image
Login / Sign Up

Praperadilan Ditolak, Penyidikan Dirut Perum Jasa Tirta II Dilanjutkan

Bayu Primanda

Image

Ilustrasi - Hakim | AKURAT.CO/Candra Nawa

AKURAT.CO, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) memutuskan untuk menolak gugatan praperadilan yang diajukan mantan Direktur Umum Perum Jasa Tirta II, Djoko Saputro terhadap status tersangka yang ditetapkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Juru bicara KPK Febri Diansyah menyatakan dengan ditolaknya praperadilan tersebut maka proses penyidikan terhadap Djoko akan terus dilanjutkan hingga ke pengadilan.

"KPK memastikan proses Penyidikan perkara TPK pengadaan pekerjaan jasa konsultansi di Perum Jasa Tirta II dengan tersangka DS, Direktur Utama Perum Jasa Tirta tetap terus dilakukan dan segera melimpahkan ke Penuntutan saat Penyidikan selesai," ujar Febri dalam pesan singkatnya kepada awak media, Selasa (22/10/2019).

Febri juga mengatakan pihaknya mengapresiasi putusan tersebut, karena majelis hakim menyatakan bahwa semua tindakan yang dilakukan KPK telah berjalan sesuai dengan proses hukum di negeri ini.

"KPK menyampaikan terimakasih pada sejumlah penegasan hakim dalam prapaeradilan ini," tuturnya.

Sebelumnya, dalam permohonan praperadilan, Djoko melalui tim kuasa hukumnya menggugat KPK dengan sejumlah alasan yang pada pokoknya menyebut proses hukum di KPK tidak berjalan dengan baik.

Adapun alasan tersebut bermuara pada proses penyelidikan dan penyidikan di KPK yang dinilai kubu Djoko dilakukan secara tidak sah. Adapun alasan tersebut dikemukakan, karena KPK melakukan penyelidikan terhadap kasus yang sama dengan yang ditangani Polres Purwakarta.

Selain itu, penetapan status tersangka terhadal Djoko juga dianggap bertentangan dengan KUHAP, UU KPK dan SOP KPK. Dimana, KPK dianggap tidak berwenang melakukan penyidikan perkara a quo.

Untuk diketahui, Djoko ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan pekerjaan jasa konstruksi di Perum Jasa Tirta II Tahun 2017 bersama psikolog Andririni Yaktiningsasi.

Penetapan ini dilakukan lantaran Djoko memerintahkan jajarannya untuk merelokasi anggaran.

Revisi anggaran dilakukan dengan mengalokasikan tambahan anggaran pada pekerjaan Pengembangan SDM dan strategi korporat yang pada awalnya senilai Rp2,8 miliar menjadl Rp9,55 miliar.

Relokasi anggaran perencanaan strategis korporat dan proses bisnis itu sendiri bernilai Rp3.820.000.000. Sedangkan, perencanaan komprehensif pengembangan SDM PJT II sebagai antisipasi pengembangan usaha perusahaan sejumlah Rp5.730.000.000.

Usai melakukan revisi anggaran, Djoko lantas mengutus Andririni sebagai pelaksana pada kedua kegiatan tersebut. Untuk mengerjakan dua kegiatan itu, Andririni pun diduga menggunakan nama perusahaan PT Bandung Management Economic Center dan PT 2001 Pangripta.

Realisasi penerimaan pembayaran untuk kedua pelaksanaan proyek sampai dengan akhir tahun 2017, diduga mencapai Rp5.564.413.800.

Tak hanya itu, Andririni dan Djoko juga diduga telah mencantumkan nama para ahli di dalam kontrak hanya sebagai formalitas untuk memenuhi syarat administrasi lelang.[]


baca juga:

Editor: Dedi Ermansyah

berita terkait

Image

News

KPK Periksa Dirut PDAM Indramayu terkait Suap Proyek Infrastruktur

Image

News

WP KPK: Presiden Jokowi Masih Punya Kesempatan Terbitkan Perppu UU KPK

Image

News

WP KPK: Tingkat Kepercayaan Masyarakat Masih Tinggi meski Diterpa Masalah

Image

News

Suap Restitusi Pajak, KPK Tahan Darwin Maspolim Pemilik Saham Dealer Mobil Mewah

Image

News

Hakim Kabulkan Permohonan Indung Andriani Sebagai Justice Collaborator dalam Kasus Suap Bowo Sidik

Image

News

Tangan Kanan Bowo Sidik Divonis 2 Tahun Penjara dalam Kasus Suap Pupuk

Image

News

KPK Periksa Wagub Lampung Chusnunia Chalim Terkait Korupsi Pengadaan Barang dan Jasa

Image

News

Dirut PTPN X dan PTPN XI Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Distribusi Gula

Image

News

Petinggi Humpuss Transportasi Kimia Dicecar KPK Soal Suap ke Bowo Pangarso

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Densus 88 Tangkap 10 Terduga Teroris di Riau, Bekasi dan Jateng

Untuk barang bukti ada 8 buah tabung gas air soft gun, panah atau busur, kemudian ada alat komunikasi.

Image
News

Kata Sandiaga Uno Soal Ahok yang Santer Dikabarkan jadi Bos BUMN

Kabar paling santer menyebut Ahok akan menduduki pucuk pimpinan PT. Pertamina (Persero)

Image
News

KPK Periksa Dirut PDAM Indramayu terkait Suap Proyek Infrastruktur

Para saksi akan dikonfirmasi sepanjang pengetahuannya dalam kasus ini

Image
News

Meski Ingin Berhenti Terlibat Perang, AS Tetap Pertahankan 600 Tentara di Suriah

Para pengkritik menganggap tindakan Trump dapat membuat militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) bangkit kembali

Image
News

Mantan Staf Ahok Polisikan Dua Akun Twitter Diduga Penyebar Hoaks

Anggota DPRD DKI Jakarta Ima Mahdiah melaporkan dua akun Twitter, yakni @_haye_ dan @panglinahansip karena diduga menyebar berita bohong.

Image
News

Dishub Minta Grab Stop Operasional Skuter Listrik

Dishub DKI larang pengoperasian skuter listrik di kawasan Sabang, Jakarta Pusat.

Image
News

Memerangi Radikalisme

Jika seseorang, kelompok orang, atau institusi dianggap radikal dan ingin merubah ideologi Pancasila. Ini yang harus dibasmi.

Image
News

Hasil Pengembangan, Densus Tangkap Istri Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

Istri pelaku siap melakukan amaliyah.

Image
News

KY Pertanyakan Harta Kekayaan Calon Hakim yang Hampir Rp50 M

Sudah kaya dari sananya.

Image
News

Gencatan Senjata Berlaku di Jalur Gaza Setelah 32 Orang Tewas

Pertempuran antara Israel dan pejuang Gaza memanas

trending topics

terpopuler

  1. Celoteh Keras Said Didu, Dengar Ahok Ditunjuk Jadi Direksi BUMN

  2. Jika Ahok di Pertamina, Abdillah Toha dan Yunarto: Mafia Pusing dan Kepanasan

  3. Hingga Kini, Istri Terduga Pelaku Bom di Medan Belum Diketahui Keberadaannya

  4. Pengamat: Prabowo Subianto Tunjukkan Kepiawaiannya sebagai Menhan dalam Merespon Anggota Komisi I DPR

  5. Daripada Jadi Direksi BUMN, Ahok Lebih Cocok Jadi Ini

  6. Jansen Demokrat: Marah-marahnya Ahok Dibutuhkan, Dirut PLN Cocok!

  7. Penderita Diabetes Tidak Boleh Makan Terakhir Terlalu Sore

  8. Tampil Berani, ini 10 Pose Panas Alia Bhatt Saat Pemotretan di Bawah Air

  9. Sudjiwo Tedjo Merasa Iri Djaduk Ferianto Sudah Tenang di Sisi Tuhan

  10. 5 Fakta Menarik Ivana Marie, Istri Pertama Donald Trump yang Pernah Tolak Jabatan Dubes AS

fokus

Nasib Sumber Air
Tantangan Pendidikan
Pejuang Kanker Payudara

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Memerangi Radikalisme

Image
Abdul Aziz SR

Pentingnya Tenaga Ahli DPRD

Image
Hasan Aoni

Secuil Kabar dari Amerika tentang Sri

Image
UJANG KOMARUDIN

Inspirasi Hari Pahlawan

Wawancara

Image
News

Pemidanaan Korporasi Atas Karhutla Di Mata Praktisi Hukum

Image
Olahraga

Wawancara Seto Nurdiantoro (Bag 2 - selesai)

'Pertandingan Paling Berkesan Adalah Menang'

Image
Olahraga

Wawancara Seto Nurdiantoro (Bag-1)

'Suatu Hari Nanti Saya Ingin Melatih Timnas'

Sosok

Image
Ekonomi

Ahok, Bakal Bos BUMN yang Terkenal Saat Memimpin Jakarta

Image
News

10 Potret Hangat Menhan Prabowo Subianto Jamu Dubes dari Berbagai Negara

Image
News

Dikabarkan Bakal Pimpin Perusahaan BUMN, 8 Potret Terbaru BTP di Berbagai Kegiatan