image gfriend
Login / Sign Up

Pakar Hukum Pidana: Presiden Jokowi Tak Perlu Ragu Undangkan Revisi UU KPK

Yudi Permana

Image

Pakar Hukum Pidana Romli Atmasasmita (kiri) dan Said Salahuddin (kanan) saat memberikan pemaparanya terkait KPK saat digelarnya rapat dengar pendapat dengan Pansus Hak Angket KPK di Kompleks Parlemen MPR/DPR-DPD, Senayan, Jakarta, Selasa (11/7) | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Pakar Hukum Pidana Romli Atmasasmita menyarankan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk segera mengundangkan UU KPK hasil direvisi dengan menandatangani dan memberikan penomoran.          

Sementara bagi pihak yang tidak setuju terhadap UU KPK yang baru direvisi ini tinggal mengajukan judicial review (JR) ke Mahkamah Konstitusi (MK).

"Saya rasa pemerintah tidak usah ragu-ragu, Pak Jokowi undang-undangkan saja. Kalau mereka nggak suka kan ada MK kok, kan gitu yang diatur di Republik Indonesia, kenapa harus bingung," kata Romli di kawasan Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (4/10/2019).                      

baca juga:

Romli menilai revisi UU KPK justru untuk memperbaiki sistem kerja lembaga anti rasuah. Seharusnya dikatakan dia, tidak ada lagi yang dipermasalahkan.              

Misalnya, lanjut dia, terkait pembentukan dewan pengawas yang dipilih oleh Jokowi. Namun dia heran adanya anggapan masyarakat yang negatif terkait UU KPK yang direvisi karena akan memperlemah lembaga yang fokus memberantas tindak pidana korupsi.                 

"Persoalan sampai sekarang bagaimana rulles of the games yang disusun oleh dewan pengawas, bagaimana dia berkoordinsi, mengawasinya. Bagaimana dia menerima laporan dan aduan masyarakat itu yang harus dilihat," ucap Romli.         

Meski adanya dewan pengawas, KPK harus independen dalam menjalankan tugasnya, karena hal itu berdasarkan aturan UU yang direvisi.                

"Independen atau tidaknya KPK, pimpinan kita bisa lihat dari rulles of the games. Rulles of the games aja belum dibaca, sudah curiga karena presiden yang angkat. Kita belum lihat tugasnya apa, makannya itu yang saya minta, jadi kita-kita orang ini mengawasi KPK inklusif dewan pengawas," tuturnya.          

Romli yang juga menjadi salah satu perumus dan pembuat UU No.30 Tahun 2002 tentang KPK juga mengatakan saat ini, komisi antirasuah tidak berjalan sesuai porsinya.            

Hal itu, ia menilainya berbeda dengan niatan awal pembentukan KPK. Untuk itu, adanya revisi ini, lanjut Romli,  juga berfungsi untuk mengembalikan posisi KPK dalam sistem pemerintahan.              

"UU KPK yang direvisi ini adalah kembalikan posisi KPK sebagai lembaga negara dalam sistem pemerintahan. Kalau dulu dia seperti di luar pemerintahan. Diperiksa nggak mau sama BPK coba, sudah benar diperiksa," tegasnya.                

"Kedua suruh perbaiki nggak mau. Catatan-catatan dari tahun 2004 itu sampai sekarang itu masih berceceran belum diperbaiki, bandel bahasa kita mah," tambah Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Padjajaran.[]

Editor: Dedi Ermansyah

berita terkait

Image

News

Komentar di Media Sosialnya Dipenuhi Kritik Hingga Curhat Soal Jodoh, Begini Tanggapan Ma'ruf Amin

Image

News

Presiden Jokowi Diharapkan Segera Keluarkan Impres Penanggulangan Bencana

Image

News

Jokowi: Negara Ini Besar Tak Mungkin Dibangun dengan Semangat yang Setengah-setengah

Image

News

Komnas HAM: Periode Kedua Momentum Jokowi Tuntaskan Kasus Pelanggaran HAM Masa Lalu

Image

News

Amandemen UUD 1945

Soal Amandemen UUD 1945, Politikus PKS: Isu Strategis yang Layak Dibahas Adalah GBHN

Image

News

Bamsoet Dukung Irjen Listyo Sigit Jabat Kabareskrim Karena Rekam Jejak Teruji

Image

News

Jokowi akan Panggil Kapolri Terkait Perkembangan Kasus Novel Baswedan

Image

News

PDIP Kritik Presiden Cenderung Emosional Tanggapi Wacana Amandemen UUD 45

Image

News

Fraksi Gerindra DPR Percaya Jokowi Tunjuk Orang Terbaik Jadi Dewas KPK

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Mengapa Cuaca Kota Bandung Memanas Akhir-akhir Ini?

BMKG mencatat intensitas hujan di Bandung Raya masih belum merata.

Image
News

Yaqut: Saya Sudah Minta Kawan-kawan Banser Menjaga Kiai Muwafiq

Mengenai isu Banser Jawa Timur akan masuk ke Solo usai terjadi bentrok, Yaqut memastikan itu tidak betul.

Image
News

30 Anak Terkena Difteri Pernah Ditangani RSUP Adam Malik, Dokter: Jika Imunisasi Beres, Risiko Terinfeksi Semakin Minim

Menurut Ayodhia keberadaan kasus difteri mengindikasikan cakupan imunisasi kurang baik.

Image
News

Kasus Difteri di Sumatera Utara: Kakak Beradik Dibawa ke RS, Satu di Antaranya Meninggal

Sedangkan HS (5) ketika datang ke RS, nafas sesak, mengorok, leher bengkak, dan mengalami penurunan kesadaran.

Image
News

Buat Tujuh Juta Anggota Banser, Yaqut: Kami Minta Tidak Bergerak Sendiri, Tunggu komando, Solid Satu Barisan

Gus Yaqut meminta anggotanya selalu menjaga ketenteraman dan ketertiban.

Image
News

DPRD DKI Yakin Revitalisasi TIM Tetap Profesional Meskipun PMD Dipangkas

Jakpro diyakini tetap merevitalisasi Taman Ismail Marzuki (TIM) dengan profesional.

Image
News

Daftar Calon Wali Kota, Gibran akan Diantar Relawan yang Klaim Beri Dukungan Tanpa Syarat dan Modal Sendiri

Lokasi keberangkatan belum ditentukan karena masih menunggu masukan dari tim Gibran.

Image
News

Dukung Inpres Jokowi, Menteri Diminta Tak Seenaknya Buat Regulasi Baru

“Kami tentunya di HIPMI senang sekali dengan Inpres ini. Kami akan bantu pemerintah sosialisasikan,” ujar Maming.

Image
News

Rombongan Waketum DPP NasDem Kecelakaan di Kapuas

Rombongan Wakil Ketua Umum DPP Partai NasDem Ahmad Ali mengalami kecelakaan beruntun di kawasan Jalan Trans Kalimantan Km 10.

Image
News

Delegasi MRT Jakarta Belajar dari Tunnelbana Stockholm

Delegasi PT MRT Jakarta studi banding dan peninjauan sistem kereta bawah tanah (Tunnelbana) Stockholm.

trending topics

jamkrindo umkm

terpopuler

  1. Menikah Lagi, 8 Momen Bahagia Pernikahan Kedua Ade Jigo

  2. Pelatih Myanmar: Dalam Situasi Satu Lawan Satu, Sulit Menghadapi Indonesia

  3. Haidar Alwi: SKT FPI Tidak Perlu Diperpanjang

  4. Soal Kasus Gus Muwafiq, Gus Mus: Jangan Mau Dibodohi oleh Setan Kebencian

  5. Saddil: Kami Bersyukur Evan Cetak Gol dan Mengatur Tempo

  6. Ternyata Sri Mulyani Pernah Pakai Sepeda Brompton, Mirip Selundupan Ari Askhara?

  7. Pendapatan Capai Rp79 T, Ini 5 Fakta Menarik Perusahaan Harley Davidson

  8. Kedapatan Merokok Dalam Gerbong, Penumpang KRL Diturunkan Paksa dan Bikin Pernyataan di Atas Materai

  9. Akhirnya, Siman Pastikan Cabor Renang Raih Emas Pertama

  10. Dea Salsabila Sumbang Emas Ketiga, Indonesia Kini Raih 44 Emas

fokus

Kursus Calon Pengantin
Puasa Plastik
Stop kekerasan

kolom

Image
Achmad Fachrudin

Relasi Pemilu dengan Kinerja Elit Politik

Image
Muhtar S. Syihabuddin

Menimbang Pencapresan Airlangga

Image
Siswanto Rusdi

Arah Bisnis Pelayaran Nasional

Image
Achsanul Qosasi

Beban Berat BUMN Perbankan

Wawancara

Image
Sea Games

Milos Sakovic

"Polo Air Indonesia Butuh Liga dan Banyak Turnamen"

Image
Gaya Hidup

Pertama Kali Akting Bareng, Giorgino Abraham Langsung Nyaman dengan Sophia Latjuba

Image
Video

Joshua Rahmat, CEO Muda yang Menggawangi Mytours

Sosok

Image
News

Kekayaan 'Hanya' Rp2 M! Ini 5 Fakta Menarik Plt Dirut Garuda Indonesia, Fuad Rizal

Image
News

Selundupkan Harley Davidson, 5 Fakta Eks Dirut Garuda Ari Askhara yang Dipecat Erick Thohir

Image
News

Cantik dan Modis, 10 Gaya Istri Airlangga Hartarto Memakai Kebaya