image Banner Idul Fitri
Login / Sign Up

5 Pengobatan Sadis untuk Pasien Sakit Jiwa, Dibuat Koma hingga Bor Kepala

Endarti

Image

Julius Wagner-Jauregg dan pengobatannya dengan menginfeksi pasien dengan malaria | TheVintageNews

<p><b>AKURAT.CO,&nbsp;b>Tidak seperti penyakit yang menyerang fisik manusia, gangguan mental atau penyakit kejiwaan memang dinilai lebih kompleks. Jauh sebelum teknologi serta ilmu medis berkembang seperti sekarang ini, tidak jarang para pasien sakit jiwa menerima pengobatan atau perawatan yang cenderung tidak manusiawi.p> <p>Alhasil, masih terbatasnya ilmu kejiwaan dan teknologi membuat para pasien ini justru bertambah parah. Bahkan, sampai ada kasus pengobatan psikis pasien gangguan kejiwaan yang berujung pada kerusakan organ hingga kematian.p> <p>Dilansir AKURAT.CO dari berbagai sumber pada Kamis (19/9), berikut 5 pengobatan atau perawatan paling mengerikan untuk para pasien gangguan mental atau sakit jiwa.p> <p><strong>1. Operasi bedah otak (<a href='http://akurat.co/indeks?tag=Lobotomi' class='related-tag'>Lobotomia>)strong>p> <figure class="image-captioned image-center" style="text-align: center;"><img src="https://cms.akurat.co/images/uploads/images/akurat_20190919073934_945N7Q.jpg" class="myBtn" /><figcaption>NYTimesfigcaption>figure> <p>Barangkali pengobatan untuk masalah mental atau kejiwaan paling terkenal adalah <a href='http://akurat.co/indeks?tag=Lobotomi' class='related-tag'>Lobotomia>. Saking populernya, teknik pembedahan otak untuk para pasien gangguan kejiwaan ini sampai menginspirasi sebuah film terkenal yang dibintangi oleh Leonardo DiCaprio, yakni Shutter Island.p> <p><a href='http://akurat.co/indeks?tag=Lobotomi' class='related-tag'>Lobotomia> pada dasarnya adalah operasi pembedahan otak dengan cara merusak atau memotong jaringan otak di bagian <a href='http://akurat.co/indeks?tag=lobus+prefrontal' class='related-tag'>lobus prefrontala> yang letaknya ada di bagian depan kepala. Para ahli kejiwaan pada pertengahan abad 20 menganggap bahwa dengan memotong jaringan <a href='http://akurat.co/indeks?tag=lobus+prefrontal' class='related-tag'>lobus prefrontala>, pasien akan bisa lebih kalem dan gampang dikendalikan.p> <p>Namun, cara yang dipopulerkan oleh <a href='http://akurat.co/indeks?tag=Antonio+Egas+Moniz' class='related-tag'>Antonio Egas Moniza> tersebut menimbulkan kontroversi lantaran cara yang digunakan terbilang sangat mengerikan dan sadis. Bahkan, dalam penerapannya, para ahli saraf tidak segan-segan melubangi bagian depan tengkorak pasien sebelum akhirnya "membersihkan" jaringan <a href='http://akurat.co/indeks?tag=lobus+prefrontal' class='related-tag'>lobus prefrontala> dengan cairan etanol. Tidak hanya itu, prosedur <a href='http://akurat.co/indeks?tag=Lobotomi' class='related-tag'>Lobotomia> pun sempat dilakukan dengan cara memasukkan kawat besi langsung ke dalam lubang tengkorak atau melalui rongga mata pasien.p> <p>Namun menjadi masalah, <a href='http://akurat.co/indeks?tag=Lobotomi' class='related-tag'>Lobotomia> ternyata tidak bisa menghentikan gangguan perilaku pada pasien sakit jiwa. Mereka justru kehilangan beberapa memori hingga mengalami gangguan kepribadian.p> <p><br /><strong>2. Mengebor kepala (<a href='http://akurat.co/indeks?tag=trepanation' class='related-tag'>trepanationa>)strong>p> <figure class="image-captioned image-center" style="text-align: center;"><img src="https://cms.akurat.co/images/uploads/images/akurat_20190919074049_Uy8G5q.jpg" class="myBtn" /><figcaption>Eden Sagafigcaption>figure> <p>Mempunyai konsep yang hampir sama dengan <a href='http://akurat.co/indeks?tag=Lobotomi' class='related-tag'>Lobotomia>, <a href='http://akurat.co/indeks?tag=trepanation' class='related-tag'>trepanationa> menjadi salah satu pengobatan paling sadis sepanjang sejarah yang pernah diterapkan untuk penderita gangguan kejiwaan. <a href='http://akurat.co/indeks?tag=trepanation' class='related-tag'>trepanationa> disebut-sebut sebagai pengobatan paling awal untuk menyembuhkan gangguan mental, yaitu diprediksi terjadi sejak 7 ribu tahun yang lalu.p> <p>Dalam teknik ini, bagian tengkorak para penderita gangguan kejiwaan akan dilubangi dengan menggunakan berbagai alat tajam seperti bor tangan hingga gergaji. Para ahli pun menduga kuat bahwa saat itu, orang memanfaatkan prosedur pengeboran kepala untuk untuk menghilangkan sakit kepala, penyakit mental, hingga dugaan kerasukan setan.p> <p>Meski pun mengerikan, pada kenyataannya teknik <a href='http://akurat.co/indeks?tag=trepanation' class='related-tag'>trepanationa> sempat populer pada masanya. Pasalnya,<br />lebih dari 1.500 tengkorak (sekitar 5 hingga 10 persen dari semua tengkorak Zaman Batu) dengan kepala berlubang ditemukan di seluruh dunia, yaitu dari Eropa, Siberia, China hingga Amerika Serikat.p> <p><strong>3. Terapi koma insulinstrong>p> <figure class="image-captioned image-center" style="text-align: center;"><img src="https://cms.akurat.co/images/uploads/images/akurat_20190919074140_X04H0s.jpg" class="myBtn" /><figcaption>Priory Medical Journalsfigcaption>figure> <p>Insulin coma therapy (ICT) atau juga dikenal <a href='http://akurat.co/indeks?tag=Insulin+Shock+Therapy' class='related-tag'>Insulin Shock Therapya> merupakan bentuk perawatan psikiatrik di mana pasien gangguan mental secara berulang kali akan menerima suntikan insulin dosis besar hingga mengalami koma. Kondisi koma ini pun bisa berlangsung tiap hari hingga selama beberapa minggu.p> <p>ICT mulai diperkenalkan pada sekitar tahun 1927 oleh psikiater Austria-Amerika, <a href='http://akurat.co/indeks?tag=Manfred+Sakel' class='related-tag'>Manfred Sakela>. ICT pun mulai populer dan berkembang pada tahun 1940an hingga 1950an, terutama untuk para pasien penderita skizofrenia, pecandu narkoba, hingga psikopat. Pada masa-masa itu, ICT dianggap sebagai cara ampuh untuk mengembalikan fungsi normal saraf.p> <p>Namun menurut laporan, terapi ini justru mempunyai risiko besar yaitu kerusakan otak hingga kematian karena efek koma yang berkepanjangan. Alhasil pada tahun 1960an, ICT mulai digeser oleh penggunaan obat <a href='http://akurat.co/indeks?tag=neuroleptik' class='related-tag'>neuroleptika> (obat penenang).p> <p><strong>4. Menginfeksi pasien dengan&nbsp;bibit penyakitstrong>p> <figure class="image-captioned image-center" style="text-align: center;"><img src="https://cms.akurat.co/images/uploads/images/akurat_20190919074259_7gp9iV.jpg" class="myBtn" /><figcaption>The Vintage Newsfigcaption>figure> <p>Konsep bahwa demam adalah salah satu mekanisme tertua dan paling primitif untuk melawan infeksi membuat salah satu psikiater Austria, <a href='http://akurat.co/indeks?tag=Julius+Wagner-Jauregg' class='related-tag'>Julius Wagner-Jauregga>, mencetuskan eksperimen tidak biasa. Teknik yang digunakan Jauregg adalah menginfeksi para pasien gangguan jiwa dengan berbagai penyakit yang bisa menghasilkan demam.p> <p>Bahkan, dalam tahap ini, Jauregg sempat memberikan pasiennya dengan air yang mengandung bakteri <a href='http://akurat.co/indeks?tag=streptokokus' class='related-tag'>streptokokusa> yang dapat menyebabkan radang tenggorokan hingga bakteri penyebab TBC. Tidak hanya itu, psikiater Austria ini juga diketahui membuat pasiennya menderita malaria dengan cara memberikan suntikan parasit Plasmodium.p> <p>Meski pun dengan memberikan bibit penyakit malaria terbukti membuat sebagian besar pasiennya mengalami kemajuan signifikan dalam perkembangan mental mereka, tetapi cara Jauregg ini juga menimbulkan efek samping, yaitu kematian. Pasalnya, tercatat setidaknya 15 persen dari para "kelinci percobaan" Jauregg tewas akibat prosedur tersebut.p> <p><strong>5. Merendam pasien dengan air es (<a href='http://akurat.co/indeks?tag=Hidroterapi' class='related-tag'>Hidroterapia>)strong>p> <figure class="image-captioned image-center" style="text-align: center;"><img src="https://cms.akurat.co/images/uploads/images/akurat_20190919074342_7NhR0X.jpg" class="myBtn" /><figcaption>TIMEfigcaption>figure> <p>Rumah sakit jiwa khususnya pada pertengahan tahun 1700an memang terkenal dengan perawatannya yang tidak manusiawi. Pasalnya, pada masa-masa itu, rumah sakit jiwa justru menjadi tempat isolasi bagi para pasien gangguan mental hingga para pelaku kriminal maupun penyimpangan sosial.p> <p>Bahkan pada tahun 1887, seorang jurnalis asal Amerika Serikat, Nellie Bly pernah melaporkan situasi mencekam dan tindakan semena-mena yang masih dilakukan oleh para staf rumah sakit Blackwell Island Insane Asylum di New York.p> <p>Seperti cara-cara yang ada di rumah sakit zaman dulu, para pasien pun kerap mendapatkan terapi fisik berupa kekerasan hingga pengikatan atau pengekangan dengan sabuk atau rompi selama berhari-hari. <a href='http://akurat.co/indeks?tag=Hidroterapi' class='related-tag'>Hidroterapia> pun sangat populer di kalangan rumah sakit jiwa lantaran terbukti ampuh untuk mengurangi agitasi (aktivitas motorik yang berlebihan karena kegelisahan) pada pasien sakit jiwa.p> <p>Namun, dalam teknik ini para pasien akan direndam ke dalam bak mandi berisi air dingin atau es selama berjam-jam. Kondisi rumah sakit yang selalu penuh sesak pun makin membuat rumah sakit pada zaman itu justru menjadi tempat terburuk bagi para pasien gangguan mental.p> <p><br />Itulah 5 pengobatan paling tidak manusiawi untuk para pasien gangguan mental atau sakit jiwa. Kasihan ya.[]p>

baca juga:

Editor: Ahada Ramadhana

berita terkait

Image

News

Menjelang New Normal, Tim Gabungan Siapkan 25 Pos Pengamanan di Tarakan

Image

rahmah

3 Amalan Sunah yang Bisa Dilakukan di Bulan Syawal untuk Menggapai Keistimewaannya

Image

News

Bayi Satu Tahun di Barito Kuala Terkonfirmasi Positif Covid-19

Image

Iptek

Asyik, YouTube Hadirkan Fitur Bab untuk Video Panjang

Image

News

Wabah Corona

Kasus Positif COVID-19 di DKI Jakarta Naik 124 orang

Image

News

KPK Didesak Periksa Achsanul Qosasi dan Adi Toegarisman dalam Kasus Dana Hibah KONI

Image

News

Kabupaten Bogor Perpanjang Penerapan PSBB hingga 4 Juni

Image

News

Wabah Corona

Dewan Pers Ingatkan Perlindungan Jurnalis selama Normal Baru

Image

News

Pengamat Sebut Vonis Ringan Majelis Hakim bukan Ukuran Buruknya Kinerja KPK

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Menjelang New Normal, Tim Gabungan Siapkan 25 Pos Pengamanan di Tarakan

Kapolda mengimbau kepada aparat yang bertugas agar memperhatikan kesehatannya dengan menggunakan alat pelindung diri (APD) seperti masker

Image
News

Bayi Satu Tahun di Barito Kuala Terkonfirmasi Positif Covid-19

Tertular karena kontak erat dengan pasien terkonfirmasi positif corona di sekitarnya.

Image
News
Wabah Corona

Kasus Positif COVID-19 di DKI Jakarta Naik 124 orang

Bagaimana New Normal akan diterapkan?

Image
News

KPK Didesak Periksa Achsanul Qosasi dan Adi Toegarisman dalam Kasus Dana Hibah KONI

KPK juga harus bergerak cepat sebagaimana Kejagung yang tengah memeriksa 48 pejabat dan staf KONI.

Image
News

Kabupaten Bogor Perpanjang Penerapan PSBB hingga 4 Juni

Kurva penularan virus corona COVID-19 di Kabupaten Bogor belum melandai.

Image
News
Wabah Corona

Dewan Pers Ingatkan Perlindungan Jurnalis selama Normal Baru

Kualitas kemerdekaan pers ditentukan kompetensi, integritas, perlindungan, dan kesejahteraan jurnalis.

Image
News

Pengamat Sebut Vonis Ringan Majelis Hakim bukan Ukuran Buruknya Kinerja KPK

Majelis hakim pengadilan Tipikor mempunyai independensi dalam memutuskan suatu perkara.

Image
News

Mantan Anggota TNI AD Terancam Pasal Berlapis karena Tuntut Presiden Jokowi Mundur

Ruslan Buton yang telah ditetapkan sebagai tersangka.

Image
News
Wabah Corona

Dua Rumah Sakit di Papua Barat Terima 12 Koli Material Kesehatan

Matkes sebanyak 12 koli yang diangkut dengan pesawat kargo Sriwijaya Airline tersebut tiba pada Kamis (28/5/2020) di bandara DEO Sorong.

Image
News
Wabah Corona

Belajar dari Korsel, Musni Umar Imbau Pemerintah Hati-hati Terapkan Konsep New Normal

"Sebaiknya diskusi dengan pakar epidemologi agar kita selamat."

terpopuler

  1. Pernah Terlibat Kasus Pembunuhan hingga Tuntut Jokowi Mundur, 5 Fakta Tak Terduga Ruslan Buton

  2. Twit Lawas Diduga Milik Iman Brotoseno Soal Bokep Viral, Istri Sandiaga Uno: Masih Mau Nonton TVRI?

  3. Bak Dinasti, Ini 5 Hubungan Ayah-Anak yang Sama-Sama Menjadi Pesepak Bola Tanah Air

  4. 5 Shio Ini Tak Akan Seret Rezeki Meski di Tengah Pandemi Sekalipun

  5. Yunarto ke Ganjar: Gak Ada Alasan Membuka Sekolah Terburu-terburu Ketika Kita Tahu Alasan Utama New Normal Faktor Ekonomi Pak

  6. Ruslan Buton yang Minta Jokowi Mundur Kini Dibawa ke Jakarta, Bareskrim Polri Tangani Langsung

  7. Politikus PKS Minta Pemerintah Penuhi Syarat WHO Sebelum Terapkan New Normal

  8. 2 Tahun Hilang, Pria India Ini Ditemukan Keluarganya Lewat Video TikTok

  9. Kisah Sedih Ojek Pangkalan, Sudah 3 Bulan Penghasilan Hanya Rp20 Ribu per Hari

  10. 5 Foto Realita vs Ekspektasi Buktikan Belanja Online Kadang Dapat Zonk

Jamkrindo Lebaran

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Ujang Komarudin

New Normal

Image
Andi Rahmat

Perekonomian Indonesia di Bawah Bayang-bayang Gelombang Perubahan Dunia (Bagian Kedua)

Image
Andi Rahmat

Perekonomian Indonesia di Bawah Bayang-bayang Gelombang Perubahan Dunia (Bagian Pertama)

Image
Sunardi Panjaitan

Idulfitri 2020: Antara Covid-19 dan Tradisi

Wawancara

Image
News

Interview Siti Fadilah, dari Keadaannya di Penjara yang Mengharukan, Blak-blakan Covid-19 sampai Fitnah yang Menyerangnya

Image
News

Interview Rizal Ramli: Indonesia Diberi Berkah Luar Biasa oleh Tuhan, Cuma Kita Harus Punya Visi Mau Ngapain ke Depan

Image
News

Interview Leony Si Driver Ojol Lulus Cum Laude Sampai Raih Beasiswa Ilmu Hukum

Sosok

Image
Ekonomi

Kiat Agar Bisnis Moncer Ala Bob Sadino

Image
News

Ikut Tren Gunakan FaceApp, Ridwan Kamil: Di Era New Normal Wajah Tak Perlu Dirawat, Cukup Diedit

Image
News

Pernah Terlibat Kasus Pembunuhan hingga Tuntut Jokowi Mundur, 5 Fakta Tak Terduga Ruslan Buton