Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Demi Kesejahteraan Rakyat, Kemenkominfo Diminta Optimalkan Pemanfaatan Frekuensi

Aricho Hutagalung

Demi Kesejahteraan Rakyat, Kemenkominfo Diminta Optimalkan Pemanfaatan Frekuensi

Sekjen NasDem Johnny G Plate saat akan bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (22/10/2019). Hari kedua pemanggilan calon menteri oleh Presiden Jokowi mulai dari kader parpol, politikus hingga kalangan profesional datang secara bergantian. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Infrastruktur teknologi komunikasi informasi harus dikembangkan agar dapat menunjang pengembangan ekonomi digital nasional dan kesejahteraan rakyat.

Pengamat kebijakan publik dari The Prakarsa, Ah Maftuchan, mengungkapkan bahwa pengembangan akses data atau internet yang baik akan menuntaskan ketertinggalan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi, menciptakan pemerataan layanan internet dan menurunkan kesenjangan ekonomi dan akses informasi di seluruh wilayah Indonesia.

"Optimalisasi frekuensi dapat menciptakan ketersediaan tarif akses internet yang terjangkau/murah. Jadi, frekuensi broadband harus dioptimalkan pemanfaatannya agar frekuensi tidak menjadi ‘lahan tidur’ karena dikuasai oleh operator tetapi tidak dimanfaatkan," ungkapnya dalam sebuah diskusi yang diselenggarakan oleh Digital Culture Syndicate (DCS) di Jakarta, Rabu (13/11/2019).

baca juga:

Selain Ah Maftuchan, diskusi itu juga menghadirkan Direktur Eksekutif CITA/Pengamat Kebijakan Pajak Yustinus Prastowo dan Ahli Komunikasi dan Telekomunikasi UGM Kuskridho Dodi Ambardhi.

"Diskusi ini didasari perhatian kami pada permasalahan pembangunan konektifitas internet/akses data melalui pengembangan teknologi Broadband Wireless Access (BWA) atau akses nirkabel pita lebar dan lainnya sampai saat ini belum optimal," ujar Co-founder DCS, MB Hoelman.

Namun saat ini, menurut Hoelman, Indonesia sedang berhadapan dengan buruknya kondisi pemanfaatan BWA. Operator BWA berguguran satu per satu, hingga akhirnya sampai dengan 2019 hanya tersisa 3 operator, yaitu Berca, Telkom dan Indosat M2.

Yustinus Prastowo mengatakan, bergugurannya para operator BWA berdampak buruk pada hilangnya kesempatan penciptaan lapangan kerja, gagalnya penguatan UMKM dan gagalnya ambisi penciptaan digital startup atau bisnis aplikasi kelas dunia. Kemudian, buruknya konektivitas dan menurunnya pengembangan industri telekomunikasi domestik.

"(Dan) hilangnya potensi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang dapat menambah pundi-pundi keuangan negara untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia," katanya.

Lebih lanjut, Yustinus menyebutkan bahwa perusahaan telekomunikasi pemegang lisensi frekuensi BWA 2300 MHz saat ini kurang optimal memanfaatkannya. Hal ini berdampak langsung pada hilangnya potensi PNBP dari sektor telekomunikasi informasi.

"Sektor PNBP Kominfo terkena dampak langsung, akibat selama sepuluh tahun usia perizinannya, Kominfo hanya memperoleh 72 persen dari target PNBP BWA atau sekitar Rp4.1 triliun," ungkapnya.

Jumlah tersebut, lanjut Yustinus, jauh lebih kecil nilainya apabila dibandingkan dengan pendapatan 2300 MHz yang diterima dari alokasi perizinan bagi penyelenggara jaringan bergerak seluler yang mencapai 100 persen, yaitu dari Smartfren senilai Rp2.4 triliun dan dari Telkomsel sekitar Rp4 triliun. Spektrum frekuensi radio merupakan sumber daya terbatas dan strategis serta memiliki nilai keekonomisan yang tinggi.

"Oleh sebab itu harus dapat dirasakan manfaatnya secara optimal oleh masyarakat," ujarnya.

Secara lebih spesifik, Yustinus menjelaskan bahwa sebaiknya Kemenkominfo mempertimbangkan bahwa lelang frekuensi BWA untuk periode 10 tahun ke depan harus mempertimbangkan upaya peningkatan PNBP secara lebih optimal. Di tengah ancaman resesi global, PNBP sangat penting kontribusinya sebagai sumber pembiayaan pembangunan. Dana hasil lelang frekuensi dapat digunakan untuk mendukung pembiayaan program prioritas, misalnya menutup defisit BPJS Kesehatan.

"Secara prinsip, izin lisensi frekuensi Broadband Wireless Access 2300-2360 MHz yang saat ini masih under-used harus diakhiri untuk menuju pemanfaatan yang optimal sebanding dengan potensinya. Pemerintah harus segera bergerak untuk mengambil potensi yang ada di depan mata agar akses rakyat terhadap layanan data/internet murah dan cepat terpenuhi dan agar penerimaan negara bukan pajak dari sektor industri telekomunikasi tidak menguap," katanya.

Sementara Kuskridho Dodi Ambardhi menilai bahwa pengusahaan atau pemanfaatan BWA yang tidak optimal juga dapat berdampak langsung bagi hak-hak rakyat di berbagai pelosok negeri. Salah satu hal yang harus dijamin oleh negara saat ini adalah adanya layanan internet berkecepatan tinggi secara merata di seluruh daerah.

Menurut Dodi, akses data atau internet saat ini sudah berkembang menjadi kebutuhan dasar bagi warga dan sudah menjadi bagian langsung kehidupan masyarakat kecil. Untuk itu, Dodi menegaskan bahwa Kemenkominfo perlu mempersiapkan penataan ulang pita frekuensi dengan mempertimbangkan agenda prioritas Presiden Jokowi dalam pengembangan start-up nasional.

"Lelang frekuensi BWA misalnya, perlu mempertimbangkan operator yang terbukti berkomitmen membangun pemanfaatan frekuensi broadband secara optimal, efektif dan efisien," ungkapnya.

Editor: Deni Muhtarudin

berita terkait

Image

Iptek

Lewat Startup Studio, Kominfo Dorong Pengusaha Rintisan Digital Dukung Ekonomi Digital Indonesia

Image

Iptek

Kominfo Siapkan Tiga Langkah Antisipasi agar Proyek SATRIA-1 Berjalan Normal

Image

Ekonomi

Permintaan Kredit Lesu, Bos BRI: Uang Rp1.200 Triliun Mengendap di Bank

Image

Iptek

Menkominfo: Tingkatkan Kesadaran Komunal sebagai Konsumen Bangga Buatan Indonesia

Image

Iptek

Hasil Survei Indeks Literasi Digital Nasional 2020: Akses Internet Makin Terjangkau

Image

Iptek

Akselerasi Jaringan Bergerak Seluler, Seleksi Pengguna Pita Frekuensi Radio 2.3 GHz Resmi Dibuka

Image

News

Kominfo Dorong KPU Ajak Masyarakat Gunakan Hak Pilih pada 9 Desember

Image

Ekonomi

Menkominfo Bilang Produk UMKM Punya Potensi Luar Biasa, Ini Alasannya!

Image

Ekonomi

Ogah Adukan Balik Pospera, Arya Sinulingga: Saya Berikan Sinyal Berdemokrasi

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Serahkan Diri ke KPK, Dua Orang Kepercayaan Edhy Prabowo Langsung Ditahan

Orang kepercayaan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo Andreau Pribadi Misanta (APM) dan Amiril Mukminin (AM) serahkan diri ke KPK.

Image
News

Polres Jakbar Periksa Urine Lima Anggota Pandawa

Pemeriksaan urine dilakukan untuk mengetahui apakah kelima perampok positif narkoba dan HIV atau tidak.

Image
News

Paska Penahanan Edhy Prabowo, Kementerian KKP Langsung Setop Izin Ekspor Benih Lobster

Kemelut kasus ekspor benih lobster yang menjerat Edhy Prabowo langsung berimplikasi terhadap kebijakan ekspor benih lobster.

Image
News

Rakor Pembina Samsat, Kakorlantas Minta Dukungan Stakeholder dalam Berikan Pelayanan Terbaik

Korlantas Polri menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pembina Samsat Tingkat Nasional Tahun 2020.

Image
News

Gandeng 6 Wanita Hamil di Pesta Pernikahan, Playboy Nigeria ini Jadi Sorotan

Unggahan Mike langsung viral dan jadi buah bibir warganet

Image
News

Polres Jakbar Buru Penadah Barang Hasil Curian Kelompok Pandawa

Jajaran Polres Metro Jakarta Barat berhasil menangkap lima anggota Pandawa karena terlibat kasus perampokan di kawasan Cengkareng Barat.

Image
News
Pilkada 2020

AHY Minta Jenderal Polisi Ini Turun Tangan di Jambi

Ini akan melengkapi pengalaman Fachrori Umar yang selama lima tahun pertama masa jabatannya sebagai Gubernur Jambi.

Image
News

Dokter: Rizieq Shihab Tidak Menerima Tamu, Termasuk Laskar FPI

Ketua DPP Front Pembela Islam (FPI) Slamet Maarif mengatakan kondisi kesehatan Rizieq Shihab dalam keadaan baik-baik saja.

Image
News

Sedang Dirawat dan Tidak Bisa Dijenguk, Rizieq Shihab Sakit Apa? 

Rizieq Shihab sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit UMMI, Bogor, Jawa Barat sejak Rabu (25/11/2020) kemarin sampai sekarang.

Image
News

Modus Kelompok Pandawa Ketika Merampok

Lima anggota Pandawa yang ditangkap jajaran Polres Metro Jakarta Barat ternyata sudah empat kali merampok di kawasan Jakarta Barat.

terpopuler

  1. 5 Kisah Menarik Keluarga Maradona dan Anak-Anaknya, Ada yang Sempat Tidak Diakui

  2. Pilkada 2020, Mayoritas Masyarakat Pilih Pemimpin dari Putra Asli Medan

  3. Sarita Abdul Mukti Sebut Hubungan Vicky Prasetyo dan Kalina Oktarani Bukan Settingan

  4. Abdillah Toha: Halo Bapak Prabowo, Sudah Bikin Bui Buat Penjarakan Kader?

  5. Jarang Bokek, 5 Zodiak Ini Senang Banget Hemat!

  6. Menteri Nadiem Pastikan BSU untuk Tenaga Pendidik dan Kependidikan Tepat Sasaran

  7. Pengangguran Jakarta Tertinggi di Indonesia, Anak Buah Anies: Kan Karena Pandemi

  8. Israel Hapus Arab Saudi dari Daftar Negara Wajib Karantina Virus Corona

  9. Tersangka Kasus Suap Calon Bintara di Palembang Disanksi Pasal Berlapis

  10. Puluhan Warga Petamburan Tertular Corona Pasca Hajatan Rizieq Shihab, Kapolda: Ini Pelajaran

fokus

Lawan Covid-19
Webinar Akurat: Peran Strategis IJK
Akurat Solusi : Roadmap IHT

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Utang Pemerintah dan Kehati-hatian

Image
UJANG KOMARUDIN

Fenomena HRS

Image
Achsanul Qosasi

Pelajaran Demokrasi dari Biden dan Trump

Image
Faizuddin Ahmad

Mendongeng Berperan Meningkatkan Kecerdasan Anak

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Missies.id dan Strategi Survive Berbisnis untuk Cewek Milenial

Image
Iptek

Saat Dominasi Kontraktor Besar Masih Kejam

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Sosok

Image
News

3 Kali Gantikan Posisi Menteri yang Kosong, Ini Kiprah Politik Luhut Binsar Panjaitan

Image
Ekonomi

5 Sumber Kekayaan Iis Rosita Dewi, Capai Rp7 Miliar!

Image
Ekonomi

Perjalanan Karir Maradona Hingga Bangkrut Setelah Bergelimang Harta