image
Login / Sign Up

Korupsi Proyek Fiktif, Tiga Karyawan PT Waskita Karya Diperiksa KPK

Aricho Hutagalung

Image

Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan korupsi (KPK) | AKURAT.CO/Bayu Primanda

AKURAT.CO, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengagendakan pemeriksaan terhadap tiga saksi yang merupakan karyawan PT Waskita Karya terkait kasus dugaan korupsi pada pelaksanaan pekerjaan sub kontraktor fiktif pada proyek-proyek yang dikerjakan PT Waskita Karya (Persero) Tbk.

Juru bicara KPK Febri Diansyah mengatakan bahwa ketiga saksi yang akan diperiksa itu yakni, Tri Mulyo Wibowo, Kwatantra, dan Julizar Kurniawan. Ketiga saksi itu sebagai saksi untuk tersangka Fathor Rachman yang merupakan Kadiv II PT Waskita Karya.

"Yang bersangkutan akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka FR," kata Febri Diansyah, setelah dikonfirmasi, di Jakarta, Senin (21/10/2019).

baca juga:

Diketahui, KPK sendiri telah mencegah lima orang untuk bepergian ke luar negeri terkait kasus ini. Kelima orang tersebut yakni, Dirut PT Waskita Beton, Jarot Subana; Kadiv II PT Waskita Karya, Fathor Rachman; General Manager (GM) Keuangan dan Resiko Divisi II PT Waskita Karya, Yuli Ariandi Siregar.

Kemudian‎, Wakil Kadiv II PT Waskita Karya, Fakih Usman; serta Direktur Sungai dan Pantai Kementerian PU, Pitoyo Subandrio. Kelimanya dicegah keluar negeri sejak 3 Mei 2019 terhitung hingga enam bulan ke depan.

Namun demikian, KPK baru menetapkan mantan Kepala Divisi (Kadiv) II PT Waskita Karya, Fathor Rachman (FR) serta mantan Kepala Bagian (Kabag) Keuangan dan Risiko Divisi II PT Waskita Karya, Yuly Ariandi Siregar (YAS) sebagai tersangka.

Kedua pejabat Waskita Karya tersebut diduga telah memperkaya diri sendiri, orang lain, ataupun korporasi, terkait proyek fiktif pada BUMN. Sedikitnya, ada 14 proyek infrastruktur yang diduga dikorupsi oleh pejabat Waskita Karya.

Proyek tersebut tersebar di Sumatera Utara, Banten, Jakarta, Jawa Barat, Bali, Kalimantan Timur, dan Papua. Fathor dan Ariandi diduga telah menunjuk empat perusahaan sub kontraktor untuk mengerjakan pekerjaan fiktif pada sejumlah proyek konstruksi yang dikerjakan Waskita Karya.

Empat perusahaan sub kontraktor yang telah ditunjuk Ariandi dan Fathor tidak mengerjakan pekerjaan sebagaimana yang tertuang dalam kontrak. Namun, PT Waskita Karya tetap melakukan pembayaran terhadap empat perusahaan sub kontraktor tersebut.

Selanjutnya, perusahaan-perusahan sub-kontraktor tersebut menyerahkan kembali uang pembayaran dari PT Waskita Karya kepada sejumlah pihak termasuk yang kemudian diduga digunakan untuk kepentingan pribadi Fathor dan Ariandi.

Diduga, telah terjadi kerugian keuangan negara sekira Rp186 miliar. Perhitungan kerugian keuangan menurut Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tersebut merupakan jumlah pembayaran dari PT Waskita Karya epada perusahaan-perusahaan sub kontraktor pekerjaan fiktif.

Atas perbuatanya, dua pejabat PT Waskita Karya itu disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tipikor juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1, juncto Pasal 65 ayat (1) KUHP.[]

Editor: Ainurrahman

berita terkait

Image

News

Kapolri Tegaskan Firli Bahuri Tetap Diberhentikan dari Kabaharkam Sebelum Pelantikan Ketua KPK

Image

Ekonomi

Segini Kekayaan Chandra Hamzah, Calon Kuat Petinggi Bank BUMN

Image

News

Dirut Jasa Marga Diperiksa KPK terkait Suap Proyek Subkontraktor Fiktif di PT Waskita Karya

Image

News

Tanpa Pemberitahuan, Cak Imin Tak Penuhi Panggilan KPK

Image

News

Irjen Firli Jabat Kabaharkam, Komisi III: Dia Harus Copot Jabatannya Usai Dilantik Jadi Ketua KPK

Image

News

Tausiyah di KPK, UAS Ingatkan Soal Dosa Sekecil Apapun Bakal Dituntut Allah

Image

News

Desember akan Dilantik sebagai Ketua KPK, Irjen Firli Enggan Komentar

Image

News

Politikus PAN Chandra Tirta Wijaya Diperiksa KPK terkait Suap Pengadaan Pesawat Garuda

Image

News

KPK Terima Pengaduan Masyarakat Raja Ampat terkait Gaji Honorer

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Gubernur Jawa Barat Kurang Setuju Pilkada Melalui DPRD

"Memang faktanya pilkada itu mahal, tapi kalau mau dikembalikan ke DPRD, saya kira secara pribadi kurang tepat."

Image
News

Polda Sulsel Masih Dalami Ledakan di Kejari Sulsel

Beberapa bagian-bagian detonator yang meledak sudah diamankan dan dibawa ke markas Brimob untuk dilakukan penelitian dan investigasi.

Image
News

Penipuan dan Penggelapan Berkedok Investasi Travel yang Diduga Dilakukan Founder Wandernesia.id

Karena saat ini penipuan berkedok investasi sudah sering terjadi dengan iming-iming keuntungan yang diperoleh sangat besar.

Image
News

Bakamla Nyatakan Sektor Maritim Berpotensi Disusupi Terorisme

"Tidak menutup kemungkinan, di sektor maritim kita juga akan muncul kejadian itu (terorisme)."

Image
News

Wabah Hepatitis A di SMPN 20, Sekda Depok: Harus Segera Ditindak

“Saya mau lihat langsung kondisi SMP 20 terkait adanya puluhan siswa yang terjangkit penyakit Hepatitis A."

Image
News

Bikin Haru, Wanita Australia ini Copot Kausnya demi Selamatkan Koala yang Terbakar di Hutan

Aksinya mengundang perhatian dunia

Image
News

Banyak Milenial, Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo Mengaku Makin Semangat Bekerja Bersama DPR

Angela merintis kariernya dari bawah, sehingga betul-betul memahami dan menguasai lapangan.

Image
News

Ilham Habibie: Teknologi Akan Ambil Alih Pekerjaan Manusia

Pola kehidupan manusia akan terus berubah seiring berkembangnya teknologi

Image
News

Mempunyai Kaitan Erat dengan Turki, ini 5 Fakta Menarik Etnis Uighur yang Jadi Sorotan Dunia

Gadis-gadis Uighur dikenal sebagai model berparas rupawan

Image
News

Ferdinand ke Ahok: Jangan Bawa-bawa Tuhan Bung

“Sebaiknya bicara tentang apa yang akan kau lalukan di Pertamina supaya publik tahu bahwa Anda pantas di sana."

trending topics

terpopuler

  1. Ahok Disebut Tak Langgar Hukum Indonesia, Tengku: Enak Saja Njeplak, Langgar Pasal 156a KUHP Kok Disebutnya Hukum Islam?

  2. Gusur Warga Sunter, Tengku: Kata Kelompok Seberang Zalimlah, Inilah, Itulah, Kerjanya Fitnah Gubernur Anies, Ngeri 2024 Kah?

  3. Kembalinya Luis Enrique Lahirkan Sebuah Drama Baru

  4. Hasilkan Rp60 Juta Per Hektare! Ini 7 Fakta Menarik Bisnis Tanaman Porang

  5. Rustam: Jonan Cocok Pimpin PLN, Susi Layak Pimpin Garuda Indonesia

  6. Posisi Duduk Jadi Sorotan Saat Raker Komisi III DPR, Kapolda Metro Dinilai Rendah Hati

  7. Ferdinand ke Ahok: Jangan Bawa-bawa Tuhan Bung

  8. Kapolri Tegaskan Firli Bahuri Tetap Diberhentikan dari Kabaharkam Sebelum Pelantikan Ketua KPK

  9. Aset First Travel Disita Negara, Gayus Lumbuun Sebut Putusan Hakim MA Sudah Sesuai UU

  10. Kapolri: Selain Telat Ikuti Apel, Kapolres Kampar Dicopot Karena Masalah Etika

fokus

Stop kekerasan
Nasib Sumber Air
Tantangan Pendidikan

kolom

Image
H. Desmond J. Mahesa, SH.MH

Tulisan 2 Praktik Penetapan, Perlindungan dan Penghargaan Justice Collaborator di Indonesia

Image
H. Desmond J. Mahesa, SH.MH

Mengurai Beberapa Masalah Justice Collaborator dalam Penegakan Hukum di Indonesia

Image
Abdul Aziz SR

Benarkah Bersistem Presidensial?

Image
Erizky Bagus Zuhair

Heritage Port Sunda Kelapa, dari Rempah-rempah ke Pariwisata

Wawancara

Image
Video

VIDEO Sepak Terjang Erna Hernawati Mengawal UPN Veteran Jakarta

Image
News

Pemidanaan Korporasi Atas Karhutla Di Mata Praktisi Hukum

Image
Olahraga

Wawancara Seto Nurdiantoro (Bag 2 - selesai)

'Pertandingan Paling Berkesan Adalah Menang'

Sosok

Image
News

Video Ceramahnya Pernah Viral, 4 Ustaz ini Dikenal Kocak oleh Warganet

Image
News

Meninggal Sebelum Ceramah, 5 Fakta Menarik Habib Musthofa Al Jufri

Image
News

Video 'Panitia Hari Kiamat' Viral, 5 Fakta Menarik Ustaz Das'ad Latif