image Banner Idul Fitri
Login / Sign Up

5 Tradisi Unik Menjelang Malam Pertama, Ada Permainan Sembunyi dalam Sprei

Endarti

Image

Ilustrasi malam pertama | HuffPost

AKURAT.CO, Bagi pasangan pengantin baru, malam pertama adalah sesuatu yang tidak hanya ditunggu, tetapi juga sebagai salah satu momen paling spesial dalam memulai biduk rumah tangga. Seperti halnya dalam ritual upacara pernikahan, momen malam pertama pastinya juga tidak lepas dari berbagai tradisi hingga permainan khas.

Permainan tradisional menjelang malam pertama ini pun menjadi daya tarik sendiri lantaran rangkaiannya unik. Tidak hanya dilaksanakan oleh kedua mempelai tetapi juga oleh para tamu undangan serta keluarga besar. Pun, permainan menjelang malam pertama yang diselenggarakan di beberapa negara nyatanya juga sarat akan makna.

Dilansir dari berbagai sumber, pada Senin (11/11), AKURAT.CO menghimpun 5 permainan unik yang dilaksanakan oleh para pengantin dari beberapa negara saat menjelang malam pertama.  

1. Permainan sprei di India

CouponHippo



India memang dikenal kaya akan budaya atau ritual pernikahan, tidak terkecuali dengan berbagai tradisi khas menjelang malam pertama. Salah satu tradisi malam pertama menarik di India adalah permainan di mana sang mempelai wanita akan bersembunyi di bawah sprei tebal di kamar tidur serta dikelilingi oleh anggota keluarganya.

Saat itulah, pengantin pria akan berjalan ke dalam ruangan dengan anggota keluarganya dan mencoba untuk menentukan di sisi sprei mana istrinya menyembunyikan kepalanya. Namun, saat memainkan tradisi ini, anggota keluarga pengantin wanita akan berusaha untuk mengecohnya hingga meninggalkan petunjuk palsu kepada mempelai pria.

Dalam permainan ini, jika pengantin pria akhirnya bisa menemukan dengan tepat kepala sang istri, maka menurut kepercayaan, pernikahan keduanya akan diwarnai dengan keharmonisan lantaran posisi kedua mempelai dianggap sejajar. Sebaliknya, jika sang pria menarik kaki sang istri, maka mereka percaya bahwa suami hanya akan mengisi rumah tangganya dengan cara melayani sang istri.    

2. Le Pot de Chambre di Prancis

Fundabook



Tradisi ini setidaknya sudah muncul sejak penduduk Prancis belum mengenal toilet dalam rumah dan masih menggunakan sebuah pispot. Dalam tradisi ini, para tamu pernikahan akan menjejali pispot pengantin dengan alkohol hingga sisa-sisa makanan dari resepsi perkawinan. Campuran makanan dan minuman ini pun berfungsi sebagai 'bahan bakar atau bekal' untuk proses malam pertama serta dianggap sebagai simbol transisi menuju kedewasaan atau dari status single menjadi suami-istri.

Alhasil, saat melaksanakan proses ini, para pengantin biasanya akan bermain petak umpet dengan para tamu, di mana mereka akan dijejali berbagai makanan di dalam pispot sebelum menjalani malam pertama. Namun, di masa modern seperti sekarang ini, tradisi permainan ini sedikit berubah yaitu dengan mengisi mangkok berbentuk seperti pispot dengan berbagai macam makanan, sampanye, potongan kertas toilet, hingga pisang yang dilapisi coklat.

3. Nao Dongfang di China

baca juga:

Whats on Weibo



Untuk menurunkan ketegangan pelaksanaan malam pertama, penduduk China rupanya mempunyai permainan unik untuk para mempelai pengantin yang disebut dengan istilah Nao Dongfang. Permainan yang muncul sejak masa Dinasti Han (206 SM hingga 220 M) ini sebenarnya juga mengajarkan pasangan pengantin tentang keintiman.

Pasalnya, dalam tradisi ini, para keluarga dari mempelai pria dan wanita akan mengikatkan sebuah apel ke tali dan digantung di depan para pengantin. Ketika memainkannya, pengantin pun harus saling berhadapan serta mencoba menggigit apel yang digantung. Namun, pada saat inilah, teman atau pihak keluarga akan bermain-main dengan mencoba menarik apel secara cepat hingga kedua pengantin akhirnya tidak sengaja saling berciuman untuk pertama kalinya.

4. Shivaree di Amerika Serikat (AS) dan Kanada

HuffPost



Tradisi Shivaree sebenarnya berawal dari kebiasaan kuno di mana rakyat Prancis pada zaman dulu akan berusaha mempermalukan pasangan pengantin yang sebelumnya telah melakukan perzinaan dengan cara membuat keributan di luar rumah mereka saat malam pernikahan. Tradisi ini pun kemudian dibawa ke AS dan Kanada selama zaman pendudukan Prancis.

Namun saat tiba di AS dan Kanada, Shivaree justru digunakan sebagai ajang untuk menggoda para pengantin saat melakukan malam pertama. Saat inilah, para tamu pernikahan akan kembali setelah resepsi selesai dan mereka akan berada di luar rumah dengan membuat berbagai macam keributan seperti menyanyi dengan keras sambil memukul panci, wajan, hingga menembakkan peluru ke udara.

Tidak hanya itu, para tamu juga biasa masuk ke dalam rumah untuk membuat kegaduhan, dan biasanya kericuhan ini akan berhenti jika pasangan pengantin bisa membujuk atau menyuap para 'pembuat onar'. Meskipun sudah jarang dilakukan, tetapi tradisi ini sempat sangat populer pada sekitar abad ke-19.

5. Tampar kaki dengan ikan mentah di Korea Selatan

Daniel and Dheesuk



Di beberapa wilayah di Korea Selatan, upacara resepsi pernikahan kerap diikuti oleh sebuah permainan unik sebelum para pengantin melakukan malam pertama mereka. Dalam permainan ini, para teman mempelai pria biasanya akan melepaskan kaus kaki pengantin pria dan mengikat pergelangan kakinya. Saat inilah, para teman mempelai pria akan mulai memukul telapak kaki sang pengantin dengan ikan kering, khususnya ikan jenis corvina kuning.

Tidak hanya dipukuli dengan ikan, selama permainan, pengantin pria juga akan diinterogasi oleh teman-temannya. Jika jawaban dikira tidak memuaskan, maka pukulan pun menjadi semakin keras. Meskipun terdengar aneh, tetapi permainan memukul kaki dengan ikan ini dimaksudkan untuk mempersiapkan mempelai pria untuk menghadapi malam pertamanya. Tidak hanya itu, beberapa sumber juga menyebutkan bahwa permainan ini dianggap semacam obat kuat atau viagra agar nantinya mempelai pria tidak mengecewakan sang istri saat malam pertama.


Itulah 5 tradisi menjelang malam pertama dari berbagai negara. Lucu ya.[]


Editor: Ahada Ramadhana

berita terkait

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Sebelum Tinjau MRT, Kapolda Metro Datangi Stasiun Gambir Jelang New Normal

Lokasi yang pertama dikunjungi Nana adalah Stasiun Gambir, Jakarta Pusat karena di sana banyak masyarakat dari luar Jakarta yang datang

Image
News

Jelang Penerapan New Normal, Polda Metro Jaya Siagakan Anggotanya di Pusat Bisnis dan Sentral Transportasi

Dua aspek yang dijaga ketat selama penerapan new normal yakni transportasi dan pusat bisnis

Image
News

Polisi Tangkap Pemilik Akun Twitter @IntelBuahbuahan Gara-gara Kicauan 'Jokowi Tidak Pernah Lulus UGM'

"Tersangka juga menyebutkan dalam postingan-nya kalau Jokowi juga mengunakan ijazah palsu."

Image
News

Donald Trump Ancam Tembak Demonstran Penjarah Minneapolis

Trump mengatakan tak akan tinggal diam menyaksikan insiden ini terjadi di sebuah kota 'Amerika yang hebat'.

Image
News

Satpas SIM Daan Mogot Perpanjang Penutupan Layanan

Untuk pembuatan SIM baru di Satpas Daan Mogot masih membuka pelayanan, dengan mengedepankan protokol kesehatan

Image
News
Wabah Corona

UPDATE COVID-19 Per 29 Mei: Kasus Positif 25.216, Sembuh 6.492, Meninggal Dunia 1.520

"Penambahan kasus positif yang kita dapatkan pada hari ini 678 orang."

Image
News

Pernah Kontak dengan Pengidap Corona, Puluhan Pedagang Pasar Klender Jalani Rapid Test

Puluhan pedagang tersebut, kata Rita, saat ini berstatus sebagai orang dalam pengawasan (ODP) sehingga diharuskan menjalani rapid test

Image
News

Wow, Baju APD Buatan Indonesia Lolos ISO 16604 Class 3

Baju APD bersertifikasi ISO 16604 Class 3 memiliki ketahanan terhadap masuknya bakteri atau virus dengan ukuran yang sangat kecil

Image
News
Wabah Corona

AHY: New Normal dan Pembukaan Kembali Sekolah Timbulkan Dilema

"Kita menangkap kekhawatiran orang tua soal kesiapan sekolah menerima kembali anak-anak ditengah resiko tinggi terpapar Covid-19."

Image
News

14 Warga Jalani Isolasi dalam Musala Dapat Makanan dari Pihak Kecamatan

Isolasi mandiri adalah langkah untuk menguatkan imun di tubuh 14 warga Tanah Sereal

terpopuler

  1. Doa Setelah Tasyahud Akhir Sebelum Salam, Melindungi Diri dari Fitnah Dajjal

  2. Nasib Benih Lobster Diberikan ke 9 Perusahaan, Susi: Masa Depan Bangsa?

  3. Cerai Karena Orang Ketiga, Cathy Sharon Butuh 2,5 Tahun Bisa Memaafkan Mantan Suami

  4. Tanggapi Menko Perekonomian Soal New Normal, Said Didu: Harusnya Mengutamakan Penyelamatan Rakyat bukan Coba-coba

  5. Sahkah Salatnya Perempuan yang ketika Sujud Tangannya Terhalang Mukena?

  6. Demonstrasi di AS Ricuh, Massa Jarah Toko dan Bakar Pusat Kota

  7. Berbalut Cerita Mistis, Ini 5 Jalan di Jawa yang Sering Terjadi Kecelakaan

  8. Penyebaran Corona di Jakarta: Satu Pasien Covid-19 Tularkan Satu Orang Lainnya

  9. Kritik Kebijakan New Normal, Ferdinand Sindir Mardani Ali Sera

  10. Emil Salim: Kebijakan New Normal Harus Perhitungkan Kapasitas Tenaga Medis di Daerah

Jamkrindo Lebaran

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Ujang Komarudin

New Normal

Image
Andi Rahmat

Perekonomian Indonesia di Bawah Bayang-bayang Gelombang Perubahan Dunia (Bagian Kedua)

Image
Andi Rahmat

Perekonomian Indonesia di Bawah Bayang-bayang Gelombang Perubahan Dunia (Bagian Pertama)

Image
Sunardi Panjaitan

Idulfitri 2020: Antara Covid-19 dan Tradisi

Wawancara

Image
News

Interview Siti Fadilah, dari Keadaannya di Penjara yang Mengharukan, Blak-blakan Covid-19 sampai Fitnah yang Menyerangnya

Image
News

Interview Rizal Ramli: Indonesia Diberi Berkah Luar Biasa oleh Tuhan, Cuma Kita Harus Punya Visi Mau Ngapain ke Depan

Image
News

Interview Leony Si Driver Ojol Lulus Cum Laude Sampai Raih Beasiswa Ilmu Hukum

Sosok

Image
Ekonomi

Kiat Agar Bisnis Moncer Ala Bob Sadino

Image
News

Ikut Tren Gunakan FaceApp, Ridwan Kamil: Di Era New Normal Wajah Tak Perlu Dirawat, Cukup Diedit

Image
News

Pernah Terlibat Kasus Pembunuhan hingga Tuntut Jokowi Mundur, 5 Fakta Tak Terduga Ruslan Buton