image gfriend
Login / Sign Up

Partai Gelora Optimistis Jadi Peserta Pemilu 2024

Dedi Ermansyah

Image

Para penggagas Partai Gelombang Rakyat (Gelora) saat mendatangi notaris guna mengurus persiapan deklarasi partai | Twitter/@Fahrihamzah

AKURAT.CO, Keluarga besar Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia optimistis bisa lolos verifikasi dan menjadi peserta Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

Koordinator Wilayah Kalimantan, Bali dan Nusa Tenggara Barat (NTB) Dewan Pimpinan Pusat Partai Gelora Indonesia H Ichsanuddin di Banjarmasin, Minggu menyatakan hal tersebut usai penguuohan pengurus partai politik (parpol) itu tingkat kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan.

Pasalnya, menurut mantan Ketua Komisi II Bidang Ekonomi dan Keuangan DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) yang berpendidikan akuntansi nasional itu, Partai Gelora Indonesia sudah mempersiapkan segala sesuatu yang berkaitan dengan verifikasi parpol.

Ia menunjuk contoh Kalsel, di provinsi yang terdiri atas 13 kabupaten/kota kini sudah terbentuk kepengurusan Partai Gelora Indonesia yang menggunakan dominan warna tosa dan berlambangkan gambar gelombang itu.

"Bahkan pembentukan kepengurusan Partai Gelora Indonesia di Kalsel sudah sampai tingkat kecamatan," lanjutnya didampingi Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) parpol tersebut tingkat provinsi setempat, H Riswandi SIP.

"Lebih dari itu, DPW Partai Gelora Indonesia Kalsel sejak dini melakukan konsolidasi, baik menghadapi verifikasi kesiapan dan persiapan sebagai parpol maupun peserta Pemilu 2024," demikian Ichsanuddin.

Optimistis serupa dari Ketua DPW Partai Gelora Indonesia Kalsel yang sama-sama mantan kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) serta eks anggota DPRD provinsi yang kini berpenduduk lebih empat juta jiwa.

Optimistis itu cukup beralasan, karena selain kesiapan dan persiapan perangkat lunak seperti sumber daya manusia (SDM) serta perangkat keras berupa Sekretariat, juga mendapat dukungan dari berbagai elemen masyarakat.

Sebagai contoh pada kepengurusan Partai Gelora Indonesia di Kalsel, baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota banyak wajah baru dan dari kalangan generasi muda yang tampaknya cukup energik.

"Memang untuk membawa negara kita (termasuk Kalsel) menuju kemajuan membutuhkan generasi yang energik dengan tetap berdasarkan pada karakter kepartaian," tegasnya.

"Selain azas Pancasila, Partai Gelora Indonesia juga mempunyai karakter yaitu Islam (nilai-nilai kebenaran sesuai tuntunan agama), nasionalis, demokrasi dan kesejahteraan)," lanjutnya didampingi Sekretaris DPW Partai Gelora Indonesia Kalsel Wahyudi.

Ia menyatakan, sesuai azas dan karakter tersebut Partai Gelora Indonesia terbuka bagi semua elemen bangsa/masyarakat yang mau bersama-sama membangun negeri ini agar ke depan lebih baik lagi

"Jadi tidak benar kalau ada anggapan, dominasi Partai Gelora Indonesia adalah orang-orang yang sebelumnya sebagai kader PKS. Sebagian besar kepengurusan bukan kader PKS," demikian Riswandi.

Sementara Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gelora Indonesia Kabupaten Barito Kuala (Batola), Kalsel H Tatang mengaku, sebelum bergabung dengan parpol yang baru lahir 10 November lalu, dirinya dari Partai Bintang Reformasi (PBR).

"Alasan ikut Gelora Indonesia, antara lain ingin suasana baru, serta tertarik dengan tujuan dan karakter kepartaian," ujar laki-laki asal "Kota Bahalap" Marabahan (40 kilometer barat Banjarmasin), ibu kota Batola itu.

Kata bahalap artinya baik, berasal dari bahasa masyarakat asli Batola atau komunitas Bakumpai yang tinggal di tepian sepanjang Sungai Barito yang bermuara di Kalsel dan berhulu di pedalaman Kalimantan Tengah (Kalteng).[]

baca juga:

Editor: Ainurrahman

Sumber: Antara

berita terkait

Image

News

Revisi UU Pemilu, Guru Besar LIPI Nilai Sebaiknya Pemilu Nasional Diselnggarakan Terpisah

Image

News

Sepakat Revisi UU Pemilu, Anggota DPR Usulkan Omnibus Law UU Pilkada dan Pemilu

Image

News

Selain Kurangi Unsur Pidana, Bawaslu Minta Revisi UU Pemilu Perkuat Sanksi Administratif

Image

News

LSI Nilai Pemisahan Jadwal Pemilu Serentak Lebih Manusiawi

Image

News

Soal Revisi UU Pemilu, NasDem Minta Pilpres dan Pileg Dipisah

Image

News

DPR Usul Omnibus Law UU Pemilu dan UU Pilkada

Image

News

Gerindra Setuju Pemilu Legislatif dan Presiden Dipisah, Ini Alasannya

Image

News

Golkar Dorong Revisi UU Pemilu, Ferdinand: Saya Meminta PD Secara Resmi Dukung Gagasan Ini

Image

News

Politikus Golkar Berharap Golkar Bisa Mencalonkan Presiden di Pemilu 2024

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Komisi E DPRD DKI Coret Lab Fisika dan Kimia di SMK Pariwisata Jakut

Penghapusan anggaran karena fasilitas yang dibangun tidak masuk dalam kebutuhan siswa.

Image
News

Kebakaran Lahan Mengepung Sydney, Petugas Pemadam Kewalahan

Kebakaran terburuk di Australia pernah menghancurkan ribuan rumah di Victoria pada Februari 2009

Image
News

Bongkar Mafia Narkoba di Universitas Pancasila, Polisi Amankan 5 Karung Ganja

Tersangka telah dibawa ke Polda Metro Jaya untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Image
News

Ngaku Hendak Basmi Pelaku Aksi Klitih, Pemuda di Sleman Malah Takut-takuti Warga dengan Sajam

Polisi pun menetapkan status tersangka pada ND atas kepemilikan senjata tajam

Image
News

Tak Setuju dengan Rencana Emanuel Macron, Serikat Buruh di Prancis Mogok Massal

“Kami akan protes hingga sepekan paling cepat, dan di akhir pekan pemerintah harus tunduk."

Image
News

Perjanjian Kawin Tak Masuk UU Baru, PerCa Indonesia Akan Tetap Lakukan Advokasi

"Tidak kemudian tidak masuknya putusan MK ini mengakibatkan kekuatan hukum si perjanjian kawin tidak ada atau jadi lemah"

Image
News

Identitas Mayat di Underpass Senen Terungkap, Polisi: Indikasinya Bunuh Diri

Jenazah Adi sudah dibawa ke RSCM untuk diotopsi.

Image
News

Keputusan Erick Thohir Mencopot Dirut Garuda Dinilai Sangat Tepat

"Hal penting yang patut kita sorot adalah tindakan ini contoh yang baik bagi generasi muda bangsa"

Image
News

Hanya Karena Bicara Bahasa Inggris, Pria Filipina Bunuh Wanita dan Makan Otaknya

Otak korban dijadikan topping untuk nasi yang telah dimasak pelaku

Image
News

5 Kota Paling Berbahaya di Asia Tenggara 2019, Indonesia Peringkat Berapa?

Daftar kota paling berbahaya di Asia Tenggara didominasi oleh Malaysia dan Filipina

trending topics

jamkrindo umkm

terpopuler

  1. 8 Pesona Anto Cepi, Anggota TNI AU yang Mirip AHY

  2. Setelah Ganda Putra dan Putri, Giliran Ganda Campuran yang Menyumbang Emas

  3. Pencekalan HRS, Guntur Romli: Sudah Bersumpah Tidak Akan Meminta Bantuan, Biarkan Dia Terlunta-lunta

  4. Sebelum Berhubungan Intim, 4 Cara Foreplay ini Harus Kamu Lakukan

  5. Sundram Moorthy: Melawan Indonesia adalah Pertandingan Berkualitas

  6. Bareskrim Terima Laporan FPI Soal Muwafiq, Ferdinand: Waduh! Moga Tidak Memicu Konflik Antar Kelompok

  7. Denny Siregar Bandingkan Perceraian UAS dan Ahok: Ada yang Keselek Biji Rambutan

  8. Admin Kocak hingga Mendadak Viral, ini 5 Fakta Menarik Perusahaan Ojol Terbaru, BUROQ

  9. Nikmati Keindahan Borobudur hingga Saksikan Ijab Kabul, 10 Potret Putri Mahkota Denmark saat Kunjungi Indonesia

  10. Tidak Diunggulkan, Ganda Campuran Malah Sabet Emas dan Perunggu

fokus

Kursus Calon Pengantin
Puasa Plastik
Stop kekerasan

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Beban Berat BUMN Perbankan

Image
Ujang Komarudin

Ujian Besar Partai Golkar

Image
Mujamin Jassin

Genesis Feodal Hantui Pembaruan Golkar

Image
Ahmad Irawan

Rangkap Jabatan Airlangga Hartarto: Ketua Umum Golkar dan Menko Perekonomian, Melanggar UU?

Wawancara

Image
Sea Games

Milos Sakovic

"Polo Air Indonesia Butuh Liga dan Banyak Turnamen"

Image
Gaya Hidup

Pertama Kali Akting Bareng, Giorgino Abraham Langsung Nyaman dengan Sophia Latjuba

Image
Video

Joshua Rahmat, CEO Muda yang Menggawangi Mytours

Sosok

Image
News

Cantik dan Modis, 10 Gaya Istri Airlangga Hartarto Memakai Kebaya

Image
News

Jarang Tersorot, 8 Potret Hangat Menko PMK Muhadjir Effendy bersama Keluarga

Image
Hiburan

Dinonaktifkan Tanpa Alasan Jelas, Ini 7 Fakta Menarik Helmy Yahya sebagai Direktur Utama TVRI