image
Login / Sign Up

Survei Alvara: Menteri Kalangan Profesional Lebih Loyal dan Berkompeten

Kosim Rahman

Image

Suasana sidang kabinet paripurna tentang Online Single Submission (OSS) di Istana Negara, Jakarta, Rabu (16/5). Jokowi mengatakan penerapan online single submission atau sistem perizinan online ini dapat memangkas birokrasi yang selama ini memperlambat proses investasi dan ekspor di Indonesia. Selain itu, Jokowi meminta kepada seluruh menteri dan pejabat negara lainnya untuk memangkas aturan khususnya pada investasi sektor padat karya. Dalam rapat kabinet paripurna ini dihadiri seluruh menteri, Kapolri dan Panglima TNI | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Keinginan Presiden Joko Widodo memberi jatah porsi menteri lebih besar kepada kalangan profesional ketimbang partai politik di periode kedua memerintah didukung banyak pihak. Terlebih dalam periode pertama pemerintahannya, lima peringkat teratas menteri terbaik semua berasal dari kalangan profesional.

Hal itu dinyatakan CEO Alvara Reaearch Center, Hasanuddin Ali menanggapi penyataan Presiden Jokowi yang akan memberikan porsi 55% posisi menteri ke kalangan profesional, sementara dari parpol cukup 45 %.

“Dari survei terakhir yang kami lakukan, ada tiga menteri di era pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla periode 2014-2019 yang tingkat kepuasan publiknya tinggi. Mereka terdiri dari Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti; Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, dan Menteri Keuangan, Sri Mulyani," jelas Hasanuddin di Jakarta, Selasa (15/10/2019.

baca juga:

Dua menteri yang berada di lima besar lainnya, yakni Menteri Pariwisata, Arief Yahya dan Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi. "Tingkat kepuasan tertinggi kinerja menteri diraih oleh Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti dengan 91,95%," tambahnya.

Menurutnya, dengan metode pengambilan sampel menggunakan multi-stage random sampling, sebanyak 1.800 responden berusia 14-55 tahun yang tersebar di 34 provinsi di Indonesia itu dipilih dan diwawancarai secara tatap muka.

"Survei ini memiliki tingkat kepercayaan tinggi, 95% dengan rentang margin of error sebesar 2,35%. Ini artinya, publik mengakui kinerja dari menteri dengan latar belakang profesional," lanjutnya.

Hal senada juga diungkapkan Direktur Indostrategi Arif Nurul Imam yang menilai menteri dari kalangan profesional akan lebih loyal kepada Jokowi dan berdedikasi tinggi terhadap tanggung jawabnya.

"Menteri dari kalangan profesional dia tidak punya loyalitas ganda antara parpol dan presiden. Ia akan loyal ke presiden saja," kata Arif.

Ia menilai, ada sejumlah kementerian yang harus dikomandani menteri dari kalangan profesional misalnya Kementerian ESDM, Kementerian Keuangan, Kemenkum HAM, Jaksa Agung, Mendikbud, Kementerian Kesehatan, serta Kementerian BUMN.

"Kelebihan menteri dari profesional jelas mereka lebih kompeten dan bebas dari kepentingan politik parpol sehingga akan bekerja maksimal untuk menjalankan visi Pak Jokowi," lanjutnya.

Sebagai catatan pada Kabinet Indonesia Kerja periode 2014-2019, dari 34 menteri yang membantu pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla, sebanyak 20 menteri berasal dari kalangan profesional, sementara 14 menteri merupakan perwakilan parpol.

Kabar mengenai niatan Jokowi menunjuk Erick Thohir sebagai salah satu menteri yang akan mengisi kabinet Jokowi-Amin akhir-akhir ini hangat diperbincangkan publik. Mantan ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Amin itu digadang-gadang mengisi salah satu pos kementerian strategis.

Direktur Suropati Syndicate, Shujahri menanggapi hal tersebut sebagai langkah yang tepat meskipun ada segelintir orang yang tidak sepakat dan menganggap Erick Thohir tidak konsisten.

“Kalau ibu pertiwi yang minta semua anak bangsa wajib mengiyakan, ini bukan persoalan niatan individu. Menjadi menteri itu berarti menjadi pembantu Presiden, Presiden yang dipilih rakyat untuk melayani rakyat. Berarti ketika ditunjuk menjadi menteri itu yang tunjuk rakyat”.

Lebih lanjut alumni S2 Ilmu Politik Universitas Indonesia ini menambahkan pembantu Presiden itu wajib punya kualifikasi tersendiri. Bagi Shujahri, Erick Thohir masuk kategori sangat layak karena profesionalisme dalam menjalankan tugas serta integritas yang selama ini ditunjukkan. Modal yang dimiliki Erick Thohir ini justru yang membuat dia layak mengisi pos kementerian strategis.

“Justru problem di kementerian-kementerian strategis itu karena mereka punya banyak tenaga expert tapi manajemennya tidak profesional serta kurang berintegritas,” tandas dia.[]

Editor: Ainurrahman

berita terkait

Image

News

DPR RI

Puan Sebut Penambahan Enam Wamen di Kabinet Indonesia Maju Tidak Efisien

Image

Video

Kabinet Jokowi 2019-2024

VIDEO VOX POP, Kabinet Jokowi 2019-2024

Image

News

Kabinet Jokowi-Ma'ruf

Politikus PSI dan Perindo Dipercaya untuk Posisi Wamen Ini

Image

News

Kabinet Jokowi-Ma'ruf

Banyak Politisi dan Mantan Jenderal, Formappi Kecewa Formasi Kabinet Indonesia Maju

Image

Gaya Hidup

Pesan KPAI untuk Menteri Bintang

Image

Gaya Hidup

Menanti Buku tentang Perempuan dan Anak dari Menteri Bintang

Image

Gaya Hidup

Lebih Dekat dengan Pak Menkes Dokter Terawan

Image

Gaya Hidup

Panik! Cerita Dokter Terawan Saat Ditawari Jokowi Jadi Pak Menkes

Image

Gaya Hidup

Menteri PPPA Ingin Akrab dengan Media dan LSM

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Serda IBG Meninggal Dunia Akibat Kecelakaan saat Latihan

murni kecelakaan, dalam melaksanakan latihan beladiri di Batalyon 122/TS

Image
News

Seminggu Ini Gibran Siaga di Kota Solo, Sebentar Lagi Selvi Melahirkan

Gibran mengatakan sudah lama mengetahui jenis kelamin adik Jan Ethes Sri Narendra.

Image
News

Gibran: Saya Tunduk Pada Aturan dan Arahan Bu Megawati

Gibran belum menjelaskan siapa calon wakil wali kota yang akan mendampinginya.

Image
News

Polresta Tangerang Tangkap Pelaku Perampokan Mini Market

kedua pelaku aksi perampokan ditangkap di lokasi yang berbeda

Image
News

Ini 7 Kota Tertua di Dunia, Ada yang Hancur karena Perang Saudara hingga Lokasi Warna Ungu Tercipta

Tidak diketahui pasti berapa usia kota di Suriah ini. Namun, sebuah kuil kuno yang ditemukan di sana berasal dari tahun 3000 sebelum Masehi.

Image
News

Gibran Tegaskan Tak Langkahi Rudy: Ya Saya Ini Masih Yunior, Jadi Kalau Ada yang Salah Silakan Ditegur

Setelah pintu pendaftaran sebagai calon lewat DPC ditutup, Gibran berkonsultasi dengan Bambang Wuryanto.

Image
News

Fraksi DPRD Pertanyakan Status RSUD Jalur

legalitas RSUD Dua Jalur tersebut terungkap dalam rapat paripurna pembahasan RAPBD

Image
News

Kader Dilarang Tinggalkan Jakarta, Bamsoet: Sebagai Kader Kami Harus Patuh

dirinya akan mematuhi instruksi partainya

Image
News

Pemuda Muhammadiyah Nilai Sosok Kabareskrim Jangan Terpaku Agama Tertentu

harus ada kriteria kompetensi dan profesionalitas sebagai aparat kepolisian

Image
News

Jelang Munas, Golkar Larang Kadernya Tinggalkan Jakarta

itu menjelang Munas Partai Golkar

trending topics

terpopuler

  1. Polemik Salam Semua Agama, Syamsuddin: Orang Lain Sudah Berpikir Bagaimana Wisata ke Luar Angkasa, Kita Masih Berkubang dalam Kegaduhan

  2. Ternyata Hanya Satu Pemain Indonesia yang Diunggah di Akun Instagram Kento Momota, Siapa Dia?

  3. Foto Dipeluk Vicky Prasetyo Tuai Komentar, Sarita Abdul: Bismillah Gak Kena Rayu

  4. Viral Siswa SD Muhammadiyah Pakai Peci NU, Warganet: Indahnya Kebersamaan

  5. Larangan MUI Ucapkan Salam Semua Agama, SETARA Institute: Sangat Ekslusif dan Tidak Menghargai Perbedaan

  6. Pemerintah Dimintai Akui Lakukan Pencekalan HRS

  7. Manfaat Kacang Hijau, Penangkal Ampuh Penyakit Kronis

  8. Tak Laporkan Tempo Soal Karikatur Anies, Ini Penjelasan Fahira Idris

  9. Foto Dugemnya Diekspos ke Publik, Begini Respons Menohok Menteri Syed Saddiq

  10. Pemerintah Sepakat Soal Habib Rizieq akan Disampaikan Satu Pintu

fokus

Nasib Sumber Air
Tantangan Pendidikan
Pejuang Kanker Payudara

kolom

Image
Abdul Aziz SR

Pentingnya Tenaga Ahli DPRD

Image
Hasan Aoni

Secuil Kabar dari Amerika tentang Sri

Image
UJANG KOMARUDIN

Inspirasi Hari Pahlawan

Image
Rozi Kurnia

Polemik Sinema atau Bukan Sinema ala Martin Scorsese

Wawancara

Image
News

Pemidanaan Korporasi Atas Karhutla Di Mata Praktisi Hukum

Image
Olahraga

Wawancara Seto Nurdiantoro (Bag 2 - selesai)

'Pertandingan Paling Berkesan Adalah Menang'

Image
Olahraga

Wawancara Seto Nurdiantoro (Bag-1)

'Suatu Hari Nanti Saya Ingin Melatih Timnas'

Sosok

Image
News

Nggak Gengsian, ini 5 Potret Memesona Utari si Penjual Cilok di Boyolali yang Viral

Image
News

6 Potret Seru Susi Pudjiastuti saat Liburan, Sambil Momong Cucu

Image
News

Mundur dari PNS, ini 5 Fakta Pencalonan Siti Nur Azizah di Pilwalkot Tangsel