image
Login / Sign Up

Polrestabes Surabaya Ungkap Pembunuhan Laporan Awal Penculikan

Faqih Fathurrahman

Image

Ilustrasi Pembunuhan |

AKURAT.CO, Aparat Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya mengungkap kasus Pembunuhan seseorang yang sebelumnya dilaporkan hilang dengan dugaan diculik.

Wakil Kepala Polrestabes Surabaya, AKBP Leonardus Simarmata mengungkap korban bernama Bangkit Maknutu Sirait (32), warga Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Mulanya, pada Selasa (15/10/2019) lalu, istri korban, Mei Nuriawati (28) melayangkan laporan ke Polrestabes Surabaya bahwa suaminya sudah lebih dari 24 jam tidak pulang ke rumah, dengan dugaan diculik. Menindaklanjuti laporan tersebut, polisi melakukan penyelidikan dan menemukan indikasi korban Bangkit pada Senin (14/10/2019) dipaksa masuk oleh komplotan pelaku ke dalam mobil Suzuki Ertiga dari tempat kerjanya di kawasan Jalan Ahmad Yani, Surabaya.

baca juga:

Selanjutnya, pada Rabu (16/10/2019), polisi menemukan korban di Sungai Watu Ondo, Kota Batu, Jawa Timur sudah dalam kondisi meninggal dunia, dengan posisi tangan terikat ke depan dan wajah serta sejumlah bagian tubuhnya penuh luka diduga akibat penganiayaan.

Polisi berhasil meringkus sejumlah pelakunya, di antaranya Bambang Irawan (27) dan Rulin Rahayu Ningsih (32), keduanya diketahui sebagai pasangan suami istri yang tinggal di Perumahan Magersari, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.

Dua pelaku lainnya, kata Leo, yang berhasil diamankan adalah Alank Resky Pradana (27), warga Sidoarjo, dan Kresna Bayu Firmansyah (22), warga Kota Surabaya.

"Masih ada dua pelaku lainnya yang buron dan telah kami tetapkan dalam daftar pencarian orang, yaitu MIR dan MR," ujar AKBP Leo, di Surabaya, Jumat (18/10/2019).

Polisi mengungkap motif Penculikan dan Pembunuhan terhadap korban adalah terkait utang piutang.

"Korban Bangkit pernah berpacaran dengan pelaku Rulin Rahayu Ningsih sekitar tiga tahun mulai 2015-2017. Selama itu korban pernah memakai kartu kredit pelaku yang menyebabkan tanggungan utang senilai Rp140 juta," katanya.

Selain itu, korban juga pernah mengajukan kredit mobil Toyota Yaris atas nama pelaku Rulin dan dipakai sendiri sampai sekarang. Akibatnya setelah keduanya berpisah, pelaku Rulin selalu diburu "debt collector" atau penagih utang dari berbagai kredit senilai ratusan juta rupiah yang dulu diajukan korban.

Menurut pengakuan pelaku Rulin kepada penyidik polisi, korban juga pernah dimintai tolong menjualkan mobil Suzuki Swift yang kemudian laku Rp93 juta, namun hanya menyetor uang hasil penjualan senilai Rp5 juta.

"Dengan motif utang piutang tersebut pelaku akhirnya merencanakan sesuatu terhadap korban," kata AKBP Leo.

Polisi menjerat para pelaku menggunakan pasal 340 KUHP, subpasal 338 dan/atau pasal 328 KUHP dan/atau pasal 170 ayat (2) ke 3-e KUHP, dengan hukuman maksimal mati atau seumur hidup. []

Editor: Melly Kartika Adelia

Sumber: Antara

berita terkait

Image

News

Wabah Corona

Kabar Gembira dari Surabaya, 766 Pasien COVID-19 Dinyatakan Sembuh

Image

News

Usai Didatangi Seorang Perempuan, Pria di Bantul Tewas Dibacok Orang Berpenutup Wajah

Image

News

Wabah Corona

Pemkot Surabaya Koordinir Pembagian Bantuan 800 Baju Hazmat dan Masker N95 ke Sejumlah Rumah Sakit

Image

News

Motif Pembunuhan PSK di Sleman Terkuak, Pelaku Sakit Hati dengan Korban

Image

News

Hari ke-6, Rapid Test di Surabaya, BIN Temukan 136 Orang Reaktif

Image

News

Wabah Corona

Whisnu Sakti Buana Dikabarkan Berstatus ODP, Ini Kata Gugus Tugas COVID-19 Surabaya

Image

News

Wabah Corona

DPRD Minta Tim Gugus Tugas Segera Swab Tes COVID-19 pada Wawali Surabaya

Image

News

Wabah Corona

Berstatus ODP, Wawali Surabaya Whisnu Sakti Buana Lakukan Karantina Mandiri

Image

News

Mengapa Kota Surabaya Masuk Zona Hitam COVID-19, Berikut Ini Penjelasannya

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Wagub DKI Jakarta Tinjau Banjir Rob di Pantai Mutiara Dini Hari

Ariza menyebut ketinggian air sempat mencapai satu meter.

Image
News

Dimakamkan di Sleman, Kapten Fredy yang Meninggal Akibat Kecelakaan Heli M17 di Kendal Tinggalkan Istri dan Dua Anak

Salah satu ingatan yang cukup membekas baginya adalah ketika Febry jatuh bangun untuk bisa bergabung dengan TNI

Image
News

Tim Gugus Tugas Temukan Tujuh Orang Positif Covid-19 di Bangka Tengah

Ia mengatakan, tercatat tiga pasien dari kluster Temboro yang dinyatakan positif terpapar Covid-19.

Image
News

Syarief Hasan Sampaikan Duka Cita Mendalam Atas Jatuhnya Helikopter MI-17 di Kendal

Pahlawan itu tidak selalu meninggal saat berperang, tetapi pahlawan selalu meninggal saat dalam keadaan mencintai Indonesia.

Image
News

Wapres Ma'ruf Amin Sambut Kelahiran Cucu ke-25 Secara Virtual

Ma'aruf Amin menyambut kelahiran dengan untaian doa untuk sang cucu

Image
News

Gempa Nias Utara, BNPB: Warga Sempat Panik

Warga Gunung Sitoli dan Nias Barat tidak merasakan guncangan gempa.

Image
News

Minta Kebijakan Normal Baru Dipertimbangkan, Sudjiwo Usul Hidup Pengangguran Ditanggung Orang Kaya

Iya menyebut cara ini dengan istilah 'bantingan'.

Image
News
Wabah Corona

Tahun Ajaran Baru Pertengahan Juli, Sekolah di Zona Hijau Akan Belajar dengan Tatap Muka

Sekolah yang berada di zona hijau tidak langsung bisa dibuka secara otomatis, tetapi melalui prosedur izin syarat yang ketat.

Image
News

Tawarkan Jasa Esek-esek Lewat Akun Wechat Palsu, Seorang Pria di Mataram Ditangkap Polisi

Dalam pesan yang dia terima, ada banyak yang mengirimkan kata-kata ajakan dengan bahasa kurang senonoh.

Image
News

5 Fakta Menarik Ki Gendeng Pamungkas, Mengaku Pernah Santet Presiden AS hingga Tersandung Kasus Rasisme

Semasa hidupnya, Ki Gendeng Pamungkas dikenal sejak zaman Orde Baru karena keahliannya sebagai tukang santet

terpopuler

  1. UAS: Saya Bukan Penjahat, Saya Bukan Melakukan Perlawanan Mengangkat Senjata

  2. Kabar Gembira, Corona di Tanah Air Makin Terkendali

  3. Memiliki Dua Orang Anak Meski Belum Pernah Menikah, 5 Fakta Menarik Sushmita Sen

  4. Rela Berjubel dan Antre, Banyak Orang Jadi Saksi Kepergian Bapak Proklamator Indonesia Ir. Soekarno

  5. Roket Falcon 9 Milik SpaceX Bikin Iri Sejumlah Negara Adidaya

  6. Dirawat Kurang Lebih 2 Bulan, 10 Calon Perwira Polri di NTT Sembuh dari Covid-19

  7. Dinilai Hina Budaya Jawa lewat Cuitannya Soal Lathi Challenge, Wan Dazrin Minta Maaf

  8. PKS Dukung Rencana Rocky Gerung dan Zainal Arifin Mochtar Gugat Presidential Threshold ke MK

  9. Soal Pembatalan Haji 2020, Ace Hasan Syadzily: Menteri Agama RI Jelas Menyalahi Prosedur

  10. Susi: Kawan-kawan Laut, Saya Baru Cek Ombak, Ada Pesan dari Laut untuk Kita Semua

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Menikmati Kebahagiaan di Masa Pandemi

Image
Ujang Komarudin

Milenial Reform

Image
Dewi Kartika

Inspirasi dan Legacy Prof Sediono Tjondronegoro untuk Petani

Image
Achmad Fachrudin

Jebakan Kampanye Virtual di Pilkada 2020

Wawancara

Image
News

Interview Siti Fadilah, dari Keadaannya di Penjara yang Mengharukan, Blak-blakan Covid-19 sampai Fitnah yang Menyerangnya

Image
News

Interview Rizal Ramli: Indonesia Diberi Berkah Luar Biasa oleh Tuhan, Cuma Kita Harus Punya Visi Mau Ngapain ke Depan

Image
News

Interview Leony Si Driver Ojol Lulus Cum Laude Sampai Raih Beasiswa Ilmu Hukum

Sosok

Image
News

5 Fakta Menarik Ki Gendeng Pamungkas, Mengaku Pernah Santet Presiden AS hingga Tersandung Kasus Rasisme

Image
News

Bikin Bangga, Mantan Stafsus Presiden Jokowi Terpilih Menjadi Alumni Terbaik Harvard University

Image
News

Kisah Raeni, Anak Tukang Becak yang Kini Sukses dari Unnes hingga Raih Beasiswa S3 di Inggris