Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Kuasa Hukum Aktivis Papua Kecewa Polda Metro Jaya Tidak Hadiri Sidang

Yohanes Antonius

Kuasa Hukum Aktivis Papua Kecewa Polda Metro Jaya Tidak Hadiri Sidang

Massa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Papua dan Front Rakyat Indonesia untuk West Papua melakukan unjuk rasa di kawasan jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Rabu (28/8/2019). Aksi tersebut menolak perjanjian New York Agreement di beberapa kota di Indonesia, sekaligus mengecam aksi kekerasan dan rasisme yang terjadi di Surabaya beberapa waktu lalu. | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

AKURAT.CO, Tim kuasa hukum aktivis Papua Surya Anta kecewa kepada Polda Metro Jakarta selaku tergugat tidak memenuhi kewajibannya hadir dalam sidang perdana praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (11/11/2019).

"Jujur kami kecewa terhadap pihak termohon dalam hal ini kepolisian karena beberapa waktu lalu pihak kepolisian pernah merespon terkait gugatan kami dan siap menghadapi itu di hari pertama, tetapi hari inipun mereka tidak kunjung hadir," kata Muhammad B Fuad, tim kuasa hukum Surya Anta.

Kekecewaan itu disampaikan tim kuasa hukum Surya Anta, lantaran sebelumnya Kabid Humas Polda Metro Jaya (PMJ) yang dijawab oleh Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan siap untuk menghadapi gugatan praperadilan yang diajukan aktivis Papua ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

baca juga:

Tidak hanya kepada PMJ, tim kuasa hukum Surya Anta dan kawan-kawan menyampaikan kekecewaannya kepada Pengadilan Negeri Jakarta Selatan karena menunda persidangan selama dua minggu.

"Kami juga kecewa dengan pihak pengadilan karena kemudian panggilan baru dua minggu akan diselenggarakan sidang lagi dengan alasan bahwa sidang itu harus dilakukan secara patut," kata Fuad.

Menurut Fuad, praperadilan ini menjadi penting bagi pihaknya harus cepat diselenggarakan karena ini berkaitan dengan ketika kemudian kasus makar yang ditujukan kepada Surya Anta dan kelima teman-temannya itu dilimpahkan ke pengadilan maka secara otomatis gugatan praperadilannya akan gugur.

"Itu yang kami khawatirkan. Jadi kami menduga ini, ya kami kecewa terhadap kedua belah pihak ini," kata Fuad.

Surya Anta bersama lima temannya, yakni Charles Kossay, Dano Tabuni, Isay Wenda, Ambrosius Mulait dan Arina Elopere mengajukan praperadilan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, menggugat Polda Metro Jaya terkait penangkapan dan penetapan tersangka keenam aktivis Papua tersebut.

Perkara ini terdaftar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dengan nomor perkara nomor perkara 133/Pid.Pra/2019/PN JKT.SEL.
Kuasa hukum Surya Anta menganggap serangkaian proses penyitaan, penggeledahan dan penetapan tersangka tidak sah.

Oky Wiratama, tim kuasa hukum lainnya menambahkan, pihak pengadilan telah memanggil pihak termohon Polda Metro Jaya untuk hadir di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan namun tidak hadir tanpa alasan.

Sidang akan dilanjutkan lagi dua pekan dari sekarang Senin (25/11) diharapkan PMJ memenuhi kata-katanya untuk hadir di persidangan.

"Kita akan pertimbangkan langkah-langkah selanjutnya, ketika dipangggil akan lebih baik Polda Metro Jaya hadir," kata Oky.

Oky menjelaskan, poin yang akan disampaikan dalam sidang gugatan tersebut yakni terkait dengan penggeledahan terhadap para pemohon yang tidak sah.

Penggeledahannya dilakukan tidak memakai surat izin dari ketua pengadilan setempat lalu pada saat penggeledahan tidak dihadiri perwakilan saksi dari RT dan RW.

"Ini kan maka kami menduga bahwa penggeledahan terhadap pemohon tidak sah," kata Oki.

Poin berikutnya, anggota termohon PMJ telah melakukan perampasan terhadap milik pemohon pada saat datang diduga barang tersebut dirampas hukan disita.

"Karena kalau disita harus ada surat prosedurnya," kata Oky.

Surya Anta dan kelima temannya ditetapkan sebagai tersangka dalam pengibaran bendera Bintang Kejora saat unjuk rasa di Istana Negara Jakarta pada tanggal 28 Agustus 2019.

Keenamnya ditangkap secara terpisah pada tanggal 30 dan 31 Agustus 2019 atas tuduhan makar pada aksi 28 Agustus, hingga kini ditahan di Markas Komando Brimob, Kelapa Dua, Depok.

Surya Anta dan kawan-kawan mengajukan gugatan praperadilan ditujukan kepada Polda Metro Jaya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Kuasa hukum Surya Anta menganggap serangkaian proses penyitaan, penggeledahan dan penetapan tersangka tidak sah.[]

Editor: Melly Kartika Adelia

berita terkait

Image

News

Polres Cimahi Prediksi Puncak Arus Balik Terjadi Malam Ini

Image

News

Polisi Duga 12 Kamera ETLE Dirusak Pericuh

Image

News

Kembali Bertambah, Angka Kesembuhan Pasien COVID-19 di Papua Barat Capai 84,5 Persen

Image

News

Puncak Arus Balik Libur Panjang Diprediksi Sabtu dan Minggu

Image

News

FOTO Pesepeda Rawan Jadi Korban Aksi Begal

Image

News

Oknum Polisi OKU Terlibat Narkoba Dipecat secara Tidak Hormat

Image

News

Istri Tak di Rumah, Suami Nekat Perkosa Anak Kandung Hingga 4 Kali

Image

News

Ratusan Pengendara Ditilang Dalam Operasi Zebra Lodaya di Sukabumi

Image

News

Polri Pastikan Aksi Tolak UU Ciptaker Hari Ini di 61 Titik Berlangsung Aman

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Eri-Armuji Unggul Dalam Tiga Survei, PDIP Minta Jangan Sampai Terlena

Gotong royong dan kerja keras dari semua pihak diharapkan bisa memenangkan pasangan nomor urut 1 ini.

Image
News

Eks Kepala BNPT: Sistem Peradilan Kriminal Efektif Tangani Terorisme

Diharapkan sistem peradilan itu bisa berantas terorisme

Image
News

Ribut Gegara Klakson, Polisi Tangkap Pelaku Penganiaya WNA Pakistan

Polisi telah menangkap pelaku penalganiaya WNA Pakistan saat bersembunyi di rumahnya

Image
News

Presiden Dukung Seniman dan Budayawan Tetap Berkarya di Tengah Pandemi

Diharapkan Covid-19 tak menghalangi kreativitas seniman

Image
News

Megawati Bilang Partainya Siap Bantu BMKG Sebarkan Info Potensi Bencana

Diharapkan info yang disebar bisa membuat masyarakat waspada akan adanya bencana

Image
News

Sopir Bus Maskapai Batik Air Kedapatan Bawa Sabu saat di Bandara

Kini yang bersangkutan tengah ditahan pihak kepolisian

Image
News

Polres Cimahi Prediksi Puncak Arus Balik Terjadi Malam Ini

Masyarakat diimbau bisa memilih jalur alternatif

Image
News

Menantu Jokowi Janji Bakal Fokus Benahi Infrastruktur Medan

Bobby menilai pemkot Medan sebelumnya belum sempurna mengurus masalah infrastruktur

Image
News

Bawaslu: Ada 4 Aspek Pencegah Pelanggaran Etik bagi Penyelenggara Pilkada

Aspek pencegahan itu sebenarnya tertuang dalam sumpah yang diikrarkan penyelenggara saat terpilih

Image
News

Survei Populi Center, Pendukung Jokowi Lebih Pilih Eri-Armuji

Machfud Arifin adalah KetuanTKD Jokowi-Ma'ruf.

terpopuler

  1. Jarang Tersorot, 5 Potret Wulandari Ibunda Jessica Iskandar yang Kece Abis

  2. Syarif Hasan: Kartun yang Menistakan Nabi Muhammad Bukan Kebebasan Berekspresi

  3. Denny Siregar: Pahlawan Ekonomi Sekarang Itu yang Piknik!

  4. Untuk Bayi, Jangan Pakaikan Bedong Lagi

  5. Survei Populi Center: Mayoritas Warga Surabaya Ingin Penerus Risma Berlatar Belakang Birokrat

  6. Pertama Kali, Tentara Lesbian Ikut Pernikahan Massal Militer Taiwan

  7. MUI Minta Khatib Jumat Sampaikan Pesan Boikot Produk Perancis

  8. Agar Kopimu Bisa Menyembuhkan Segala Penyakit, Baca ini

  9. Kesempatan Langka! NASA Sajikan Penampakan Asteroid Senilai Rp148 Sekstiliun

  10. Novel Bamukmin: Presiden Perancis Telah Buat Kegaduhan di Dunia

tokopedia

fokus

Lawan Covid-19
Webinar Akurat: Peran Strategis IJK
Akurat Solusi : Roadmap IHT

kolom

Image
Dr. Akhmad Shunhaji, M.A.

Respon Quranik terhadap Pola Pembelajaran di Masa Pandemi

Image
UJANG KOMARUDIN

Degradasi Legitimasi Jokowi

Image
Achsanul Qosasi

Berkoperasi dalam Pandemi

Image
Egy Massadiah

Menyapa Pohon, Menjaga Alam

Wawancara

Image
Iptek

Saat Dominasi Kontraktor Besar Masih Kejam

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Ngomongin Hobi Sampai Harga Outfit Fahri Hamzah | Akurat Talk (1/2)

Sosok

Image
News

Sosok AKP Agung, Ikut Tangani Kasus Penistaan Agama Ahok

Image
Ekonomi

Biar Berkah, Pelajari Kiat Jadi Pedagang Cemerlang Sesuai Tuntunan Nabi Muhammad SAW

Image
News

5 Potret Terbaru Ganjar Pranowo, Makin Gagah dengan Kumis dan Brewok