image
Login / Sign Up

Forum Akademisi untuk Demokrasi Beri Skor 2 Menhub Budi Karya

Kosim Rahman

Image

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi usai mengikuti rapat kerja dengan komisi V pembahasan kecelakaan Lion Air PK-LQP dengan nomor penerbangan di ruang Komisi, Nusantara I, Kompleks Parlemen MPR/DPR-DPD, Senayan, Jakarta, Kamis (22/11/2018). Dalam rapat kerja ini Menhub dan KNKT memberikan penjelasan keberhasilan pengunduhan data flight data recorder (FDR) Lion Air PK-LQP. FDR Lion Air PK-LQP itu ditemukan pada awal November, data FDR berhasil diunduh, termasuk memuat rekaman pesawat dengan nomor penerbangan JT 610 rute Jakarta-Pangkalpinang yang tak sampai tujuan. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Menjelang pelantikan Jokowi-Ma'ruf Amin, banyak kalangan memberi masukan tentang siapa yang pantas menjadi menteri dalam lima tahun kedepan.

Forum Akademisi yang digagas oleh Concern Strategic Think Thank menilai ada beberapa menteri Jokowi 2014-2019 yang tidak pantas menjabat kembali pada periode mendatang, karena mereka tidak perform selama berada di Kabinet Kerja I.

Penilaian terhadap para menteri itu menggunakan berbagai parameter, seperti serapan anggaran, pandangan publik, manajerial dan subyektivitas para akademisi atas dasar kepakaran mereka. Para akademisi yang memberikan penialai juga dari berbagai disiplin ilmu. Namun, ada sejumlah menteri yang tidak diberikan penilaian (N/A) karena akademisi yang memiliki kepakaran atas bidang tersebut tidak hadir dalam diskusi yang diselenggarakan di Hotel Diradja itu.

baca juga:

Perform dengan nilai terburuk diperoleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dengan skor 1-2 dari rentang nilai 0-10, disusul oleh Menteri Pendidikan, Menteri Risetdikti, dan Jaksa Agung.

Dr. Nuzul Achjaralumni salah satu peserta Forum Akademisi untuk Demokrasi tersebut mengatakan bahwa forum tersebut diadakan bertujuan untuk membantu Jokowi dalam rangka merekrut Menteri untuk periode kedua.

"Forum ini mendiskusikan dua hal yaitu memberi nilai pada Menteri yang saat ini menjabat dan memberi masukan siapa yang pantas menjadi Menteri untuk periode yang akan datang," terang Nuzul panggilan akrabnya kepada wartawan, Jakarta, Jumat (20/9/2019).

Pengajar Universitas Indonesia itu menambahkan, Menteri yang sudah tidak bagus kinerjanya tidak ada alasan bagi Jokowi untuk mengangkatnya kembali pada periode berikutnya.

“Intinya kami tidak ingin pejabat yang brengsek kembali diangkat, baik jadi menteri maupun pejabat lainnya, karena dia akan bikin lembaganya tidak perform," kata Nuzul.

Forum Akademisi untuk Demokrasi menilai sekitar 75% menteri era pemerintahan Jokowi periode pertama, jelek kinerjanya. Dalam penilaian para akademisi ini, hanya ada empat menteri yang pantas untuk diangkat kembali, baik tetap di posnya maupun duduk sebagai menteri koordinator.

Mereka yang pantas diangkat kembali adalah Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono.

Penilaian terhadap para menteri itu menggunakan berbagai parameter, seperti serapan anggaran, pandangan publik, manajerial dan subyektivitas para akademisi atas dasar kepakaran mereka. Para akademisi yang memberikan penialai juga dari berbagai disiplin ilmu. Namun, ada sejumlah menteri yang tidak diberikan penilaian (N/A) karena akademisi yang memiliki kepakaran atas bidang tersebut tidak hadir dalam diskusi yang diselenggarakan oleh Concern Strategic Think Tank.

Perform dengan nilai terburuk diperoleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dengan skor 1-2 dari rentang nilai 0-10, disusul oleh Menteri Pendidikan, Menteri Risetdikti, dan Jaksa Agung.

Para meneteri yang mendapat nilai maksimal 5 di antaranya adalah Menteri Pertahanan, Mensesneg, Mendagari, Menko Polhukam, Menkumham, Menteri ESDM, Menteri Pertanian, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Menteri Pariwisata, Menteri Agraria dan Tata Ruang dan Menteri BUMN.

Untuk menteri yang tidak dapat diberikan penilaian adalah Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Menteri Perindustrian, Menteri Perdagangan, Menteri Ketenagakerjaan, Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Indonesia, Menteri Kesehatan, Menteri Sosial, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Berikut ini di antara akademisi yang ikut urun rembuk dalam menilai para menteri:

1. Prof (Ris). Hermawan Sulistyo, MA, Ph.D, alumni UI; Ohio University; Arizona State University.
2. Prof. Dr Markus Priyo Gunarto alumni UNDIP; UGM (Hukum Pidana).
3. Prof (Ris) Dr. Herman Hidayat alumni Tokyo Daigaku (University), Japan.
4. Dr. Kusnanto Anggoro alumni UI; Glasgow University-UK
5. Dr. Bhatara Ibnu Reza alumni Northwestern University; New South Wales University
6. Dr. Harry Seldadyo alumni IPB; Erasmus University-ND; Groningen University-ND
7. Dr. Nuzul Achjaralumni UI; University of Illinois-Urbana-Champaign
8. Dr. Diah Ayu Permatasari alumni UGM; Patrice Lumumba-Moscow; UNPAD
9. Dr. M Haripin alumni UI; ITB-Cranfield; Ritsumeikan University-Kyoto, Japan
10. Dr. Awaludin Marwan alumni Utrecht University-ND
11. Dr. Djuni Thamrin alumni IPB; Ateneo de Manila-Philippines; Universiti Sains-Malaysia,Penang
12. Dr. Adriana Elisabeth alumni Wolonggong University Australia
13. Akhmad Sahal, MA alumni New York University; Pensylvania State University-Philadelphia
14. Galuh Pangestu Indraswari, MA alumni Bradford University-UK
15. Usman Hamid, MA alumni Australian National University- Australia
16. Al Araf, MA alumni ITB-Cranfield University; Universitas Brawijaya
17. Truly Wangsalegawa, MA, MEd, PhD alumni Northern Illinois University; DeKalb Illinois-USA; University of Chicago-Illinois, US
18. Dr. Sabry Ramdhayani alumni UI; Unair
19. Dr. Jarnuzi alumni UI; Kyoto Daigaku (University)-Jepang
20. Prof Dr. Nadirah, MSc alumni UI; ITS; Curtin University Australia

Editor: Deni Muhtarudin

berita terkait

Image

News

Perpu KPK Kunci Keseriusan Jokowi Membenahi Sektor SDA dan Lingkungan

Image

News

IGGI Minta Presiden dan Wakil Presiden Pilih Menteri Yan Paham Pesantren

Image

News

DPR RI

PKS dan PKB Sama-sama Ingin Berbuat yang Terbaik untuk Bangsa

Image

News

Kepuasan Rakyat Wujud Optimisme Sambut Periode Kedua Jokowi

Image

News

Kolom

Rontoknya Kekuatan Oposisi

Image

Ekonomi

Menag Imbau Pelaku Usaha Segera Urus Izin Sertifikasi Halal

Image

Ekonomi

Pelantikan Presiden

Emil Salim Beberkan Tiga PR Jokowi di Periode Kedua

Image

News

Johnny: Porsinya NaDem Sudah Ada di Pak Jokowi, Tak Perlu Diminta

Image

News

Digelar Tertutup, Mentri Jonan Pantau Kualitas Air Di Jakarta Utara

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Area Sekitar Penangkaran di Banyuasin Terbakar, Gajah-gajah Harus Segera Diselamatkan

Ia mengatakan kawasan itu merupakan lokasi penangkaran gajah sehingga harus selalu dijaga dan diselamatkan.

Image
News

11 Seismograf akan Dipasang Pascagempa Maluku

Pemasangan dimaksudkan sebagai upaya memhami lebih lanjut karakteristik gempa susulan pascagempa.

Image
News

Gelar Rakernas, IPNU Ingin Inovasi 4.0 Perkuat NKRI

Inovasi dan kolaborasi 4.0 ini juga diperlukan untuk mengawal NKRI

Image
News

Udara Jakarta Tak Sehat, Politikus PKS Sampaikan Sejumlah Permintaan

Tetapi, kata Dedi, kualitas udara Jakarta masih tak sehat.

Image
News

Niat Mau Pinjam Uang, Pemilik Perusahaan Ini Malah Ketipu Rp87 Juta

Korban membutuhkan Rp15 miliar, namun diminta untuk memberikan jaminan Rp87 juta

Image
News

Siapa Pilihan Warga Solo, Gibran atau Purnomo?

Kedua tokoh sama-sama kader PDI Perjuangan. Mereka sama-sama mengharapkan dipilih Megawati Soekarnoputri.

Image
News

Banjir di Aceh Meluas

"Ketinggian air mulai dari 20 hingga 150 sentimeter," ujar Ali.

Image
News

Jelang Pelantikan Jokowi, Tingkat Kewaspadaan TNI dan Polri di Sulawesi Selatan Meningkat

"Saya sebagaimana ditugaskan juga nanti akan perbantuan ke Polri.

Image
News

Rincian Dugaan Pemerasan terhadap Pemilik Kapal Ikan di Tengah Laut yang Dilaporkan Nelayan ke DPRD, TNI AL Membantah

"Untuk menjadi perhatian khusus, kapal bom ikan musuh negara dan menghancurkan terumbu karang," katanya.

Image
News

Pemkot Bandung Sampai Terbitkan Surat Edaran Buat Doa Bersama Pelantikan Jokowi

Imbauan ini sudah dikoordinasikan bersama Forum Kerukunan Umat Beragama Kota Bandung.

trending topics

terpopuler

  1. Polling Haikal Hassan '2 Tahun Anies Memimpin', 96 Persen Jakarta Lebih Baik

  2. Sertifikasi Halal Bukan di MUI, Permadi Arya: Pantesan Ayah Naen Nyinyir, Ga Ada Sabetan Amplop

  3. Said Didu Sarankan Semua ASN, TNI, Polri dan Pegawai BUMN Ditugaskan Jadi Buzzer Pemerintah

  4. Akan Ada Menteri Usia di Bawah 30 Tahun? Mpu Jaya Prema: Gibran atau Kaesang, Nggak Mungkin Jan Ethes

  5. Kok Bisa Rekaman CCTV Pengrusakan Buku Merah KPK Beredar? Apa Tujuannya?

  6. Vicky Nitinegoro Bebas, Billy Syahputra: Alhamdulilah Tak Bersalah

  7. Tunjukkan Dukungan, Andra Ramadhan Datangi Kediaman Ari Lasso

  8. Tak Dilibatkan dalam Penyusunan Kabinet Jokowi, PDIP: KPK Tak Perlu Kepo

  9. Dua Kali Gagal Punya Anak, Gilang Dirga Berhenti Jalani Program Bayi Tabung

  10. Anies Klaim Sudah Sebulan Lakukan Persiapan Pendukung Pelantikan Presiden

fokus

Menyambut Presiden-Wakil Presiden 2019-2024
Masa Lansia
Kisah dari Cilincing

kolom

Image
Ujang Komarudin

Rontoknya Kekuatan Oposisi

Image
Achmad Fachrudin

Memperbaiki Marwah DPD 2019-2024

Image
Abdul Aziz SR

Partai Politik Tuna Ideologi

Image
Dr. Moh. Saleh

Perpu KPK Berpotensi Inkonstitusional

Wawancara

Image
News

DPR RI

Apa Sih Kaukus Pemuda Parlemen Indonesia? Farah Puteri Nahlia Akan Menjelaskannya untuk Kamu...

Image
News

DPR RI

Farah Puteri Nahlia, Politisi Termuda DPR RI yang Ingin Perjuangkan RUU KKS

Image
Hiburan

Anggy Umbara Bicara Perkembangan CGI di Perfilman Indonesia

Sosok

Image
Ekonomi

Pernah Hampir Dibuang Ayahnya, ini 10 Fakta Menarik Orang Terkaya Dunia Jeff Bezos

Image
News

5 Capaian Menlu Retno Marsudi, Pulangkan 1.000 WNI di Yaman hingga Pimpin Sidang DK PBB

Image
News

Masa Bakti Segera Habis, 5 Fakta Sepak Terjang Susi Pudjiastuti