image
Login / Sign Up

Survei KedaiKOPI: Mayoritas Masyarakat Setuju Aksi Mahahsiswa Tolak Revisi UU KPK

Kosim Rahman

Image

Aliansi mahasiswa Jakarta membakar ban bekas saat melakukan aksi unjuk rasa di depan Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (16/7/2019). Dalam aksinya mereka menuntut pemerintah Jokowi untuk tidak bagi-bagi kursi, segera mensejahterakan rakyat dengan tidak berhutang, segera tuntaskan kasus Novel Baswedan dan diskon pajak. Dalam aksi ini sempat terjadi aksi saling dorong dengan pihak kepolisian. | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

AKURAT.CO, Lembaga Survei KedaiKOPI (Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia) merilis hasil survei nasional melibatkan 1194 responden dari seluruh Indonesia.

Menurut hasil KedaiKOPI, mayoritas masyarakat mengaku setuju dengan mahasiswa yang menggelar demonstrasi untuk menolak sejumlah revisi UU KPK dan UU yang lain.

Direktur Eksekutif KedaiKOPI Kunto Adi Wibowo, mengatakan bahwa 77 persen responden menyatakan setuju terhadap aksi mahasiswa DPR RI, 10.7 persen ragu-ragu dan 12.3 persen tidak setuju.

baca juga:

“Tapi respon berbeda diberikan responden kepada aksi pelajar STM di DPR. Responden yang setuju ada 27.1%, ragu-ragu 18.8%, sementara 54.1% menyatakan tidak setuju," kata Kunto kepada wartawan, Jakarta, Rabu (2/10/2019.

Survei dilaksanakan 28-29 September 2019 dengan Margin of Error +/-4.53 perse. KedaiKOPI mewawancarai responden tentang beberapa isu terakhir yang terjadi di Ibukota seperti aksi mahasiswa, aksi anak STM, respon publik terhadap revisi UU KPK dan UU lainnya hingga kepuasan serta kenyamanan terhadap kepemimpinan Presiden Jokowi saat survei dilaksanakan.

Selanjutnya, kata Kunto, persepsi publik terhadap revisi UU KPK pun beragam, 55.2 persen responden berpendapat revisi UU KPK melemahkan KPK, 33.1 persen menolak berpendapat dan hanya 11.7 persen yang berpendapat revisi UU KPK akan memperkuat KPK.

Menurut responden 3 hal yang memperkuat KPK adalah hadirnya Dewan Pengawas, status ASN untuk penyidik dan persetujuan Dewan Pengawas untuk pelaksanaan OTT. Sementara 3 hal yang melemahkan KPK menurut responden adalah juga hadirnya Dewan Pengawas, persetujuan Dewan Pengawas untuk pelaksanaan OTT dan status ASN untuk penyidik.

“Profil responden untuk isu revisi UU KPK ini juga menarik. Bila kita kelompokkan berdasarkan pemilih Jokowi-Ma’ruf pada Pemilu 2019 maka pemilih Jokowi-Ma’ruf yang berpendapat revisi UU KPK melemahkan KPK ada 48.3%, sementara yang berpendapat menguatkan KPK hanya 18.4% dan sisanya 33.3% tidak berpendapat," kata Kunto.

"Nah, yang juga menarik Kelompok milenial usia 19-38 tahun ada 62.7% yang berpendapat revisi UU KPK melemahkan KPK sementara yang berpendapat menguatkan hanya 7.3%. Kali ini milenial berbeda dengan Presiden,“ tandas dia.[]

Editor: Ainurrahman

berita terkait

Image

News

Saran Pengamat sebelum Ubah Sistem Pilkada Langsung

Image

News

Bahas Wacana Pilkada Langsung, Fadli Zon Singgung SBY 'Gunting' Putusan DPR Lewat Perppu

Image

News

Kasus Pembobolan Bank DKI, M Taufik Duga Ada Kesalahan Sistem

Image

News

Komisi IV Minta KKP Hadirkan Terobosan Program yang Sejalan dengan Kebutuhan Rakyat

Image

News

Kinerja Tidak Terlihat, Politikus PAN: BNN Jadi Tempat 'Penampungan' Perwira

Image

News

Bank DKI Kebobolan Rp32 Miliar, DPRD Bakal Bentuk Pansus

Image

News

FOTO Raker BNN dengan Komisi III Bahas Pemeriksaan BPK Tahun 2019

Image

News

Tangkal Penyebaran Radikalisme, BNPT Gandeng Kemenag dan Kemendikbud

Image

News

Komisi III Kritik Kerja BNPT: Banyak Sosialisasi tapi Lamban saat Penanganan

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Duh, Ibu Muda Ditembak Tunangannya Sendiri karena Terlalu Perhatian pada Anak

Peristiwa ini terjadi di Rio de Janeiro, Brasil, pada Selasa (19/11)

Image
News

Akhiri Perdagangan Orang, Jarnas Anti TPPO Siap Bekerjasama dengan KPPPA

"Jarnas Anti TPPO sangat mengharapkan perhatian yang serius dari KPPPA dalam menyelesaikan permasalahan perdagangan orang di Indonesia"

Image
News

Modal Boneka Beruang, Bakul Wedangan Setubuhi Gadis di Bawah Umur Berkali-kali

"Tersangka kami tangkap Senin lalu di tempat kosnya tanpa perlawanan," jelas Widodo kepada wartawan, Jumat (22/11/2019).

Image
News

Aliansi Ormas Muslim Gelar Aksi Demonstrasi Protes Pernyataan Sukmawati

Menyamakan Nabi Muhammad dengan yang lainnya adalah bentuk penghinaan.

Image
News

KPK Periksa Direktur PT INTI Terkait Kasus Pengadaan BHS

Yang bersangkutan dijadwalkan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka DMP.

Image
News

Perintah Presiden: Stop Belanja Alutsista Berorientasi Proyek!

Indonesia harus menjadi kekuatan yang baik dan disegani di kawasan Asia Timur.

Image
News

Pekerja Tolak Ahok Gabung BUMN, Ima Mahdiah: Bapak Itu Pendobrak

"Mereka hanya bilang etika lah, mantan napi lah, tapi mereka tidak pernah tahu bagaimana kinerja pak Ahok."

Image
News

Besaran Pahala Setiap Langkah Orang yang Berjalan Ke Masjid

Salat berjamaah di masjid bahkan memiliki fadilah besar tidak hanya saat salat saja tetapi juga ketika berangkat maupun pulang dari masjid.

Image
News

5 Staf Khusus Presiden dari Kalangan Milenial Ini Kuliah di Amerika, Siapa Aja?

Siapa saja?

Image
News

Mantan Staf Ahok: Anies Tidak Bisa Tepati Janji Kampanye

"Kan dimana-mana di video dibilang Pak Anies enggak bakal menggusur."

trending topics

jamkrindo umkm

terpopuler

  1. Ahli Bahasa Sebut Pernyataan Sukmawati Soal Nabi dan Soekarno Tak Menistakan Agama

  2. HNW: UAS Ceramah di KPK Dukung Pemberantasan Korupsi, Kenapa Pengundang Akan Diperiksa?

  3. Pusing Usai Makan Babi, 700 Cacing Pita Ditemukan Hinggap di Tubuh Pria China

  4. Viral, Hotel Ini Pasang Tarif Rp13 Ribu Per Malam, Asalkan...

  5. Ahok Bakal Pimpin BUMN Strategis, Ananda: Koh Ahok I Love You, Gue Nggak Bisa Move On

  6. Putin Muak dengan Kelakuan AS yang Terus Menyerang Ekonomi Negara Lain

  7. Menhan Prabowo Didorong untuk Menolak Keberadaan Kapal Kabel Asing Asal Tiongkok

  8. Kicau Soal Penolakan Ahok, Denny Siregar 'Tantang' Erick Thohir?

  9. Tidak Punya Terobosan, Komisi III DPR RI Wacanakan Pembubaran BNN

  10. Paguyuban Suku di Mimika: Warga Kami Tak Pernah Berbuat Masalah Justru Dibunuh dengan Sadis

fokus

Stop kekerasan
Nasib Sumber Air
Tantangan Pendidikan

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Saatnya Membenahi BUMN

Image
Ujang Komarudin

Menata Indonesia

Image
H. Desmond J. Mahesa, SH.MH

Tulisan 2 Praktik Penetapan, Perlindungan dan Penghargaan Justice Collaborator di Indonesia

Image
H. Desmond J. Mahesa, SH.MH

Mengurai Beberapa Masalah Justice Collaborator dalam Penegakan Hukum di Indonesia

Wawancara

Image
Video

VIDEO Sepak Terjang Erna Hernawati Mengawal UPN Veteran Jakarta

Image
News

Pemidanaan Korporasi Atas Karhutla Di Mata Praktisi Hukum

Image
Olahraga

Wawancara Seto Nurdiantoro (Bag 2 - selesai)

'Pertandingan Paling Berkesan Adalah Menang'

Sosok

Image
News

5 Staf Khusus Presiden dari Kalangan Milenial Ini Kuliah di Amerika, Siapa Aja?

Image
News

5 Fakta Menarik Gracia Billy Mambrasar, Putra Papua yang Jadi Staf Khusus Presiden

Image
News

Staf Khusus Presiden

Jadi Stafsus Presiden, 4 Fakta Menarik Arif Budimanta, Kader PDIP yang Juga Penulis Buku