image jamkrindo umkm
Login / Sign Up

Momen-momen Pelantikan Presiden RI dari Era SBY hingga Soekarno

Muslimin

Pelantikan Presiden

Image

Suasana gladi bersih pelantikan Presiden dan Wakil Presiden di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (19/10/2019). Gladi bersih itu digelar untuk memastikan acara pelantikan Presiden dan Wakil Presiden pada 20 Oktober berjalan lancar. | AKURAT.CO/Endra Prakoso

AKURAT.CO, Presiden dan Wakil Presiden terpilih Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin dilantik pada Minggu (20/10/2019) hari ini. Momen ini merupakan momen bersejarah bagi bangsa Indonesia.

Kali ini, adalah kali kedua Jokowi dilantik sebgai Presiden Ri. Sebelumnya, pada periode 2014-2019, Jokowi dilantik bersama Wakilnya, Jusuf Kalla.

Berikut momen-momen Pelantikan Presiden RI dari SBY hingga Soekarno;

baca juga:

Pelantikan Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Syudhoyono (2004-2014)

Pemilihan Presiden 2014 merupakan pondasi awal bagi demokrasi Indonesia pasca reformasi 1998. Sejarah mencatat bahwa Susolo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Jusuf Kalla (JK) merupakan Presiden dan Wakil Presiden pertama yang dipilih langsung oleh Rakyat. Namun, kala itu tidak ada pesta yang berlebihan dari rakyat Indonesia, kemungkinan karena saat Pelantikan bertepatan dengan bulan suci Ramadan.

SBY-JK dilantik di Gedung DPR/MPR, pada 20 Oktober 2004. SBY-JK membacakan sumpah jabatanya dihadapan 611 dari 678 anggota MPR RI yang hadir.

Saat Pelantikan Presiden-wakil Presiden pertama yang dipilih langsung rakyat ini juga dihadiri oleh lima keala negara sahabat, yakni PM Timor Leste Mari Alkatiri, PM Malaysia Abdullah Ahmad Badawi, PM Singapura Lee Hsien Loong, Sultan Brunei Darussalam Hassanal Bolkiah, dan Menteri Australia John Howard.

Sayangnya, Presiden dan Wakil Presiden ke-5, Megawati Soekarnoputri-Hamza Haz tidak hadir saat itu. Akan tetapi, suami Megawati, Taufik Kemas tampak hadir saat Pelantikan.

Pada Pilpres 2009, SBY kembali dipercaya oleh rakyat menjadi Presiden. Periode 2009-2014 ini, SBY didampingi oleh Budiono sebagai Wapres.

Pada Pelantikan periode kedua ini, berbeda dengan periode pertama. Kala itu, yang melantik SBY-Budiono adalah Suami Megawati, Taufiq Kemas. “Terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia, Bapak Susilo Doktor.... maaf.... Doktor Haji Susilo Bambang Yudhoyono," ujar Taufiq Kemas.

Pelantikan Presiden RI ke-5 Megawati Soekarno Putri (2001-2004)

Megawati Soekarnoputri merupakn Presiden RI ke-5, menggantikan Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. Megawati adalah perempuan pertama yang diangkat menjadi Presiden RI.

Megawati dilantik pada tanggal 23, Juli 2001, menggantikan Gus Dur berdasarkan Keteapan MRI RI No III/MPR/2019.

Pelantikan Megawati terbilang sepi. Tidak ada perayaan khusus, bahkan dari PDI Perjuangan tidak membuat kegatan khusus. Mungkin karena saat itu suasana poltik dalam negari lagi memanas.

Pelantikan Presiden ke-4 Abdurrahman Wahid atau Gus Dur (1999-2001)

Gus Dur dilantik menjadi Presiden RI ke-4 pada tanggal 20 Oktober 1999 di Gedung DPR/MPR menggatikan BJ Habibie.

Gus Dur menang melalui voting dalam sidang MPR RI setelah mengalahkan Megawati Soekarnoputri.

Saat itu, Gus Dur diperhadapkan dengan sejumlah persoalan bangsa, dari krisis ekonomi, kerusuhan hingga disintegarasi bangsa.

Kala itu, tengah terjadi pemberontakan di Aceh dan Papua. Ambon dan Poso saat itu sedang terjadi kerusuhan. Sedangkan Timur Timor memilih merdeka melalui jajakpendapat pada 1999.

Pelantikan Presiden RI ke-3 BJ Habibie (1998-1999)

BJ Habibie dilantik jadi Preside RI ke-3 menggantikan Soeharto. Habibie dilantik pada tanggal 21 Mei 1998 di Istana Negara.

Habibie tidak dilantik di Gedung DPR/MPR karena masih di duduki oleh Mahasiswa yang menuntut reformasi.

Saat itu, Habibie dilantik disaat situasi bangsa yang tidak stabil. Mahasiswa menuntut Presiden Soeharto mundur dan reformasi.

Soeharto yang berkuasa selama 32 tahun tahun akhirnya mundur dan digantikan oleh Wakilnya Habibie.

Pelantikan Presiden RI ke-2 Soeharto (1968-1998)

Soeharto dilantik jadi Presiden RI ke-2 menggatikan Soekarno. Soeharto dilantik pada pada tanggal, 27 Maret 1968. Saat itu juga ia menyampaikan pidato perdananya sebagai Presiden.

Soekarno diberhentikan sebagai Presiden pada 22 Juni 1966 dalam Sidang Umum IV MPRS. Suharto kemudian ditunjuk sebagai ‘pejabat Presiden’ setahun kemudian.

Situasi politik tahun 1965 menjadi background tak terpisahkan dari perjalanan politik Soeharto sebagai Presiden. Ia dilantik karena aksi mahasiswa pasca-peristiwa Gerakan 30 September 1965.

Pada 11 Maret 1966, Soekarno meninggalkan Istana Kepresidenan di Jakarta setelah mendapat laporan adanya pasukan liar yang bergerak di luar Istana. Seharusnya, ia memimpin rapat kabinet.

Tak lama kemudian, tiga jenderal mendatangi Soekarno di Istana Bogor, yaitu Brigjen Amirmachmud, Brigjen M Jusuf, dan Mayjen Basuki Rachmat. Pertemuan itu kemudian menghasilkan surat mandat yang diberikan Soekarno kepada Soeharto. Surat ini kemudian dikenal sebagai Supersemar.

Bermodalkan Supersemar, Soeharto tidak hanya memulihkan keamanan, tetapi juga secara perlahan mengambil alih kepemimpinan nasional.

Pelantikan Presiden RI ke-I Soekarno (1945-1967)

Pada tanggal 18, Agustus 1945, Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) kembali menggelar rapat untuk mengesahkan Undang-undang Dasar 1945 dan menetapkan Presiden dan wakil Presiden Republik Indonesia.

Rapat itu digelar di gedung bekas Raad van Indie atau Dewan Hindia (sekarang menjadi gedung Pancasila Kemlu), Jakarta Pusat.

Dalam rapat itu disetujui bahwa Soekarno Presiden dan Mohammad Hatta sebagai wakil Presiden. Penunjukan Hatta bermula dari usulan Otto Iskandar Dinata, salah seorang anggota PPKI. []

Editor: Ainurrahman

berita terkait

Image

Ekonomi

Jokowi Targetkan Jalan Tol Sigli-Banda Aceh Seksi 4 Beroperasi Saat Mudik Lebaran

Image

News

AMPG Siap Berkolaborasi Menangkan Golkar dan Kawal Program Pemerintah

Image

News

Kontroversi RUU Ketahanan Keluarga, Hikam: Jebul Isinya Malah Berpotensi Bisa Perlemah dan Rusak Ikatan Keluarga, Tolak!

Image

News

Jubir Presiden Tegaskan Tak Ada Reshuffle Kabinet

Image

News

Pilkada 2020

Maju Pilkada Medan, Menantu Jokowi Bantah Langgengkan Dinasti Politik

Image

News

Fadjroel Tegaskan Presiden Jokowi Tak Ada Rencana Reshuffle Kabinet

Image

News

Wapres Minta Pemda Selaraskan Kebijakan Mutasi Guru dengan Pemerintah Pusat

Image

News

FOTO Presiden Jokowi Tinjau Jalan Tol Pekanbaru, Ditargetkan Rampung Akhir April

Image

News

Atasi Karhutla, Jokowi Minta Upaya Pencegahan Lebih Digencarkan

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News
Susur Sungai Sempor

Pemkab Sleman Berhentikan Kegiatan Luar Sekolah Menyusul Tragedi Susur Sungai Sempor

Tm SAR gabungan telah menemukan delapan orang siswa

Image
News

Harun Masiku Belum Ditangkap, Roy Suryo: Apakah KPK dan Polri Rela Citranya Jatuh di Mata Masyarakat?

Sudah lebih dari 40 hari Harun Masiku belum ditangkap.

Image
News

Pekan Depan, Ombudsman Panggil Airlangga dan Yasonna Terkait RUU Omnibus Law Ciptaker

Pemanggilan dua menteri itu untuk meminta keterangan terkait proses penyusunan draf RUU Omnibus Law

Image
News

Bamsoet: Indonesia Pencemar Sampah Plastik Kedua Terbesar Dunia Setelah China

"Butuh kesadaran dari seluruh warga untuk mengurangi penggunaan sampah plastik," kata Bamsoet.

Image
News

Yudian Janji Tidak Lagi Buat Pernyataan Kontroversial, HNW Mendukung

HNW mengatakan bahwa tugas BPIP bukan mengumbar kontroversial.

Image
News

Ini Dampak Usai Tukang Ojek Pangkalan Ditangkap di Terminal Kalideres

"Rezeki sudah diatur sama Allah," ucap Ayung, tukang ojek di Terminal Kalideres.

Image
News

Cegah Pelajar Tawuran, Polres Jakarta Barat Gelar Binluh

"Kondisi ini, mengharuskan adanya solusi dan kerjasama antara Polri, masyarakat serta instansi iendidikan, selaku pusat pembinaan remaja."

Image
News

Din Syamsuddin: Jangan Sampai Omnibus Law Mengukuhkan Oligarki Kekuasaan

Din mengingatkan jangan sampai Omnibus Law tersebut bertentangan dengan kehendak dan keinginan rakyat.

Image
News

Tukang Ojek Pangkalan Lakukan Pemerasan Diduga Sepi Penumpang Gegara Ada Ojol

Aksi pemerasan diduga dilakukan lebih dari sekali.

Image
News

Dai Cilik Asal Palestina: Anak-anak Palestina dan Indonesia yang Membedakan Hanyalah Tempatnya

"Sekolah-sekolah kami dihancurkan oleh tentara zionis Israel. Mereka tidak suka kami sekolah, tidak menginginkan kami pintar."

terpopuler

  1. Ilmuwan ini Klaim Mustahil Ada Kehidupan Setelah Mati

  2. Mundur dari dunia Hiburan dan Pilih Jadi Polisi, 10 Potret Tampan Gariz Luis yang Bikin Meleleh

  3. Kepala BPIP Usul Ganti ‘Assalamualaikum’ dengan Salam Pancasila, Said Didu: Justru yang Memusuhi Agama Pak Yudian

  4. Ada yang Genap 40 Tahun, 8 Pesepakbola Senior Ini Tetap Eksis di Liga 1

  5. Ahok Didesak Mundur dari Pertamina, Faizal: Justru Ahok Ditugaskan untuk Berantas Mafia Migas

  6. Menikah di Bali, 10 Potret Mesra Sheila Marcia dan Dimas Akira yang Jarang Tersorot

  7. Jadi Orator Aksi 212, Marwan Batubara Tidak Rela Ahok Duduki Pertamina

  8. Usulan Ganti Assalamualaikum dengan Salam Pancasila, Tengku Zulkarnain ke Yudian: Anda Mau Jadi Nabi Baru?

  9. Semakin Lengket dengan Gading Marten, 10 Potret Cantik Juria Hartmans

  10. Corong Rakyat Gelar Sayembara Tangkap Novel, Hadiahnya Sepeda

fokus

Hutan Kecil Terarium
Target SDGs
Catatan 100 hari Jokowi-Ma'ruf Amin

kolom

Image
Ujang Komarudin

Agama dan Pancasila

Image
Achsanul Qosasi

Ujian Tak Mudah Bagi Pancasila

Image
Girindra Sandino

Tujuh Analisa dan Persoalan Urgen Pilkada 2020

Image
Abdul Aziz SR

Menanti Kebangkitan PPP

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Literasi

Rakornas Perpusnas, Penguatan Budaya Literasi Wajib untuk SDM Indonesia Unggul

Image
Gaya Hidup

Bintangi Get Married Series, Prilly Latuconsina Ragu Tak Bisa Seperti Nirina Zubir

Image
Gaya Hidup

Literasi

Rakerpus Perpusnas: Penguatan Indeks Literasi untuk SDM Indonesia Unggul

Sosok

Image
News

Hidup di Kontrakan, 5 Fakta Tak Terduga Naniel Yakin Pencipta Lagu 'Bento' Iwan Fals

Image
News

Pernah Digugat Rp1 Triliun, 5 Fakta Penting Marwan Batubara Orator di Aksi 212

Image
News

Dari Divisi Korporasi hingga Dirut BNI, 5 Fakta Perjalanan Karier Herry Sidharta