breaking news: Ini Pengakuan Jasa Laundry Langganan Lurah Asep yang Dipecat Gegara Djoko Tjandra

image
Login / Sign Up

Fadli Zon: Daripada Bicara Radikalisme, Pemerintah Sebaiknya Siapkan Mitigasi Resesi Ekonomi

Dian Rosmala

Image

Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon usai menerima kunjungan dari Duta Besar Irak untuk Indonesia, Abdullah Hasan Saleh, di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (20/8/2019). | AKURAT.CO/ Khalishah Salsabilla

AKURAT.CO, Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR, Fadli Zon menyarankan kepada Pemerintah agar fokus pada isu ekonomi, daripada membesar-besarkan Isu Radikalisme

Menurut Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu, saat ini Indonesia sedang dihadapkan pada ancaman resesi ekonomi global. Oleh sebab itu, Pemerintah harus mempersiapkan strategi dalam menghadapi ancaman tersebut.  

"Sebab, sesudah saya baca kembali, APBN 2020 ternyata sama sekali tak memuat asumsi resesi, sehingga tidak punya rencana mitigasi apapun jika terjadi resesi ekonomi," tutur Fadli melalui Twitter, Selasa (5/11/2019).

baca juga:

Fadli menyoroti asumsi makro APBN 2020 yang menetapkan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,3 persen. Menurutnya, asumsi tersebut sangat tidak realistis, karena lebih tinggi dibanding outlook 2019.

"Padahal, outlook 2019 saja sudah tidak realistis," ujarnya. 

Ia menerangkan, pada prinsipnya, mitigasi resesi adalah bagaimana meningkatkan daya beli masyarakat, terutama kalangan bawah dan menengah. Akan tetapi, yang dilakukan oleh pemerintah bekalangan ini justru merilis kebijakan yang akan membebani masyarakat, yaitu kenaikan premi BPJS Kesehatan hingga 100 persen.

"Belum lagi jika tarif listrik juga jadi dinaikkan, daya beli masyarakat akan kian tergerus. Saya tak bisa membayangkan bagaimana rakyat kecil akan bertahan dengan kebijakan-kebijakan kontraproduktif seperti itu," kata Fadli.

Fadli sendiri tidak menyangkal bahwa salah satu kesulitan pemerintah yaitu mengenai target pendapatan negara yang tidak pernah tercapai, padahal sudah ditetapkan di dalam APBN. 

Ia pun menyarankan agar Pemerintah lebih realistis dalam menyusun anggaran. "Rencana-rencana bombastis yang tidak masuk akal dalam jangka pendek, seperti memindahkan ibukota, misalnya, sebaiknya segera dicoret," ujar Fadli. 

Lebih lanjut, Fadli membandingkan pendapatan negara di masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) periode pertama 2005-2009 dengan pendapatan negara di periode pertama Presiden Joko Widodo, 2014-2019. 

Kata dia, pada periode pertama Presiden SBY, rata-rata kenaikan pendapatan negara yaitu 17,56 persen setiap tahun. Sedangkan pada periode pertama Presiden Jokowi, rata-rata kenaikan pendapatan negara hanya 5,73 persen. 

"Artinya, Pemerintah harus sadar diri dan segera merasionalisasi mimpinya. Jangan sampai, untuk membiayai belanja yang tak realistis, kita terus-menerus memperbesar utang. Selama ini Pemerintah sering mengklaim kalau utang kita posisinya aman, karena porsinya masih sekitar 30 persen PDB (Produk Domestik Bruto)," kata Fadli.

Editor: Dian Rosmala

berita terkait

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Faisal Basri Dorong Stimulus Lanjutan Lebih Berfokus Pada Dampak COVID-19

Image

Ekonomi

Pemerintah Berhati-hati Kembalikan Defisit APBN di Bawah 3 Persen

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Hipmi: Pemerintah Gagal Ukur Secara Presisi Struktur Defisit APBN

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Pendapatan Negara Dikoreksi, Sri Mulyani Sebut Defisit APBN 2020 Bakal Naik Jadi Rp1.039 Triliun

Image

Ekonomi

Perppu Corona Sah Jadi UU, Defisit APBN 2020 Bakal Melebar ke 5,07 Persen

Image

Ekonomi

Komisi X DPR RI Belum Setujui Pemangkasan 30 Persen Anggaran Perpusnas

Image

Ekonomi

Defisit APBN 2020 per Maret Cuma 0,45 Persen, Menkeu Beberkan Penyebabnya

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Pengamat Nilai Keputusan Tidak Dibayarnya THR Pejabat Bantu Tekan Defisit APBN

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Defisit APBN 2020 Diproyeksi Capai Rp853 Triliun Gara-gara COVID-19

komentar

Image

1 komentar

Image
Resta Apriatami

bener ini bang. apalagi kayaknya "teori radikalisme" ini lebih menyudutkan umat Islam

terkini

Image
News

Wisatawan Luar DIY Diminta Tunda Kunjungan ke Yogyakarta

Saat ini seluruh sektor di Yogyakarta tengah melakukan pembiasaan menuju Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB)

Image
News

Pria AS Beradegan Seks dengan Anjing di Malam Natal, Direkam dan Diunggah ke Facebook oleh Sang Pacar

Dititipi pit bull betina oleh temannya saat malam natal 2019, Morgan justru melakukan tindakan tidak senonoh.

Image
News

Muncikari Hana Hanifah Kabarnya Ngumpet di Jakarta, Polda Metro Siap Bantu Cari

Tersangka R sudah diamankan. Sementara J masih dalam pengejaran.

Image
News

Percaya Nggak Sih, Brigjen Prasetijo Berani Terbitkan Sendiri Surat Jalan Djoko Tjandra

"Lalu siapa yang memerintahkan Brigjen Prasetijo Utomo untuk memberikan surat jalan itu," kata Neta.

Image
News

Jaga Narkoba di Apartemen Kalibata City, Orang Ini Diupah Rp10 Juta Per Bulan

TII menjaga narkoba di Apartemen Kalibata City selama masa pandemi Covid-19.

Image
News

Viral Potret PNS Pakai Baju Korpri Gaya Gamis, Ini Aturan Seragam yang Benar

Kira-kira menyalahi aturan nggak ya?

Image
News

Polisi Bongkar Gudang Penyimpanan Narkoba di Apartemen Kalibata City

"Pengungkapan ini berkat informasi dari masyarakat yang resah," ujar Yusri.

Image
News

Lebih Dari 100 Ribu Jiwa Terdampak Kekeringan di Gunungkidul

BPBD Gunungkidul seiring berlakunya status siaga darurat kekeringan, telah menganggarkan Rp700 juta sebagai dana bantuan air bersih.

Image
News
DPR RI

Kasus Dugaan Pemalsuan Label SNI, Komisi III: Jika Belum Inkracht, Kedepankan Asas Praduga Tak Bersalah

Kalau proses hukum belum inkracht, belum memiliki kekuatan hukum tetap, maka kedepankan asas praduga tidak bersalah.

Image
News

Soal Blokir TikTok, Johnny Plate Ogah Asal Ikut-ikutan Negara Lain

"Kita menentukan sesuai dengan arah kebijakan negara Indonesia," kata Johnny.

terpopuler

  1. Hana Hanifah Tersandung Dugaan Prostitusi, Paranormal: Semangat Hana, Kamu Nggemesin Banget

  2. Ternyata Segini Guys! Tarif Endorse Hana Hanifah Sekali Posting di Instagram

  3. Tak Berbusana Lengkap Saat Diciduk, Hana Hanifah Tetap Diperlakukan Baik oleh Polisi

  4. Keluarkan Rp150 Juta per Bulan untuk Gaji 40 ART, Tabungan Raffi Ahmad Tidak Bertambah

  5. Sebelum Tewas Kabarnya Yodi COD Kamera, Polisi: Kalau Ada Informasi Datang ke Polres

  6. Prabowo Pimpin Proyek Lumbung Pangan, Tengku Zul: Itu Membuktikan Beliau Memang Hebat

  7. Setelah Ubah Hagia Sophia Jadi Masjid, Presiden Turki Bersumpah Bebaskan Al-Aqsa

  8. Kakek Tak Pakai Masker, Dihukum Nyanyi Garuda Pancasila Malah Jadi Mars Partai

  9. Tidak Terbukti Terlibat Kasus Prostitusi, Hana Hanifah Dipulangkan

  10. 7 Brand Kecantikan yang Pernah Endorse Hana Hanifah, Dari Marcs sampai Beau

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Zamaahsari A. Ramzah

Mendongkrak Partisipasi di Tengah Covid-19

Image
Erizky Bagus Zuhair

Konotasi 'Menjemput Rejeki' dan Heboh Kasus Hana Hanifah

Image
Afriadi, S.Fil.I., M.IKom

Asmara, Maut dan Kehendak

Image
Dr. Tantan Hermansah

Kemiskinan di Indonesia dan Peran PTAI

Wawancara

Image
Ekonomi

Eksklusif Restrukturisasi, Babak Baru Pertamina Melangkah ke Kancah Dunia

Image
News

DPR RI

Interview Ketua Komisi X Soal Kisruh PPDB: Kemendikbud dan Dinas Pendidikan Provinsi Kurang Sosialisasi

Image
Olahraga

Shin Tae-Yong

Ini Petikan Lengkap Wawancara Shin Tae-Yong yang Dipersoalkan PSSI

Sosok

Image
News

Penuh Kasih Sayang, 5 Momen BTP Momong Yosafat Abimanyu Purnama

Image
Ekonomi

Pamer Cincin Bareng Reza Rahadian, 4 Sumber Kekayaan Prilly Latuconsina Ini Bikin Melongo!

Image
News

Wabah Corona

Jangan Sepelekan Penggunaan Masker, Ini 3 Alasan Penyebaran COVID-19 Semakin Luas