image
Login / Sign Up

Prabowo Jadi Menteri, Media Asing Anggap 'Bencana bagi Penegakan HAM'

Endarti

Image

Ketum Gerindra Prabowo dan Wakil Ketua Umum Gerindra Edhy Prabowo saat memasuki Istana Kepresidenan, Senin ,(21/10/2019) | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Penunjukkan Prabowo Subianto sebagai Menteri Pertahanan Indonesia rupanya menjadi sorotan bagi media asing. Pasalnya, tidak hanya karena menjadi lawan sengit Joko Widodo (Jokowi) dalam pemilihan umum (Pemilu) lalu, Prabowo juga mempunyai catatan buruk dalam hal pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM). Oleh beberapa media Barat, keputusan Jokowi untuk memasukkan Prabowo di kabinetnya adalah sebuah 'bencana' bagi penegakan HAM.

The Guardian, media ternama asal Inggris, mengkritik penunjukkan Prabowo dengan menuliskan berita berjudul "'Dark Day for Human Rights': Subianto Named as Indonesia's Defence Minister" (Hari yang Kelam untuk Hak Asasi Manusia: Subianto Dinobatkan sebagai Menteri Pertahanan Indonesia). Jurnalis The Guardian menulis bahwa Prabowo dinilai tidak pantas ditunjuk lantaran terlibat dalam kasus kekerasan serta pelanggaran HAM.

"Kegelisahan publik atas pengangkatan Subianto sebagai penguasa pasukan angkatan bersenjata berasal dari catatan militer (Subianto) sebelumnya. Subianto yang merupakan mantan menantu mendiang diktator Suharto, dituduh telah mengatur penculikan dan penyiksaan terhadap para aktivis menjelang demonstrasi anti-pemerintah pada tahun 1998 ketika (saat itu) ia menjabat sebagai komandan tentara. Dia tidak pernah didakwa sehubungan dengan dugaan insiden tersebut," tulis jurnalis The Guardian, Jamie Fullerton.

baca juga:

Untuk mendukung beritanya, Fullerton pun menulis pendapat dari eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid, yang menerangkan bahwa pengangkatan Prabowo ini adalah hari yang gelap bagi penegakan HAM di Indonesia.

"(Pengangkatan) ini akan menjadi hari yang gelap bagi (penegakan) HAM di negara ini," tulis Fullerton mengutip pernyataan Usman.

The Guardian juga fokus pada insiden protes besar setelah penolakan hasil pemilu yang dilakukan kubu Prabowo pada April lalu. Dalam hal ini, media Inggris ini bahkan menuliskan dengan gamblang bagaimana penunjukkan Prabowo lebih pada alasan isu politik.

"Di posisi lain dalam kabinet, Widodo berfokus pada penunjukan profesional daripada (kepentingan) anggota partai politik. Nadiem Makarim, salah satu pendiri Gojek, menjadi menteri pendidikan dan kebudayaan. Sri Mulyani Indrawati, mantan direktur pelaksana Bank Dunia, diangkat kembali sebagai menteri keuangan," tulis Fullerton.

Hampir sama dengan The Guardian, media yang berbasis di Qatar, Al Jazeera, juga lebih menyoroti penunjukan Prabowo dalam pengumuman kabinet Jokowi pada Rabu (23/10) hari ini. Dengan judul "Indonesia's Widodo Appoints Archrival as Defence Minister" (Presiden Indonesia Widodo Menunjuk Lawannya Sebagai Menteri Pertahanan), Al Jazeera memberitakan bagaimana pengangkatan Prabowo ini telah memicu kekecewaan, khususnya di kalangan para aktivis HAM.

Untuk mendukung berbagai protes dari masyarakat, Al Jazeera bahkan mengunggah komentar salah satu pengguna Twitter yang berpendapat bahwa hubungan warga sipil dan militer Indonesia akan bertambah buruk, sembari menyindir perkataan Jokowi yang berbunyi, "Saya yakin saya tidak harus memberi tahu dia (Prabowo) tentang pekerjaannya. Dia tahu lebih banyak daripada saya."

Senada dengan The Guardian, media Timur Tengah ini juga menuliskan tuduhan pelanggaran HAM yang dilancarkan Prabowo.

"Namun mantan menantu mendiang diktator Indonesia, Suharto, (telah) dituduh melakukan tindakan kekerasan (HAM), termasuk penculikan dan raibnya beberapa aktivis pro-demokrasi, yang mengarah pada demonstrasi besar-besaran saat upaya penggulingan rezim (Suharto) pada 1998. Ia tidak pernah didakwa sehubungan dengan tuduhan tersebut," tulis jurnalis Al Jazeera.

Seperti The Guardian, Al Jazeera juga mengutip perkataan dari Usman Hamid dan menuliskan bagaimana ia tidak terkejut lantaran pada periode sebelumnya, Jokowi juga menunjuk Wiranto yang terlibat pelanggaran HAM di Timor Leste sebagai Menko Polhukam. []

Editor: Dian Dwi Anisa

berita terkait

Image

News

Tersangka Kasus Suap Impor Bawang Putih Tulis Surat Terbuka untuk Jokowi

Image

News

FOTO Presiden Jokowi Tinjau Pameran Foto 'Membangun Indonesia'

Image

Ekonomi

Anggaran Pembiayaan UMKM Segera Dikonsolidasikan di Kementerian

Image

News

Pamer Foto Rangkulan Dengan Surya Paloh, Jokowi: Kenapa Tidak?

Image

News

KPK Tak Ungkap Laporan Jokowi Soal Kasus Besar, Demokrat: KPK Bukan Bawahan Presiden

Image

News

Jansen: Saya Mendoakan Semoga Semua Teman-teman Saya yang Sudah di Pemerintahan Tetap Kritis

Image

Ekonomi

Menteri BUMN: Presiden Sudah Pilih Nama Dirut BTN dan Mandiri

Image

News

KPU Lapor ke Jokowi di Istana

Image

News

Gelar Demo di Depan Istana, ABM: Jangan Paksa Presiden Terbitkan Perppu KPK

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Polisi Korban Amuk Massa Masih Dirawat Intensif di RS Polri

korban atas nama Bripda U sedang menjalani perawatan inap untuk pemulihan kondisi fisik

Image
News

Gempa 2.9 SR Guncang Ambon

Gempa tidak berpotensi Tsunami

Image
News

Sembunyikan Narkoba di Atap Rumah, Bandar Narkoba Dibekuk saat Transaksi

Kami tangkap satu tersangka berinisial NP (32) saat melakukan transaksi

Image
News

Tayangkan Video Vulgar, TransJakarta Hentikan Sementara PPD

video tersebut adalah video klip musik dengan artis luar negeri berbusana belahan rendah

Image
News

PN Medan Jatuhi Hukuman Mati Bandar Narkoba

terbukti membawa 28 kilogram sabu dan 13.500 pil ekstasi

Image
News

Pastikan Ikuti Tahapan Pilkada, Gibran: Saya Konsultasi dengan Semua Senior

Semua ada tahapannya, saya konsultasi dengan semua senior

Image
News

Jelang Bertemu NasDem, PAN: Persiapan Agenda Pilkada 2020

Agenda terdekat bagaimana kita bisa kerjasama di berbagai daerah untuk agenda Pilkada 2020

Image
News

Kenang 21 Tahun Tragedi Semanggi I, Koalisi Masyarakat Sipil Gelar Pameran 'Antologi'

Pameran ini diinisiasi KontraS, Amnesty International Indonesia, YLBHI, LBHI dan lain sebagainya

Image
News

Tersangka Kasus Suap Impor Bawang Putih Tulis Surat Terbuka untuk Jokowi

Surat tertanggal 10 November 2019 yang diberikan kepada wartawan sejumlah tiga lembar yang diketik dengan komputer

Image
News

Diperkarakan Karena Memasuki Pekarangan Orang, Terdakwa: Saya Punya Perjanjian Sewa Lahan

Sugiarto memasuki lahan yang saat ini bersengketa atas dasar perjanjian sewa lahan

trending topics

terpopuler

  1. Polemik Salam Semua Agama, Syamsuddin: Orang Lain Sudah Berpikir Bagaimana Wisata ke Luar Angkasa, Kita Masih Berkubang dalam Kegaduhan

  2. Ternyata Hanya Satu Pemain Indonesia yang Diunggah di Akun Instagram Kento Momota, Siapa Dia?

  3. Larangan MUI Ucapkan Salam Semua Agama, SETARA Institute: Sangat Ekslusif dan Tidak Menghargai Perbedaan

  4. Viral Siswa SD Muhammadiyah Pakai Peci NU, Warganet: Indahnya Kebersamaan

  5. Pemerintah Dimintai Akui Lakukan Pencekalan HRS

  6. Foto Dipeluk Vicky Prasetyo Tuai Komentar, Sarita Abdul: Bismillah Gak Kena Rayu

  7. Tak Laporkan Tempo Soal Karikatur Anies, Ini Penjelasan Fahira Idris

  8. Manfaat Kacang Hijau, Penangkal Ampuh Penyakit Kronis

  9. Foto Dugemnya Diekspos ke Publik, Begini Respons Menohok Menteri Syed Saddiq

  10. Minta Rizieq Shihab Ungkap Kebenaran Surat Cekal, Ferdinand: Jangan Negara ini Dibusukkan oleh Opini Kosong

fokus

Nasib Sumber Air
Tantangan Pendidikan
Pejuang Kanker Payudara

kolom

Image
Abdul Aziz SR

Pentingnya Tenaga Ahli DPRD

Image
Hasan Aoni

Secuil Kabar dari Amerika tentang Sri

Image
UJANG KOMARUDIN

Inspirasi Hari Pahlawan

Image
Rozi Kurnia

Polemik Sinema atau Bukan Sinema ala Martin Scorsese

Wawancara

Image
News

Pemidanaan Korporasi Atas Karhutla Di Mata Praktisi Hukum

Image
Olahraga

Wawancara Seto Nurdiantoro (Bag 2 - selesai)

'Pertandingan Paling Berkesan Adalah Menang'

Image
Olahraga

Wawancara Seto Nurdiantoro (Bag-1)

'Suatu Hari Nanti Saya Ingin Melatih Timnas'

Sosok

Image
News

Nggak Gengsian, ini 5 Potret Memesona Utari si Penjual Cilok di Boyolali yang Viral

Image
News

6 Potret Seru Susi Pudjiastuti saat Liburan, Sambil Momong Cucu

Image
News

Mundur dari PNS, ini 5 Fakta Pencalonan Siti Nur Azizah di Pilwalkot Tangsel