image
Login / Sign Up

Ini Rumah Hacker Asal Sleman, Yogyakarta Peretas Perusahaan AS yang Raup Rp31 Miliar

Kumoro Damarjati

Kejahatan Internet

Image

Rumah kontrakan yang ditinggali BBA dan keluarga di Dusun Biru, Trihanggo, Gamping, Sleman, DIY, Minggu (27/10/2019) sore tampak kosong. | AKURAT.CO/Kumoro Damarjati

AKURAT.CO, BBA (21), pelaku pembobolan situs yang ditangkap di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Jumat (18/10/2019) dikenal sangat tertutup.

Sosok yang mendiami sebuah rumah kontrakan di Dusun Biru, Trihanggo itu bahkan nyaris tak pernah bersosialisasi dengan warga sekitar.

"Tidak pernah srawung sama warga. Istrinya juga. Dia ibu rumah tangga," kata Wartini, kepala dukuh setempat yang tinggal membelakangi rumah kontrakan BBA.

baca juga:

Kata Wartini, baik BBA dan istri tak pernah sama sekali mengikuti kegiatan di lingkungan. Meski, di satu sisi dia tahu kalau keluarga ini adalah pendatang, cuma dari mananya tidak tahu karena laporan mengenai informasi BBA mengontrak di sekitarnya.

"Depannya ada sripah aja nggak keluar. Ronda nggak pernah. Tapi, kalau katanya pemilik rumah kontrakan, pulangnya dia (BBA) itu kadang jam 9 pagi baru balik. Tapi perginya jam berapa saya nggak tahu, saya nggak terlalu mencampuri, warga saya banyak," ujarnya lagi.

Soal aktivitas mencurigakan, dia tak mendapatinya pula. Namun, mengenai motor gede (moge) yang turut diamankan jajaran Direktorat Tindak Pidana Siber (Dirtipidsiber) Bareskrim Polri, Wartini memang pernah melihatnya.

"Ya pernah (lihat moge). Cuma pas itu ada wujudnya saja (sedang tak dipakai)," kata dia lagi.

Sementara, pemilik rumah kontrakan lokasi BBA tinggal yang tak mau disebutkan identitasnya, mengatakan, pelaku dan keluarga sudah sekitar dua tahun menetap di tempatnya.

"Yang cewek (istri BBA) asli Kragilan (Sinduadi), kalau yang cowok nggak tahu. Anaknya satu," kata perempuan paruh baya itu.

Apa yang dikatakan pemilik kontrakan ini kurang lebih sama dengan Wartini. Intinya, tak ada kecurigaan sama sekali terhadap BBA meski mengamini soal sikap tertutupnya.

"Memang pendiam. Ketemu juga nggak ngobrol, langsung masuk rumah gitu aja. Tapi, ya nggak curiga sama sekali. Cuma tahunya pas hari itu ada polisi terus tahu-tahu dia (BBA) dibawa bareng komputer, kabel-kabel, mogenya juga," sebutnya.

Sementara pantauan Akurat.co di rumah kontrakan yang ditempati BBA dan keluarga, Minggu (27/10/2019) sore, tampak kosong. Tak ada tanda-tanda kehidupan di dalamnya.

Diberitakan sebelumnya, Direktorat Tindak Pidana Siber (Dirtipidsiber) Bareskrim Polri menangkap pelaku pembobolan situs berinisial BBA (21) pada Jumat (18/10/2019) di Sleman, Yogyakarta.

Kasubdit II Dirtipidsiber Bareskrim Polri Kombes Pol Rickynaldo mengungkapkan tersangka menggunakan modus penyebaran malware melalui email dan telah melakukan pembobolan dengan modus itu sejak 2014 lalu. Kira-kira sudah 500 akun lebih di luar negeri yang ia kirimi link berisi malware.

Salah satu korban pembobolan tersebut adalah perusahaan luar negeri di San Antonio, Amerika Serikat. Perusahaan tersebut mengalami kerugian lantaran pelaku meminta tebusan menggunakan bit coin.

Dari perbuatannya, BBA telah meraup keuntungan 300 bit coin. Kemudian bit coin tersebut telah ditukarkan tersangka dengan nilai Rp150 juta per satu bit coin. Jumlah keuntungan yang sudah diraupnya sekitar Rp31 Miliar.

Rickynaldo turut menuturkan, setelah tim siber Polri melakukan tracking, tersangka juga melakukan kejahatan pembobolan kartu kredit. Pelaku sering berbelanja di Darknet. "Tersangka juga memperjualbelikan data kartu kredit milik orang lain," katanya di Bareskrim, Jakarta, Jumat (25/10/2019).

Dalam penangkapan disita barang bukti berupa satu unit Laptop Macbook pro 2018 tipe A1989, satu unit telepon genggam merk Iphone XS warna hitam, satu unit telepon genggam Iphone X warna hitam, satu buah KTP, satu buah kartu ATM Bank BNI, dan satu unit CPU rakitan merek Asus.

Atas perbuatannya tersangka dikenai Pasal 49 Jo Pasal 33 dan Pasal 48 ayat (1) Jo Pasal 32 ayat (1) dan Pasal 45 ayat (4) Jo Pasal 27 ayat (4) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Dengan ancaman hukuman pidana 10 tahun penjara.[]

Editor: Sugeng Wahyudi

berita terkait

Image

Gaya Hidup

5 Tempat Makan Gudeg Paling Legendaris di Jogja, Mbah Lindu sampai Yu Djum

Image

News

Jumlah Penumpang YIA Melonjak, Protokol Kesehatan Tak Kendur

Image

News

Suguhan Gudeg Iringi Kepergian Mbah Lindu, Sang Legenda Gudeg Yogyakarta

Image

News

Kikis Wajah Kumuh, Warga Kampung Mrican Yogyakarta Buat Saluran Irigasi Jadi Kolam Beribu Ikan

Image

News

Cerita Mantan OB Beralih Profesi jadi Petani hingga Mampu Hasilkan Rp20 Juta Sebulan

Image

Hiburan

Kunjungi Yogyakarta, ini 6 Spot Liburan Andalan Awkarin

Image

News

Pesan Menag saat Lantik Rektor UIN Yogyakarta dan Pejabat di Lingkungan Kemenag

Image

News

Jalur Evakuasi Merapi Rusak dan Berlubang, Warga Kepuharjo Sleman Minta Perbaikan

Image

News

Rencana Kontingensi Merapi Disusun Ulang, Selaraskan Protokol COVID-19

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News
Satgas Pamtas

Jaga Ketersediaan Stok, Prajurit TNI di Perbatasan RI-PNG Donorkan Darahnya

“Kami akan selalu bersinergi dengan pihak manapun untuk kepentingan masyarakat“

Image
News

TNI Gelar Penyuluhan Pelestarian Hutan kepada Warga Natabui dan Toweta

“Penyuluhan itu bertujuan untuk memberikan wawasan kepada warga Natabui dan Toweta tentang bagaimana cara menjaga dan melestarikan hutan”

Image
News

Filosofi Guru Penggerak Berpijak pada Pesan Ki Hadjar Dewantara

“Fokus program Guru Penggerak adalah kepemimpinan bagi semua ekosistem pendidikan di Indonesia“

Image
News

Kejagung Periksa Tiga Pengusaha Ekspedisi dalam Kasus Impor Tekstil

Pemeriksaan saksi tersebut dilakukan guna mencari serta mengumpulkan bukti tentang tata laksana proses importasi barang dari luar negeri.

Image
News

Dua Pegawai Disdukcapil Kabupaten Cirebon Jadi Tersangka Pungli e-KTP

“Mereka ditangkap saat transaksi di Kantor Dinas Dukcapil Kabupaten Cirebon“

Image
News

Aher: Alutsista Maupun Jumlah Personilnya, Saya Kira Belum Sebanding dalam Transformasi Pertahanan

Ahmad Heryawan juga menyoroti soal kemampuan anggaran, kemudian juga industri pertahanan dalam negeri.

Image
News

Marsekal Hadi Perintahkan PPRC TNI Harus Siap Ketika Dibutuhkan

Di tengah situasi pandemi, TNI harus selalu berada dalam tingkat kesiapan tertinggi untuk menghadapi ancaman nyata yang mungkin terjadi.

Image
News

Bareskrim Janji Selesaikan Kasus Maria Pauline Meski Dua Eks Jenderal Polisi Pernah Terlibat

"Kalau bisa lebih cepat, lebih bagus. Kita cepat selesaikan penyidikannya“

Image
News

Curhatan Keluarga Korban Sarang Burung Walet Saat Doa Bersama

Kami sudah meninggalkan keluarga dan anak kami demi berjalannya proses hukum ini

Image
News

Usai Dikritik Warganet, Kantor Berita China Konfirmasi Batik Berasal dari Indonesia

"Kerajinan ini juga dikenal sebagai batik, sebuah istilah Indonesia yang mengacu pada teknik pewarnaan tahan lilin..." klarifikasi Xinhua.

terpopuler

  1. Diduga Artis HH yang Terlibat Prostitusi, Ini Unggahan Terakhir Hana Hanifah

  2. 7 Potret Cantik Hana Hanifah, Sosok yang Sedang Jadi Perbincangan Warganet

  3. Natalius Pigai: Hagia Sophia dari Gereja ke Masjid, Itu Dirampas!

  4. Anies Ditantang Alihkan Anggaran Ormas Rp2,8 Triliun untuk Penanganan Covid-19

  5. Tatap Sedih Jenazah Ayahanda, Ivan Gunawan: Dad, We Love You

  6. Kasus Corona Jakarta Meroket, Anggota DPRD DKI: Anies Terlalu Banyak Cengengesan

  7. Keuangan Makmur! 6 Zodiak Ini Lagi Mujur Banget di Bulan Juli 2020

  8. Terungkap! Segini Tarif Kencan Artis Diduga Hana Hanifah, yang Masih Makan Mie Pakai Nasi Minggir Dulu

  9. Bukan Pengusaha, Ternyata Karyawan Swasta yang Diduga Pesan Hana Hanifah Sampai Puluhan Juta

  10. Heboh Penangkapan Artis HH, Kriss Hatta Unggah Foto Mesra Bersama Hana Hanifah

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Afriadi, S.Fil.I., M.IKom

Asmara, Maut dan Kehendak

Image
Dr. Tantan Hermansah

Kemiskinan di Indonesia dan Peran PTAI

Image
Achsanul Qosasi

Sense of Crisis

Image
Egy Massadiah

Petuah Bangkit dari 'Sunrise of Java'

Wawancara

Image
Ekonomi

Eksklusif Restrukturisasi, Babak Baru Pertamina Melangkah ke Kancah Dunia

Image
News

DPR RI

Interview Ketua Komisi X Soal Kisruh PPDB: Kemendikbud dan Dinas Pendidikan Provinsi Kurang Sosialisasi

Image
Olahraga

Shin Tae-Yong

Ini Petikan Lengkap Wawancara Shin Tae-Yong yang Dipersoalkan PSSI

Sosok

Image
News

Ketua DPRD hingga Jadi Pengasuh Pondok Pesantren, 4 Fakta Penting Gus Kamil

Image
News

Gagah! 5 Momen Menhan Prabowo Jajal Rantis Bernama 'Maung'

Image
Ekonomi

Bermental Baja Walau Jadi Korban Bullying, Begini Perjalanan Karier Kekeyi