image
Login / Sign Up

Polri Telisik Bank BUMN Sumber Uang Pelaku Karhutla

Yudi Permana

Image

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Muhammad Iqbal (kanan) menjelaskan kepada wartawan mengenasi status Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief di Kantor Badan Narkotika Nasional (BNN), Cawang, Jakarta, Rabu (6/3/2019). Direktorat IV Narkotika Bareskrim Polri menyerahkan Andi Arief ke BNN untuk menjalani masa rehabilitasi setelah dinyatakan bebas pada Selasa (5/3) terkait kasus penggunaan narkotika. | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

AKURAT.CO, Polri mendalami dan akan menindak lanjuti hasil temuan Perkumpulan Transformasi untuk Keadilan Indonesia (TuK Indonesia) bahwa sejumlah bank milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) seperti BNI, BRI, dan bank swasta yang terbukti mendanai atau membiayai puluhan perusahaan yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) 2019 di Sumatera, Riau dan Kalimantan.                    

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol M Iqbal mengatakan bahwa pihaknya akan menyelidiki sejumlah bank BUMN seperti BNI, BRI, dan bank milik asing yang diduga mendanai atau memberikan pinjaman kepada perusahaan melalui holding company (grup perusahaan) yang menjadi tersangka kasus karhutla. Hal tersebut berdasarkan informasi dari masyarakat dan sejumlah aktivis lingkungan.      

"Temuan dan informasi dari masyarakat, Walhi, siapapun, prinsipnya temuan dan informasi dari masyarakat itu akan kita tindak lanjuti, dan akan kita selidiki," kata Irjen Iqbal kepada wartawan di Gedung Divisi humas Polri, Jakarta Selatan, Kamis (7/11/2019).               

baca juga:

Lebih lanjut dikatakannya, apabila terbukti sejumlah Bank BUMN melakukan perbuatan melawan hukum dengan sengaja dan ada unsur niat mendanai perusahaan yang terlibat dalam kasus karhutla.          

"Apabila ada bukti bahwa itu  perbuatan melawan hukum, jelas akan kita tindaklanjuti," jelasnya.          

Sebelumnya diketahui, Direktur Eksekutif TuK Indonesia Edi Sutrisno, mengatakan sebanyak 64 perusahaan yang sudah disegel oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) itu mendapatkan dana berupa pinjaman korporasi serta fasilitas penjaminan dari beberapa bank-bank di dalam (BUMN) maupun luar negeri.               

Menurut dia, bahwa perusahaan-perusahaan yang terlibat kasus karhutla itu telah menerima pendanaan setidaknya sekitar Rp 266 triliun sejak 2015. Dari data hasil investigasi TuK Indonesia, Bank Rakyat Indonesia (BRI), Maybank, dan Bank Negara Indonesia (BNI) menjadi tiga bank teratas yang mendanai perusahaan-perusahaan yang terafiliasi karhutla.                    

"Dari 10 bank teratas yang mendanai korporasi yang terafiliasi dengan karhutla ini, bank-bank dari Indonesia mewakili bagian pendanaan terbesar dengan nilai mencapai USD 3 miliar. Pemberi pinjaman tunggal terbesar adalah Bank Rakyat Indonesia (BRI)," ungkap Direktur Eksekutif TuK Indonesia Edi Sutrisno di Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (30/11/2019).                   

Edi menyebutkan bahwa 64 perusahaan yang telah disegel KLHK itu sebenarnya berada di bawah kendali 17 perusahaan induk (grup perusahaan).            

"Perusahaan induk itu di antaranya Austindo, Batu Kawan, Cargill, DSN, Genting Group, Harita Group, LG International, Provident Agro, hingga Rajawali Group," ujar Edi.                           

Edi menjelaskan, dari hasil analisis keuangan diketahui 17 perusahaan tersebut telah menerima pinjaman korporasi dan fasilitas penjaminan setidaknya sekitar Rp 266 triliun sejak 2015.             

Pendanaan ini, lanjut dia, berasal dari 156 induk investor yang menyediakan utang dan penjaminan. Sementara itu, ada pula 482 induk investor yang menyediakan obligasi dan menjadi pemegang saham dari perusahaan terafiliasi karhutla tersebut.            

"Yang menarik, pendanaan terbesar berasal dari dalam negeri yaitu BRI dengan angka mencapai sekitar USD 1.722 juta. Artinya negara kita, BUMN ya karena BRI memfasilitasi kerusakan lingkungan dan menyebabkan kerugian negara," ucap Edi.           

Selain BRI, Bank Negara Indonesia alias BNI juga masuk diposisi tiga teratas pemberi dana terbesar kepada perusahaan yang terafiliasi karhutla dengan nilai mencapai USD 1086 juta. []

Editor: Ainurrahman

berita terkait

Image

News

Instruksi Kapolri kepada Jajaran Korps Brimob saat HUT ke-74

Image

News

Polisi Amankan Istri dan Orang Tua Terduga Pelaku Bom Bunuh Diri di Medan

Image

Gaya Hidup

Bebas Sakit Hati! 5 Cara Tegur Teman Sekantor Tanpa Bikin Baper

Image

News

Bom Bunuh Diri di Medan, IPW: Ini Upaya Teroris untuk Mempermalukan Kapolri Idham Aziz

Image

News

Pelaku Bom Bunuh Diri di Medan Manfaatkan Antrean Pembuatan SKCK

Image

News

Curi Rahasia Produk Perusahaan Minyak Senilai Rp14 Triliun, Ilmuwan China ini Diadili Pemerintah AS

Image

News

Bom Bunuh Diri di Mapolrestabes Medan, Berikut Penjelasan Mabes Polri

Image

News

Polisi Korban Amuk Massa Masih Dirawat Intensif di RS Polri

Image

News

Temui Aqil Siroj, Kapolri: Kita Tahu Komitmen PBNU Terhadap NKRI Tidak Diragukan Lagi

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

BMKG Cabut Peringatan Dini Tsunami di Wilayah Maluku Utara

BMKG telah mencabut status peringatan dini tsunami sekitar pukul 01.45 WIB

Image
News

Gempa Susulan Berkekuatan 5,9 Magnitudo Terjadi di Maluku Utara

tidak berpotensi Tsunami

Image
News

Gempa Berkekuatan 5,1 Magnitudo Terjadi di Aceh

Gempa dengan kedalaman 175 km tersebut, tidak berpotensi Tsunami

Image
News

Gempa Bekekuatan 4,4 Magnitudo Guncang Wilayah Buleleng

pusat gempa berada di laut 20 kilometer Barat Daya Buleleng

Image
News

Tsunami Terditeksi di Wilayah Ternate dan Bitung

tsunami dengan ketinggian 0.06 M, terditeksi di wilayah Ternate

Image
News

Gempa di Maluku Utara Terasa Hingga Gorontalo

Gempa tersebut berpotensi Tsunami, sehingga membuat sebagian warga keluar dari rumahnya.

Image
News

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Sulut

gempa bumi berkekuatan 7,1 Magnitudo, di Sulawesi Utara (Sulut)

Image
News

Prostitusi Putri Pariwisata, Polda Jatim Periksa Publik Figur Berinisial IS

kasus prostitusi yang menyeret finalis Putri Pariwisata Indonesia 2016 berinisial PA

Image
News

Kejari Palangka Raya Segera Tetapkan Tersangka Korupsi Sumur Bor

Kejari Palangka Raya pada Desember 2019 akan menetapkan tersangka dugaan korupsi tersebut

Image
News

Warga Ambon Kembali Mengungsi Pasca Gempa Beruntun

kembali terjadi dengan kekuatan 4,3 magnitudo pada Kamis malam, pukul 18.15 WIT

trending topics

terpopuler

  1. Ria Ricis Pamer Saldo Atm Miliaran di YouTube, Oki Setiana Dewi: Saya Akan Tegur Dia

  2. Said Didu Berceloteh Soal Ahok, Profesor USU: Kau Punya Pengaruh Apa?

  3. Ruhut: Ahok Memang Super Star, Lawan Politiknya Ketakutan Melihatnya Jadi Bos BUMN

  4. Kata Sandiaga Uno Soal Ahok yang Santer Dikabarkan jadi Bos BUMN

  5. Ditertawakan di Indonesian Idol hingga jadi Bintang di Malaysia, ini 5 Fakta Mengejutkan Karier Gabe “Wely"

  6. Sandiaga: Setelah Ahok Resmi Pimpin BUMN, Kita Wajib Dukung

  7. Dijadikan Perisai Manusia oleh Ayahnya, Bayi 11 Bulan Kritis Kena Tembakan Beruntun

  8. MUI Sumut Sebut Pelaku Bom Bunuh Diri Medan Tak Beragama, Sosiolog: Emang Lu Siapa?

  9. Hafiz Sebut Melawan Praveen/Melati Bakal Lebih Sulit

  10. 5 Zodiak Ini Paling Suka Simpan Dendam, Luka Lama Tak Mudah Lupa!

fokus

Nasib Sumber Air
Tantangan Pendidikan
Pejuang Kanker Payudara

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Memerangi Radikalisme

Image
Abdul Aziz SR

Pentingnya Tenaga Ahli DPRD

Image
Hasan Aoni

Secuil Kabar dari Amerika tentang Sri

Image
UJANG KOMARUDIN

Inspirasi Hari Pahlawan

Wawancara

Image
News

Pemidanaan Korporasi Atas Karhutla Di Mata Praktisi Hukum

Image
Olahraga

Wawancara Seto Nurdiantoro (Bag 2 - selesai)

'Pertandingan Paling Berkesan Adalah Menang'

Image
Olahraga

Wawancara Seto Nurdiantoro (Bag-1)

'Suatu Hari Nanti Saya Ingin Melatih Timnas'

Sosok

Image
News

Tengah Hamil Tua, 7 Potret Gista Putri yang Tetap Memesona

Image
Gaya Hidup

Sofie Staygold Pok, Barber Wanita dengan Penghasilan Belasan Juta per Hari

Image
Ekonomi

Ahok, Bakal Bos BUMN yang Terkenal Saat Memimpin Jakarta