image
Login / Sign Up

5 Fakta Menarik Benny Gantz, 38 Tahun Berkarier di Militer hingga Sinyal Rekonsiliasi dengan Palestina

Endarti

Image

Benjamin Gantz | France24

AKURAT.CO, Kamis (19/9) lalu, berbagai media internasional telah melaporkan hasil penghitungan suara pemilu Israel. Dengan perhitungan 98 persen suara yang sudah masuk, Perdana Menteri (PM) Israel, Benjamin Netanyahu (69) dipastikan kalah tipis dari pesaing utamanya, Benjamin Gantz (60).

Meski pun Komisi Pemilihan Israel secara resmi belum mengumumkan pemenang pemilu, tetapi dengan jumlah 33 kursi Knesset (parlemen) yang diperoleh oleh Partai Kahol Lavan atau Partai Blue and White, media pun mencatat bahwa Gantz telah berhasil menggulingkan 10 tahun kekuasaan Netanyahu.

Dilansir AKURAT.CO dari berbagai sumber pada Minggu (22/9), berikut 5 fakta menarik Benjamin Gantz.

baca juga:

1. Latar belakang militer

The Jerusalem Post

Seperti kebanyakan politisi Israel, Gantz mempunyai latar belakang militer yang kuat. Gantz diketahui telah bergabung di Israel Defense Forces (IDF) atau Angkatan Pertahanan Militer sejak tahun 1977, yaitu saat usianya masih 18 tahun.

Selama berkarier di IDF, pria yang juga dikenal dengan panggilan Benny Gantz ini pun tercatat mempunyai karier yang gemilang. Setidaknya, pada tahun 1989-1992, Gantz pernah menduduki posisi sebagai komandan unit Angkatan Udara Israel paling elite sekaligus salah satu unit pasukan khusus utama Israel, Unit 5101 atau biasa dikenal dengan istilah Shaldag.

Tidak hanya itu, selama bergabung di IDF, Gantz berulang kali terlibat dalam berbagai konflik termasuk perang Libanon serta pernah memimpin operasi penyelamatan 14.500 Yahudi Ethiopia (Operasi Solomon). Perjalanan karier gemilang Gantz ini pun sempat membuatnya dianugerahi posisi Letnan Jenderal serta Kepala Staf Umum IDF ke-20 untuk periode tahun 2011-2015.

2. Pemain baru dalam dunia politik Israel

Wikipedia

Setelah merampungkan masa jabatannya sebagai Kepala Staf Umum IDF pada 16 Februari 2015 lalu, Gantz pun resmi mengakhiri perjalanan militer yang sudah ia bangun selama 38 tahun. Namun, karena ia harus memasuki periode pendinginan, Gantz pun harus menahan keinginannya untuk mencalonkan diri untuk Knesset selama sekitar tiga tahun, yaitu sampai 2 Juli 2018.

Barulah pada Desember 2018, Gantz mengumumkan rencananya untuk terjun ke politik dan membentuk Hosen L'Yisrael atau Partai Ketahanan Israel. Selanjutnya, pada Februari 2019, Gantz dan partainya memutuskan untuk beraliansi dengan Partai Telem dan Partai Yesh Atid dan akhirnya membentuk Partai Ka?ol Lavan atau Partai Blue and White.

Meski pun masih sangat anyar, Partai Blue and White nyatanya mampu bersaing dengan partai milik Netanyahu, Partai Likud. Pasalnya, pada pemilu April lalu, Partai White and Blue dan Partai Likud sama-sama memenangkan 35 kursi di Knesset. Namun, karena kegagalan Netanyahu dalam membentuk koalisi pemerintahan, pemilihan baru pun diselenggarakan pada 17 September lalu. Dalam pemilihan ini pun, Gantz dan partainya memenangkan pemilu setelah unggul 2 kursi dari Partai Likud.

3. Dianggap anti-Netanyahu

The Times of Israel

Beberapa media internasional mencatat pendapat para pengamat politik yang mengatakan bahwa sosok Gantz seperti antitesis (berlawanan) Netanyahu. Pasalnya, selama berkampanye, Gantz kerap menyerukan pembatasan masa jabatan untuk posisi PM Israel serta pemberantasan korupsi. Tentu saja, misi Gantz ini dianggap sebagai kritikan tajam terhadap Netanyahu lantaran selama ini ia telah berkuasa selama sekitar satu dekade serta terlibat beberapa kasus korupsi.

Tidak hanya itu, sikap tegas Gantz yang menolak untuk melibatkan Netanyahu dalam pembentukan pemerintahan adalah bukti bagaimana mantan Letnan Jenderal IDF ini benar-benar anti-Netanyahu. Bahkan, setelah dipastikan unggul dalam pemilu, Gantz dilaporkan enggan bertatap muka dengan Netanyahu dan menolak tawaran untuk membentuk koalisi bersamanya.

4. Mempunyai misi perdamaian Israel-Palestina

BBC

Salah satu misi yang didengung-dengungkan Gantz selama kampanye adalah seruan perdamaian dengan Palestina sambil mempertahankan kepentingan keamanan Israel sendiri. Untuk mencapai misi tersebut, Gantz dan partainya pun dilaporkan telah memberikan isyarat bahwa jika tepilih nanti, ia akan membuat semacam perjanjian konsesi teritorial (pemberian hak atau izin) terhadap Palestina.

Namun, dalam hal ini ia tidak memberikan keterangan jelas terkait dengan masalah atau status kenegaraan Palestina. Meski pun menyerukan perdamaian dengan pihak Palestina, tetapi menurut PM Palestina Mohammad Shtayyeh, Gantz dan Netanyahu adalah seperti "fanta dan coca-cola" dalam urusan Palestina. Pasalnya menurut Shtayyeh, baik Gantz atau Netanyahu tidak memperlihatkan upaya atau agenda penghentian okupasi wilayah Palestina.

Namun menariknya, sebelum penyelenggaran pemilu, Presiden Palestina Mahmoud Abbas dituduh oleh partai Likud lebih mendukung Gantz untuk menggantikan pemerintahan Netanyahu.

5. Dinilai sebagai pribadi sederhana

Independent.ie

Perbedaan lain antara Gantz dan Netanyahu yang kerap ditonjolkan media serta pengamat politik adalah tentang kehidupan pribadi keduanya. Dalam hal ini, citra Gantz di mata publik adalah pria yang lebih sederhana daripada Netanyahu.

Selain dikenal sebagai sosok yang cenderung introvert, kehidupan pribadi Gantz dianggap "lebih membosankan" daripada Netanyahu. Pasalnya, media selama ini menggembor-gemborkan kisah bagaimana Netanyahu setidaknya telah menikah selama tiga kali, serta bagaimana istri terakhirnya, Sara Netanyahu terlibat dalam penyalahgunaan dana publik hingga skandal perlakukan kasarnya terhadap para pegawai rumah tangga.

Sebaliknya, Gantz diketahui hanya menikah sekali, yaitu dengan Revital, seorang fisioterapis yang dia temui saat bertugas di pasukan terjun payung. Dari pernikahannya dengan Revital tersebut, Gantz pun dikarunia empat orang anak.


Itulah 5 fakta menarik sosok mantan Letnan Jenderal IDF yang berhasil menyingkirkan Netanyahu, Benjamin Gantz.[]

Editor: Ahada Ramadhana

berita terkait

Image

Hiburan

Sabet Gelar Mr. England, 10 Pesona Model Disabilitas Jack Eyers

Image

Ekonomi

Emil Salim: Fokus Jokowi Utamakan SDM Sudah Tepat

Image

News

Kolom

Rontoknya Kekuatan Oposisi

Image

News

TMMD 106

Satgas TMMD Kodim Purwakarta Kembali Rehab Rumah Warga

Image

News

Diduga Tak Periksa Berkas Banding, Haris Azhar Bakal Laporkan Majelis Hakim PT Jakarta ke KY dan Bawas

Image

Ekonomi

Pengamat: Wajib Halal Lampu Hijau bagi Industri Halal Indonesia

Image

Olahraga

PSSI

Komite Banding Pemilihan Tetapkan Tanggal untuk Debat Calon Ketum PSSI

Image

News

Penjelasan Kementerian ESDM Soal Penurunan Muka Tanah di Jakarta

Image

Iptek

Xiaomi Redmi Note 8 Pro, Smartphone 64MP Pertama di Indonesia Resmi Hadir!

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News
Kolom

Rontoknya Kekuatan Oposisi

Bergabungnya Gerindra dan Demokrat ke pemerintahan memastikan kekuatan oposisi tidak lagi signifikan. Karena hanya tinggal PKS.

Image
News
TMMD 106

Satgas TMMD Kodim Purwakarta Kembali Rehab Rumah Warga

"Saat ini sudah ada beberapa rumah warga yang sudah dalam tahap finishing, dan ada beberapa rumah yang dalam proses awal pembangunan"

Image
News

Diduga Tak Periksa Berkas Banding, Haris Azhar Bakal Laporkan Majelis Hakim PT Jakarta ke KY dan Bawas

"Saya rasa majelis tidak memeriksa berkas secara teliti, karena kasus Chuck ini harus diteliti oleh majelis hakim yang teliti," ujar Haris

Image
News

Penjelasan Kementerian ESDM Soal Penurunan Muka Tanah di Jakarta

"Ada penurunan tanah secara alami."

Image
News

Apotek di Kota Bogor Masih Jual Obat Ranitidin

Dinkes Kota Bogor sosialisakan tentang penarikan obat Ranitidin ke apotek-apotek.

Image
News

Kuasa Hukum Nenek Arpah Laporkan Tetangga yang Mencuranginya

Sudah kami laporkan dengan no polisi STLP /2143 /k/1x/PMJ /2019/Resta Depok

Image
News

Densus 88 Tangkap 40 Terduga Teroris Pasca Penusukan Wiranto

Barang bukti ada buku jihad dan alat komunikasi.

Image
News

Polling Haikal Hassan '2 Tahun Anies Memimpin', 96 Persen Jakarta Lebih Baik

"Masa ada yang kesel dengan polling ini." ucap Haikal Hasan

Image
News

UU KPK Telah Berlaku, Judicial Review Jalur Alternatif Perjuangan Mahasiswa

Sampaikan kritik dengan cara yang baik dan relevan, jangan sampai ada pembenturan antar lembaga Negara.

Image
News

Hendak Jual Narkoba Barang Bukti, Anggota BNN dan PNS Diciduk Polisi

Belum sempat berpindah tangan, sabu seberat 2,5 kilogram yang merupakan barang bukti, didapatkan petugas

trending topics

terpopuler

  1. Sejumlah Orang Terbuka Menolak Jokowi-Ma'ruf, Arie Kriting: Untung Bukan Rakat Dorang

  2. Tak Temukan Postingan Istri Dandim Soal Penusukan Wiranto, Mpu Jaya Minta Bantuan Netizen

  3. Viral! Pekerja Terima Surat Tagihan Iuran Rp30 Juta dari BPJS, Ini Faktanya

  4. UU KPK Berlaku Besok, Ichsanuddin Noorsy: Jokowi Dalam Posisi Gerakan Partai

  5. Revitalisasi Trotoar Anies Dicemooh Warga

  6. Bila Gerindra Masuk Kabinet Jokowi, Akbar Tanjung: Enggak Ada Masalah

  7. Datang ke Rampinas Gerindra di Hambalang, Rocky: Oposisi Mendatangi Pengundang

  8. Gelar OTT Tiga Kali Beruntun, Ahli Hukum: di Mana Lemahnya KPK?

  9. Fisik yang Tak Sempurna Membuat Warga Tak Menyangka Achmad Sarwani Merupakan Terduga Teroris

  10. Besok Revisi UU KPK Berlaku, Ferdinand: Tak Ada Kewenangan KPK yang Dipreteli

fokus

Menyambut Presiden-Wakil Presiden 2019-2024
Masa Lansia
Kisah dari Cilincing

kolom

Image
Ujang Komarudin

Rontoknya Kekuatan Oposisi

Image
Achmad Fachrudin

Memperbaiki Marwah DPD 2019-2024

Image
Abdul Aziz SR

Partai Politik Tuna Ideologi

Image
Dr. Moh. Saleh

Perpu KPK Berpotensi Inkonstitusional

Wawancara

Image
News

DPR RI

Apa Sih Kaukus Pemuda Parlemen Indonesia? Farah Puteri Nahlia Akan Menjelaskannya untuk Kamu...

Image
News

DPR RI

Farah Puteri Nahlia, Politisi Termuda DPR RI yang Ingin Perjuangkan RUU KKS

Image
Hiburan

Anggy Umbara Bicara Perkembangan CGI di Perfilman Indonesia

Sosok

Image
Ekonomi

Pernah Hampir Dibuang Ayahnya, ini 10 Fakta Menarik Orang Terkaya Dunia Jeff Bezos

Image
News

5 Capaian Menlu Retno Marsudi, Pulangkan 1.000 WNI di Yaman hingga Pimpin Sidang DK PBB

Image
News

Masa Bakti Segera Habis, 5 Fakta Sepak Terjang Susi Pudjiastuti