Golkar ini, pilkada langsung jauh nemiliki legitimasi yang kuat karena rakyat ikut terlibat langsung dalam memilih pemimpinnya.

Namun, di lain pihak, dalam pilkada langsung ini pemerintah harus ekstra keras untuk menjaga stabiltas keamanan agar masyarakat tetap terlindungi. Hal ini mengingat fanatisme antarpendukung calon apabila tidak terkendali bisa berakibat melahirkan malapetaka dan keresahan masyarakat.

"Tidak bisa dipungkiri bahwa tidak sedikit kepala daerah yang terjerat kasus korupsi. Pasalnya, untuk menjadi kepala daerah, memerlukan biaya cukup material," kata Iqbal yang pernah sebagai Ketua Komisi E DPRD Provinsi Jawa Tengah.

Iqbal menekankan, "Dengan fakta-fakta tersebut, saya kira akan lebih efektif, efisien, dan produktif apabila ke depan pilkada dikembalikan ke DPRD."

"Hal itu semua sangat bergantung pada kemauan pemerintah dan DPR ketika mempersiapkan UU pilkada sebagai payung hukumnya," kata Iqbal menegaskan.[]

Editor: Ainurrahman

Sumber: ANTARA

berita terkait

Image

News

GP Ansor Minta Seluruh Kader Sukseskan Pilkada Serentak 2020

Image

News

Bawaslu Tasikmalaya Dalami Laporan Adanya ASN Lakukan Pelanggaran

Image

News

DPD Golkar Surakarta Klaim Bakal Sumbang 27.000 Suara untuk Gibran-Teguh

Image

News

Machfud Arifin Siapkan Ekositem Minat Bakat jika Terpilih Pilkada 2020

Image

News

KPU Bantul Simulasikan Penggunaan Sirekap

Image

News

Bawaslu Gresik Terbitkan 28 Surat Peringatan Pelanggaran Prokes

Image

News

Banyak Pelanggaran, Bawaslu Tertibkan 597 Alat Peraga Kampanye di NTT

Image

News

Cegah Klaster Baru Pilkada, Gibran-Teguh akan Lakukan Tes Cepat Saksi di TPS

Image

News

Jelang Pilkada, Eks Jubir KPK: Jangan Pilih Paslon Terlibat Korupsi

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Hiburan

Personelnya Kontak dengan Orang Positif COVID-19, Konser Online PENTAGON "WE L: VE" Ditunda

Yoe One berkontak dengan seseorang yang positif COVID-19

Image
Hiburan

'So What?', Ceritakan Pengalaman Pribadi Solois Mima

Mima mengaku dirinya sering dianggap memiliki ciri khas vokal yang aneh dan gaya musik yang "kurang indie"

Image
Hiburan

Drake Dapat Izin Obama Tuk Perankan Film Biopic

Obama sendiri baru-baru ini merilis memoar barunya bertajuk A Promised Land

Image
Hiburan

Yeay! YoonA SNSD Miliki Channel YouTube Pribadi 'YoonA's So Wonderful Day'

Ia membagikan video pertamanya di saluran itu yang menunjukkan pertemuan pertama antara sang bintang dan staf

Image
Hiburan

Minta Habib Rizieq Hadapi Polisi, Nikita Mirzani: Tunjukkan Kalau Laki-laki Jantan

Perseteruan antara Nikita Mirzani dan Habib Rizieq berawal saat ibu tiga anak tersebut bertanya apakah 'Habib' adalah tukang obat

Image
Hiburan

Produksi di Abbey Road, Kelompok Penerbang Roket Rilis 'Roda Gila'

Kelompok Penerbang Roket merilis lagu baru berjudul Roda Gila

Image
Hiburan

Live At BCL'S Attic, Bunga Citra Lestari Hadir Kembali dengan Mini Album

Proses rekaman vokal, pembuatan artwork dan visual mini album ini dibuat di BCL's Attic; sebuah ruangan di rumahnya

Image
Hiburan

Sheryl Sheinafia Sampaikan Cerita Hubungan Khayalan Lewat Lagu 'De Javu'

Untuk melengkapi lagu tersebut, Sheryl juga telah merilis video liri De Javu

Image
Hiburan

Suka Cita Selebgram Ryan Goutama Ikut Audisi Indonesian Idol Season 11 

Sekalipun tidak lolos audisi, namun Ryan Goutama tetap puas sudah bertemu para juri luar biasa Indonesian Idol.

Image
Hiburan

Kolaborasi, Eclat Story dan Shakira Jasmine Rilis 'Makan Ati!'

Keduanya mengatakan bahwa lagu tersebut bercerita tentang sulitnya menjalani hubungan di masa pandemi

terpopuler

  1. Lagi-lagi HRS, Guntur Romli: Gara-gara 1 Orang ini Kok Jadi Ribet Semua

  2. Kelakar Denny Siregar: Ternyata Kabur Bukan Lagi Kata Sifat Tapi Kata Kerja Bagi HRS

  3. Diisukan Minggat dari RS UMMI, Ferdinand Singgung Ternyata Kabur adalah Bakat

  4. Gus Nadir: Tidak Mungkin Habibana Rizieq Shihab Kabur dari RS, ya Kan?

  5. Aziz Yanuar Sebut Penyebar Kabar HRS Kabur dari RS Orang Gangguan Jiwa

  6. Kabar Habib Rizieq Kabur dari RS, Muannas: Tolonglah Umat Diberi Contoh yang Baik!

  7. Segera Buang Deh, Beberapa Hal Ini Jadi Penghalang Kamu Susah Kaya!

  8. Polisi Masukkan Benny Simon Tabalujan Daftar DPO, Begini Tanggapan Kompolnas

  9. PA 212 Klaim Kondisi HRS Segar Bugar, Dokter RS UMMI: Hasil Pemeriksaan Belum Keluar

  10. Doa Agar Diberikan Hati Suci dan Dikabulkannya Segala Doa

fokus

Lawan Covid-19
Webinar Akurat: Peran Strategis IJK
Akurat Solusi : Roadmap IHT

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Utang Pemerintah dan Kehati-hatian

Image
UJANG KOMARUDIN

Fenomena HRS

Image
Achsanul Qosasi

Pelajaran Demokrasi dari Biden dan Trump

Image
Faizuddin Ahmad

Mendongeng Berperan Meningkatkan Kecerdasan Anak

Wawancara

Image
Video

Lawan Covid

VIDEO Bkleen Hadirkan Solusi Fogging Ramah Lingkungan | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Lawan Covid

VIDEO Perangi Pandemi Bersama Bkleen, Antimicrobial Solution Yang Praktis dan Mudah | Akurat Talk (1/2)

Image
Gaya Hidup

Missies.id dan Strategi Survive Berbisnis untuk Cewek Milenial

Sosok

Image
News

5 Fakta Penting KH Miftachul Akhyar, Ketum MUI Baru Gantikan Ma'ruf Amin

Image
News

Mengenal Kapolsek Sawah Besar Kompol Eliantoro Jalmaf

Image
News

3 Kali Gantikan Posisi Menteri yang Kosong, Ini Kiprah Politik Luhut Binsar Panjaitan