Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Kepolisian Sebut Demonstran Hong Kong yang Ditembak Coba Merebut Pistol Petugas

Sahistya Dhanes

 Kepolisian Sebut Demonstran Hong Kong yang Ditembak Coba Merebut Pistol Petugas

polisi menembak satu massa aksi hari ini Senin (11/11) | Facebook

AKURAT.CO, Kepolisian Hong Kong menggelar konferensi pers sehari setelah insiden penembakan terhadap demonstran yang viral. Dalam konferensi pers tersebut, kepolisian mengatakan bahwa demonstran yang ditembak sempat mencoba untuk merebut pistol polisi.

"Ketika kami mengumpulkan pernyataan dari orang yang terluka (dengan tembakan senjata), kami menemukan bahwa rekan kami tidak hanya menghadapi ancaman dari satu orang, tetapi itu adalah sekelompok orang dengan rencana terorganisir yang mencoba mencuri pistol itu," kata pengawas senior biro kejahatan dan triad terorganisir Li Kwai-wah, dilansir dari laman Channel News Asia, Rabu (13/11).

"Dalam situasi seperti ini, kami percaya polisi kami bereaksi sesuai dengan pedoman, untuk melindungi diri mereka sendiri dan orang-orang di sekitar mereka," tambah Li.

Polisi juga mengecam kerusuhan membabi buta yang dipicu oleh para demonstran.

"Selama dua hari terakhir, masyarakat kita telah didorong ke jurang kehancuran total ketika para perusuh mengamuk di lingkungan perumahan dan kampus universitas," kata pengawas senior humas kepolisian Kong Kong-cheung.

“Sebanyak 50 lokasi rusak atau terhambat oleh perusuh. Lebih dari 160 set lampu lalu lintas rusak dan masih dalam perbaikan," kata Kong lebih lanjut.

Kong menambahkan bahwa para perusuh melakukan tindakan "tidak waras" seperti melempar sampah, melempar benda-benda besar ke rel kereta yang kosong, menggantung sampah di saluran listrik, serta menyebar paku dan benda tajam di jalanan dengan tujuan mengempeskan kendaraan - diduga targetnya adalah kendaraan umum.

“Yang lebih parah, massa (telah membuat kekacauan) di berbagai universitas berbeda. Dalam insiden paling mengkhawatirkan, para perusuh melemparkan kursi-kursi dan cone lalu lintas dari jembatan ke kendaraan yang melintas di bawahnya, dekat Universitas Hong Kong," kata Kong.

Dalam keterangan lanjutan, Kong mengatakan bahwa perusuh Hong Kong melempar kursi ke pengendara motor dan menyebabkannya mengalami kecelakaan yang hampir merenggut nyawa.

"Ini menunjukkan kekerasan perusuh tidak hanya sembrono tetapi juga acak, siapa pun bisa menjadi korban berikutnya tanpa peringatan sebelumnya. Sekali lagi, menggunakan senjata ofensif seperti itu untuk melancarkan serangan dapat disamakan dengan pembunuhan," katanya.

Polisi menangkap 287 orang pada hari Senin (11/11), dengan rentang usia mulai dari 12 tahun hingga 82 tahun. Dari yang ditangkap, 187 adalah pelajar.

"Kami sangat terkejut dengan tren bahwa semakin banyak siswa muda berpartisipasi dalam aksi kerusuhan ini," terang Kong.[]

baca juga:

Editor: Ahada Ramadhana

berita terkait

Image

News

Dukung Demo Hong Kong, Warga Sebar Lowongan Kerja hingga Bantuan Medis via Telegram

Image

News

FOTO Ribuan Warga Hong Kong Kembali Berunjuk Rasa

Image

News

Tanpa Mengerahkan Aparat, begini Cara PM Singapura Lee Kuan Yew Hadapi Demonstran

Image

News

Polisi Hong Kong Kepung Kampus Usai Malam Kerusuhan

Image

News

Demonstrasi Hong Kong: Polisi Tembakkan Gas Air Mata ke Area Kampus

Image

News

Kepala Sekretaris Hong Kong Kecam PNS yang Terlibat Demonstrasi

Image

Hiburan

Konser The Vamps Diundur, Tiket Fisik Konser Tetap Bisa Ditukarkan Hari Ini

Image

Hiburan

Akibat Demo Besar di Hong Kong, Band The Vamps Undur Konser di Jakarta

Image

News

14.000 Orang Mogok Kerja, Transportasi Hong Kong Lumpuh

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Sambangi Petamburan, Polisi Tidak Bertemu Rizieq Shihab di Kediamannya

Polisi menitipkan surat panggilan itu kepada keluarga Rizieq Shihab

Image
News

Konflik Manusia dengan Gajah di Aceh Tercatat Sudah 95 Kasus

Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Aceh mencatat terjadi 95 kali konflik gajah dengan manusia terjadi di Aceh

Image
News

Banyak Pelanggaran, Bawaslu Tertibkan 597 Alat Peraga Kampanye di NTT

Sebanyak 597 alat peraga kampanye (APK) milik para pasangan calon kepala daerah dan wakil kepala daerah dalam Pilkada Serentak 2020 ditertib

Image
News

Cegah Klaster Baru Pilkada, Gibran-Teguh akan Lakukan Tes Cepat Saksi di TPS

Tes cepat terhadap saksi yang bertugas di TPS itu dengan tujuan agar tidak menemukan klaster baru pada Pilkada di Solo

Image
News

Penjelasan Wali Kota Bogor Laporkan RS Ummi ke Polisi

Tes swab yang dilakukan pihak RS Ummi terhadap Rizieq dilakukan tertutup dan tanpa koordinasi.

Image
News

Rizieq Shihab Pulang Sebelum Hasil Dokter Keluar, RS UMMI Tak Mau Tanggung Jawab 

Rizieq Shihab pulang tanpa membawa hasil pemeriksaaan RS yang hingga kini masih diproses.

Image
News

Dukungan untuk Tri Rismaharini, Balai Kota Surabaya Dibanjiri Karangan Bunga

Video viral berisi nyanyian "Hancurkan Risma Sekarang Juga" yang dinyanyikan para pendukung Paslon Walikota Surabaya no urut 02

Image
News

Besok Polisi Periksa Dokter dan Perawat RS Ummi Bogor

HRS kemungkinan akan dipanggil.

Image
News

Jelang Pilkada 2020, KPU Bangka Tengah Kekurangan 956 Surat Suara

Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, kekurangan sebanyak 956 lembar surat suara untuk Pilkada

Image
News

Dua Tenaga Kesehatan Positif Covid-19, Puskesmas Gadingrejo Ditutup Sementara

Pemerintah Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung, menutup sementara pelayanan kesehatan di Puskesmas Gadingrejo, usai dua tenaga kesehatan

terpopuler

  1. Sosok 'Pak Haji' Kebingungan Cari Sandal di Masjid ini Malah Bikin Ngakak Warganet

  2. Sempat Dimasukan ke Ruang NICU, Ini Kondisi Terbaru Anak Keempat Oki Setiana Dewi

  3. Lagi, Politikus Senior PDIP Membelot Alihkan Dukungan ke Machfud-Mujiaman

  4. Rohimah Angkat Bicara Soal Pernikahan Kiwil dengan Pengusaha Asal Kalimantan

  5. Tak Malu Tunjukkan Stretch Mark, Marshanda Tuai Pujian Warganet

  6. Usai Terpapar Covid-19, RS Polri Kabarkan Kondisi Terkini Kesehatan Jumhur Hidayat Cs

  7. Diancam Dibunuh, Petugas Pemakaman yang Berfoto dekat Jenazah Maradona Minta Maaf

  8. Ketua KPK Bantah Operasi Penangkapan Edhy Prabowo Ada Kepentingan Politik

  9. Lagi-lagi HRS, Guntur Romli: Gara-gara 1 Orang ini Kok Jadi Ribet Semua

  10. Soal Apresiasi Jokowi pada Pangdam Jaya Terkait Pencopotan Baliho, Ini Kata Andi Arief

fokus

Lawan Covid-19
Webinar Akurat: Peran Strategis IJK
Akurat Solusi : Roadmap IHT

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Utang Pemerintah dan Kehati-hatian

Image
UJANG KOMARUDIN

Fenomena HRS

Image
Achsanul Qosasi

Pelajaran Demokrasi dari Biden dan Trump

Image
Faizuddin Ahmad

Mendongeng Berperan Meningkatkan Kecerdasan Anak

Wawancara

Image
Video

Lawan Covid

VIDEO Bkleen Hadirkan Solusi Fogging Ramah Lingkungan | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Lawan Covid

VIDEO Perangi Pandemi Bersama Bkleen, Antimicrobial Solution Yang Praktis dan Mudah | Akurat Talk (1/2)

Image
Gaya Hidup

Missies.id dan Strategi Survive Berbisnis untuk Cewek Milenial

Sosok

Image
News

5 Fakta Penting KH Miftachul Akhyar, Ketum MUI Baru Gantikan Ma'ruf Amin

Image
News

Mengenal Kapolsek Sawah Besar Kompol Eliantoro Jalmaf

Image
News

3 Kali Gantikan Posisi Menteri yang Kosong, Ini Kiprah Politik Luhut Binsar Panjaitan