image
Login / Sign Up

Pelajaran Sejarah Islam Soal Khilafah Dihilangkan, Begini Tanggapan Menag Fachrul Razi

Muslimin

Image

Menteri Agama Fachrul Razi rapat kerja dengan Komisi VIII DPR di Kompleks Parlemen MPR/DPR-DPD, Senayan, Jakarta, Kamis (7/11/2019). Rapat kerja tersebut membahas evaluasi program dan rencana program prioritas di Kementerian Agama tahun 2020. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Menteri Agama RI, Jenderal TNI Fachrul Razi tidak ingin berkomentar banyak soal adanya perubahan buku pelajaran Agama Islam dalam pembahasan terkait khilafah.

Menurut Fachrul Razi, pihaknya telah membentuk tim untuk mengkaji lebih jauh lagi mana yang harus ditiadakan soal khilafah dalam pejalaran agama islam tersebut.

"Saya secara teknis belum sampe ya. tapi memang ada tim yang sudah membahas itu untuk melihat mana yang materi yang perlu dihapus mana yang nggak. tapi secara teknis dengan kelompk kerja," kata Fachrul Razi di JCC, Jakarta Pusat, Selasa (12/11/2019).

baca juga:

Ia mengatakan bahwa tim yang merubah pelajaran agama islam itu telah dibentuk sebelum dirinya diangkat jadi Menag oleh Jokowi. Tim itu, kata dia, telah dibentuk saat Lukman Hakim jadi Menteri Agama RI.

"Belum secara teknis, tapi kelompok kerja sudah disusun dan sudah mulai bekerja sebelum saya masuk," ujarnya.

"Secara teknis saya nggak lah ya (komentar) kan saya kan Menteri. kali ngomong sampe teknis banget gak lah ya. nanti saya hadapkan kepada pokja yang  kita siapkan untuk menjelaskan. Pokja itu pasti bisa menjelaskan lebih rinci," sambungnya.

Ia menambahkan bahwa mata pelajaran mengenai nasionalis atau bela negara tidak perlu ditambah. Pasalnya, untuk saat ini mata pelajaran tentang nasionalis sudah cukup.

"Ya kalau itu pastilah, tapi kita lihat lagi di kurikulumnya sudah cukup belum. kalau sudah cukup ndak usah, yang lain ditambah yang nggak diperlukan dihilangkan. kan biasa saja," ujarnya.[]


Editor: Melly Kartika Adelia

berita terkait

Image

News

BNPT: Jangan Menstigma Tata Cara Berpakaian dengan Radikalisme

Image

News

Said Aqil Peringatkan Semua Perguruan Tinggi Waspada Penyebaran Paham Khilafah yang Semakin Masif

Image

News

DPR Nilai Wacana Penghapusan Sejarah Islam tentang Khilafah dan Jihad Tidak Bijak

Image

News

Menag akan Koordinasi dengan Mendikbud Terkait Penerapan UU Pesantren

Image

News

Buat Tujuh Juta Anggota Banser, Yaqut: Kami Minta Tidak Bergerak Sendiri, Tunggu Komando, Solid Satu Barisan

Image

News

Menag Tidak Akan Cabut PMA tentang Majelis Taklim

Image

News

INFOGRAFIS PMA Majelis Taklim, untuk Apa?

Image

News

Di Kota Kediri, Mata Pelajaran Fiqih Ditarik dan akan Ujian Ulang karena Ada Materi Bermuatan Khilafah

Image

News

Majelis Taklim Wajib Terdaftar Hingga Masjid Dijaga Polisi, Fadli Zon Kritik Keras Pemerintah

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Kader Banser Dipersekusi, Politisi PKB: Pemerintah Jangan Bersabar Saja, Urusan Begitu Harus Bergerak

"Pemerintah jangan bersabar ajalah, urusan begitu harus bergerak."

Image
News

DPR Sebut Kehadiran Dewas Tidak Ganggu Kinerja KPK Berantas Korupsi

Hukum universal mengatakan wajib hukumnya persetujuan pihak ketiga, biasanya ketua pengadilan.

Image
News

KPK Paparkan Hasil Kajian Pendanaan Negara kepada Parpol

Jangan sampai dikuasai pemilik uang.

Image
News

Mendikbud Tambah Kuota PPDB Jalur Zonasi

"Ini merupakan kompromi antara aspirasi orang tua dan semangat pemerataan."

Image
News

Reporter Dilecehkan Seorang Pria saat Siaran Langsung, Pelakunya Agamawan

Kasus itu pun viral di media sosial karena pelaku seorang agamawan

Image
News

KPK Hargai Putusan MK Bolehkan Mantan Napi Korupsi Jadi Kepala Daerah

"Saya pikir ini juga harus disambut baik oleh pemerintah maupun parlemen atau pun partai politik."

Image
News

Gagal Pindahkan Ibu Kota di Eranya, SBY Ingatkan Jokowi Hal Ini

"Ketika Demokrat berada di pemerintahan, selaku Presiden saya juga pernah memikirkan untuk membangun pusat pemerintahan yang baru."

Image
News

SBY: Pertama Kali Dalam Sejarah Pemilu Banyak Memakan Korban

Ketika negeri ini dilanda krisis identitas, rakyat justru memilih untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan.

Image
News

Partai Demokrat Pastikan Tidak Usung Eks Koruptor Jadi Wakil Rakyat

"Salah satu materi yang disampaikan ke internal kami adalah pro pemberantasan korupsi."

Image
News

Partai Demokrat Pilih Oposisi atau Koalisi?

Partai Demokrat tidak pada posisi oposisi maupun koalisi.

trending topics

jamkrindo umkm

terpopuler

  1. Angel Lelga Ungkap Zaskia Gotik Pernah Nangis Ketakutan Tak Mau Ketemu Vicky Prasetyo

  2. Terkena Pukulan Usai Bel, Atlet Indonesia Ditandu Keluar Ring

  3. Mesranya Rezky Aditya dan Citra Kirana Berangkat ke Italia Tuk Bulan Madu

  4. Ada yang Pernah Raih Medali Sea Games, 5 Artis Ini Ternyata Mantan Atlet Profesional

  5. Ego Tuan Rumah dan Reputasi SEA Games yang Kian Meragukan

  6. Diejek 'Letoi' Berhubungan Badan, Suami Hantam Istri dengan Golok

  7. Sujiwo Tejo Terkejut Lihat Followers Instagram Agnez Mo Pasca Sebut Tak Berdarah Indonesia

  8. Dukung Erick Thohir Bersihkan BUMN, Eks Direktur Garuda: Jangan Hanya Kulitnya Saja

  9. PNS Libur dari Jumat, Menpan RB: Jangan Kebanyakan, Sabtu Minggu Sudah Cukup

  10. Presiden Terima Laporan Temuan Baru, Faizal: Nah Kan, Jokowi dan Polri Serius Tuntaskan Kasus Novel

fokus

Stop Pelecehan Seksual
Kursus Calon Pengantin
Puasa Plastik

kolom

Image
Hervin Saputra

Ego Tuan Rumah dan Reputasi SEA Games yang Kian Meragukan

Image
Alfarisi Thalib

Paradoks Pemberantasan Korupsi

Image
Achmad Fachrudin

Relasi Pemilu dengan Kinerja Elit Politik

Image
Muhtar S. Syihabuddin

Menimbang Pencapresan Airlangga

Wawancara

Image
Sea Games

Milos Sakovic

"Polo Air Indonesia Butuh Liga dan Banyak Turnamen"

Image
Gaya Hidup

Pertama Kali Akting Bareng, Giorgino Abraham Langsung Nyaman dengan Sophia Latjuba

Image
Video

Joshua Rahmat, CEO Muda yang Menggawangi Mytours

Sosok

Image
News

10 Potret KSAU Marsekal Yuyu Sutisna bersama Istri, Kompak di Berbagai Kesempatan

Image
Hiburan

7 Potret Menlu Retno Marsudi Setelah Diet Karbo, Makin Bugar dan Energik

Image
News

Lulusan MIT hingga Stanford, Ini 5 Fakta Menarik Rachmat Kaimuddin, Calon CEO Bukalapak