Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Bamsoet Tegaskan Kader Golkar Wajib Pelihara Persatuan dan Kesatuan Bangsa

Faqih Fathurrahman

Bamsoet Tegaskan Kader Golkar Wajib Pelihara Persatuan dan Kesatuan Bangsa

Ketua DPR Bambang Soesatyo saat memberikan sambutan saat peluncuran bukunya berjudul Akal Sehat di Posko Bamsoet, Menteng, Jakarta, Rabu (28/8/2019). Buku ke-15 karya politisi Partai Golkar itu bercerita tentang seputar demokrasi dan kesejahteraan. | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

AKURAT.CO, Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo, menegaskan bahwa semua kader dan simpatisan Partai Golkar wajib hukumnya selalu membawa misi besar memelihara persatuan dan kesatuan bangsa.

Selain itu, merawat dan menghormati perbedaan dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika juga harus dilakukan.

Sehingga, pria yang karib disapa Bamsoet itu mengungkapkan bahwa Partai Golkar bisa tetap utuh menjadi Rumah Besar Kebangsaan, menjadi penyangga keutuhan NKRI.

baca juga:

"Sepanjang sejarah Indonesia, Keluarga Besar Eksponen Ormas Tri Karya Golkar yang terdiri dari SOKSI, KOSGORO 1957 dan MKGR telah membaktikan diri sebagai benteng utama penjaga Pancasila dan UUD 1945," ungkapnya saat menjadi Keynote Speaker Diskusi Publik 'Merawat Golkar sebagai Rumah Besar Kebangsaan' di kawasan Senayan, Jakarta, Jumat (20/9/2019).

Bamsoet mengatakan, selain sebagai wadah menghimpun karya nyata, peran Eksponen Ormas Tri Karya Golkar juga untuk menunjang terciptanya kesejahteraan rakyat, sesuai dengan cita-cita Proklamasi 1945.

Bendahara Umum DPP Partai Golkar 2014-2016 itu mengapresiasi eksponen Ormas Tri Karya Golkar yang hingga kini masih terus dirasakan sepak terjangnya dalam setiap perhelatan politik, baik itu penyelenggaraan Pemilu maupun penyelenggaraan Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar.

Khususnya, lanjut Bamsoet, sebagai kekuatan moral yang menjaga kesinambungan Partai Golkar sebagai penyalur aspirasi politik rakyat Indonesia yang berorientasi kepada karya dan kekaryaan.

"Tri Karya Partai Golkar terdiri dari tiga Ormas pendiri Partai Golkar. Yakni SOKSI yang didirikan pada 20 Mei 1960 oleh almarhum Mayjen (Purn) TNI Suhardiman, KOSGORO 1957 yang didirikan 10 November 1957 oleh almarhum Mayjen (Purn) TNI Mas Isman dan MKGR (Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong) yang didirikan almarhum Mayjen (Purn) TNI R.H. Sugandhi pada 3 Januari 1960," katanya.

"Setelah Bapak Suhardiman meninggal dunia pada tahun 2015, sejak saat itu hingga saat ini pengelolaan Eksponen Ormas Tri Karya diteruskan dan dipimpin oleh kader-kader yang masih setia menjaga komitmen bahwa Partai Golkar adalah pengawal ideologi kebangsaan. Ini sangat membanggakan," ujar Bamsoet menambahkan.

Menghadapi suksesi kepemimpinan di Partai Golkar, Kepala Badan Bela Negara FKPPI itu mengingatkan, Ketua Umum Partai Golkar mendatang haruslah seseorang yang mampu memegang teguh prinsip dan norma Prestasi, Dedikasi, Loyalitas dan Tidak Tercela (PDLT). Seorang pemimpin juga tak boleh menutup ruang diskusi, serta harus selalu siap lapang hati menerima kritikan.

"Jika pemimpin partai sudah antikritik, tak heran jika kader meminta dilakukan konsolidasi menyeluruh guna mengadakan penataan kelembagaan, serta melakukan reformasi internal untuk menyesuaikan diri dengan derap langkah perkembangan jaman. Salah satu bukti tertinggalnya Partai Golkar oleh roda zaman bisa dilihat dari sedikitnya millenial yang memilih Partai Golkar pada Pemilu 2019 lalu, lantaran mereka menilai Partai Golkar adalah partai jadul," ungkap Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila itu juga memandang sudah waktunya bagi Partai Golkar membuka pintu rumah untuk menyambut hadirnya generasi milenial ke dalam proses distribusi dan alih kepemimpinan. Hal itu, menurut Bamsoet, demi menjaga kesinambungan Partai Golkar sebagai Rumah Besar Kebangsaan yang 'tidak lapuk oleh hujan dan tidak lekang oleh panas'.

"Partai Golkar harus cerdik memanfaatkan bonus demografi yang dinikmati Indonesia. Terutama untuk memperluas penyebaran suara ke kalangan milenial yang jumlahnya mencapai 63 juta jiwa. Jika tidak bisa merangkul milenial dan malah tetap memilih menjadi partai jadul, jangan harap di Pemilu 2024 nanti Partai Golkar bisa berada di lima besar nasional," katanya.[]

Editor: Deni Muhtarudin

berita terkait

Image

News

Pilkada 2020

Rawat Demokrasi, BSNPG Minta Semua Pihak Optimis dengan Kesuksesan Pilkada

Image

News

Jelang Musda, Begini Kekuatan Politik Kandidat Ketua DPD Golkar Kota Bekasi

Image

News

DPR RI

DPR: Hingga Kini, Situasi Selama Tahapan Pilkada Masih Terkendali

Image

News

Forum Staf DPR RI Fraksi Partai Golkar Salurkan Sembako Covid

Image

Ekonomi

DPR RI

Fraksi Golkar Tolak Revisi UU Bank Indonesia

Image

News

Tepis Prasangka Negatif, Polisi Diminta Segera Umumkan Pelaku Pembakaran Gedung Kejagung

Image

News

DPR RI

Golkar Ajak Anak Milenial Lebih Aktif dalam Dunia Politik

Image

News

DPR RI

Politisi Golkar Nilai Pilkada 2020 Tak Bisa Ditunda Lagi, ini Alasannya

Image

News

Golkar: Tahapan Pilkada 2020 Perlu Strategi Agar Terhindar dari Klaster Baru

komentar

Image

10 komentar

Image
gan teng

Sebagai partai nasionalis wajib bagi kader Golkar menjadi benteng dalam menjaga keutuhan bangsa, menjadi contoh bagi masyarakat

Image
Kardus Rombeng

Jangan sampai ketua umum Golkar periode yang akan datang anti kritik.

Image
mob bil

Ketua umum yg akan datang harus bisa merangkul kaum Milenial. Mendorong kaum Milenial agar ikut andil dalam mengawal kesatuan dan persatuan bangsa

Image
Handuk Basah

Semoga Golkar bisa menjadi wadah bagi kaum melenial yang bisa mendorong kemajuan bangsa.

Image
Lesti Rahayu

Kaum milenial adalah penerus. Sebagai penerus mereka harus dirangkul

Image
kam pret

Sepakat. Kader Golkar harus berada di garda terdepan dalam menjaga kesatuan dan persatuan bangsa.

Image
bambang gentelot

Kalangan meledial kedepan harus dirangkul oleh golkar.

Image
wi fi

Jika pemimpin anti kritik, tidak akan ada masukan masuka yg bisa didengar kecuali yg menguntungkan bagi dirinya sendiri. Maka itu sangat berbahaya.

Image
lim bat

Menjaga keutuhan dan kesatuan bangsa mutlak adalah kewajiban kita semua khususnya kader Golkar sebagai partai nasionalis

Image
sam pah

Kader Golkar wajib menjaga kesatuan dan persatuan bangsa. Sebagai kader partai besar harus demikian

terkini

Image
News

Pria di Yogyakarta Gasak iPhone, MacBook, dan Drone, Dijual Buat Jalan-jalan

Ini bukan aksi pencurian pertama yang dilakukan pelaku

Image
News

Kapolri Keluarkan Maklumat Soal Kepatuhan Protokol Kesehatan di Pilkada 2020

Argo mengatakan dikeluarkan maklumat ini untuk menekan sekecil mungkin penyebaran Corona yang menjadi klaster baru pada saat tahapan pilkada

Image
News

Update Covid-19 Tanggal 21 September: Pasien Sembuh Melonjak 3.470 Total 180.797

Kemungkinan jumlah ini masih akan terus bertambah, seiring peningkatan usaha pencegahan penularan Covid-19 yang kian masif dijalankan

Image
News

Buat Salah saat Kampanye, Joe Biden Jadi 'Gunjingan' Media

Dalam kasus teranyar, Joe Biden kembali melontarkan klaim yang salah terkait dengan korban COVID-19

Image
News

Diduga Kirim Surat Beracun Risin untuk Donald Trump, Polisi AS Tangkap Wanita dari Kanada

Racun risin dikenal sangat mematikan dan tak ada penawarnya

Image
News
DPR RI

DPR Apresiasi Ketegasan Ganjar Pranowo Jaga Kebersihan Bengawan Solo

Aboe Bakar apresiasi langkah Gubernur Jateng dalam penanganan persoalan limbah di Bengawan Solo.

Image
News
Wabah Corona

8.022 Warga Jakarta Terpapar Covid-19 Selama Sepekan PSBB Fase 2

Rata-rata kasus corona harian di Jakarta mencapai 1.146 kasus. Jumlah yang tidak bisa dianggap enteng.

Image
News

Viral Pengunjung Berjubel, Pengelola Belasan Warung Kopi Joss di Yogya Dibina

Belasan warung kopi joss di Kota Yogyakarta kedapatan melanggar protokol kesehatan pencegahan penularan COVID-19.

Image
News

Jelang Pilkada, Hasto: Jangan Cekoki Pikiran Rakyat Bahwa Pilkada Adalah Perang

Karena sejatinya pilkada adalah pesta rakyat

Image
News

Angkot Cuma Boleh Bawa 5 Penumpang Kalau Tak Mau Didenda Rp150 Juta

Kalau tak dibayar, izin usahanya akan dicabut

terpopuler

  1. Viral, Foto KTP Wanita Ini Sukses Bikin Iri Warganet karena Kelewat Cantik

  2. Niat Jadikan Kawasan Hijau, Hutan Mini di Apartemen China Justru Jadi Ladang Nyamuk

  3. Telah Bercerai, Song Hye Kyo Diduga Masih Rayakan Ulang Tahun Song Joong Ki

  4. Permintaan Istri, Jenazah Korban Mutilasi Kalibata City Dimakamkan di Sleman

  5. Gegara Saluran Air Disemen Pemilik Ruko, Jalan Daan Mogot 1 Digenangi Air 10 Cm

  6. Napi Asal China Lapas Tangerang Kabur, Kapolda : Kita Akan Kejar

  7. Tanggapi Mutilasi Rinaldi, Pimpinan DPR Imbau Anak Muda Hati-hati di Sosial Media

  8. Emosinya Kembali Meledak, Novak Djokovic: Saya Bukan Manusia Sempurna

  9. Jadi Lokasi Pembunuhan, Polisi Bakal Dalami Penyewaan Kamar di Apartemen Pasar Baru Mansion

  10. Saidiman: Pelajaran Agama Perlu Dihapus dari Kurikulum Sekolah Negeri

fokus

Akurat Solusi : Roadmap IHT
Webinar Akurat: Resesi Ekonomi
Tokopedia Dorong Digitalisasi UMKM dan Inklusi Keuangan

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Kerjasama Tim, Inkonsistensi Kebijakan dan Covid-19

Image
Khalifah Al Kays Yusuf dan Tim Riset ALSA

Dampak Kebijakan PSBB Terhadap Hak Pekerja

Image
Dr. Arli Aditya Parikesit

Pandemi COVID-19 dan Bencana Ekologis Planet Bumi

Image
Dr. Abd. Muid N., MA

Dilema Mayoritas-Minoritas dalam Islam

Wawancara

Image
Iptek

Saat Dominasi Kontraktor Besar Masih Kejam

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Ngomongin Hobi Sampai Harga Outfit Fahri Hamzah | Akurat Talk (1/2)

Sosok

Image
News

5 Pesona Mutiara Annisa Baswedan dengan Rambut Pendek, Lebih Fresh!

Image
News

5 Potret Pramono Anung saat Bersepeda, Capai Puluhan Kilometer!

Image
News

5 Potret Annisa Yudhoyono saat Berhijab, Pesonanya Terpancar!