image
Login / Sign Up

Sekjen PDIP Minta Aparat Tegas kepada Kelompok yang Paksakan Kehendak

Bayu Primanda

Image

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, berpidato saat menggelar Mimbar Kebangkitan Nasional di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Senin (20/5/2019). Mimbar tersebut digelar untuk memperingati Hari Kebangkitan Nasional ke 111. | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

AKURAT.CO, PDI Perjuangan (PDIP) disebut sangat mengkhawatirkan maraknya tindakan intoleran yang merobek kerukunan kehidupan berbangsa.

Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, mengungkapkan bahwa aparat keamanan tidak perlu ragu dan wajib untuk mengedepankan penegakan hukum bagi sekelompok orang yang memaksakan kehendaknya dan main hakim sendiri terhadap kebebasan menjalankan agama dan kepercayaan setiap warga bangsa.

Hasto menyampaikan, guna memastikan kehidupan beragama berjalan baik, penuh budi pekerti dan toleransi, seluruh komponen bangsa hendaknya menyadari bahwa kultur asli bangsa Indonesia menjalankan ketuhanan dengan meneladani sifat Tuhan, tanpa egoisme agama dan menyatu dengan tradisi kebudayaan bangsa.

baca juga:

"Terlebih konstitusi telah menegaskan Negara berdasar atas Ketuhanan Yang Maha Esa dan Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya itu. Perintah konstitusi inilah yang menjadi pedoman bagi seluruh warga bangsa," ungkapnya dalam keterangan resmi, Jakarta, Minggu (17/11/2019).

Bagi PDIP, Hasto mengatakan, budi pekerti dan toleransi telah hidup dan menjadi kultur bangsa. Menurutnya, semua diwarnai oleh tradisi kehidupan agama dan kepercayaan pada Tuhan yang mengedepankan kerukunan, tepo sliro dan hormat menghormati perbedaan sehingga rakyat bisa hidup berdampingan secara damai.

"Berketuhanan tanpa nilai kemanusiaaan, dan tanpa keadaban publik sama saja melupakan esensi dasar agama untuk kebaikan umat manusia dalam relasi dengan Sang Pencipta, seluruh isi alam raya dan dengan sesama manusia," katanya.

Hasto pun mengajak, mari kedepankan budi pekerti, keadaban publik dan jiwai prinsip ketuhanan dengan sepenuh hati.

Editor: Deni Muhtarudin

berita terkait

Image

News

Said Aqil Tegaskan Pancasila Tak Bertentangan dengan Agama Islam

Image

News

Diancam Politikus PDIP, Andi Arief: Saya Tidak Ahli Baku Hantam

Image

News

Polisi Tolak Laporan Politisi PDIP, Benny Harman: Salut, Bukti Polri Patuh pada Hukum dan Tolak Jadi Alat Gebuk

Image

News

Kendalikan Perubahan Iklim Bisa Dimulai Melalui Ajaran Agama Merawat Bumi

Image

News

DPR: RUU Perlindungan Agama Tak Hanya untuk Islam

Image

News

Menag Tidak Mau Cabut PMA Majelis Taklim, DPR: Gaduh untuk Sesuatu yang Tidak Perlu

Image

News

DPR Nilai Wacana Penghapusan Sejarah Islam tentang Khilafah dan Jihad Tidak Bijak

Image

News

Pilkada 2020

Ini Penjelasan DPC PDIP Solo Soal Pemanggilan Ginda Ferachtriawan

Image

News

Pilkada 2020

Ginda Ferachtriawan Dipanggil DPC Usai Ambil Formulir Pendaftaran Cawawali di DPD PDIP, Ada Apa?

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

MPR Apresiasi Pemerintah Selesaikan Kasus HAM Lewat RUU KKR

Legislatif tentu menyambut baik, tinggal kita lihat bagaimana realisasinya

Image
News

Ketua DPR RI: Pemerintah Harus Memenuhi Hak-hak Masyarakat

Pemerintah harus memenuhi hak-hak masyarakat

Image
News

Mahfud MD: Pengamanan 22 Mei Bukan Pelanggaran HAM

Kalau polisi memukul pedemo itu bukan pelanggaran

Image
News

Suka Pamer Alat Vital ke Mahasiswi di Yogyakarta, Pelaku Bebas Setelah Diamankan

Image
News

Meninggal Dunia, 6 Fakta Menarik Marie Fredriksson Vokalis Roxette

Selamat jalan!

Image
News

Seorang Pria dan Koper Penuh Sabu Diamankan BNN

Selain sabu, petugas juga mengamankan barang bukti uang tunai yang diduga dari hasil transaksi sabu.

Image
News

Potensi Radikalisme Turun, BNPT: Tidak Boleh Lengah

ukan berarti rendah, terus (lengah). Tidak boleh 'underestimate'

Image
News

Kaca Sky Bridge Stasiun Solo Balapan Pecah Diterjang Angin Kencang

Untuk keamanan pengguna jalan, sementara waktu sky bridge ditutup sampai perbaikan selesai.

Image
News

Jelang Nataru 2020, Kakorlantas Pantau Perlintasan Kereta Api di Solo

"Disini kereta api melintas sebanyak 136 kali selama 24 jam, oleh karena itu, potensi antrian kendaraan akan terjadi di sini"

Image
News

Haram untuk Dinikahi, Siapa Sajakah yang termasuk Mahram?

Ada dua macam mahram. Pertama hurmah mu’abbadah (haram selamanya) dan kedua hurmah mu’aqqatah (haram dalam waktu tertentu).

trending topics

jamkrindo umkm

terpopuler

  1. Terkena Pukulan Usai Bel, Atlet Indonesia Ditandu Keluar Ring

  2. Mengaku sebagai Lesbian di Ajang Miss Universe, 5 Fakta Menarik Miss Myanmar Swe Zin Htet

  3. Digilas Filipina, Timnas Basket Putra Indonesia Gagal Raih Emas

  4. Ini Tweet Andi Arief yang Membuat Henry Yoso Berang

  5. Bikin Pangling, ini 8 Potret Menteri Kabinet Indonesia Maju Saat Muda

  6. Dipolisikan Politisi PDIP, Habiburokhman: Saya Orang Lampung Asli Siap Bela Rocky Gerung

  7. Kini Tampak Lebih Langsing, Ini 5 Kunci Sukses Diet Okky Lukman

  8. Shafa Harris Senang Diajak Bastian Steel ke Acara Perayaan Natal

  9. Polisi Tolak Laporan Politisi PDIP, Benny Harman: Salut, Bukti Polri Patuh pada Hukum dan Tolak Jadi Alat Gebuk

  10. Keren, Putra Ronaldo Bawa Juventus U-9 Juara

fokus

Stop Pelecehan Seksual
Kursus Calon Pengantin
Puasa Plastik

kolom

Image
Achmad Fachrudin

Relasi Pemilu dengan Kinerja Elit Politik

Image
Muhtar S. Syihabuddin

Menimbang Pencapresan Airlangga

Image
Siswanto Rusdi

Arah Bisnis Pelayaran Nasional

Image
Achsanul Qosasi

Beban Berat BUMN Perbankan

Wawancara

Image
Sea Games

Milos Sakovic

"Polo Air Indonesia Butuh Liga dan Banyak Turnamen"

Image
Gaya Hidup

Pertama Kali Akting Bareng, Giorgino Abraham Langsung Nyaman dengan Sophia Latjuba

Image
Video

Joshua Rahmat, CEO Muda yang Menggawangi Mytours

Sosok

Image
News

Jualan Mi Ayam hingga Tak Lagi Jadi CEO, Ini 7 Fakta Menarik Achmad Zaky, Pendiri Bukalapak

Image
News

Makan Soto hingga Ngobrol Bareng Juru Parkir, 6 Potret Gibran Rakabuming Blusukan di Pasar

Image
Ekonomi

5 Tips Ampuh Pasarkan Produk ala Pendiri Startup Fashion Choosy, Jessie Zeng