image
Login / Sign Up

Belajar dari Kasus Wiranto, Boni Hargens Minta Parpol Berperan dalam Melawan Terorisme

Aji Nurmansyah

Image

Direktur Lembaga Pemilih Indonesia Boni Hargens (kiri) saat menjadi pembicara dalam acara diskusi di Plaza Central, Semanggi, Jakarta, Senin (15/4/2019). Dalam diskusi yang diadakan oleh Direktur Lembaga Pemilih Indonesia ini bertajuk tema 'Konsolidasi Demokrasi Pasca Soeharto: Masa Depan vs Masa Lalu'. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Direktur Lembaga Pemilih Indonesia (LPI), Boni Hargens, mengaku prihatin dan marah dengan kejadian yang menimpa Menko Polhukam Wiranto.

Boni mengungkapkan bahwa penusukan yang dialami Wiranto oleh anggota Jamaah Ansharut Daulah (JAD), sempalan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) di Indonesia, bukan perkara sederhana.

Boni pun meminta peran partai politik (parpol) untuk ikut terjun melawan tindakan terorisme. Terlebih, pelaku penyerangan terhadap Wiranto yakni berinisial SA alias Abu Rara (31) diketahui masuk dalam kelompok teroris JAD Bekasi.

baca juga:

"Saya lebih peduli mengkritisi peran partai politik dalam melawan terorisme ketimbang melihat tragedi yang menimpa Pak Wiranto ini dari aspek keamanan murni," ungkapnya kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (12/10/2019).

Boni menyebut, partai-partai yang masih mengandalkan simbol agama sebagai alat mobilisasi politik mesti didorong untuk memiliki komitmen yang lebih besar dalam melawan terorisme.

Sebab, Boni melihat, selama ini hanya beberapa partai yang konsisten dan tegas melawan terorisme seperti PDI Perjuangan (PDIP), PKB, dan juga termasuk Golkar.

"Partai lain harus lebih serius. Bagaimana caranya? Mulai dari rekrutmen calon kepala daerah atau calon wakil rakyat, harus ada screening ideologi supaya yang terpapar radikalisme tidak ikut masuk menguasai ruang kekuasaan," ujarnya.

Boni pun lantas mencontohkan bagaimana di zaman pemerintahan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyonono (SBY), melalui kritisi fakta bahwa banyak kader radikal yang dibiarkan masuk Pemda, DPRD, BUMN, birokrasi dan lembaga negara lainnya.

"Apa yang terjadi sekarang adalah konsekuensi dari keteledoran di masa lalu," katanya.

Boni juga tidak bermaksud mencari siapa yang salah dalam peristiwa penyerangan terhadap Wiranto, karena sekarang masalahnya sudah terlanjur besar dan serius. Untuk itu, perlu adanya solusi yang tepat dalam melawan tindakan terorisme.

"Kejadian yang menimpa Pak Wiranto mesti menjadi bahan untuk reevaluasi protocol pengamanan VIP, termasuk presiden dan wakil presiden," ungkapnya.

Boni juga mengapresiasi Badan Intelijen Negara (BIN), Polri dan TNI yang bekerja keras dan selalu konsisten menjaga ideologi Pancasila dan NKRI. Bahkan, sudah ada pemetaan yang komprehensif soal kelompok radikal dan kelompok teroris oleh BIN maupun Polri.

"Yang menjadi perhatian saat ini dan ke depan adalah bagaimana mekanisme diseminasi informasi dan koordinasi antaragensi itu bisa terus berjalan optimal sehingga tidak ada ruang bagi pelaku teror untuk mendelegitimasi negara atau membunuh masyarakat melalui serangan-serangan kejut," ujarnya.[]

Editor: Deni Muhtarudin

berita terkait

Image

News

Kehadiran Partai Gelora Justru Memperkokoh Soliditas Kader PKS

Image

News

Sindiran Denny: Surya Paloh Melantik Surya Paloh Pada Acara Partai Milik Surya Paloh dengan Ketua Umum Surya Paloh

Image

News

INFOGRAFIS Gelora Politik Gelora

Image

News

Syamsuddin: Sangat Tidak Etis Bicara 2024 di Ruang Terbuka Ketika Kinerja Parpol dan Parlemen Masih Nol Besar

Image

News

PKS Depok Pastikan Tidak Ada Kadernya Nyebrang ke Partai Gelora

Image

News

Pemerintah Diminta Tegas Membasmi Paham Radikalisme

Image

News

Pengamat: Indonesia di Ambang Kehancuran Akibat Radikalisme

Image

News

Pilih Hadirkan Anies Ketimbang Jokowi, Rio Capella: Kongres NasDem Janggal

Image

News

Anis Matta: Partai Gelora Hadir untuk Hentikan Polarisasi antara Islam dan Nasionalis

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News
DPR RI

Komisi I dan Menlu Bahas Pencekalan Rizieq Shihab

Sayang, penjelasan Menlu disampaikan dalam forum tertutup.

Image
News

Dukung William, Dedek Prayudi: Anak 23 Tahun Disumpah untuk Jaga Uang Rakyat

"Seorang anak 23 tahun disumpah untuk menjaga uang rakyat."

Image
News

Tragis, Gadis Muda Lemahabang Tewas Gantung Diri

"Motifnya belum kami ketahui, tapi korban sudah dikebumikan oleh pihak keluarga."

Image
News

Soal Anggaran Lem Aibon, William Aditya Sarana Penuhi Panggilan BK DPRD DKI

"William Aditya Sarana diduga melanggar kode etik."

Image
News
DPR RI

Ditanya Soal Pilkada 2020, Ketua DPR Masih Tunggu Pembahasan di Komisi II

"Saya lihat nanti di Komisi II bagaimana progresnya, kan baru mulai raker (rapat kerja)"

Image
News

Dahnil Jadi Jubir Menhan Prabowo, Begini Sindiran Saidiman dan Ferdinand

Sebagai pengabdian politik, gajinya tidak usah diambil.

Image
News

Menko Polhukam Tegaskan Tidak Ada Bukti Pemerintah Indonesia Pernah Cekal Habib Rizieq

Habib Rizieq mengatakan dirinya dicekal sudah hampir satu setengah tahun.

Image
News

Antisipasi Penyebaran Hog Cholera, Dinas Pertanian Kabupaten Karo Lakukan Desinvectan Kandang Babi

Penyemprotan kandang sebagai upaya pencegahan dilakukan di Kecamatan Tigapanah, Laubaleng dan Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo.

Image
News

Tangkap Rampok Minimarket, Polisi: Modus Sindikat Ini Sangat Kejam dan Sadis

"Mereka datang ke Alfamart dan tersangka S langsung menodongkan dengan senjata api serta mengancam karyawan."

Image
News

Jasad Pria dalam Koper Ada Indikasi Diracun Pembunuh

Tidak menutup kemungkinan korban diracun terlebih dahulu baru dipukul dengan benda tumpul.

trending topics

terpopuler

  1. Pengakuan Pembunuh Perempuan di Cakung: Korban Sempat Nangis dan Minta Maaf, Tetap Saya Habisi

  2. Akhirnya Jenazah Ignatius Freddy Dimakamkan Secara Muslim

  3. Gantikan Jokowi Resmikan Patung Jenderal Sudirman, Prabowo: Kalau Kita Lemah, Pasti Akan Diganggu

  4. Larangan Pejabat Ucap Salam Semua Agama, Bamsoet: Saya Tidak Masalah, yang Penting Tak Pengaruhi Keyakinan

  5. Mourinho: Hanya Ada Satu Cara Gagalkan Liverpool Jadi Juara

  6. Soal Foto Tak Pakai Bra, Begini Tanggapan Marshanda

  7. Bos Wulling yang Tenggelam Ditemukan Nelayan, Sayembara Rp750 Juta Masih Berlaku?

  8. Sudah Sah, 10 Potret Pasangan Artis Pamer Kemesraan di Atas Ranjang

  9. Idham Azis Tarik Dua Perwira dari Polda Papua Barat

  10. PKS Khawatir Misionaris di Papua Disusupi Agenda Lain, Arie Kriting: Manusia Papua Itu Terbaik

fokus

Nasib Sumber Air
Tantangan Pendidikan
Pejuang Kanker Payudara

kolom

Image
Abdul Aziz SR

Pentingnya Tenaga Ahli DPRD

Image
Hasan Aoni

Secuil Kabar dari Amerika tentang Sri

Image
UJANG KOMARUDIN

Inspirasi Hari Pahlawan

Image
Rozi Kurnia

Polemik Sinema atau Bukan Sinema ala Martin Scorsese

Wawancara

Image
News

Pemidanaan Korporasi Atas Karhutla Di Mata Praktisi Hukum

Image
Olahraga

Wawancara Seto Nurdiantoro (Bag 2 - selesai)

'Pertandingan Paling Berkesan Adalah Menang'

Image
Olahraga

Wawancara Seto Nurdiantoro (Bag-1)

'Suatu Hari Nanti Saya Ingin Melatih Timnas'

Sosok

Image
News

Nggak Gengsian, ini 5 Potret Memesona Utari si Penjual Cilok di Boyolali yang Viral

Image
News

6 Potret Seru Susi Pudjiastuti saat Liburan, Sambil Momong Cucu

Image
News

Mundur dari PNS, ini 5 Fakta Pencalonan Siti Nur Azizah di Pilwalkot Tangsel