Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Polres Deli Serdang Akan Tindak Tegas Pembuang Bangkai Babi Terjangkit Virus Hog Cholera

Muhlis

Polres Deli Serdang Akan Tindak Tegas Pembuang Bangkai Babi Terjangkit Virus Hog Cholera

Personel Babinsa TNI mengangkat bangkai babi dari aliran Sungai Bederah, untuk dikubur, di Kelurahan Terjun, Medan, Sumatera Utara, Selasa (12/11/2019). Sedikitnya 5.800 ekor babi mati diduga akibat wabah virus Hog Kolera dan African Swine Fever atau demam babi Afrika di 11 kabupaten/kota di Sumut. | ANTARA FOTO/Irsan Mulyadi

AKURAT.CO, Kepolisian Resor Deli Serdang akan melakukan tindakan tegas kepada peternak atau warga yang membuang bangkai babi yang terserang virus Hog Cholera ke aliran sungai.

Warga atau peternak babi yang kedapatan dengan sengaja membuang babi ke aliran sungai akan dikenakan saksi pidana sesuai Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2009, tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

"Maraknya kematian babi yang diduga terjangkit wabah Hog Cholera belakangan ini membuat masyarakat resah dikarenakan ada pihak yang dengan sengaja membuang bangkai babi di aliran sungai," kata Kapolres Deli Serdang, Ajun Komisaris Besar Polisi Eddy Suryantha melalui  Kepala Satuan Reserse Kriminal Ajun Komisaris Polisi Rafles Langgak Putra Marpaung, Selasa (12/11/2019).

baca juga:

Menurut AKP Rafles Langgak, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Peternakan Kabupaten Deli Serdang untuk melakukan upaya pencegahan dengan membentuk tim penyelidik yang terdiri dari Satuan Reserse Kriminal dan para Kepala Unit se-jajaran Polres Deli Serdang.

Selain itu, melalui petugas Bhabinkamtibmas seluruh wilayah Polres Deli Serdang telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat khususnya peternak babi, agar tidak membuang bangkai di aliran sungai.

"Tim yang dibentuk ini nanti akan melakukan penyelidikan terhadap masyarakat yang membuang bangkai di aliran sungai. Meskipun saat ini belum ditemukan di wilayah hukum Polres Deli Serdang," ungkapnya.

Selain membentuk tim yang akan menyelidiki kasus pembuangan bangkai di aliran sungai sehingga menyebabkan polusi udara dan polusi air, pihaknya juga mengimbau masyarakat agar mengawasi dan melaporkan jika diketahui ada warga yang sengaja membuang bangkai babi.

"Kepada masyarakat yang tidak mengindahkan dan tetap membuang bangkai babi ke sungai, akan kita tindak tegas dengan menerapkan pasal 69 ayat (1) Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009. Hukumannya pidana penjara," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi  Sumatera Utara, Azhar Harahap menyebut hingga saat ini ada sebanyak 5800 ekor babi mati diduga karena virus Hog Cholera. Wabah Hog Cholera telah terjangkit di 11 kabupaten/kota di Sumatera Utara. Dimana kabupaten dengan penyebaran wabah paling banyak terjadi di Kabupaten Dairi, Humbang Hasundutan dan Kabupaten Deli Serdang.[] 

Editor: Melly Kartika Adelia

berita terkait

Image

News

Bermodus Pemulung, Pencuri Ditangkap Polsek Medan

Image

News

Polisi Tangkap Pencuri Nyamar Jadi Pemulung

Image

News

Andi Arief Sebut Fadli Zon Keblinger, Ada Apa?

Image

News

Presiden Jokowi dan Mentan SYL Cek Dua Lokasi Food Estate di Kabupaten Humbahas

Image

News

Polisi: KAMI Medan Siapkan Skenario seperti Kerusuhan 1998

Image

News

Denpom Medan Grebek Discotik Champion, 17 Orang Diamankan

Image

News

Petani di Sumatera Selatan Punya Cara Sendiri Berantas Babi Liar

Image

News

Pos Polisi Dibakar, Pendemo Dipukul Mundur dengan Gas Air Mata di Patung Kuda

Image

News

Rusuh di Patung Kuda, Polisi Tembak Gas Air Mata, Massa Teriak Revolusi

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Aksi Kecam Emmanuel Macron di Yogyakarta, Ajak Boikot Produk Prancis dan Tuntut Minta Maaf

Massa yang berjumlah ratusan orang tersebut mengecam pernyataan Macron yang dianggap telah menistakan Islam

Image
News

Komunitas Sepeda Ini Kampanyekan 'Tolak Bala' Begal

Sambil bersepeda, anggota komunitas Too Much Idea Cycling Cult menempelkan kertas bertuliskan kalimat-kalimat menggelitik.

Image
News

Pesepeda di Sleman Diduga Disiram Soda Api oleh Orang Tak Dikenal

Polisi masih menyelidiki peristiwa ini

Image
News

Xi Jinping Kirim Surat untuk Kim Jong-un, Janji Perkuat Persahabatan

Xi Jinping berjanji mendukung pembangunan ekonomi Korea Utara

Image
News

MKGR Apresiasi UU Cipta Kerja Karena Dinilai Mampu Percepat Pembangunan Nasional

Kita berharap kehadiran UU ini selain mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi, juga dapat menciptakan pemerataan pembangunan.

Image
News

Oknum Polisi OKU Terlibat Narkoba Dipecat secara Tidak Hormat

PTDH dua personel Polres OKU ditujukan kepada Aiptu Budi Risfayanda dan Brigadir Rihza Munandar Asih.

Image
News

Sosok AKP Agung, Ikut Tangani Kasus Penistaan Agama Ahok

Agung Ari Wibowo tidak menyangka bakal menduduki jabatan sebagai Kasat Reskrim Polres Bondowoso.

Image
News

Ustaz Zaid Maulana Diserang Pria saat Ceramah Maulid Nabi

Ustaz Muhammad Zaid Maulana masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Image
News

KRL Anjlok di Kampung Bandan, KAI Commuter Rekayasa Pola Perjalanan

Kereta Rel Listrik (KRL) KA 1481 relasi Bekasi-Jakarta Kota di Kampung Bandan anjlok akibatnya perjalanan penumpang terganggu.

Image
News
Lawan Covid-19

Taiwan Pecahkan Rekor 200 Hari Tanpa Penularan Lokal Corona, Ini 'Jurus' Jitunya

Saat banyak negara mencapai titik tertinggi baru dalam jumlah kasus virus corona, Taiwan justru berbeda

terpopuler

  1. Tengku Zul: Jika 1,9 Milyar Umat Memboikot Produk Prancis, Maka Berhasil Menjungkirkan Macron!

  2. Polemik Kartun Nabi Muhammad: Iran Terbitkan Koran Bergambar 'Iblis Macron'

  3. 5 Tempat Makan Langganan Presiden Jokowi di Solo, Dijamin Bikin Ngiler!

  4. Denny Siregar: Umat Kristen Kutuk Kontroversi Macron Pasti Tumbuh Di Lingkungan Islam

  5. Desak Macron Minta Maaf, Mustofa: Beruntung Negeri Kami Tak Menerapkan Hukum Islam

  6. 7 Potret Keromantisan Verrel Bramasta dan Ranty Maria, Bikin Baper Warganet

  7. Ngefans Berat, Baim Wong Pertemukan Paula Verhoeven dengan Mak Beti

  8. Kisah Malaikat Malik Menahan Matahari dengan Sayapnya Demi Sayyidina Ali

  9. Jual Tanah Sesuai Harga, Warga Dukung Pembangunan di Wilayah Pantura Kabupaten Tangerang

  10. Hillary Brigitta Harap Pernyataan Megawati Soal 'Milenial Jangan Dimanja' Jadi Cambuk

tokopedia

fokus

Lawan Covid-19
Webinar Akurat: Peran Strategis IJK
Akurat Solusi : Roadmap IHT

kolom

Image
Dr. Akhmad Shunhaji, M.A.

Respon Quranik terhadap Pola Pembelajaran di Masa Pandemi

Image
UJANG KOMARUDIN

Degradasi Legitimasi Jokowi

Image
Achsanul Qosasi

Berkoperasi dalam Pandemi

Image
Egy Massadiah

Menyapa Pohon, Menjaga Alam

Wawancara

Image
Iptek

Saat Dominasi Kontraktor Besar Masih Kejam

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Ngomongin Hobi Sampai Harga Outfit Fahri Hamzah | Akurat Talk (1/2)

Sosok

Image
News

Sosok AKP Agung, Ikut Tangani Kasus Penistaan Agama Ahok

Image
Ekonomi

Biar Berkah, Pelajari Kiat Jadi Pedagang Cemerlang Sesuai Tuntunan Nabi Muhammad SAW

Image
News

5 Potret Terbaru Ganjar Pranowo, Makin Gagah dengan Kumis dan Brewok