Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Apa Sih Kaukus Pemuda Parlemen Indonesia? Farah Puteri Nahlia Akan Menjelaskannya untuk Kamu...

Khalishah Salsabila

DPR RI

Apa Sih Kaukus Pemuda Parlemen Indonesia? Farah Puteri Nahlia Akan Menjelaskannya untuk Kamu...

Wawancara khusus anggota DPR termuda dari fraksi PAN di Museum DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (8/10/2019). Farah Puteri Nahlia merupakan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) periode 2019-2024 termuda dengan usia 23 tahun. Farah Puteri Nahlia merupakan gadis yang lahir di Semarang, pada 2 Januari 1996 dari pasangan H. M. Fadil Imran dan Ina Adiati. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Farah Puteri Nahlia resmi menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) periode 2019-2024 setelah resmi dilantik pada Selasa, 1 Oktober 2019 lalu.

Gadis kelahiran Semarang, 2 Januari 1996 dari pasangan H. M. Fadil Imran dan Ina Adiati, praktis menjadi anggota DPR termuda periode ini.

Dengan usianya yang masih 23 tahun, ia berhasil meraup 113.263 suara di daerah pemilihan Jawa Barat IX yang meliputi wilayah Subang, Majalengka, Sumedang.

baca juga:

Dalam wawancara khusus dengan Tim AKURAT.CO pada Senin 7 Oktober 2019 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Farah sempat menyebut soal Kaukus Pemuda Parlemen Indonesia.

Mau tahu lebih lengkapnya soal Kaukus Pemuda Parlemen Indonesia? Berikut penjelasan Farah Puteri Nahlia…

 

Anggota DPR Termuda Farah Putri Nahlia. AKURAT.CO/Sopian

Bagaimana sih sejarah terbentuknya Kaukus Pemuda Parlemen Indonesia?

Kalau membahas soal Kaukus Pemuda Parlemen Indonesia atau KPPI ini seru banget sebenarnya, karena saat pertama ada di DPR, kita anggota-anggota muda ini diajak bertemu dengan Dave Laksono dan Budi Satrio Djiwandono, mereka yang sudah lebih dulu jadi anggota DPR di periode sebelumnya. Dalam pertemuan itu, akhirnya ada usulan soal pembentukan Kaukus Pemuda Parlemen Indonesia, menurut kita ini hal yang unik karena ini bisa jadi wadah yang bagus bagi kita anggota DPR muda untuk lebih mendekatkan diri kepada masyarakat.

Maka dari itu, kita berkeinginan agar KPPI ini segera disahkan, agar jangan hanya ada di grup WhatsApp saja. Kita harus segera bentuk Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), kemudian kita laporkan segera ke Ketua MPR, Pak Bambang Soesatyo, ke Ketua DPR Ibu Puan Maharani, juga kita laporkan ke Setneg dan pihak terkait lainnya.

Jadi senior-senior anggota muda DPR itu yang jadi pencetusnya?

Kalau ditanya pencetusnya KPPI ini siapa, ya kita sepakat ini dibentuk bareng-bareng saja semuanya. Kebetulan kita emang bersama-sama at the same time pada bilang, “Kita bikin kaukus yuk!”. Jadi sama sekali kita juga bingung pencetusnya siapa.

Bahkan dari senior yang sebelumnya sudah jadi anggota DPR pun, saat penetapan KPU soal Caleg terpilih juga kerap mengatakan “Yang muda-muda bikin kaukus dong”, jadi disana ya kita tegaskan “Oh iya kita memang mau bikin”.

Siapa saja anggota DPR yang akan masuk dalam Kaukus Pemuda Parlemen Indonesia?

Jadi nanti KPPI ini adalah kami para anggota DPR RI yang berusia maksimal 40 tahun. Kami terdiri dari anggota lintas fraksi dan lintas komisi.

Sejauh ini, sudah terkumpul 60 orang, tapi kalau kita lihat sendiri di daftar anggota DPR yang berusia di bawah  40 thn ada sekitar 92 orang. Mudah-mudahan seiring berjalannya waktu, saya yakin kalau sudah resmi terbentuk, ada baju dan atributnya pasti banyak yang mau ikut juga.

Apakah sudah terbentuk struktur organisasi dalam Kaukus Pemuda Parlemen Indonesia?

Belum terbentuk struktur organisasinya, ketuanya juga belum tahu siapa, tapi memang semuanya di sini turut andil, semuanya aktif.

Karena kita kenalannya sudah sejak sebelum dilantik sudah cari contact person anggota DPR muda yang lain, jadi sekarang kita masih mematangkan konsep KPPI dulu baru nanti kemudian kita bentuk struktur organisasinya.

Anggota DPR Termuda Farah Putri Nahlia. AKURAT.CO/Sopian

Jika sudah resmi terbentuk, apa kira-kira yang akan dilakukan oleh Kaukus Pemuda Parlemen Indonesia?

Yang jelas tujuan utamanya kita ingin lembaga legislatif ini semakin dapat banyak menyerap aspirasi masyarakat, khususnya karena kita masih muda berarti target kita itu bisa ketemu dengan mahasiswa, atau anak muda lintas elemen untuk membahas soal isu terkini, agar informasinya kemudian tidak simpang siur.

Kita rencananya akan membuat forum lintas berkala sekitar 2 atau 3 bulan sekali untuk membahas isu-isu terkini.

Jadi misalnya mahasiswa ini dari kampus mana, mau ngomongin apa. Atau dari lembaga mana mau ngomongin apa, silakan datang ke kami. Tidak perlu takut. Saat ini kan masih banyak masyarakat yang belum tahu bahwa anggota DPR itu ada komisi-komisinya, jadi tidak satu orang bias membawahi semuanya, nah itu nanti juga akan kita jelaskan pada mereka.

Kemudian untuk pembagiannya, jadi tergantung isunya, misalnya isunya soal Komisi I, nanti dikasih lah ke saya. Nanti kalau ada sidang-sidang terkait, akan saya ajukan laporan itu selama memang jelas dasar hukum dan juga sesuai konstitusi.

Tindakan kami nantinya tidak akan asal-asalan, kami semua akan bekerja sesuai dengan undang-undang sehingga apa argumen yang kita bawa itu ada dasar hukum yang kuat.

Apa harapan para anggota muda DPR RI dengan terbentuknya Kaukus Pemuda Parlemen Indonesia?

Kita semua berharap, inilah waktunya yang muda menunjukan bahwa kita juga mampu untuk turut andil dalam pembahasan isu-isu tertentu, kita anggota yang masih muda ini bukan sekedar cheerleader saja di parlemen yang hanya dianggap sebagai kaum milenial biasa, nggak. Dengan KPPI ini kita ingin menegaskan bahwa “Ya, kita mau ada aksi.”

Maka dari itu, dengan dibentuk KPPI ini, kami berharap masyarakat tidak perlu takut dan bingung lagi untuk mengadu ke DPR. Kalian tinggal datang ke KPPI, kita lintas fraksi, lintas komisi, insya Allah semua isu itu kita tampung.[]

Editor: Melly Kartika Adelia

berita terkait

Image

News

RDPU Bareng Kompolnas, Komisi III: Dalami Mekanisme Proses Penjaringan Calon Kapolri

Image

News

KPPU Menangkan Laporan Andre Rosiade Soal Predatory Pricing, Semen China Didenda

Image

News

Rapat Perdana Menag Yaqut Cholil Qoumas Bersama Komisi VIII

Image

News

100 Ribu Karyawan Industri Baja Terancam PHK, DPR: Pemerintah Perlu Bertindak Tegas!

Image

News

DPR: Sebaiknya KASN Dihapus dan Dilekatkan Kembali ke KemenPANRB

Image

News

Anggota DPR RI Fraksi Golkar Gatot Sudjito Meninggal Dunia

Image

News

Jazuli: Seluruh Anggota Fraksi PKS Kembali Potong Gaji untuk Bantu Korban Bencana

Image

News

Pemerintah Diingatkan untuk Pastikan Keamanan, Efikasi dan Mutu Vaksin Covid-19

Image

News

Fahri Hamzah Tuntut Anggota DPR Lebih Kritis

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Kepada Penyidik, Bima Arya Ungkap Kronologi Kebohongan RS UMMI dalam Kasus Rizieq Shihab

Bima dimintai keterangan sebagai saksi pelapor dalam kasus dugaan menghalang-halangi penanganan wabah penyakit menular.

Image
News

MPR Minta Pemerintah Segera Relokasi Wilayah Hunian dari Daerah Rawan Bencana

Hasil dari langkah pemetaan tersebut, harus segera diikuti dengan upaya menata ulang wilayah hunian dan pusat kegiatan masyarakat.

Image
News

Polisi Bongkar Kasus Prostitusi Berkedok Spa di Bandung

Polisi mengungkap kasus prostitusi berkedok spa di sebuah hotel yang berada di Jalan Ciumbuleuit, Kota Bandung, Jawa Barat.

Image
News

Tim SAR Tutup Pencarian Korban Longsor di Sumedang

Tim SAR telah menemukan 40 korban yang tertimbun lingsor di Sumedang.

Image
News

Mensos Risma Pantau Dampak Erupsi Gunung Semeru

Mensos Risma dengarkan pemaparan Bupati Lumajang Thoriqul Haq tentang erupsi Gunung Semeru.

Image
News

DVI RS Polri Sudah Terima 308 Kantong Jenazah Korban Sriwijaya Air SJ-182

Jenazah yang diterima Tim DVI sudah dilakukan identifikasi untuk mengetahui identitasnya.

Image
News

Wanti-wanti Bupati Kendal, Ganjar Pranowo Bakal Evaluasi Kebijakan PPKM

Ganjar Pranowo meminta Bupati Kendal Mirna Annisa agar segera menerapkan kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Image
News

Dukung Sekolah Tatap Muka, Dikbud Sulteng Usul Guru Divaksinasi

Pemerintah diharapkan dapat menyiapkan kuota vaksin khusus bagi para tenaga pendidik

Image
News

Ariza Yakin Kinerja Pemprov DKI Semakin Maksimal Setelah Ada Sekda Baru

Ariza optimistis kinerja Pemerintah Provinsi (Pmprov) akan membaik setelah memiliki Sekretaris Daerah (Sekda).

Image
News

Mensos Risma Pantau Dampak Erupsi Gunung Semeru di Lumajang

Risma meminta Pemerintah Kabupaten Lumajang bisa memastikan kebutuhan pokok makanan selalu dalam keadaan aman

terpopuler

  1. 4 Fakta Penting Deva Rachman, Istri Kedua Syekh Ali Jaber yang Jarang Tersorot

  2. Jokowi Tunjuk Marullah Jadi Sekda, Anies Cs Tak Bisa Membantah

  3. Ajaib! Hutang Segunung Bisa Lunas Jika Kamu Mau Mengamalkan ini

  4. Azyumardi Azra: Tidak Ada Negara Islam Sukses Membangun Peradaban

  5. 7 Meme Lucu Laga MU vs Liverpool, Wasitnya Bingung Mencet Tombol VARPoll atau Penchester

  6. Ditahan di Rutan Bareskrim, Kondisi Kesehatan Ustaz Maaher Memperihatinkan

  7. Intip Nih! Bisnis dari Modal Receh tapi Untung Jutaan Rupiah

  8. Waduh! PPKM Diperpanjang, 1.600 Restoran Terancam Gulung Tikar

  9. Wajib Tahu, ini 4 Privasi yang Dibagikan WhatsApp ke Facebook

  10. 7 Penampakan Terbaru Sungai Citarum, Kini Makin Bersih dan Asri

fokus

Kaleidoskop 2020
Akurat Solusi: Kenaikan Cukai Tembakau
Lawan Covid-19

kolom

Image
Kementrian Luar Negeri Republik Azerbaijan

Tragedi Black January

Image
UJANG KOMARUDIN

Kapolri Baru

Image
Muhammad Husen Db, M.Pd

Transformasi Episode Dalam Dimensi Merdeka Belajar

Image
ARLI ADITYA PARIKESIT

Dilema Kebebasan Pendapat dan Pengendalian Transmisi Virus SARS-CoV-2

Wawancara

Image
News

Covid-19 Tembus 3.500 Kasus Per Hari, DKI Gagal Terapkan Program 3T?

Image
News

Vaksinasi Bisa Putus Mata Rantai Penularan Covid-19 di DKI Jakarta?

Image
Video

VIDEO Resesi, Cukuplah Sampai di Sini | N. Siklo

Sosok

Image
News

5 Fakta Penting Habib Muhammad bin Ahmad Al-Attas, Tunaikan Haji Lebih dari 29 Kali

Image
News

4 Fakta Penting Deva Rachman, Istri Kedua Syekh Ali Jaber yang Jarang Tersorot

Image
News

Wafat di Hari Jumat, Ini 5 Fakta Penting Habib Ali bin Abdurrahman Assegaf