image
Login / Sign Up

Apakah Nutella Terbuat dari Kacang yang Dipanen oleh Pekerja Anak-anak?

Endarti

Image

Hampir tiga perempat pasokan kacang hazelnut dunia dibeli oleh perusahaan produksi Nutella, Ferrero Group. Namun, masalahnya adalah ketika stok kacang dunia sebagian besar berasal dari Turki, dan dipetik oleh para buruh migran, khususnya suku Kurdi. Tidak jarang pula, anak-anak yang lantas menjadi pekerja pemetik kacang hazelnut. | BBC

AKURAT.CO, Berdasarkan laporan, hampir tiga perempat pasokan kacang hazelnut dunia berasal dari Turki. Ferrero Group, perusahaan pembuat selai paling ternama di dunia; Nutella, lantas menjadi topik menarik terkait apakah produk selai ini terlibat dalam eksploitasi anak.

Pasalnya, survei menunjukkan bahwa produksi kacang di dunia justru dihasilkan oleh buruh migran, termasuk pekerja anak-anak. Kemudian, pertanyaannya adalah apa yang dilakukan Ferrero untuk memastikan produknya tidak bergantung pada para pekerja anak?

Untuk menjawab ini pun, jurnalis BBC meliput langsung bagaimana kisah para pekerja pemetik kacang yang berada di Turki.

baca juga:

Mehmet Kelekci, salah satu pekerja pemetik kacang menceritakan bagaimana setiap hari ia harus bekerja sekitar 10 jam serta mengangkut setidaknya 35 kg karung kacang yang baru dipetik ke punggungnya. Anak-anak serta istri migran Kurdi ini pun turut serta membantu Mehmet bekerja memunguti kacang-kacang yang jatuh di atas tanah. Tidak hanya itu, setiap hari, keluarga Mehmet harus berjuang menyusuri lereng yang terjal dan sangat curam sembari membawa berkilo-kilo kacang hazelnut.

"Ketika kami berpikir tentang 'kacang hazelnut', yang terlintas di pikiran kami hanyalah kesengsaraan dan kerja keras," ucap Mehmet sembari menggendong karung kacangnya.

BBC

Tidak jauh dari Mehmet, dua pemetik kecil, Mustafa (12) dan Mohammed (10) tampak sibuk memetik kacang dari pohon hazelnut yang jauh lebih tinggi dari badan mungil mereka. Tentu saja, usia Mustafa dan Mohammed jauh jika dibandingkan batas usia kerja minimum di Turki, yaitu harus berusia minimal 15 tahun untuk pekerjaan full-time. Kedua anak Mehmet ini lantas menjadi pekerja ilegal.

Namun, pemandangan anak-anak bekerja di kebun hazelnut menjadi suasana biasa pada bulan Agustus, lantaran pada bulan itu, 70 persen stok hazelnut dunia dibawa dari Laut Hitam Turki.

Sebagian besar pemetik pun diketahui adalah migran musiman dari suku Kurdi yang berada di pemukiman miskin sebelah selatan dan timur Turki. Sementara, tingkat upah resmi pekerja yang ditetapkan oleh otoritas lokal adalah 95 Lira atau sekitar Rp232 ribu per hari. Jumlah upah ini tentu saja jauh di bawah upah bersih minimum resmi yang ditetapkan pemerintahan Turki, yaitu 2.020 lira (Rp4,9 juta) per bulan selama 40 atau 45 jam seminggu.

Namun, keluarga Mehmet dan suku Kurdi lainnya harus rela menerima upahnya dikurangi lantaran mereka harus membayar komisi sebesar 10 persen kontraktor tenaga kerja yang telah membawa mereka dari kota asal mereka di Sanliurfa. Alhasil, dalam sehari, keluarga Mehmet dan migran lainnya hanya menerima maksimal sekitar 65 Lira (Rp159 ribu) per hari.

BBC

Meskipun dianggap menyalahi peraturan batas usia pekerja anak, tetapi pemilik kebuh terkadang tidak bisa melarang orang tua mereka untuk mempekerjakan anak-anak mereka. Salah satu pemilik kebun kacang hazelnut, Kazim Yaman, menuturkan bahwa ia sebenarnya tidak ingin mempekerjakan anak-anak, tetapi orang tua mereka bersikeras ingin anak-anak mereka bekerja.

"Mereka membuat anak-anak mereka bekerja seperti mesin. Mereka berpikir semakin banyak anak, semakin untung. Saya berusaha untuk tidak membuat mereka bekerja, tetapi kemudian mereka mengatakan mereka akan pergi. Ibu dan ayah ingin mereka bekerja dan bisa dibayar. Rantai ini (pun) harus segera dipatahkan," ucap Kazim seperti dilansir oleh BBC pada Selasa (17/9).

Tapi bagaimana caranya? Turki setidaknya memiliki sekitar 400 ribu kebun hazelnut yang dikelola oleh keluarga kecil, dan sebagian dari mereka tidak tahu menahu di mana kacang mereka akan berakhir. Sementara, pada ujung rantai pasokan, Ferrero membeli sekitar sepertiga dari seluruh hasil panen Turki, yang berarti berat Nutella yang dihasilkannya setiap tahun sama dengan Empire State Building, yaitu sekitar 365 ribu ton.

BBC

Dalam sebuah wawancara, salah satu eksekutif perusahaan Ferrero Hazelnut Company di Turki, Bamsi Akin, mengatakan bahwa perusahaannya tidak pernah berniat untuk mempekerjakan anak-anak dan berusaha semaksimal mungkin untuk memastikan bahwa produksi dihasilkan dengan cara yang etis.

"Jika kita memperoleh produk dengan praktik-praktik yang tidak etis, kita tidak akan menyentuhnya. Kami sedang melakukan peran kami untuk meningkatkan kerja sama sosial dengan pelatihan. Tetapi apakah sistemnya benar-benar bersih? Saya pikir tidak ada yang bisa mengatakan itu pada saat ini," ucap Akin.[]

Editor: Ghendhiz A.

berita terkait

Image

Ekonomi

Bentoel Group Cegah Pekerja Anak di Sektor Pertanian Tembakau

Image

News

Faizal Assegaf Tanggapi Pernyataan Komnas HAM Soal Keterlibatan Anak Pada Aksi Demonstrasi

Image

Gaya Hidup

RUU Perkawinan Diperbarui, KemenPPPA : Ini Sangat Dinantikan Seluruh Warga Indonesia

Image

News

Bawa Celurit, Tiga Anak di Bawah Umur Ini Digiring ke Polsek Tambora

Image

News

Pemerkosa Anak di bawah Umur Stefanus Langoru Dituntut 6 Tahun Pejara

Image

News

Bahar Bin Smith: Terima Kasih Majelis Hakim Karena Telah Mengadili Saya Seadil-adilnya

Image

News

Bahar bin Smith Dituntut Enam Tahun Penjara

Image

News

Mendikbud Sayangkan Kasus Audrey Kenyataannya Tak Seperti yang Viral di Medsos

Image

News

Jokowi: Nanti Kalau Dilaporin, Jan Ethes Saya Suruh Datang ke Bawaslu, Paling Grutal Gratul

komentar

Image

1 komentar

Image
emil sampeno

mungkin hampir di setiap negara memiliki pekerja anak ya dan beragam pekerjaan kotornya

terkini

Image
News

Ditegur Merokok, Pelajar Tikam Gurunya Hingga Tewas

"Masih melakukan pendalaman dengan pemeriksaan saksi-saksi lain, tetapi untuk sementara masih seorang tersangka."

Image
News

Kisruh Pelajar di Sampit, Kapolda Kalteng Minta Masyarakat Tidak Terprovokasi

Perkelahian tersebut murni tindak kriminal dan tidak ada kaitannya dengan isu-isu yang berkembang di masyarakat.

Image
News

Mampu Perangi PNS Radikal, Tito Layak Jadi Mendagri

Sejumlah kalangan menilai keberhasilan kebijakan Promoter ini telah mendorong SDM Polri bekerja makin profesional

Image
News

Sofyan Djalil Mengaku Masih Tetap Jadi Menteri Agraria dan Tata Ruang

"Saya sih rasanya masih melanjutkan pekerjaan yang belum selesai masalah agraria, masalah redistribusi, masalah reforma agraria."

Image
News

Diisukan Jadi Menteri, Kemampuan Wishnutama Dipertanyakan

Tidak sedikit yang meragukan kemampuannya. Karena ia dinilai “gagal” mengelola NET TV menjadi perusahaan media

Image
News

Praperadilan Ditolak, Penyidikan Dirut Perum Jasa Tirta II Dilanjutkan

KPK menyampaikan terimakasih pada sejumlah penegasan hakim dalam prapaeradilan ini.

Image
News

Fadjroel Jadi Jubir Jokowi: Anda Bisa Hubungi Saya Setiap Saat, Mudah-mudahan Saya Bisa Bantu

"Akhirnya 21 Oktober 2019, saya tahu juga penugasan khusus yang diberikan oleh Presiden."

Image
News

Hendak Foto Prewedding, William Dipalak Rp750.000 oleh Petugas Taman Lapangan Banteng

Dia mengaku dimintai sejumlah uang saat hendak melalukan pemotretan di kawasan lapangan Banteng pada Selasa (22/10/2019) pagi.

Image
News

Paranormal: Terima Kasih Pak Prabowo

?????Posisi yang diisi Prabowo dan Edhy Prabowo masih menjadi teka-teki.

Image
News
DPR RI

Paripurna Sahkan Pembagian Tugas Lima Pimpinan DPR

Kami sampaikan bahwa hasil rapat pimpinan kedua hari Jumat (4/10) tentang pembagian bidang tugas pimpinan DPR RI.

trending topics

terpopuler

  1. Pemkot Jakut Tak Punya Anggaran Ganti Foto Presiden, PDIP: Bukti Anies dan Anak Buahnya Tak Punya Persiapan

  2. Saidiman: Bergabungnya Prabowo Ke Kabinet Jokowi Tanda Keduanya Tidak Menghargai para Pendukung

  3. Pengamat: Diisi Kalangan Profesional dan Eksekutor, Kabinet Jokowi Bakal Tinggal Landas

  4. Ini Alasan Banyak Pasien Sakit Ginjal pada Usia Muda

  5. Prabowo Jadi Menhan, Nong Darol: Pak Presiden Sengaja Permalukan Dia?

  6. Tak Terpilih Jadi Menteri, Mantan Menkeu Ini Beri Ucapan Ke Sri Mulyani

  7. Bernuansa Jawa, 8 Potret Romantis Pernikahan BTP dan Puput Nastiti Devi

  8. Yang Dipanggil Belum Tentu Jadi Menteri, Jokowi Biasa Lakukan Hal-hal Tak Biasa pada Injury Time

  9. Rizal Ramli: Calon-calon Menteri Golkar Kok Payah Ya? Modal Nepotisme Doang

  10. 5 Pemimpin Negara Paling Kuat di Dunia Versi Forbes, Ada 2 dari Asia

fokus

Kabinet Jokowi-Ma'ruf
Menunggu Eksekusi
Menyambut Presiden-Wakil Presiden 2019-2024

kolom

Image
Abdul Aziz SR

Berharap Kepada Parlemen Daerah

Image
Ujang Komarudin

Rontoknya Kekuatan Oposisi

Image
Achmad Fachrudin

Memperbaiki Marwah DPD 2019-2024

Image
Abdul Aziz SR

Partai Politik Tuna Ideologi

Wawancara

Image
News

DPR RI

Perjuangan Muh Aras, Pebisnis-Politisi yang Berhasil Masuk ke Senayan

Image
News

DPR RI

Apa Sih Kaukus Pemuda Parlemen Indonesia? Farah Puteri Nahlia Akan Menjelaskannya untuk Kamu...

Image
News

DPR RI

Farah Puteri Nahlia, Politisi Termuda DPR RI yang Ingin Perjuangkan RUU KKS

Sosok

Image
News

Dari Liburan hingga Bersepeda, 10 Potret Hangat Agus Gumiwang Kartasasmita Bersama Keluarga

Image
News

Kabinet Jokowi-Ma'ruf

Rumahnya Kena Gusur Proyek Sendiri dan Tak Pakai Whatsapp, 5 Fakta Menarik Basuki Hadimuljono

Image
News

Kabinet Jokowi-Ma'ruf

Diizinkan Rangkap Jabatan, ini 5 Fakta Menarik si Calon Menteri Suharso Monoarfa