image
Login / Sign Up

Beda Pandangan Soal Desa Fiktif, Pengamat: Sejatinya Dibahas Tuntas Dalam Rapat Internal Kabinet

Yudi Permana

Image

Pengamat Politik UPH, Emrus Sihombing, saat ditemui usai diskusi di Kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (14/7) | AKURAT.CO/Dedi Ermansyah

AKURAT.CO, Pengamat politik Emrus Sihombing, menyebut sebaiknya sejumlah menteri-menteri di kabinet pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak saling gaduh di ruang publik. Dan apabila ada masalah, bisa diselesaikan di internal sendiri. 

Hal tersebut dalam rangka menanggapi beda pandangan terkait "desa fiktif" antara Menteri Keuangan, Sri Mulyani, dan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar.

"Dua pandangan yang sangat berseberangan ini sejatinya diungkapkan dan dibahas tuntas dalam rapat internal kabinet," kata Emrus, dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (8/11/2019). 

baca juga:

Menurut dia, bila terdapat perbedaan pandangan di antara menteri-menteri Jokowi, hal itu sebaiknya dibicarakan dalam forum internal, di antaranya pada rapat kabinet paripurna yang dipimpin presiden, rapat kabinet terbatas yang dipimpin wakil presiden, ataupun rapat kabinet khusus yang dipimpin menteri koordinator terkait.      

"Di dalam rapat kabinet inilah mereka berdua adu fakta, data, bukti, landasan hukum yang terkait, argumentasi dan bila diperlukan saling mengemukakan dalil untuk membuat kesepakatan dan atau keputusan sebagai landasan kedua menteri tersebut dalam berwacana di ruang publik," ujarnya. 

Ia mengatakan tidak sepatutnya dua menteri beradu argumen di ruang publik, mengingat keduanya berada dalam satu "perahu" yang sama, yakni Kabinet Indonesia Maju.     

Lebih lanjut dia mengatakan persoalan antara Mulyani dan Menteri Iskandar sudah terlanjur mengemuka ke publik, sehingga keduanya harus dapat mempertanggungjawabkan hal tersebut ke publik.       

"Jika dua pandangan yang berbeda tersebut ada kecocokan fakta, data dan bukti, hanya yang berbeda dari sudut pandang saja, ini lebih mudah melakukan klarifikasi di ruang publik," kata dia.

"Lain halnya bila ditemukan ada perbedaan data, fakta, dan bukti yang sangat signifikan, maka perlu dilakukan uji validitas secara menyeluruh terhadap sajian lontaran pernyataan dari dua menteri tersebut," ujarnya.      

Bila hasilnya ditemukan bahwa fakta, data, dan bukti yang bersumber dari dua menteri itu tidak valid, Emrus menilai agar kedua menteri itu harus meminta maaf kepada publik.      

Sebelumnya Mulyani mengatakan ada laporan banyak desa baru yang tidak berpenduduk yang dibentuk agar bisa mendapatkan kucuran dana desa setiap tahun. Desa tersebut kemudian disebut sebagai desa fiktif.      

Namun Iskandar mengatakan tidak ada desa fiktif seperti yang disebutkan Mulyani. "Sejauh ini belum ada desa fiktif," kata Iskandar, di Kantor Kepresidenan, Jumat (8/11).

Pada pemerintaha Jokowi yang pertama, beda pendapat di antara menteri-menterinya juga pernah terjadi dan menjadi polemik yang menyita perhatian publik. []

Editor: Ainurrahman

berita terkait

Image

Ekonomi

Soal Jumlah Desa Fiktif, Kemenkeu Tunggu Data Kemendagri

Image

Ekonomi

Sri Mulyani Beberkan Ciri-Ciri Desa 'Hantu'

Image

Ekonomi

Kembangkan Ekonomi Syariah, Indonesia Bakal Belajar dari Malaysia

Image

News

Ombudsman: Polda Sumut Sudah Usut Dana Desa di Desa Tak Berpenghuni di Nias Barat

Image

Ekonomi

Menkeu Belum Hitung Anggaran untuk BPJS Kesehatan Pasca Terbitkan PMK

Image

Ekonomi

Tutupi Defisit BPJS Kesehatan dengan Naikkan Cukai Rokok, Pengamat: Logikanya Terlalu Jauh!

Image

Ekonomi

Presiden Buruh Sambut Rencana Subsidi Iuran BPJS Kesehatan Kelas III

Image

News

DPD RI ke Sri Mulyani: Keliru Kalau Dikatakan Desa Fiktif

Image

Ekonomi

Misbakhun Curigai SMI Bawa Agenda Asing dalam Kebijakan Fiskal

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Waketum PBB : Mengapa PBB Sampai Saat Ini Masih "zong"

partainya telah berjuang dengan mengutamakan kepentingan bangsa dan negara.

Image
News

Tanpa Pemberitahuan, Cak Imin Tak Penuhi Panggilan KPK

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa itu akan diperiksa sebagai saksi

Image
News

Lulusan IPDN Pasok Puluhan Kilogram Sabu Ke Ibukota Baru

Kalimantan Timur menjadi sasaran pasar yang baru

Image
News

Datangi KPK, Komisioner Terpilih Lili dan Ghufron Bertemu Pimpinan dan Pegawai

Untuk adaptasi.

Image
News

BNN Amankan Alumni IPDN yang Terlibat Sindikat Sabu Internasional

Firman juga pernah menjabat sebagai Kepala Seksi

Image
News

Iqbal Sebut Performa Firli Bahuri Bagus

Firli pernah menjadi ajudan Presiden dan Wakil Presiden pada 2010.

Image
News

Kerjasama dengan Kurir Jasa Pengiriman, Polisi Berhasil Ciduk Pria Pemesan Ganja di Makassar

kasus ini terungkap setelah polisi menerima informasi dari petugas jasa pengiriman Kantor Pos.

Image
News

Dubes Tegaskan Selandia Baru Hormati Teritorial Indonesia

Tantowi membantah jika Selandia Baru dianggap mendukung kemerdekaan Papua.

Image
News

Terungkap Identitas Mayat Berkaos 'Barcelona' di Setu Pendongkelan Depok

Korban mempunyai penyakit epilepsi dan diduga jatuh ke Setu Pedongkelan.

Image
News

Polisi: Tidak Ada Korban Jiwa dalam Ledakan di Halaman Kejari Pare-pare

Iqbal mengatakan, pihaknya tidak bisa menduga-duga kalau ledakan itu dari kelompok teroris

trending topics

terpopuler

  1. Orang ini Pamer STNK Lamborghini Aventador, Pajak Tahunannya Bikin Jiwa Miskin Bergejolak

  2. Sindir Istri Oded, Pengamat: Jadi Istri Wali Kota Saja Sudah Sibuk, Ngapain Jadi Anggota Dewan Lagi?

  3. Anies Gusur Kawasan Sunter, Keponakan Surya Paloh Sebut Pemprov Tak Maksimal Sosialisasi

  4. Paranormal: Kail dan Jala Politik Mulai Berbelok Arah Ketika Pak Prabowo Jadi Menhan

  5. Syamsuddin: Saya Kira Tidak Elok Bagi Menteri Edhy Prabowo Beberkan Kejanggalan Ibu Susi

  6. Erick Tunjuk 5 Deputi dan 1 Sesmen Jadi Direksi BUMN, Ini Susunan Resminya!

  7. Satu Terduga Teroris Ditangkap di Solo, Tetangga: Setiap Pulang ke Rumah Selalu Bawa Masalah

  8. Gusur Bangunan Liar, Pengamat: Anies Baswedan Potensi Ditinggal Pendukung

  9. Beberkan Produk Berbahan Merkuri, Pemilik Singgung Attitude Nikita Mirzani

  10. Gara-gara Hal Ini, Ekonomi Indonesia Jadi Sorotan Dunia?

fokus

Stop kekerasan
Nasib Sumber Air
Tantangan Pendidikan

kolom

Image
H. Desmond J. Mahesa, SH.MH

Tulisan 2 Praktik Penetapan, Perlindungan dan Penghargaan Justice Collaborator di Indonesia

Image
H. Desmond J. Mahesa, SH.MH

Mengurai Beberapa Masalah Justice Collaborator dalam Penegakan Hukum di Indonesia

Image
Abdul Aziz SR

Benarkah Bersistem Presidensial?

Image
Erizky Bagus Zuhair

Heritage Port Sunda Kelapa, dari Rempah-rempah ke Pariwisata

Wawancara

Image
Video

VIDEO Sepak Terjang Erna Hernawati Mengawal UPN Veteran Jakarta

Image
News

Pemidanaan Korporasi Atas Karhutla Di Mata Praktisi Hukum

Image
Olahraga

Wawancara Seto Nurdiantoro (Bag 2 - selesai)

'Pertandingan Paling Berkesan Adalah Menang'

Sosok

Image
News

Video 'Panitia Hari Kiamat' Viral, 5 Fakta Menarik Ustaz Das'ad Latif

Image
News

7 Potret Bahagia Keluarga Menparekraf Wishnutama Sambut Kelahiran Salima Putri Tama

Image
News

Dipuji Presiden Jokowi, Ini 5 Fakta Menarik Arvila Delitriana Sosok Perancang Jalur LRT Jabodetabek