Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Wanita Uighur Diperkosa Ramai-ramai oleh Penjaga, ini Kengerian Kamp Konsentrasi China

Sahistya Dhanes

Wanita Uighur Diperkosa Ramai-ramai oleh Penjaga, ini Kengerian Kamp Konsentrasi China

Sebuah foto yang diambil pada 13 Juli 2018 menunjukkan Sayragul Sauytbay, 41, seorang warga etnis Kazakh dan warga negara Tiongkok, yang dituduh melintasi perbatasan secara ilegal antara negara-negara untuk bergabung dengan keluarganya di Kazakhstan | AFP

AKURAT.CO, Seorang wanita etnis Kazakh bernama Sayragul Sauytbay memberikan kesaksian mengenai kengerian di kamp konsentrasi China di Xinjiang, tempat jutaan etnis Uighur dan etnis lainnya ditahan.

Sebelum penahanannya, Sauytbay mengatakan ia beserta suami dan dua anaknya berusaha untuk menyelamatkan diri ke Kazakhstan, namun nasib sial menimpanya. Suami dan kedua anaknya berhasil, sementara dirinya dibawa ke kamp tersebut dan paspornya disita. Peristiwa itu terjadi tahun 2017 lalu.

Sauytbay, yang dibawa untuk mengajar propaganda Tiongkok dan Komunis kepada tahanan lainnya, mengatakan dia menyaksikan kekejaman yang tidak manusiawi sebelum akhirnya ia keluar dan diberikan suaka oleh Swedia.

baca juga:

Di kamp tersebut, menurut Sauytbay, para tahanan akan dihukum untuk segala hal yang mereka lakukan.

"Mereka (penjaga) akan menghukum narapidana untuk semua hal. Siapa pun yang tidak mengikuti aturan dihukum. Mereka yang tidak belajar bahasa China dengan baik atau yang tidak menyanyikan lagu-lagu juga dihukum," katanya dalam sebuah wawancara, dilansir dari laman Bussiness Insider, Selasa (22/10).

Sauytbay memperkirakan ada sekitar 2.500 tahanan di kamp itu, yang berusia 13 hingga 84 tahun, dan dari berbagai latar belakang, semuanya menjadi korban kebrutalan negara Tiongkok.

Selain menjadi sasaran kekerasan, para tahanan yang merupakan muslim itu juga dipaksa makan babi atau mengonsumsi hal yang dilarang dalam ajaran agama Islam. Sauytbay juga mengungkapkan buruknya kondisi kamp tersebut, ketiadaan fasilitas kesehatan, dan kebersihan yang tidak terjaga.

Ia menceritakan saat dirinya dipaksa menyaksikan pemerkosaan bergilir seorang wanita muda oleh penjaga penjara di sana. Berdasarkan penuturan Sauytbay, wanita itu dipaksa melepaskan seluruh pakaiannya dan 'mengakui dosa-dosanya' di hadapan sekitar 200 tahanan. Wanita itu kemudian diperkosa beramai-ramai oleh penjaga penjara.

"Saat mereka memperkosanya, mereka juga memeriksa untuk melihat bagaimana kami bereaksi. Orang-orang yang memalingkan kepala atau menutup mata mereka, dan mereka yang tampak marah atau terkejut, dibawa pergi dan kami tidak pernah melihat mereka lagi," tutur Sauytbay.

Ada juga eksperimen medis yang dilakukan terhadap para tahanan, mereka dipaksa minum pil dan diberi suntikan, tetapi tidak diberi tahu obat atau suntikan apa yang diberikan. Beberapa yang menjadi sasaran melaporkan mereka mengalami impotensi dan penurunan kognitif.

Para tahanan wanita juga dipaksa melakukan aborsi, ironisnya kehamilan mereka disebabkan oleh pemerkosaan yang dilakukan para penjaga tahanan sendiri. Tak sedikit pula wanita yang diperkosa dan mengalami kehamilan secara berulang sehingga diaborsi paksa berulang kali pula.

Pemerintah China, yang telah menahan lebih dari satu juta anggota etnis minoritas, kebanyakan Uighur, di kamp-kamp dalam beberapa tahun terakhir, mengatakan kepada media bahwa laporan kekejaman itu tidak benar, dan bahwa kamp penjara adalah pusat pendidikan dan kejuruan untuk membantu negara melawan terorisme.

Awal tahun ini, pejabat China mengatakan bahwa mayoritas tahanan di Xinjiang telah dibebaskan. Namun, Departemen Luar Negeri Amerika Serikat dan Pentagon mengeluarkan pernyataan yang mengatakan bahwa klaim China tidak dapat dibuktikan.

Beberapa negara mayoritas Muslim, termasuk Arab Saudi, membela metode China dalam sebuah surat pada bulan Juli.[]

Editor: Ghendhiz A.

berita terkait

Image

News

Lawan COVID-19

Kasus Corona Menggila, China Bangun Rumah Sakit 1.500 Kamar dalam 5 Hari

Image

News

Lupa Sudah Menikah, Pria China Lewatkan Malam Pertama

Image

News

Lawan COVID-19

Vaksin COVID-19 dari Sinopharm-CNBG Diklaim Aman untuk Anak-anak

Image

News

Di Tengah Lonjakan Infeksi, Tim Investigasi Corona WHO Akhirnya Tiba di Wuhan

Image

Ekonomi

Luhut Terima Kunjungan Menlu China, Bahas Apa?

Image

News

Tuding Vaksin Sinopharm China Berbahaya, Unggahan Medsos Dokter China ini Langsung Dihapus

Image

News

Sempat Larang Masuk, China Kini Siap Sambut Tim Investigasi Corona dari WHO

Image

Hiburan

Mirip Jack Ma, Tukang Servis AC Ini Viral

Image

News

Diketahui Menghilang 2 Bulan, Ini Kabar Terbaru Jack Ma

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Virgin Orbit Rilis Roket dari Pesawat Terbang, Sukses Capai Orbit untuk Pertama Kali!

Kesuksesan ini memunculkan metode baru peluncuran roket dengan biaya rendah.

Image
News

Evaluasi PSBB Ketat, Pengguna Kendaraan Bermotor di DKI Turun, Pengguna Sepeda Naik

Selama penerapan PSBB ketat ini berlangsung, volume lalu lintas kendaraan bermotor di Ibu Kota diklaim menurun.

Image
News

Basarnas Persempit Sektor Pencarian Bawah Laut Korban dan Puing Pesawat Sriwijaya Air SJ-182

Mudah-mudahan dengan mempersempit itu dikerjain rada rame untuk mungkin bentuknya mungkin bersaf kemudian bergerak bersama-sama ya.

Image
News

5 Fakta Penting Bencana Alam di Manado, Longsor hingga Gelombang Besar

Bencana tersebut terjadi akibat cuaca yang ekstrem.

Image
News
Lawan COVID-19

Program Vaksinasi Inggris Diperluas, Warga Berusia 70 Tahun ke Atas Mulai Disuntik

Menurut Perdana Menteri Boris Johnson, langkah tersebut merupakan tonggak penting dalam program vaksinasi nasional.

Image
News

Cuaca Laut Mendung Berawan, Basarnas Tetap Lanjutkan Pencarian Bangkai Pesawat Sriwijaya Air SJ-182

Sampai saat ini, pihak kepolisian baru menerima laporan dari 12 keluarga penumpang yang mencari para korban.

Image
News

Pemprov DKI Siapkan 21 RS Khusus Tampung Pasien Pascavaksinasi COVID-19

KIPI merupakan sebuah kejadian medis yang terjadi setelah imunisasi.

Image
News

Anggota DPR RI Fraksi Golkar Gatot Sudjito Meninggal Dunia

Gatot merupakan anggota DPR dua periode, yaitu pada periode 2014-2019. Kemudian menjabat lagi untuk periode 2019-2024.

Image
News

Jazuli: Seluruh Anggota Fraksi PKS Kembali Potong Gaji untuk Bantu Korban Bencana

Untuk merealisasikan hal itu, setiap Anggota Fraksi PKS dipotong gajinya sebagai wakil rakyat.

Image
News

Merapi Keluarkan Awan Panas Guguran, Jarak Luncur 1 Kilometer

Awan panas guguran muncul Senin (18/1/2021) sekira pukul 05.43 WIB.

terpopuler

  1. Hana Hanifah Ketahuan Beli Mobil Mewah, Nikita Mirzani: Jangan-jangan Dari Gadun

  2. PDIP Minta Anies Beli Vaksin Sendiri

  3. Uang Dipegang Orangtua, Fathin Shidqia Tidak Tahu Ayahnya Beli Rumah Mewah

  4. Ngeri! Ini Risiko Bahaya Gesek Tunai Kartu Kredit

  5. Bikin Iri, 5 Zodiak Ini Ditakdirkan Hidup Bergelimang Harta

  6. Kasus Covid-19 DKI Mengkhawatirkan, Politisi PDIP: Anies Kuat Narasi, Miskin Implementasi

  7. Wih Mantap, 3 Zodiak Ini Cetak Konglomerat Terbanyak

  8. Aneh, Vicky Prasetyo Akan Lamar Kalina Oktarani di Rumahnya Sendiri

  9. 7 Potret Cantik Hana Hanifah, Sosok yang Sedang Jadi Perbincangan Warganet

  10. Belum Puas Berkuasa 35 Tahun, Presiden Uganda Menang Pemilu Keenam Kalinya

fokus

Kaleidoskop 2020
Akurat Solusi: Kenaikan Cukai Tembakau
Lawan Covid-19

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Kapolri Baru

Image
Muhammad Husen Db, M.Pd

Transformasi Episode Dalam Dimensi Merdeka Belajar

Image
ARLI ADITYA PARIKESIT

Dilema Kebebasan Pendapat dan Pengendalian Transmisi Virus SARS-CoV-2

Image
UJANG KOMARUDIN

Proyeksi Politik Tahun 2021

Wawancara

Image
News

Covid-19 Tembus 3.500 Kasus Per Hari, DKI Gagal Terapkan Program 3T?

Image
News

Vaksinasi Bisa Putus Mata Rantai Penularan Covid-19 di DKI Jakarta?

Image
Video

VIDEO Resesi, Cukuplah Sampai di Sini | N. Siklo

Sosok

Image
News

Wafat di Hari Jumat, Ini 5 Fakta Penting Habib Ali bin Abdurrahman Assegaf

Image
News

5 Potret Kenangan Syekh Ali Jaber Bersama Tokoh Politik Tanah Air

Image
Ekonomi

Mengenang Syekh Ali Jaber, Punya Kekayaan Melimpah dan Ahli Sedekah